cara berfikir yang aneh atau memang berniat mem-fitnah….

Assalamu alaikum Wa Rahmatullahi wa Barakatuh,

Setelah ana lihat di tv, surat kabar dan internet, kasus Ahmadiyah dan perseteruan FPI dengan AKKBB semakin hari semakin panas saja. Apakah ini karena Riziek sihab tak kunjung dibebaskan, sehingga para laskarnya tak tahan, tak sabar, lalu membabibuta melampiaskan kemarahannya terhadap Ahmadiyah dimuka umum dengan melemparkan banyak wacana dan demo2 yang cenderung anarkis di bulah suci Ramadhan ini.

Dari sekian banyak prilaku FPI dan FUI yang macam-macam itu, ana melihat keanehan cara berfikir mereka…terlebih setelah ada demo yang FPI lakukan tangga 16 september 2008 kemarin. Didalam demo itu FPI mendesak agar Depag dan kedubes Arab Saudi menolak Calon Haji dari orang Ahmadiyah. Terus terang ana tersenyum melihat tulisan berita itu, mengapa? karena dengan begitu FPI mengakui orang-orang Ahmadiyah beribadah Haji ke Mekkah Al Mukaramah. Padahal selama ini FPI dan FUI selalu menceritakan bahwa orang-orang Ahmadiyah naik haji ke Qadian dan Rabwah. Lalu jika bukan cara berfikir yang aneh atau memang berniat mem-fitnah… Masya Allah. Tak habis fikir ana, bagaimana mungkin Sang habib dan para alim ulama yang tergabung dalam FUI dan FPI bisa serendah itu untuk memojokkan sebuah kaum (Ahmadiyah), tidakkah mereka peduli dengan Adzab Allah? atau jangan-jangan karena mereka Allah memberikan Adzab kepada kita…Masya Allah.

Dalam lain hal ana teringat pada sebuah ceramah di acara tabligh akbar tentang anti Ahmadiyah. Disana ada saudara Amin Djamaludin (LPPI), seorang aktor Intelektual dari FUI, yang merasa dirinya sebagai Ahli (anti) Ahmadiyah. Disana dikatakan olehnya,

“Ahmadiyah bukanlah Islam, karena Syahadatnya berbeda, syahadat mereka tidak di akhiri dengan
‘….Muhammad u Rasulullah’, melainkan diakhiri dengan’…Mirza Ghulam Ahmad u Rasulullah’.
ini adalah bukti yang sangat jelas…”.

Lalu dalam sebuah acara ‘SIGI 30 menit’ di salah satu TV swasta Indonesia, yang membahas Ahmadiyah, diperlhatkan Adzan yang dikumandangan oleh orang Ahmadiyah, dimana sangat jelas di kumandangkan syahadat “Ashaduala ilaha ilallah wa Ashaduanna muhammad u Rasulullah”, sebuah pernyataan yang jelas dan membuat perkataan Amin Djamaludin (LPPI) ini menjadi sebuah kebohongan besar, dimana dilihat oleh khalayak banyak dalam sidang Tabligh Akbar tersebut. Tapi rupanya orang ini (Amin Djamaludin) tidak mau kalah dengan hal yang sydah terjadi, lalu dalam sebuah tabligh akbar yang lain dia merubah argumennya tentang syahadat Ahmadiyah ini, di mengatakan walaupun syahadat Ahmadiyah berbunyi sama, seperti orang Islam umumnya tetapi maksudnya tetap kepada Mirza ghulam Ahmad. Sekali lagi, apakah cara berfikir yang aneh atau memang berniat mem-fitnah….

ucapan yang paling berbobot isinya, tentang memutar balikkan perkataan adalah yang dilakukan oleh habib riziek dalam amanahya yang dibuat selembaran sekaligus video-nya. amanah tersebut ada dalam weblog ini, silahkan dilihat disini. yang menarik dari maklumat tersebut adalah beberapa poin tentang Ahmadiyah di akhir maklumat itu, yaitu:

BINA dan SADARKAN warga Ahmadiyah, dengan ketentuan SEBELUM mereka kembali kepada agama Islam yang benar, maka :

  1. Mereka tidak boleh mengaku sebagai orang Islam
  2. Mereka tidak boleh menggunakan DUA KALIMAT SYAHADAT

  3. Mereka tidak boleh melakukan ibadah / ritual dengan cara Islam, seperti : SHALAT LIMA WAKTU, ZAKAT dan PUASA RAMADHAN

  4. Mereka tidak boleh menyentuh Mushhaf AL-QUR�AN

  5. Mereka HARAM menikah dengan orang Islam

  6. Mereka tidak boleh masuk ke MASJID

  7. Mereka DILARANG ke TANAH SUCI untuk �Umrah, Haji mau pun Ziarah

  8. Dalam dokumen mereka, seperti : KTP, SIM, Kartu Keluarga, Paspor dan sebagainya, tidak boleh dicantumkan AGAMA ISLAM

  9. Mereka tidak boleh memakai label, simbol, atribut atau lambang Islam yang manapun

  10. Bila mereka mati tidak boleh DISHALATKAN cara Islam dan tidak boleh dikubur di pemakaman MUSLIMIN

lihatlah keterangan paling atas dan poin ‘b‘, disatu sisi orang Ahmadiyah disuruh masuk Islam, tapi dilarang untuk bersyahadat? lalu apa yang menunjukan seseorang itu menjadi Islam atau tidak? standar apa yang menjadikan mereka berhak menyatakan seseorang Islam atau tidak?

seperti yang cerita diatas, poin ‘a‘ hingga ‘j‘ menunjukkan, sebenarnya, orang-orang ahmadiyah melakukan Syariat Islam, rukun Islam, dan mengaku sebagai Islam. Hal ini malah menerangkan secara terang benderang menyatakan usaha mereka (FPI dan FUI) untuk memaksa sekelompok orang (ahmadiyah) untuk keluar dari Islam, setelah menjadi Islam, bukankah ini berarti usaha pemurtadan? Ana kira setelah berkali-kali mereka menuding kelompok lain melakukan pemurtadan, kini merekalah yang menjadi agen pemurtadan yang nyata di negri ini. Pernyataan diatas menjadi bukti pernyataan bahwa, dengan hanya cara merekalah seseorang dianggap Islam. lalu apakah benar Islam itu seperti mereka(FPI dan FUI) ?

Maka ana kira benarlah wahyu Allah yang mengatakan, di akhir nanti, lisanmu akan memberi saksi atas perbuatanmu selama ini. YA ALLAH ENGAKU MAHA PEMBERI PETUNJUK, BERIKANLAH KAMI PETUNJUK YANG BENAR, JALAN YANG LURUS. Wassalam

yang lemah,

habib hasan


  1. belito

    seribu persen setuju sama habib dah… FPI, MMI, HTI, PKS, PPP, PBB dan MUI itu memang bisanya ngomong ngawur.

    Suatu kali saya juga pernah melihat Amidhan, salah satu pentolan MUI ngomong di TV hal serupa bahwa syahadat Ahmadiah beda… ternyata bahkan pentolan Kyai MUI pun mulutnya BUSUK!

  2. ma'ruf aman

    dulu gue pikir emang hajinya orang ahmadiyah itu ke india sama ke parung, karena itu yg gue denger dari para kiai fui maupun fpi jufa mui. tapi kok kemaren fpi ngamuk didepag minta supaya orang ahmadiyah dilarang haji ke mekah.gimana sih? kalo emang hajinya ke india sama ke parung kenapa pula dilarang ke mekah? lama2 gue jadi pusing dah ngikutin jalan pikiran mereka. ternyate banyak boongnye ye!

  3. orang.pinggiran

    itulah kebenaran bukti perkataan Rosulullah bahwa diakhir zaman ULAMA menjadi MAKHLUK paling BURUK dimuka bumi karena dari mulutnya keluar FITNAH…. g MUI, g FUI, g FPI sarua kabehhhhh.!!!

  4. Shizo

    Gw tambah bingung lagi klo ada orang bawa2 hadits Nabi tentang fitnah tp ga ngeliat kebusukan yg di timbulin ahmadiyah,sebelum ngomong baca dulu tuh tadzkiroh dr ahmadiyah di hal pertama aja udah ngaku kitab/ wahyu yg suci,trus si mirza pake ngaku namanya lbh bagus dr nm Allah,trus pake ngaku dirinya tuhan yg menciptakan langit bumi nabi dr india ciptain langit bumi….martabak
    tlg blajar agama lbh jauh jgn asal ngomong

  5. Shizo

    dan Habib Hasan klo anda mengaku zuriyah Rasul saya mau tanya apa yg akan anda lakukan ketika berhadapan dengan Rasul di yaumil akhir.maoritas umat Islam telah menyatakan ahmadiyah kafir dan itu bukan persoalan furuiyah itu sudah ushul.memalukan apa yg akan anda pertanggung jawabkan di mata Allah SWT.saya yakin andalah manusia yg penuh dengan fitnah.dan saya sangat mengenal Habib Rizieq Syihab seorang yg santun dan pemberani bukan pengecut seperti anda.Semoga Allah memberikan anda Hidayah

  6. ya Shizo….darimana ente dapet tadzkirah? dari orang ahmadiyahnya langsung kah? dari mana ente tau itu tadzkirah yang memang dimiliki oleh kaum ahmadiyah? apa ente pernah berbicara dengan mereka tentang tadzkirah dan ahmadiyah? ane kira ente sudah berniat buruk dahulu sebelum mencari tahu apa sebenarnya Ahmadiyah.

    dari mana ente tau kalo mayoritas umat Islam diseluruh dunia mengkafirkan Ahmadiyah? ente udah dapet datanya? darimana? berapa orang yang mengatakan kafir? ane kira berbicara tanpa data dan fakta.

    masalah kekafi-an ahmadiyah persoalan furuiyah tapi ushul, berdasarkan apa ente bisa bilang gitu? tolong sebutkan ayat2 nya? Semoga Allah memberikan anda Hidayah.

  7. belito

    eh Shizo bilang tuh sama konco-konco ente, kalo mau fitnah itu yang rada cerdas dikit… biar kita-kita ini yang awam bisa ente kibulin lebih lama dikit

    Ko kemarin bilang hajinya ke India, sekarang bilang ribuan orang Ahmadiah tiap tahun berhaji ke Mekkah?

    Ko kemarin bilang Syahadatnya beda, tapi nyatanya Syahadatnya sama… terus konco-konco ente coba ngeles dengan bilang memang lafadznya sama tapi maksudnya ke si Ahmad itu.

    Saya nggak suka dikibulin… tahu??! dan lebih parahnya lagi ente dan koncolu memfitnah orang… entah ya Islam Kaffah yang mana ente itu kalo tetap menjustifikasi FITNAH dan BOHONG sebagai sesuatu yang benar.

  8. sufimuda

    Amin Djamaludin memang doyan menyesatkan orang lain.
    Mencari-cari kesalahan kelompok lain dengan menggunakan ilmu dia yang ala kadarnya.
    Hartono Ahmad Jaiz juga sukses dengan gaya nya yang suka menyesatkan orang lain…
    Menurut saya keduanya bukan ulama, Tapi sebagai tukang fitnah…
    Sudah banyak yang menjadi korban akibat “fatwa” mereka…

    Mencari kesalahan orang lain itu gampang tapi mengoreksi kesalahan sendiri itu yang sulit.

    Semoga Allah SWT akan memberikan kita ulama-ulama yang benar2 menyejukkan hati dan bisa membawa ummat kepada kedamaian

    Salam Damai

  9. Artikel di blog Anda sangat menarik dan berguna sekali. Anda bisa lebih mempopulerkannya lagi di infoGue.com dan promosikan Artikel Anda menjadi topik yang terbaik bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Telah tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
    http://agama.infogue.com/cara_berfikir_yang_aneh_atau_memang_berniat_mem_fitnah_

  10. berekobama666

    ▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄
    ▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄
    ▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄
    ▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄

    BERITA BAIK!!!
    Mari kita tengok blog ini. hebat sekali!

    MARI MENCARI KEBENARAN

    1) Mana pengakuan Yesus di dalam Alkitab bahwa dia beragama Kristen?
    2) Mana ajaran Yesus ketika berumur 13 sampai 29 tahun?
    3) Pernahkah Yesus Mengatakan: “Akulah Allah Tuhanmu, maka sembahlah Aku saja”
    4) Pernahkah Yesus Mengatakan: “Akulah yang mewahyukan Alkitab, Aku pula yang menjaganya”
    5) Mana perintah Yesus atau Tuhan untuk beribadah pada hari Minggu?
    6) Mana dalilnya dalam Alkitab Yesus 100% Tuhan & 100% manusia???
    7) Mana dalilnya asal percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dijamin “pasti masuk surga”
    8) Mana foto asli wajah Yesus dan siapa pemotretnya?
    9) Mana dalilnya Yesus lahir pada tanggal 25 Desember dan perintah merayakannya!!
    10) Buktikan siapa yang hapal Alkitab walau satu surat saja di luar kepala!
    11) Kuiz lnjil Lukas Berhadiah 1 (satu) mobil sedan BMW

    Masuk sini= http://mustahil-kristen-bisa-menjawabx.notlong.com

    ▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄
    ▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄
    ▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄
    ▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄

  11. rasanya, agak aneh sih,..
    mungkin benar kalau laskar FPI terlalu arogan,
    cuman, anda koq kelihatan sekali pemuja pluralisme ya..hehehe

  12. Shizo

    bib afwan yah nt kuraang banyak membaca/atau emang ga mau baca bae ane buka
    1. tadzkiroh dapet nt liat mereka yg cetak sendiri kita ga buat fitnah,buat apa kita memusingkan untuk buku yg memfitnah mereka toh mereka sendiri udah mengakui kok itu kitab mereka.coba nt baca apa nt uda baca tadzkiroh????jgn asal ngomong doang bib??
    2.nt dapet liat di sini http://www.media-islam.or.id/2007/09/26/fatwa-liga-muslim-dunia-ahmadiyah-sesat/
    3.nt liat tadzkiroh dr orang ahmadiyah artiin sendiri klo nt bisa bahasa arab

    ini kesesatannyaMenyebar kemusyrikan dengan mengaku berkedudukan pada keesaan Allah. Ditekankan berkali-kali:

    اَنْتَ مِنِّى بِمَنْزِلَةِ تَوْحِيْدِىْ وَتَفْرِيْدِىْ فَحَانَ اَنْ تُعَانَ وَتُعْرَفَ بَيْنَ النَّاسِ

    Kamu di hadapanku pada kedudukan tauhid-Ku dan ke-Esaan-Ku, maka waktunya untuk ditolong dan dikenal di kalangan manusia. (Tadzkirah, halaman 246, 276, 395).

    Menyebar kemusyrikan dengan mengaku sebagai Anak-anak Allah. Jadi Allah dianggap punya banyak anak:

    اَنْتَ مِنِّىْ بِمَنْزِلَةٍ اَوْلاَدِيْ

    Kamu disisi-Ku pada kedudukan anak-anak-Ku.(Tadzkirah, halaman 436)

    Mengaku bahwa Allah itu berasal dari Mirza Ghulam Ahmad

    اَنْتَ مِنِّىْ وَاَناَ مِنْكَ

    Kamu berasal dari-Ku dan Aku darimu. (Tadzkirah, halaman 436).

    Mengaku berkedudukan sebagai anak Allah. Ini Allah dianggap punya anak:

    اَ نْتَ مِنِّى بِمَنْزِلَةِ وَلَدِىْ

    Kamu di sisi-Ku pada kedudukan anak-Ku. (636).

    Berdusta dengan pengakuan sebagai nabi, pada kedudukan Musa as pada zaman seperti zaman Musa. Mirza mengaku Allah utus sebagaimana Allah utus Musa kepada Fir’aun. Kedustaan itu tertuang dalam Tadzkirah, halaman 651:

    يَانَبِىَّ اللهِ كُنْتُ لاَ اَعْرِفُكَ

    لاَ تَثْرِيْبَ عَلَيْكُمُ الْيَوْمَ يَغْفِرُ اللهُ لَكُمْ وَهُوَ اَرْحَمُ الرَّاحِمِيْنَ

    تَلَطَّفْ بِالنَّاسِ وَتَرَحَّمْ عَلَيْهِمْ

    اَنْتَ فِيْهِمْ بِمَنْزِلَةِ مُوْسَى

    يَاْتِىْ عَلَيْكَ زَمَنٌ كَمِثْلِ زَمَنِ مُوْسَى

    اِنَّا اَرْسَلْنَا اِلَيْكُمْ رَسُوْلاً شَاهِدًا عَلَيْكُمْ كَمَا اَرْسَلْنَا اِلَى فِرْعَوْنَ رَسُوْلاً

    Wahai Nabi Allah, aku tidak mengenalmu

    Pada hari ini tidak ada celaan terhadap kalian, Allah meng-ampuni kalian, dan Dia Maha Penyayang diantara para penyayang

    Bersikap ramahlah kamu ter-hadap manusia dan sayangilah mereka

    Kamu dikalangan mereka seperti kedudukan Musa

    Akan datang kepadamu suatu zaman yang seperti zamannya Musa

    Sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kalian seorang Rasul, yang menjadi saksi atas kalian, sebagaimana Kami telah mengutus (dahulu) seorang Rasul kepada Fir’aun

    Melaknat orang yang dianggap kafir dan mengangkat diri sebagai Imam yang diberkahi dengan ungkapan berulang-ulang. Yang diberkahi hanyalah orang yang bersama Mirza Ghulam Ahmad dan sekitarnya, sedang yang dilaknat adalah orang kafir. Artinya, orang yang tidak bersama mirza Ghulam Ahmad alias tidak mempercayainya maka dilaknat atas nama laknat Allah, karena dianggap kafir. Ini tertuang dalam Tadzkirah, halaman 748-749:

    Laknat Allah ditimpakan atas orang yang kufur

    لَعْنَةُ اللهِ عَلَى الَّذِىْ كَفَرَ

    Kamu adalah Imam yang di-berkahi, Laknat Allah ditimpa-kan atas orang yang kufur

    َانْتَ اِمَامٌ مُّبَارَكٌ لَعْنَةُ اللهِ عَلَى مَنْ كَفَرَ

    Kamu adalah Imam yang di-berkahi, Laknat Allah ditimpa-kan atas orang yang kufur

    َانْتَ اِمَامٌ مُّبَارَكٌ لَعْنَةُ اللهِ عَلَى مَنْ كَفَرَ

    Kamu adalah Imam yang di-berkahi, Laknat Allah ditimpa-kan atas orang yang kufur

    َانْتَ اِمَامٌ مُّبَارَكٌ لَعْنَةُ اللهِ عَلَى مَنْ كَفَرَ

    Orang yang bersamamu dan orang yang disekitarmu di-berkahi.

    بُوْرِكَ مَنْ مَّعَكَ وَمَنْ حَوْلَكَ.

    Akhir dari Kitab Tadzkirah ini adalah kutukan kepada orang kafir, dan keberkahan bagi orang yang mengikuti Mirza Ghulam Ahmad. Ini jelas, yang tidak mngikuti, atau tidak beserta Mirza Ghulam Ahmad dinyatakan kafir dan dilaknat. Tidak ada makna lain dari pernyataan itu. Maka sudah jelas, Mirza Ghulam Ahmad melaknat dan mengkafirkan siapa saja yang tidak mengikutinya.

    Di samping dianggap kafir, orang yang tidak mempercayai Mirza Ghulam Ahmad sebagai Rasul itu dianggap sebagai musuh. Lihat Tadzkirah halaman 402. Anehnya, para pembela Ahmadiyah mengatakan bahwa orang Ahmadiyah itu sama dengan kita (kaum Muslimin), hanya beda penafsiran. Itu kata Dawam Rahardjo, pembela gigih Ahmadiyah sejak lama. Padahal dalam Kitab Tadzkirah halaman 402 jelas:

    سَيَقُوْلُ الْعَدُوُّ لَسْتَ مُرْسَلاً

    Musuh akan berkata: kamu bukanlah orang yang diutus (Rasul). (Tadzkirah halaman 402)

    Oleh karena itu, semua orang Muslim karena tidak percaya Mirza Ghulam Ahmad sebagai rasul maka dianggap musuh. Maka berbohonglah orang yang membelanya dengan mengatakan bahwa Ahmadiyah itu sama dengan kita, hanya beda penafsiran. Sebab Ahmadiyah dalam kitab suci mereka sendiri telah menyatakan musuh.

    ane rasa bukti ane cukup tentang kesesatan Ahmadiyah dan ini bukan lagi furu’ ini udah ushul, klo nt mau nilainya dengan objektif!!! tp klo nt subjektif ane rasa otak nt udah bener -bener menjadi budak liberal.coba objektif sedikit ane uda kasih penjelasan skrg silahkan nt sanggah klo emang nt merasa nt bener??

  13. Shizo

    nt baca doong klo di negara asalnya sendiri aja dia udah di larang trus di arab Saudi,trus malaysia ane rasa banyak negara yg udah melarang ahmadiyah.jd tlg jgn pura2 gak tau klo negara2 Islam lainnya udah ngelarang.

  14. Izo

    yah Shizo.. shizo.. zzzzz..ZZZ…zzzz… ????
    kalo orang pengen kenal kamu masa tanyanya sama orang yg musuhan/benci ama kamu, ya gak nyambun lah..
    begituh jg kalo orang mau kenal ahmadiyah atau orang-orang ahmadiyahnya, ya jangan dari Anti-ahmadiyahnya dong..

    Datengin langsung masjid/orang2 ahmadiyah end dengerin, plototin pake telinga ma mata kamu langsung tuh penjelasan mereka..
    pake logika dikit napa!

  15. Izo

    satu lagi Shizo,
    ini pertanyaan boeat loe.. “Lo lebih percaya musuh yg benci lo apa percaya ma lo diri sendiri..

    punya Pede dikit ya shizo!

  16. Shizo

    gw ga denger tp menurut gw bukti dr tadkiroh culup kuat,dan sumber itulah yg mereka pake. lo bisa liat sendiri tadzkiroh dr orang ahmadiyah liat hal2 yg gw sebutin dan tanya sam mereka tentang ayat2 tersebut

  17. Shizo

    jd siapa yg hrs berpikir logis elo apa gw??? tanya dulu ke orang ahmadiyah tentang tadzkiroh mereka

  18. Izo

    Shizo.. shizo.. justru gw dah kenal langsung temen-temen ahmadiyah and belajar bertanya langsung dari mereka. Kalo lo belom nemu orang ahmadiyah ato males maen ke mesjidnya, cara online jg masih bertebaran kok. Banyak kok sumber anti-ahmadiyah yg setelah kita plototin/tanya penjelasannya langsung dari sumber temen ahmadiyah, ternyate eh.. ternyate yg benci ahmadiyah dasarnya mereka cari permusuhan, buktinye ape yg dituduhkan ngak sesuai dengan fakta kenyataannye bro. Kalo sudah begini ‘tidak sesuai faktanye’ itu jelas namanye ‘fitnah’. Yg namanya kebenaran mah bukan ma cara2 begitu cara nyampeinnya. Kebenaran ya kebenaran akan unggul lewat kekuatan kebenaran itu sendiri, ngak perlu lah dengan cara2 ngak bener kayak tuduhan2 kayak sumber2 yg emang ngak suka/benci itu. Secara hati nurani bagi yg dah kenal ma orang yg dituduh-tuduh itu dakwah kayak begituan ngak ngena end emang gak bakalan laku seumur idup..!!

    Makanye waktu lo mending diabisin dipake coba baik sangka dulu bro.. cek en ricek lah.. . ‘tabayun’ kalo istilah agama. Liat langsung dua sisi. Ada pertanggung jawabannya loh bro kalo kita gak bersikap hati-hati, palagi ini kaum ahmadiyah sama2 beribadah sholat, berkorban harta, berdakwah juga seperti perjuangannya mengislamkan eropa, afrika.
    Dan dalam agama kan jalan yg baek itu cari jalan tengah, ngak berlebihan, ngak kekurangan. eh gw jd ceramah..
    Sumber temen2 ahmadiyah online; blog pribadi lah, ato omongan langsung orang2 ahmadiyah yg nongkrong di banyak tempat milis, forum , dll.
    conto blog denagis.wordpress.com, dll
    conto orang ahmadiyah yg banyak jawab diskusi2 di milis pak ma_suryawan yg nulis buku Bukan Sekedar Hitam Putih, buku jawaban2 fitnah2 dari sumber yg benci ahmadiyah kayak situs2 yg lo refer diatas itu. yg kalo gw bilang fitnah basi.

    thanks.
    Wasssalam,

  19. Izo

    Ini sekedar conto tulisan orang ahmadiyah yg gw ambil dari millis , tentang sebutan sesat. Hati-hati lah bro.

    from ma_suryawan
    reply-to wanita-muslimah@yahoogroups.com
    Tunjuki kami jalan yang lurus…

    Assalamu’alaikum,

    Pernahkah sedikit saja Anda renungkan yang tiap hari Anda lakukan,
    yaitu shalat. Paling sedikit 17 kali Anda membaca surah al-Fatihah.
    Jika sedikit saja Anda renungkan, dengan mudah Anda akan mendapatkan
    kenyataan serta kesadaran sepenuhnya, bahwa sebagai manusia, Anda
    wajib meminta-minta kepada Allah.

    Anda diminta menjadi pengemis dihadapan Allah Ta’ala – sepanjang hidup
    Anda, agar ditunjuki oleh-Nya jalan yang lurus (tidak sesat).

    Adanya perintah Allah Ta’ala bagi manusia agar selalu meminta-minta
    memohon kepada-Nya “Tunjukilah kami jalan yang lurus” (1:6) merupakan
    bukti nyata bahwa manusia tidak berhak menetapkan dan menunjuk hidung
    suatu kelompok atau golongan sebagai sesat-menyesatkan.

    Lalu, bagaimana mungkin orang atau para kyai/ulama/mullah (MUI,
    misalnya) yang sepanjang hidupnya diperintahkan oleh Allah Ta’ala agar
    selalu meminta ditunjukkan jalan yang lurus, kemudian berbuat
    sebaliknya dengan menetapkan suatu kelompok atau golongan sebagai yang
    tidak lurus alias sesat? Apakah orang-orang itu telah mendapat
    pengesahan dari Allah bahwa mereka benar-benar telah berada di jalan
    yang lurus dan kemudian mendapatkan mandat dari Tuhan untuk menyatakan
    kelompok atau golongan lain sebagai sesat?

    Jika memang Anda telah yakin berada di jalan yang lurus, dan kemudian
    merasa berhak menetapkan kaum lain sebagai sesat, maka Anda layak
    untuk meninggalkan shalat dan tidak perlu lagi jadi pengemis dihadapan
    Allah Ta’ala.

    Salam,
    MAS

  20. Shizo

    gw ga tanya tentang diskusi nya tp gw tanya tentang gimana penjelasannya tentang isi dr tadzkiroh???gw akan coba diskusi dengan orang ahmadiyah tp tlg jwb pertanyaan2 gw dr kitab tadzkiroh, klo emang lo bilang ahmadiyah cuma berbeda furu.

    ini kesesatannyaMenyebar kemusyrikan dengan mengaku berkedudukan pada keesaan Allah. Ditekankan berkali-kali:

    اَنْتَ مِنِّى بِمَنْزِلَةِ تَوْحِيْدِىْ وَتَفْرِيْدِىْ فَحَانَ اَنْ تُعَانَ وَتُعْرَفَ بَيْنَ النَّاسِ

    Kamu di hadapanku pada kedudukan tauhid-Ku dan ke-Esaan-Ku, maka waktunya untuk ditolong dan dikenal di kalangan manusia. (Tadzkirah, halaman 246, 276, 395).

    Menyebar kemusyrikan dengan mengaku sebagai Anak-anak Allah. Jadi Allah dianggap punya banyak anak:

    اَنْتَ مِنِّىْ بِمَنْزِلَةٍ اَوْلاَدِيْ

    Kamu disisi-Ku pada kedudukan anak-anak-Ku.(Tadzkirah, halaman 436)

    Mengaku bahwa Allah itu berasal dari Mirza Ghulam Ahmad

    اَنْتَ مِنِّىْ وَاَناَ مِنْكَ

    Kamu berasal dari-Ku dan Aku darimu. (Tadzkirah, halaman 436).

    Mengaku berkedudukan sebagai anak Allah. Ini Allah dianggap punya anak:

    اَ نْتَ مِنِّى بِمَنْزِلَةِ وَلَدِىْ

    Kamu di sisi-Ku pada kedudukan anak-Ku. (636).

    Berdusta dengan pengakuan sebagai nabi, pada kedudukan Musa as pada zaman seperti zaman Musa. Mirza mengaku Allah utus sebagaimana Allah utus Musa kepada Fir’aun. Kedustaan itu tertuang dalam Tadzkirah, halaman 651:

    يَانَبِىَّ اللهِ كُنْتُ لاَ اَعْرِفُكَ

    لاَ تَثْرِيْبَ عَلَيْكُمُ الْيَوْمَ يَغْفِرُ اللهُ لَكُمْ وَهُوَ اَرْحَمُ الرَّاحِمِيْنَ

    تَلَطَّفْ بِالنَّاسِ وَتَرَحَّمْ عَلَيْهِمْ

    اَنْتَ فِيْهِمْ بِمَنْزِلَةِ مُوْسَى

    يَاْتِىْ عَلَيْكَ زَمَنٌ كَمِثْلِ زَمَنِ مُوْسَى

    اِنَّا اَرْسَلْنَا اِلَيْكُمْ رَسُوْلاً شَاهِدًا عَلَيْكُمْ كَمَا اَرْسَلْنَا اِلَى فِرْعَوْنَ رَسُوْلاً

    Wahai Nabi Allah, aku tidak mengenalmu

    Pada hari ini tidak ada celaan terhadap kalian, Allah meng-ampuni kalian, dan Dia Maha Penyayang diantara para penyayang

    Bersikap ramahlah kamu ter-hadap manusia dan sayangilah mereka

    Kamu dikalangan mereka seperti kedudukan Musa

    Akan datang kepadamu suatu zaman yang seperti zamannya Musa

    Sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kalian seorang Rasul, yang menjadi saksi atas kalian, sebagaimana Kami telah mengutus (dahulu) seorang Rasul kepada Fir’aun

    Melaknat orang yang dianggap kafir dan mengangkat diri sebagai Imam yang diberkahi dengan ungkapan berulang-ulang. Yang diberkahi hanyalah orang yang bersama Mirza Ghulam Ahmad dan sekitarnya, sedang yang dilaknat adalah orang kafir. Artinya, orang yang tidak bersama mirza Ghulam Ahmad alias tidak mempercayainya maka dilaknat atas nama laknat Allah, karena dianggap kafir. Ini tertuang dalam Tadzkirah, halaman 748-749:

    Laknat Allah ditimpakan atas orang yang kufur

    لَعْنَةُ اللهِ عَلَى الَّذِىْ كَفَرَ

    Kamu adalah Imam yang di-berkahi, Laknat Allah ditimpa-kan atas orang yang kufur

    َانْتَ اِمَامٌ مُّبَارَكٌ لَعْنَةُ اللهِ عَلَى مَنْ كَفَرَ

    Kamu adalah Imam yang di-berkahi, Laknat Allah ditimpa-kan atas orang yang kufur

    َانْتَ اِمَامٌ مُّبَارَكٌ لَعْنَةُ اللهِ عَلَى مَنْ كَفَرَ

    Kamu adalah Imam yang di-berkahi, Laknat Allah ditimpa-kan atas orang yang kufur

    َانْتَ اِمَامٌ مُّبَارَكٌ لَعْنَةُ اللهِ عَلَى مَنْ كَفَرَ

    Orang yang bersamamu dan orang yang disekitarmu di-berkahi.

    بُوْرِكَ مَنْ مَّعَكَ وَمَنْ حَوْلَكَ.

    Akhir dari Kitab Tadzkirah ini adalah kutukan kepada orang kafir, dan keberkahan bagi orang yang mengikuti Mirza Ghulam Ahmad. Ini jelas, yang tidak mngikuti, atau tidak beserta Mirza Ghulam Ahmad dinyatakan kafir dan dilaknat. Tidak ada makna lain dari pernyataan itu. Maka sudah jelas, Mirza Ghulam Ahmad melaknat dan mengkafirkan siapa saja yang tidak mengikutinya.

    Di samping dianggap kafir, orang yang tidak mempercayai Mirza Ghulam Ahmad sebagai Rasul itu dianggap sebagai musuh. Lihat Tadzkirah halaman 402. Anehnya, para pembela Ahmadiyah mengatakan bahwa orang Ahmadiyah itu sama dengan kita (kaum Muslimin), hanya beda penafsiran. Itu kata Dawam Rahardjo, pembela gigih Ahmadiyah sejak lama. Padahal dalam Kitab Tadzkirah halaman 402 jelas:

    سَيَقُوْلُ الْعَدُوُّ لَسْتَ مُرْسَلاً

    Musuh akan berkata: kamu bukanlah orang yang diutus (Rasul). (Tadzkirah halaman 402)

    tlg kasih penjelasan yg logis deh gw mau denger
    gw ga mungkin mengkafirkan orang atau berburuk sangka klo ahmadiyah ga memulainya dengan perkataan2 yg seperti ini d tadzkiroh.lo blh beli tadzkiroh dmn aja lo sesuain aja yah??? slamet membaca

  21. fyi :
    ahmadiyah itu bukan islam, sejatinya ahmadiyah itu aliran sendiri yang jauh berbeda dgn islam

    mohon lakukan riset literatur terlebih dahulu sebelum cross posting

  22. kaosputih

    Manda….hwahahahahaha….siapa yang udah bikin riset…???? elo? MUI, HTI, atau bahkan FPI? kok saya ga pernah mereka bikin desertasi penelitian tentang Ahamadiyah…atau skripsi deh yang masih riset kecil…..?????

    Gw kenal orang yang benar2 membuat desertasi dan skripsi tentang ahmadiyah, baik dari IAIN, UGM dan universitas lain….Semua kok bilang Ahmadiyah adalah Islam, dan Prisip pergerakannya masih dalam koridor Islam…..

    Manda….lo kali yang cuma bisa denger kata orang…..Jangan nge-gosip ah disini…..

  23. Sagaf

    Kasihan juga nih orang-orang yang pro ahmadiyah.

    @Kaosputih …
    katanya kenal orang2 yang bikin disertasi masalah agama (khususnya ahmadiyah), padahal ga tau, yang bikin disertasi itu ngerti agama dengan “benar” atau engga ?(sesuai dengan pengertian sesungguhnya dari agama, yang mana ilmu tersebut diwariskan turun temurun dari para ulama).
    Apabila agama sudah ditafsirkan berdasarkan logika manusia yang dhoif, fahamilah bahwasanya logika kita laksana gayung yang hendak menguras laut… Kecuali logika yang telah diberi hidayah oleh Allah dalam memahaminya.

    @Izo
    katanya “Shizo.. shizo.. justru gw dah kenal langsung temen-temen ahmadiyah and belajar bertanya langsung dari mereka. Kalo lo belom nemu orang ahmadiyah ato males maen ke mesjidnya, cara online jg masih bertebaran kok”
    Saudara @Izo apabila anda sudah mengerti tentang ahmadiyah, justru saudara @Shizo sekarang sedang bertanya pada anda mengenai penjelasan atas kitab tadzkirah tersebut. Jikalau memang anda mengerti tentang ahmadiyah, mohon tidak perlu memutar balikkan dan membelok-belokkan permasalahan, cukup dijawab saja pertanyaan akhina @SHizo

    @para pro ahmadiyah
    Ketauhilah bahwasanya orang-orang yang mengatakan ahmadiyah bukan Islam adalah karena Kalian telah menyalahi dasar-dasar aqidah (dengan adanya nabi dan kitab suci baru). dan dasar aqidah adalah masalah ushul, bukan furu’.
    Barangsiapa menyalahi aqidah, adalah diluar dari kami (Islam). Walaupun amalan-amalan kalian adalah kebaikan, kebaikan adalah kebaikan namun belum merupakan kebenaran.. Namun kebenaran otomatis merupakan kebaikan

    Wallahu’alam

    NB : Demi kemaslahatan umat dan demi menghormati SKB yang telah dikeluarkan, ada baiknya para pro ahmadiyah dan kaum ahmadiyah sendiri untuk menghentikan upaya-upaya pembelaan dan penyebaran.

  24. rian

    Eh Shizo… sebelum ente berbusa-busa ngomong kata Tadzkiroh ini-itu… coba ente buktikan dulu Tadzkiroh itu kitab sucinya Ahmadiyah!!

    Coz kata beberapa temen saya yang Ahmadiyah… kitab sucinya orang Ahmadiyah hanya Al-Qur’an, mereka juga ga punya Tadzkiroh di rumahnya! Kalo emang Tadzkiroh itu kitabnya harusnya punya dong di rumahnya?? iya nggak?!

    Jangan-jangan ente termasuk orang yang memfitnah juga… DOSA BESAR LHO MEMFITNAH ITU!! apalagi bulan puasa, percuma aja puasa ente nanti…

  25. JT

    Memang benar, pada halaman pertama buku Tadzkirah terdapat tulisan wahyu muqaddas (wahyu suci), dan menurut ajaran Islam dapat dipastikan bahwa semua wahyu yang berasal dari Allah SWT adalah wahyu suci.
    Seperti halnya wahyu dari Allah SWT yang diterima oleh para nabi, perempuan (Siti Maryam dan ibundanya Nabi Musa AS), laki-laki yang bukan nabi (para sahabat Nabi Isa AS) adalah wahyu suci. Bahkan wahyu yang diterima oleh binatang (Lebah) atau diterima oleh para wali (misalnya Imam Syaafi’i, Imam Ahmad bin Hanbal, Syekh Muhyiddin ibn
    Arabi, Syekh Abdul Qadir al-Jaelani) juga merupakan wahyu suci. Demikian pula dengan wahyu dari Allah SWT yang diterima oleh MGA adalah wahyu suci. Semua wahyu dari Allah SWT kepada hamba yang dikehendaki-Nya tidak akan pernah berhenti, karena Allah SWT adalah Maha Hidup dan Mutakallim (Maha Berkata-kata).

    Akan tetapi, tidak selalu kumpulan wahyu dari Allah SWT disebut dan dianggap sebagai kitab suci. Sebab, masyarakat Islam sendiri memiliki dan tidak pernah menyebut kumpulan Hadits Qudsi (Hadits Suci) sebagai kitab suci, meskipun Hadits tersebut adalah himpunan dari pengalaman spiritual, sabda-sabda yang berdasarkan wahyu, dan wahyu-wahyu yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW, namun tidak dimasukkan sebagai bagian dari Al-Quran. Dengan demikian sama halnya bagi Jemaat Ahmadiyah, buku Tadzkirah bukanlah Kitab Suci, dan kitab sucinya Jemaat Ahmadiyah adalah Al-Qur’an.

  26. rian

    @sagaf…
    Kalo ngomong mikir dulu, dah banyak buku dosen-dosen UIN tentang Ahmadiyah, makanya ente kalo ke Gra**dia mampir deh ke Islam corner biar agak2 update info-nya. Secara ilmu jelas mereka2 itu lebih mumpuni dan netral dibanding buku2 Hartono Jaiz, Amin Dj yang ga jelas itu.

    Buat apa ngomong Tadzkiroh kalo dah jelas itu bukan kitab sucinya Ahmadiyah!! coba buktikan dulu Tadzkiroh itu kitab sucinya… Jangan-jangan ente termasuk rombongan pemfitnah juga yang dijelasin Habib Hasan di blog ini?!

    Nah kalo terbukti Ahmadiyah tidak punya kitab baru… dah jelas dong, akidah mereka tidak salah. Ente lah yang salah karena menuduh seorang Muslim sebagai Non-muslim… (Tidak ada hak bagi orang lain menyatakan sesat atau tidak karena itu domain Allah swt)

  27. JT

    persoalan teologis berkaitan dengan wahyu-wahyu yang diterima Hz. Mirza Gulam Ahmad (MGA), dikatakan bahwa MGA: `menjadi Allah lalu menciptakan langit dan bumi’, `disamakan dengan anak Allah’, `sama dengan ketauhidan dan keesaan Allah’, serta `nama MGA yang sempurna, nama-Nya tidak sempurna’ – kesemuanya hanya konklusi hitam putih sepihak saja, sebab tidak menghadirkan sudut pandang metafora, redaksi lengkapnya serta tafsirnya dari MGA sendiri.

    Misalnya persoalan MGA menjadi Tuhan, lalu menciptakan langit dan bumi, redaksi dan tafsirnya sebagai berikut:

    “Dalam sebuah kasyaf [pemandangan spiritual] saya melihat diriku menjadi Tuhan dan percaya diriku menjadi seperti itu. Saya merasa bahwa saya tidak lagi memiliki keinginan atau pemikiran atau tindakan dari diri saya sendiri, dan karenanya saya menjadi seperti sesuatu yang benar-benar sedang dipengaruhi oleh sesuatu yang lain yang telah menarik saya seutuhnya sehingga diri saya benar-benar menjadi sirna. Saya melihat spirit ketuhanan membungkus jiwaku dan menutupi jasadku benar-benar tersembunyi di dalamnya sehingga tidak tersisa sebuah partikel pun dari diriku. Saya melihat diri saya seolah-olah semua anggota jasad saya menjadi diri-Nya, mataku menjadi mata-Nya, telingaku menjadi telinga-Nya, lidahku menjadi lidah-Nya. Tuhan saya menggunakan saya dengan kekuatan yang besar itu sehingga saya sirna di dalam diri-Nya dan saya merasa kekuatan-Nya bergelora dalam diriku dan sifat ketuhanan-Nya mengalir melewatiku…Tuhan Yang Maha Perkasa masuk seutuhnya ke dalam diriku dan kemarahanku dan kelemah-lembutanku, dan kebencianku dan keramahanku dan gerakanku dan ketakberdayaanku – semua menjadi Dia. Dalam keadaan ini saya katakan: Saya menginginkan sebuah semesta baru, sebuah langit baru dan sebuah bumi baru…” (Kitabul-Bariyya, hal. 78-79)

    “Telah disampaikan kepadaku, ketika Tuhan Yang Maha Perkasa menetapkan untuk menciptakan manusia, Dia menciptakan langit dan bumi dan semua yang diperlukan dalam enam hari dan menciptakan Adam pada akhir hari keenam. Inilah cara penyelesaian penciptaan-Nya. Hal itu juga disampaikan kepadaku bahwa penciptaan sebuah langit baru dan bumi baru yang saya lihat dalam kasyaf mengindikasikan dukungan langit dan bumi …” (Aina Kamalati Islam, hal. 554-556)

    Terjadinya peristiwa di alam ruhaniah, baik kasyaf atau mimpi, dan kemudian dianggap sebagai suatu kejadian lahiriyah adalah suatu kekeliruan. Dalam kitab Ta’tirul-Anam fi Ta’biril-Manam hal. 9, sebuah kitab mengenai tafsir mimpi karya Allamah Sayyid Abdul Ghani An-Nablusi menjelaskan: “Seseorang yang melihat dalam mimpi bahwa ia seolah-olah menjadi Tuhan, maka artinya Allah SWT akan segera menyampaikannya ke jalan yang benar.”

    Pengalaman ruhani yang dialami oleh MGA bermakna seperti keterangan Abdul Ghani, sehingga MGA bukanlah Allah. Makna kejadian itu senada dengan kejadian yang dialami Nabi Yusuf AS. Beliau bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan yang semuanya bersujud kepadanya (QS. 12:4). Menurut ajaran Islam, bintang, matahari dan bulan adalah ciptaan Allah, dan semua ciptaan-Nya harus bersujud kepada Allah SWT. Lalu bagaimana dengan Nabi Yusuf AS, apakah kemudian Anda berani mengkritik dan mengatakan bahwa Nabi Yusuf AS adalah Allah?

    Pada ayat selanjutnya dalam QS. 12:6, masih bersesuaian dengan keterangan Abdul Ghani di atas, setelah mimpinya itu Allah kemudian menegaskan bahwa Yusuf akan mendapatkan jalan yang benar, yaitu Allah memilih Yusuf sebagai nabi/rasul-Nya dan diajarkannya ta’bir (rahasia) mimpi-mimpi dan disempurnakan nikmat-Nya kepada Yusuf.

    Demikian pula dengan MGA telah diajarkan oleh Allah mengenai ta’bir mimpinya itu, ia menjelaskan: “Kami tidak memaknakan peristiwa itu sebagaimana yang dimaknakan dalam kitab-kitab para pengikut wahdatul wujud [berpaham aku sendiri adalah Tuhan], dan kami tidak memaknakan hal itu seperti pendapat para Hululiyin [berpaham Tuhan menitis dalam diriku], bahkan peristiwa itu sesuai dengan Hadits Bukhari tentang penjelasan martabat hamba-hamba Allah yang shaleh yang berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan melakukan ibadah nafal.”

    Hadits Bukhari yang dimaksud oleh MGA adalah: “Seorang hamba-Ku yang senantiasa berusaha mendekat kepada-Ku dengan mengerjakan ibadah nafal sehingga Aku mencintainya, apabila Aku telah mencintainya, maka Aku akan menjadi matanya…; Aku akan menjadi telinganya…; Aku akan menjadi tangannya…; Aku akan menjadi kakinya…; Aku akan menjadi hatinya…; Aku akan menjadi lidahnya…;…” (HR. Bukhari)

    Selanjutnya persoalan bahwa MGA disamakan dengan anak Allah. kembali tidak menampilkan penjelasan dan tafsir dari MGA sendiri, sebagai berikut:

    “Syekh Abdul Qadir al-Jaelani (Semoga Allah memberikan rahmat kepadanya) mengatakan: Saya telah melihat Tuhanku dalam bentuk ayahku. Saya juga telah mengalami pengalaman yang serupa. Ayahku adalah seorang laki-laki dengan penampilan yang mengesankan dan memiliki keberanian yang besar dan ketetapan hati yang tinggi. Saya melihatnya duduk di sebuah singgasana agung dan disampaikan kepadaku bahwa ia adalah Tuhan.”

    “Makna hal itu adalah bahwa sebagaimana seorang ayah penuh kasih sayang dan rasa kasihan dan sebuah pemandangan Tuhan Yang Maha Perkasa di dalam bentuk ayah seseorang adalah sebuah manifestasi dari kemurahan Tuhan, kedekatan-Nya, dan kecintaan-Nya yang dalam…dan satu di antara wahyu-wahyu juga mengatakan: Kamu bagi-Ku seperti anak-anak-Ku…” (Al-Hakam Vol. VI No. 17, 10 May 1902, hlm. 7)

    Selanjutnya MGA menegaskan:
    “Haruslah diingat bahwa Tuhan Yang Maha Perkasa tidaklah memiliki anak. Dia tidak bersekutu dengan apa pun dan tidak mempunyai anak. Tidak ada seorang pun yang memiliki hak untuk mengatakan: Saya adalah Tuhan; atau mengatakan: Saya adalah anak Tuhan. Wahyu Ilahi terkadang menampilkan ungkapan-ungkapan yang bersifat metafora/kiasan. Sebagai contoh dalam Al-Qur’an, Tuhan menjelaskan tangan-Nya sebagai tangan Rasulullah SAW di dalam kata-kata: Tangan Allah di atas tangan mereka; … Percayalah kepada apa yang berbentuk kiasan dan janganlah mencari apa yang ada dibalik hal itu; serahkan hal itu kepada Tuhan. Berpedomanlah pada kebenaran bahwa Tuhan tidak akan mengangkat seorang anak bagi diri-Nya, meskipun banyak terdapat kiasan yang dapat ditemukan dalam firman-Nya. Oleh sebab itu waspadalah, dengan menafsirkan kiasan menjadi literal/harfiah akan menimbulkan kekacauan. Terdapat sebuah wahyu mengenai diri saya yang terdapat dalam Brahiin Ahmadiyah: Katakanlah, aku tiada lain adalah seorang manusia seperti kamu. Diwahyukan kepadaku bahwa Tuhanmu adalah Tuhan Yang Esa dan semua kebaikan terdapat dalam Qur’an.” (Dafe-ul-Bala hal. 67 catatan kaki)

    Lebih jauh dikatakan bahwa MGA sama dengan
    ketauhidan dan keesaan Allah. Perkataan tersebut tidak tepat, sebab masih tidak dihadirkan redaksi dan penjelasan lengkap dari MGA.

    “Engkau berkedudukan sebagai Tauhid-Ku dan Keesaan-Ku.” MGA menjelaskan tafsirnya sebagai berikut:

    “Engkau begitu dekat dengan-Ku dan hal itu juga yang Aku inginkan dari engkau sebagaimana kepada Tauhid dan Keesaan. Maka, ketika Aku menginginkan Tauhid-Ku mendapatkan kemasyhuran, begitu juga Aku akan memasyhurkan namamu. Dan di mana saja ada nama-Ku, di sana pula ada namamu.” (Arba’in, jld. II, hlm. 35)

    “Arti wahyu tersebut yang aku pahami ialah: `Bahwa orang seperti itu semisal dengan Tauhid, karena dia menyebarkan Tauhid. Ketika Tauhid sudah tercemar, maka di masa itulah datang seseorang yang menjadi penampakan Tauhid. Setiap orang dikenal dengan tujuan hidupnya (cita-citanya). Akan tetapi, orang ini, tujuan dan cita-citanya hanya Tauhid. Dia mendahulukan dan mengutamakan Tauhid Allah SWT, dibandingkan dengan tujuan dan cita-cita pribadinya.” (Pidato yang dimuat dalam surat kabar Al-Hakam tahun 1907, hal. 9).

    Selanjutnya, masalah teologis yang dipersoalkan adalah
    wahyu yang diterima MGA, yaitu: “Yaa ahmaduyatimmu ismuka walaa yatimmu ismi…” (Hai Ahmad, sempurna namamu, dan tidak sempurna nama-Ku).

    Terjemahan yang dibuat tidak tepat, dan tidak pula memberikan tafsirnya dari MGA. Seharusnya, terjemahan lengkapnya menjadi: “…Wahai Ahmad, namamu akan berakhir, namun nama-Ku tidak akan berakhir. Jadilah [kamu] di dunia ini seperti seorang asing atau seorang pengembara dan jadilah seorang yang berbudi dan beriman dan ajaklah kepada kebaikan dan jauhilah kejahatan dan mintalah berkat [shalawatlah untuk] Muhammad dan umat Muhammad. Meminta [untuk mendapatkan] berkat-berkat (Shalawat) adalah latihan yang sejati…” (Brahin Ahmadiyah bab III, hal. 238-242, sub catatan kaki 1)

    MGA kemudian menjelaskan arti kalimat “namamu akan berakhir, namun nama-Ku tidak akan berakhir” sebagai berikut: “Engkau [Ahmad] tidaklah abadi dan pujian bagimu akan berakhir, namun pujian bagi Allah tidak akan pernah berakhir yang untuk itu [pujian bagi Allah] tak terbilang dan tanpa akhir.” (Brahin Ahmadiyah bab III, hal. 242)

    Dengan demikian, penjabaran aspek teologis yang terbaik atas wahyu-wahyu yang diterima oleh MGA adalah dari MGA sendiri. Sebagai orang yang menerima wahyu, hanya ia yang layak untuk menafsirkan serta menjelaskannya. Orang lain, apalagi orang yang tidak sepaham dan bukan
    pengikutnya tidak layak menafsirkan kemudian menghakimi wahyu-wahyu yang diterimanya dari Allah SWT.

  28. ya Shizo,
    Ana sangat dekat dengan Kaum Ahmadi(sebutan untuk orang Ahmadiyah), Tadzkirah yang ada di Indonesia, yang dimiliki oleh perpustakaan Ahmadiyah dan beberapa anggotanya tak ada yang terjemahan bahasa Arab. mereka hanya memiliki yang terjemahan bahasa Inggris, dan urdu (bahasa pakistan).

    Indeks pembacaan pada tadzkirahpun berdasarkan tahun dan penanggalan, bukan berdasarkan halaman, jadi jika ente memang benar pernah membaca dan melihat tadzkrah yang dimiliki kaum ahmadi sesungguhnya, ente harusnya tau pentang peng-indeks-an ini. maka dari itu ane meragukan kebenaran pernyataan dan penjabaran isi Tadzkirah ente ya Shizo.

    akhirul kalam, ente sepertinya terlalu licik dan provokatif menampilkan tulisan yang sepotong2, yang ente bilang dari tulisan2 kaum ahmadi. jikapun benar ada kalimah seperti itu, ane kira ente hanya menunjukan sepenggal yang tidak diikuti kalimah selengkapnya, sehingga membuat pembacanya berfikir negatif.

    Lalu, jikapun lagi benar tulisan itu ada, ente membodohi umat dengan mengutip tulisan2 yang tujuannya mungkin saja untuk orang2 yang berkeyakinan thd ajaran tersebut, hal ini sama yang dilakukan orang-orang kafir yang sangat senang menjelek-jelekkan Islam, seperti GRET WILDER yang membuat film FITNA kemarin, dimana dia memprovokasi umat Islam dengan kaum agama lain dengat memunculkan ayat2 AlQuran yang seakan2 membenarkan terorisme, kekerasan, penyiksaan dan membuat orang lain sangat takut terhadap Islam…bukankah ini pekerjaan bodoh yang dilakukan orang kafir? lalu kenapa ente mengkor pada mereka ya Shizo…Masya Allah….Astagfirullah

  29. Shizo

    Ane ga mengekor pada mereka apalagi sampe mengikuti gret wilders na’udzu billah min zalik, ane cm minta penjelasan klo emang nt bener ngeliat mslh ahmadiyah sbg furu’ apa ini sebuah kepicikan yg provokatif ana rasa jumhur ulama udah jelas dan mereka ga sembarangan untuk mengkafir2 kan seseorang coba nt liat sendiri ulama2 di arab saudi,di pakistan apa mereka langsung mengkafirkan tanpa adanya bukti yg jelas. apa itu yg nt bilang provokatif.nt blh tanya ke Muhamaddiyah ,NU atau Rabbithah al islamiyah tentang ahmadiyah ane rasa mereka semua sepakat tentang kekafiran ahmadiyah.kecuali oknum yg mempunyai sifat liberal. Jd afwan yah bib cb nt baca ayatnya deh tanpa di potong apakah nt menemukan sesuatu seperti Al Quran di dalamnya???tidak ada sesuatu yg sama seperti Al Quran yg suci apalagi tadzkiroh tlg tanyain deh ke hati nt??? apakah yg nt bela bener atau salah???
    dan ane heran klo nt nyamain ane sm greet wilder ane rasa ane beda dgnnya.greet wilder jelas hanya memotong ayat2 Al Quran.berfikir sblm bertindak bib?

  30. Shizo

    Untuk JT apakah mau menyamakan persepsi hadits Qudsi dengan kitab tadzkiroh???dan saya mau tanya apakah ada seorang Nabi/ulama yg pernah mengaku namanya lebih baik dari nama Tuhannya

  31. Shizo

    dan tentang wahyu baik wahyu yg nt maksud walyat dan nubuwah ane rasa ga ada sesuatu dalam bentuk wahyu apapun yg turun setelah surah Al Maidah ayat 3, dan Nabi SAW ga pernah mengisyaratkannya???

  32. Shizo

    dan saya mau tanya apa ada kitab selain selain yg Allah SWT turunkan yg memakai judul wahyu yang suci ???dr para ulama atau siapapun??

  33. JT

    bukan hendak membanding2kan dengan wahyu2 lain apalagi dengan AlQuran. Tidak dan tidak akan pernah sampai kapanpun ada yg dapat menandingi keagungan AlQuran. saya hanya menjelaskan bahwa semua wahyu dari Allah SWT pastilah wahyu suci, dan wahyu yg diterima setiap orang tidak harus selalu dijadikan sebagai kitab suci, contohnya ya hadits Qudsi. Semoga menjadi paham.
    mengaku namanya lebih baik? saya rasa saya sudah jelaskan diatas, coba deh dibaca beberapa kali lagi, dan kali ini tidak disertai dengan hati yang mengandung kebencian barang sedikitpun.
    isyarat mengenai wahyu yg akan turun sebetulnya terdapat dalam beberapa ayat didalam AlQuran, contohnya As Syura 42:52:

    “Dan tidaklah mungkin bagi manusia agar Allah berfirman kepadanya, kecuali dengan wahyu langsung atau dari belakang tabir atau dengan mengirimkan seorang Rasul guna mewahyukan apa yang dikehendaki-Nya dengan izin-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Luhur, Maha Bijaksana.”

    Kalimat “yukallimahullahu” dalam ayat ini berbentuk fi’il mudhori yang menunjukkan waktu sekarang, dan akan datang. Ini menunjukkan bahwa adanya wahyu adalah kekal sebagaimana kekalnya Dzat Allah Taala sebab ia terbit dari sifat mutakallim Allah Yang Maha Kekal.
    Sedangkan wahyu yang diturunkan hanya untuk menjelaskan dan menjunjung tinggi Al Qur’aan akan tetap ada dan tetap diperlukan sampai kiamat dan wahyu-wahyu semacam itu pernah diterima para Sahabat Nabi Muhammad SAW. Sesudah Rasulullah Muhammad SAW wafat, para sahabat yang akan memandikan jenazah nabi Muhammad SAW menerima wahyu tentang bagaimana hendaknya jenazah Rasulullah Muhammad SAW , “Mandikanlah Nabi SAW sedang padanya ada pakaiannya.” (Hadits Al Baihaqi dari Siti Aisyah r.a. dalam Tarikhul Kamil jil. 2 halaman 16 dan Misykatus Syarif, jil. 3 babul Kiromat hal. 196-197). Imam Syafi’i, Imam Ahmad bin Hambal, Muhyiddin Ibnu Arabi dan lain-lain, juga pernah menerima wahyu jenis ini. (tentang hal ini dapat dibaca pada buku Muzhatul-Majalis, jil. 1 hal. 107, babul-khilmi washfchi; Al Mathalibul Jamaliyah, Cetakan Mesir tahun 1344 halaman 23; dan Al Futuhatul Makiyyah, jilid III, halaman 35).
    Pendapat yang mengatakan bahwa sama sekali tidak ada wahyu dalam bentuk apa pun setelah kewafatan Rasulullah Muhammad SAW sama saja dengan mengatakan bahwa sifat mutakallim Allah Taala telah terhenti, dengan kata lain Allah telah mengalami pengurangan dalam sifat-sifat-Nya. Bila salah satu sifatnya dinyatakan telah tidak berlaku lagi maka tidak tertutup kemungkinan bagi sifat-sifat-Nya yang lain akan berkurang dan ini akhirnya merusak keimanan seseorang kepada Allah.
    nah, saya justru tidak menemukan adanya isyarat bahwa pintu wahyu akan tertutup bagi manusia dalam bentuk apapun. mungkin mas Shizo bisa menunjukannya?
    Wahyu yang Suci bukan judulnya, dan itu cuman menjelaskan aja. knp harus mempermasalahkan kata ‘wahyu suci’? tidak ada yg salah kan dengan kata tersebut?

    mengenai ulama sedunia, terdapat hadits:
    “Hampir-hampir datang atas manusia suatu zaman, ketika itu tidaklah menyisa dari Islam melainkan tinggal namanya saja, demikian juga dari Al-Qur’an tidak menyisa melainkan tinggal tulisannya saja, mesjid-mesjid mereka melimpah (dengan jamaah) padahal (pada hakikatnya) mesjid-mesjid itu bobrok dari petunjuk, ulama-ulama mereka (‘ulamā uhum) sejahat-jahat ulama di kolong langit, dari mereka akan muncul huru hara (fitnah), dan kepada mereka pula huru hara itu akan kembali”. (H. R. Hakim dalam tarikhnya dari Ibnu Umar, dan Riwayat Ad-Dailami dari Mu’adz. Kanz ‘al-‘Ummāl, jilid XI, hadits no 31135.)
    bukankah itu sudah terjadi? bukankah yang menebar fitnah mengenai Ahmadiyah adalah ulama2? tayangan yg di SCTV yang dipaparkan oleh Habib Hasan diatas itu buktinya kan?
    Pak Amidhan itu bukankah ketua MUI (Majelis ULAMA Indonesia)? dan satu hal lagi, ulama2 di Arab tidak lain adalah ulama2 penganut paham Wahabi. Coba mas Shizo cari tau sendiri mengenai paham tersebut, nanti mas Shizo akan mengerti sendiri kok…

  34. Shizo

    Ane rasa kiasan tersebut ga sejalan contoh
    dalam surah al fath ayat 10:
    “Sungguh mereka yg bai’at padamu (wahai Muhammad saw) sungguh mereka itu berbai’at pada Allah, tangan Allah diatas tangan mereka”
    tentunya tak ada satupun riwayat bahwa ada tangan besar turun dari langit berbai’at dg para sahabat, maka hal itu adalah kiasan akan kekuasaan Allah,
    dan juga kecintaan Allah pada orang yg mempelajari Alqur’an,

    tapi di Alquran,hadits meskipun bentuknya kiasan tidak pernah seseorang meninggikan dirinya lebih dr Allah SWT.

    coba lah anda bandingkan bentuk kiasan dlm tadzkiroh.

    Dan saya mau tanya anda mungkin penganut ahmadiyah lahore???
    apa blh mengambil imam atau mujaddid yg pernah mengaku sebagai nabi bahkan rasul???
    sedangkan dlm aliran Qadian
    Ajaran pokok Ahmadiyah Qadiyani ada 4 (empat), yaitu keyakinan bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah : (1) seorang nabi, (2) Isa anak Maryam, (3) Imam Mahdi, dan (4) seorang mujaddid.
    Sedang ajaran pokok Ahmadiyah Lahore, menolak tiga ajaran pertama tersebut dan hanya meyakini Mirza Ghulam Ahmad sebagai mujaddid. Seakan-akan keyakinan Ahmadiyah Lahore itu sudah bagus, sebab mereka yakin Mirza Ghulam Ahmad bukan nabi, tetapi sekedar pembaharu (mujaddid). Tapi keyakinan ini sesungguhnya juga sangat problematis. Sebab orang yang mengaku nabi, jelas bukan mujaddid, melainkan orang murtad yang wajib diperangi dan dihukum mati, sesuai hadits sahih bahwa Nabi SAW berkata,”Barangsiapa mengganti agamanya (murtad) maka bunuhlah dia!” (HR. Bukhari).

    Maka dari itu, cukup tepat kiranya fatwa ulama OKI tahun 1985 yang juga menghukumi murtadnya Ahmadiyah Lahore, di samping murtadnya Ahmadiyah Qadiyani. Untuk lebih jelasnya, akan dinukilkan sebagian fatwa tersebut sebagaimana yang terdapat dalam kitab Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu Juz IX halaman 481-482 karya Dr. Wahbah Az-Zuhaili (Damaskus : Darul Fikr, 1996).

    Fatwa ini merupakan keputusan nomor 4, dikeluarkan oleh Majma’ Al-Fiqh Al-Islami (Badan Fikih Islam) yang merupakan badan bentukan OKI (Organisasi Konferensi Islam) yang bersidang di Jeddah (Saudi Arabia) pada 10-16 Rabiuts Tsani 1406 H atau bertepatan 22-29 Desember 1985.

    Fatwa itu dikeluarkan sehubungan dengan pertanyaan sebuah lembaga fiqih di Capetown Afrika Selatan bernama Majelis Al-Fiqh Al-Islami yang meminta fatwa mengenai status golongan Ahmadiyah Qadiyani dan Lahore.

    Setelah melakukan pengkajian, Majma’ Al-Fiqh Al-Islami dalam sidangnya di Jeddah tersebut mengeluarkan keputusan penting. Di antaranya, bahwa apa yang diklaim oleh Mirza Ghulam Ahmad bahwa dia mendapat karunia kerasulan (risalah), kenabian (nubuwwah), dan menerima wahyu, adalah pengingkaran yang jelas terhadap ajaran Islam yang sudah jelas dan pasti (ma’luumun minad diini bidh dharuurah), yakni bahwa kenabian dan kerasulan telah berakhir pada Nabi Muhammad SAW. Klaim Mirza Ghulam Ahmad ini, telah menjadikan dia dan para pengikutnya, sebagai orang-orang murtad yang telah keluar dari agama Islam. Demikian keputusan untuk Ahmadiyah Qadiyani (Wahbah Az-Zuhaili, Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu, Juz IX/481-482).

    Adapun tentang Ahmadiyah Lahore, sidang Majma’ Al-Fiqh Al-Islami tersebut memutuskan, bahwa Ahmadiyah Lahore sama saja hukumnya dengan Ahmadiyah Qadiyani dari segi kemurtadan, yaitu keduanya sama-sama murtad. Meskipun Ahmadiyah Lahore hanya menyifati Mirza Ghulam Ahmad sebagai bayang-bayang (zhillun) dan kemunculan (buruuzun) dari Nabi kita Muhammad SAW.

    Demikianlah keputusan sidang Majma’ Al-Fiqh Al-Islami (Badan Fikih Islam) dalam sidangnya di Jeddah (Saudi Arabia) pada tanggal 10-16 Rabiuts Tsani 1406 H atau bertepatan dengan tanggal 22-29 Desember 1985 M.

  35. JT

    Mas Shizo, Saya rasa kalau Anda menyimak tulisan diatas sebetulnya terdapat kiasan serupa dalam AlQuran. Lagipula, yang menafsirkan kasyhaf, mimpi, dan wahyu tersebut adalah MGA sendiri, bukan tafsiran pengikutnya. Dan dalam tafsir beliau sendiri tidak mengartikan secara nyata sebagaimana mimpi/kasyaf tersebut terjadi. Artinya MGA sendiri tidak menganggap dirinya tuhan.

    ya silahkan saja kalau Anda masih ingin berpegang pada keputusan konfrensi OKI. Sepanjang yg saya tahu, konfrensi tersebut tidak mewakili semua ulama islam di dunia. Lagipula, konfrensi tersebut terbentuk atas usulan Idi Amin, diktator dari Uganda – saya rasa Anda mengenal nama ini kan? – dan Zulfikhar Bhutto yg mengusulkan Raja Faisal dari Arab Saudi diangkat sebagai Khalifah. Ganjalan utamanya adalah sudah adanya Institusi Khalifah Ahmadiyah, karena mereka menyadari bahwa tidak boleh ada lebih dari 1 khalifah dalam islam. Maka mereka harus mendeklarasikan Ahmadiyah sebagai non-Muslim; inilah yang kemudian dimasukkan di dalam Ordonansi Negara Pakistan tentang Ahmadiyah sebagai non-Muslim pada tahun 1974. Usul atau ide pembentukan khalifah dari Arab Saudinya sendiri tidak dapat diterima oleh Negara-negara Islam itu, karena di antara Negara-negara Arab, antara Wahabi dengan Syiah, antara Syria dengan Yordania mereka itu saling bermusuhan satu sama lain. Naas, ketiganya mati mengenaskan.

    MUI? ternyata juga hanya berlandaskan pada keputusan OKI ini, bukannya pada AlQuran. Kenapa? apakah ulama2 OKI itu lebih islami dari yg lain? Yg jelas, ambisi2 politik lah yg mendorong mereka membuat keputusan2 diluar akal sehat itu hingga berbuntut pada ordonansi pakistan yg melarang orang untuk melaksanakan syahadat, shalat, adzan -konyol..-, dan justru merekalah penebar benih2 fitnah yg ada sampai sekarang. Sekarang, masih mau mengekor pada mereka? ya silahkan saja.

  36. orang.pinggiran

    Sesungguhnya orang-orang yang didalam hatinya ada kebencian, sama saja bagi mereka, baik diberi penjelasan atau tidak diberi penjelasan, mereka tidak akan menerimanya/memahaminya dikarenakan mereka berburuk sangka..!!? oleh karena itu mari kita buka mata, buka hati, Insya ALLAH kita termasuk orang yang mendapat HIDAYAH dibulan suci ini… Amin.

  37. JT

    amiiin… insyaAllah

  38. noel_liberal

    Assalamualaikum wr.wb… bagi yang masih beragama islam… (yang belajar tafsir alqurannya ama orang kafir ga masuk apalagi yang ngaku ada nabi lagi setelah nabi Muhammad)…
    Woi jangan malu malu in UIN kali, makanya kalo belajar tafsir jangan sama orang kafir makanya tafsirannya nyeleneh, penafsiranya sesuai dengan syahwat logikanya doang… yang lo baca dan lo kira itu ‘netral’ juga itu menurut lo karena itu reverensi lo sendiri…
    Ini juga masalah ahmadiah, udah lah apa sih bedanya kalo bikin agama baru yang di luar islam kan beres masalahnya… Kristen aja ada dua katolik ama protestan, yang atu ngaku punya paus yang atu ngaku ga punya paus… kan sama aja yang atu ngaku ga ada nabi lagi setelah nabi Muhammad and yang atu ngaku ada nabi lagi yang namanya mirza ghulam ahmad… nah usul g gimana kalo bikin aja agama baru, agama ahmadiah atau agamanya mirza ghulam ahmad kan beres cuy… kalo kata orang bijak “ jangan mencampur air putih same garem ntar asin”. kalo nyampur garem ke sayur asem boleh biar enak… nah kalo masalah itu agama yang diterima yang mane, ntar aja kita ketemu di akhirat nah lo tanya ama yang megang neraka, sapa yang paling banyak ngendon di sana…
    Sebagai penganut demokrasi sejati, maka suara rakyat adalah suara tuhan, suara yang terbanyak berarti tuhannya lebih banyak, udah ikutin aja masa yang banyak itu salah kan suara yang banyak itu suara tuhan… gitu aja kok repot…
    Oke bro… salam kompak selalu…

  39. Shizo

    baik klo anda katakan OKI tidak mewakili konferensi Islam sekarang saya mau tanya Islam yg mana lagi sih yg anda maksud ? apa islam hrs selalu membawa ahmadiyah agar,dan saya mau jelaskan kalaupun MUI mengikuti kepurusan OKI pastilah ada Hujah yg kuat di situ di sebutkan hadits Nabi SAW,masalah Khalifah saya ras anda terlalu meng ada2,tp buktinya sampai skrg tetap Raja faisal dan kerajaan Saudi tidak menjadi Khalifah,itu cuma usul dan saya rasa mayoritas tidak pernah takut dengan ke khalifahan ahmadiyah sbb mereka tidak mengakui ahmadiyah sebagai Islam.anda atau saya kah yg hrs membuka mata Hati sekali lagi, anda tanyakan tentang status ahmadiyah kepada semua ulama yg bukan liberal dan yg bukan ahmadiyah apakah mereka berbeda ushul atau furu’??

    dan mas jt saya tahu di Al Quran di dlm hadis byk terdapat qiasan tp qiyasan dr wahyu maupun hadis tidak pernah merendahkan Allah meskipun anda mempunyai penafsiran thdp perkataan mirza seperti ini

    Selanjutnya, masalah teologis yang dipersoalkan adalah
    wahyu yang diterima MGA, yaitu: “Yaa ahmaduyatimmu ismuka walaa yatimmu ismi…” (Hai Ahmad, sempurna namamu, dan tidak sempurna nama-Ku).

    Terjemahan yang dibuat tidak tepat, dan tidak pula memberikan tafsirnya dari MGA. Seharusnya, terjemahan lengkapnya menjadi: “…Wahai Ahmad, namamu akan berakhir, namun nama-Ku tidak akan berakhir. Jadilah [kamu] di dunia ini seperti seorang asing atau seorang pengembara dan jadilah seorang yang berbudi dan beriman dan ajaklah kepada kebaikan dan jauhilah kejahatan dan mintalah berkat [shalawatlah untuk] Muhammad dan umat Muhammad. Meminta [untuk mendapatkan] berkat-berkat (Shalawat) adalah latihan yang sejati…” (Brahin Ahmadiyah bab III, hal. 238-242, sub catatan kaki 1)

    MGA kemudian menjelaskan arti kalimat “namamu akan berakhir, namun nama-Ku tidak akan berakhir” sebagai berikut: “Engkau [Ahmad] tidaklah abadi dan pujian bagimu akan berakhir, namun pujian bagi Allah tidak akan pernah berakhir yang untuk itu [pujian bagi Allah] tak terbilang dan tanpa akhir.” (Brahin Ahmadiyah bab III, hal. 242).

    bawa lah dalil dr Al quran dan Hadits Shahih/Hasan/Dhoif yg
    dalam kiasannya Allah lbh rendah dr mahluknya,klo memang MGA membawa tauhid ?suatu sifat yg mustahil bagi para ahli Tauhid untuk mengakatakan hal seperti itu meskipun hanya dalam kiasan….

    saya rasa Allah lah yg akan menilai di antara kita siapa yg salah dan siapa yg benar.

    Jika saya yang salah semoga Allah SWT memberi petunjuk kepada saya ke arah yg Benar

    tapi jika saya benar semoga Allah SWT memberi petunjuk ke jalan yg benar….

  40. ya noel_liberal,
    Ane setuju sama ente beberapa hal….tapi ane mau tanya sama ente, kalo ahmadiyah jadi agama baru, lalu apa susahnya FPI dan orang2 yang suka mukul, ngaku aja jadi orang kafir dan murtad dari Islam….mereka cuma merusak nama Isam dan membawa2 umat Islam sebagi dagangannya….mayoritas suara rakyat juga ga suka sama FPI…..kan suara mayoritas, suara Tuhan kata ente….

    oh iya, termasuk HTI, dan kelompok2 sempalan radikal, kaya abubakar Bbaasyir, mmi, dll yang menjual nama umat Islam demi barang dagangannya (ideologinya).

    termasuk juga partai-partai Islam…kenyataan masyarakat Indonesia lebih suka dengan PDIP dan Golkar….yang lain bubar saja lah…..Wasalam

  41. yuyu ngankang

    wuih rame ye….. tepuk tangan buat semuanya..Setuju Bib, Rizieq & Gang ngafir ngafirin orang kerjaanya… kaya udah pernah ke akhirat aja , yang buat ketetepan cuma gusti Allah ,menungso urip mung nglakoni ,becik ketitik olo ketoro , Gusti Alloh kang moho Adil , Adil netepi sopo sing salah sopo sing bener , rak ngaten tho..Islam Agomoku , Alloh Pangeranku , Muhammad Nabiku, Qur’an Panutanku……..

  42. logic

    MEMANG FPI ITU SEBENARNYA ORGANISASI SESAT DAN MENYESATKAN.SEBENARNYA MEREKA INI AGEN DARI ARAB SANA YANG MAU MENYEBARKAN FAHAM ARAB BODOH ANTI DEMOKRASI YANG SEJAK DITINGGALKAN NABI BEREBUT MENCARI KEKUASAAN TANPA METODE SUKSESI(MUHAMMAD TAK PERNAH MENINGGALKAN METODE SUKSESI PEMIMPIN BAGI ORANG ARAB)AKHIRNYA JADILAH SEPERTI SEKARANG, ARAB SAUDI DIPIMPIN RAJA SAUD YANG LATAR BELAKANGNYA BOLEH DITELUSURI DAN KABAH HANYA BISA DIKUNJUNGI UMAT ISLAM,ITUPUN ISLAM YANG SEJALAN DENGAN YANG DISUKAI SAUD, CHECK DEH MAZHAB2 MANA SAJA YANG TELAH DILARANG DISANA. KALAU MAU JUJUR FPI INI MEMANG MAUNYA INDONESIA SUBUR HIJAU INI DIJAJAH SAMA ARAB SAUDI OTOKRASI GOBLOK, PADAHAL FPI INI TIDAK SADAR BAHWA ORGANISASI SEPERTI FPI BISA LAPANG DI INDONESIA KARENA DEMOKRASI INDONESIA, TAPI MEREKA SELALU MENOHOK DARI BELAKANG. KALAU SAYA, SAYA TANGKAPI SEMUA, SAYA KIRIM KE AFGANISTAN SANA KAN KATANYA MAU BERJIHAD. BIARIN AJA DISANA MATI LAWAN TENTARA AMERIKA.

  43. JT

    mas shizo, dan mungkin yg lain yg juga baca ini,
    coba deh rasanya ga ada tuh kata2 yg mengisyaratkan bahwa Allah lebih rendah, baik dalam isyarat di kasyafnya maupun dari tafsir MGA sendiri.

    betul sekali mas shizo, saya sangat setuju dengan Anda, Allah lah yg akan menilai di antara kita siapa yg salah dan siapa yg benar, sesuai firmannya:

    “Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui tentang orang yang tersesat dari jalanNya, dan dia lebih mengetahui tentang orang-orang yang mendapat petunjuk” (QS 6:117), (QS 16:125)

    jadi, apa lah hak kita sebagai manusia untuk menentukan siapa yang tersesat dan siapa yang tidak? siapa yg benar dan siapa yang salah… karna hanya Dia lah yg tau. Salah2, kekafiran itu malah berbalik pada orang yg mengkafirkan.

    ”barangsiapa memanggil atau menyebut seorang itu kafir atau musuh Allah padahal sebenarnya bukan demikian, maka ucapannya itu akan kembali kepada orang yang mengatakan [menuduh] itu” (HR Bukhari).

    wass

  44. yuyu ngankang

    aku dadi elling opo sing diweling mbah yai , yen ndoyo soyo tambah tuwo….
    luwih gampang nemu manungso kang keminter nanging ora gampang nemu manungso kang pinter….
    luwih gampang nemu manungso kang rumongso iso , nanging ora gampang nemu manungso kang iso rumongso….
    manungso anguri uri padanging moto , lali marang padanging ati….
    Mulyo-mulyone menungso kang iso ngroso sopo sejatining siro iki

  45. Shizo

    mas Jt yg baik
    siapa pun akan menafsirkan suatu kalimat yg merendahkan ketika melihat tulisan seperti itu coba baca berulang kali orang awam pun pasti akan menilai seperti itu,
    klo masalah kesesatan memang Allah yg menilai nya tapi jgn lupa manusia juga di beri tanda untuk menilai kalau telah keluar dr batasan yg di tetapkan Allah maka dia telah kafir.cobalah anda fikirkan???saya ga akan pernah menuduh kafir atau keluar dr ajaran islam jika mayoritas ulama di dunia tidak mengkafirkan ahmadiyah.Mereka semua ga pernah memfatwakan kafir sembarangan.

    Surat kabar Al Fadhl, 18 Juli 1931, pernah memuat ucapan Mahmud Ahmad, putra Mirza Ghulam Ahmad:

    ”Ayahku berkata bahwa dirinya lebih utama daripada Adam, Nuh, dan Isa. Karena Adam dikeluarkan oleh syetan dari surga, sedangkan dia memasukkan anak Adam ke dalam surga. Sedangkan Isa disalib oleh orang-orang Yahudi sedangkan dia menghancurkan salib itu. Dia lebih utama daripada Nuh karena anaknya yang paling besar tidak mendapatkan hidayah, sedangkan anaknya masuk ke dalam hidayah.”

    apa mga lebih utama dr Nabi???
    tidak malukah anda menjadikannya sebagai mujadid

    Sepeninggal Ghulam Ahmad, sang anak, Basyir Ahmad, melanjutkan pengakuan-pengakuan Ghulam Ahmad. Surat kabar al-Fadhl, 19 Agustus 1916, pernah memuat ucapan Basyir Ahmad:

    ”Sesungguhnya yang diberi kabar gembira kerasulan adalah Ghulam Ahmad dan bukan Nabi Allah Muhammad. Itulah yang dimaksud dalam firman-Nya Ta’ala: ’…Dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad.” (Ash-Shaf:6). Karena Nabi Allah bernama Muhammad dan bukan Ahmad. Oleh sebab itu, yang dimaksud haruslah bukan Muhammad. Dengan demikian, yang dimaksud haruslah Ghulam Ahmad dan bukan Muhammad.”

    bagaimana seorang pembawa tauhid yg mengaku sebagai dekat dengan Allah tp merendahkan Rasulullah Muhammad SAW. bagaimana mayoritas umat Islam tidak marah??ketika melihat tulisan seperti itu menghina nabi..

    coba mas jt jelaskan???

  46. Shizo

    dan satu lagi kalau anda mengatakan bahwa mga bukan nabi tapi tertulis di dalam tadzkiroh

    Dalam kitab Tadzkirah hal 493 baris 14 tertulis bahwa Mirza Ghulam Ahmad (MGA) dijadikan sebagai rasul dan di hal 651 baris ketiga tertulis bahwa Allah memanggil MGA dengan panggilan Yaa Nabiyyallaah (Wahai Nabi Allah).

    Dalam kitab Ruhani Khazain yang merupakan kumpulan karya MGA, Vol 3 Hal 21, MGA menyatakan kesediaan berkorban nyawa dan darah bagi Inggris yang saat itu menjajah India. Di hal 166 pada volume yang sama, MGA mewajibkan berterima kasih kepada Inggris yang diakui sebagai pemerintah yang diberkahi. Di volume 8 Hal 36, MGA mengaku sebagai pelayan setia Inggris, lihat juga di volume 15 Hal 155 dan 156. Puncaknya di volume 16 hal 26 dan vol 17 hal 443, MGA menghapuskan hukum jihad.

    Pada 1857 tatkala terjadi pemberontakan besar yang dilakukan kaum Muslimin India terhadap penjajah Inggris, ayah MGA yang bernama Ghulam Murtaza (Murtadha) ikut pasukan Inggris untuk membantai kaum Muslimin. MGA sendiri yang cerita dalam kitab Tuhfah Qaishariyah hal16.

    pengakuan dalam menerima wahyu syariat

    Dalam Kitab Ruhani Khazain jilid 17 Hal. 435, Mirza Ghulam Ahmad mengatakan : “Sesungguhnya saya telah menerima wahyu syariat juga”(terjemahan dari bahasa Urdu, ). Selain itu ia membatalkan hukum Jihad dengan pedang. Mirza Ghulam menulis buku dan selebaran sebanyak 50 lemari untuk mendukung penjajah Inggris di India. Ia berkata : “Sesungguhnya telah dibatalkan pada hari ini hukum jihad dengan pedang. Maka tidak ada Jihad setelah hari ini” (Ruhani Khazain jilid 16 Hlm, 28).

    Mirza Ghulam juga mewajibkan taat kepada pemerintah Inggris yang saat itu menjajah kaum Muslimin di berbagai Negara. Mirza Ghulam mengatakan : “Sesungguhnya mashab dan akidahku yang aku ulang-ulang bahwa Islam itu mempunyai dua bagian. Bagian pertama taat kepada Allah SWT, dan bagian kedua taat kepada pemerintah Britania (Inggris Raya) yang telah memberikan keamanan dan melindungi kami dari orang zalim” (Ruhani Khazain jilid 6 Hlm 380). Mirza Ghulam juga berkata : “ Telah diwajibkan kepada kami dan kepada turunan kami untuk berterima kasih kepada pemerintahan Britania (Inggris Raya) yang diberkahi ini” (Ruhani Khazain jilid 3 Hlm 166).

    Mirza Ghulam Ahmad juga mengklaim turunnya 50.000 wahyu dan mimpi yang berulang dan sangat spesifik soal infak ini. Ini adalah sebuah lelucon. Mereka menjual agama. Kumpulan wahyu inilah yang digabung menjadi kitab Tadzkirah. Sebuah syariat yang tidak diajarkan oleh Nabi Muhammad saw. Isi dari Tadzkirah jika diteliti dengan cermat, isinya tak lebih dari potongan-potongan ayat Al-Quran yang diacak lalu disusun sedemikian rupa. Misalnya, “Ya Ahmad baarakallahu fiika. Maa ramaitidz ramaita wa lakinnallaha ramaa. Arrahmaanu ’allamahul qur’ana… “(Wahai Ahmad semoga Allah memberkatimu. Tidaklah Allah melempar, Tapi Allahlah yang melempar itu. Yang Maha Pengasih yang mengajarkan Al-Quran…). Ayat tersebut merupakan gabungan dari ucapan Mirza sendiri yang disertai dengan “bajakan” firman Allah QS Al-Anfal : 17 dan Ar-Rahman: 1-2. Selain menggabungkan ayat-ayat Al-Quran sekehendaknya, Mirza Ghulam juga membajak dan mengganti dhamir mutakallim (yang diajak bicara) dalam ayat Al-Quran. Misalnya firman Allah : “Berkat nikmat Tuhan-mu (Muhammad) sekali-kali bukan orang gila” (QS Al-Qalam : 2). Ayat tersebut diganti menjadi, “Berkat nikmat Tuhan-mu (Mirza Ghulam Ahmad), sekali-kali bukan orang gila” (Haqiqatul Wahyi: 73). Menurut Mirza Ghulam, ayat tersebut turun di Qadian India untuk membantah para ulama yang mencapnya gila.

    Bahkan, beberapa ayat lain diubah secara total oleh Mirza. Misalnya, dalam QS 2: 23 “Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Qur’an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Qur’an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar” Menjadi “Dan jika kamu ragu terhadap apa yang diturunkan kepada hamba kami (Mirza Ghulam Ahmad) maka datangkanlah dengan obat yang serupa dengannya” (Tadzkirah 33/523/609) Tadzkirah ditulis dengan Khat yang bermacam-macam dalam bahasa Inggris, Parsi, dan Urdu. Mirza Ghulam mengklaim bahwa Allah telah menurunkan wahyu kepadanya dengan bahasa ini dan bahasa itu. Katanya : “Saya ini nabi internasional”.

    Kebanyakan ilham yang diklaimnya tidak mempunyai makna sama sekali. Ia malah memutarbalikkan ayat Allah. Misalnya “Qulhuwallahu ahad” pada surah Al-Ikhlas :1 , oleh Mirza Ghulam dikatakan “Qulhuwallahu ajib” (Katakanlah: “Dialah Allah yang satu menjadi katakanlah dialah Allah yang aneh”). Lalu kalimat “Innallaha ma’as-shaabiriin”, diganti menjadi “Innallaaha ma’al khaaifiin (Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar menjadi sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang takut). Disebuah ayat tentang Isa dan Ibunya, “Wa awainaahumaa ila rabwatin dzaati qaraarin wa main”. Pada kalimat itu orang Ahmadiyah memahami kata rabwah dengan sebuah tempat di Pakistan. Dimana Mirza Ghulam dan ibunya pernah datang kesana. Lalu mereka mengatakan dalam ayat ini, Isa itulah Mirza dan ibu Isa adalah ibunya. Ahmadiyah mempunyai Al-Quran yang disetujui Mirza Ghulam, begitu pula dengan haditsnya. Mereka memahami Al-Quran seperti yang dipahami Mirza Ghulam. Misalnya dalam surah Al-Baqarah dalam ayat “ Dan terhadap hari kiamat mereka itu (orang-orang yang bertakwa) beriman”. Mirza menafsirkan ayat ini dengan ungkapan, “Mereka beriman dan yakin pada wahyu yang akan turun di akhir zaman”. Dengan kata lain adalah wahyu yang turun kepadanya. Artinya orang-orang yang beriman itu adalah orang-orang yang percaya kepadanya.

    Mereka menafsirkan “Khatamunnabiyyiin” yang artinya “Nabi Penuntup” menjadi “sebaik-baik nabi (nabi termulia/utama)”. Menurut Paham Ahmadiyah, yang dimaksud dengan Khatamin nabiyyin (QS Al-Ahzab:40) bukan berarti nabi penutup tetapi nabi termulia. Menurut salah satu pengikut Ahmadiyah “M Ahmad Nuruddin” dalam bukunya “Masalah Kenabian”, khatam memiliki beberapa makna, diantaranya : yang paling sempurna, cincin dan stempel. Dia mendasarkan pendapatnya kepada sabda Rasulullah saw pada Abbas bin Abdul Muthalib, “senangkanlah hatimu wahai pamanku, sesungguhnya engkau adalah khatam orang-orang yang berhijrah, sebagaimana aku khatam para nabi” (Kanzul Ummal, II/178). Berdasarkan hadits ini, pengikut Ahmadiyah berpendapat, bahwa maksud khatam tersebut bukan penutup, tapi yang paling utama. Sebab sejarah menyatakan bahwa Abbas bukan orang terakhir yang hijrah. Pendapat ini ditolak dengan tegas oleh beberapa ulama. DA Nasruddin dalam bukunya “Ahli Sunnah menjawab Ahmadiyah” menegaskan bahwa hadits tersebut diriwayatkan oleh beberapa perawi yang semuanya mereka terima dari Ismail bin Qais.

    Para ulama, diantaranya Imam Nasai menyebutkan bahwa Ismail bin Qais itu dhaif (lemah), dan jelas riwayatnya tidak bisa diterima. Karena ulama menyepakati Abu Bakarlah yang paling utama setelah Nabi saw. Kemudian Ahmadiyah menyandarkan pada sebuah hadits yang mana Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya aku adalah nabi yang paling akhir. Dan masjidku adalah masjid yang paling akhir” (HR Muslim). Mereka berpendapat bahwa kata hadits itu seharusnya bermakna Nabi Muhamamd nabi ter-mulia/utama dan masjidku yang paling mulia/utama, karena masih ada masjid lagi yang dibangun setelah nabi saw. Kalau Masjid nabawi adalah masjid termulia jelas salah, karena masjid termulia adalah Masjidil Haram. Rasulullah saw bersabda : “Shalat di masjidku ini (masjid Nabawi) lebih utama dari seribu kali shalat di selain masjidku, kecuali di Masjidil Haram. Shalat di Masjidil Haram lebih utama dari seratus ribu kali shalat di selain Masjidil Haram” (HR Ibnu Majah, I/451 No. 1406) Al-Quran versi Mirza Ghulam inilah yang mereka namai “Tadzkirah”.

    saya mau tanya apa ada seorang yg anda anggap mujadid orang tersebut merupakan pengkhianat bagi bangsanya???
    apa orang seperti ini yg anda anggap mujaddid???

    Islam Tidak Butuh Mirza Ghulam Ahmad

  47. Shizo

    @logic
    MEMANG FPI ITU SEBENARNYA ORGANISASI SESAT DAN MENYESATKAN.SEBENARNYA MEREKA INI AGEN DARI ARAB SANA YANG MAU MENYEBARKAN FAHAM ARAB BODOH ANTI DEMOKRASI.

    mari kita bahas masalah demokrasi

    Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.

    Salah satu pilar demokrasi adalah prinsip trias politica yang membagi ketiga kekuasaan politik negara (eksekutif, yudikatif dan legislatif) untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara yang saling lepas (independen) dan berada dalam peringkat yg sejajar satu sama lain. Kesejajaran dan independensi ketiga jenis lembaga negara ini diperlukan agar ketiga lembaga negara ini bisa saling mengawasi dan saling mengontrol berdasarkan prinsip checks and balances.

    Jika kita menengok semenjak kelahirannya, ide demokrasi secara ilmiah sebenarnya tidaklah layak disebut sebagai sebuah metode pembenahan politik masyarakat. Pasalnya, sejak kemunculannya hingga detik ini pun tidak pernah kita jumpai masyarakat suatu negara yang berhasil dan mendapat predikat negara paling demokratis. Wal hasil, konsep demokrasi gugur secara ilmiah dari tinjauan reproducibility-nya. Alih-alih reprodusibel dalam menghasilkan masyarakat demokratis, kemunculannya justru tidak jarang memunculkan berbagai konflik dan benturan-benturan kepentingan.

    Di samping itu, jika kita menilik tujuan awal – sebagaimana diungkapkan di atas – tatanan masyarakat yang didam-idamkan, seharusnya kajian permasalahan tidak terkelabui dan berhenti (baca : dangkal) pada sekedar jargon tujuan : ‘masyarakat yang adil, makmur, egaliter, dan sejahtera’. Pembahasan tidak akan pernah menghasilkan solusi jika kita tidak bertolak menuju kajian sistem peraturan/perundangan manakah yang layak diterapkan, ditinjau dari sisi kemampuannya dalam menghadirkan stabilisasi sosial, kepastian hukum, serta peniadaan gesekan kepentingan (baca : kebutuhan dan keinginan) manusia.

    Kita tengok konsep liberalisme yang menjadi target demokrasi. Tatanan ‘ideal’ masyarakat yang diidamkan oleh pendukung ide ini praktis dibangun atas dasar pertemuan-negosiasi antarberbagai kepentingan (individu ataupun kelompok). Wajar saja, karena kemunculan demokrasi sebenarnya bermula dari postulat sosial yang dibuatnya, yakni : prinsip jalan tengah serta sistem perwakilan – karena tidak mungkinnya semua individu berkumpul untuk merumuskan sistem peraturan.

    Akibatnya, sudah menjadi fakta umum bahwa ide liberalisme via demokrasi ini justru berpeluang besar dalam memicu konflik dan gesekan kepentingan. Dengan ide liberalisme, peraturan ala karet pun merupakan sebuah kewajaran.

    Sedang Syariat Islam

    Berbicara sistem hukum/perundang-undangan, kaum liberalis mensinyalir adanya sistem hukum yang dianggap mengunggulkan satu kelompok tertentu. Pernyataan tersebut setidaknya juga ditujukan pada syariat Islam karena muncul dari agama Islam. Hal ini perlu dikritisi, mengingat pernyataan tersebut dapat menimbulkan kesalahan dalam memahami batasan definitif ‘paket sistem hukum’, khususnya hukum Islam (syariat Islam).

    Memang, banyak kalangan menghendaki sebuah sistem hukum yang ideal, jauh dari intervensi kepentingan/manfaat pihak tertentu. Namun, ambiguitas kemudian menjadi mengemuka tatkala sang demokrasi melandaskan perumusan sistem hukumnya – yang berbasis liberalisme – pada negosiasi kepentingan/manfaat antarpihak dalam masyarakat. Sungguh, seperti bermain bola di tepi jurang, beresiko, tidak nyaman, dan utopis, kata akhir yang layak bagi konsep dan ideologi ini.

    Adapun mengenai syariat Islam, ada hal pokok yang harus dipahami terkait bagaimana kita memandang apa syariat Islam itu. Sebenarnya, urgensi utama penerapan syariat Islam adalah wujud ketaatan kaum muslim pada perintah sang Pencipta, yang tertuang dalam syari’atnya. Jadi bukanlah kepentingan, dan kemauan pribadi kaum muslim sendiri. Di sisi lain, lha kok kebetulan ranah penerapan syariat Islam ini meliputi semua aspek kehidupan manusia (politik-pemerintahan, ekonomi, hukum pidana-perdata, politik luar negeri, dsb.) serta seluruh umat. Sehingga, sekali lagi jelas sistem hukum syariat Islam ini bukanlah di bawah otoritas manusia, melainkan hasil penggalian (istimbath) hukum melalui interpretasi teks al Qur’an dan al Hadits – yang tentunya dengan kaidah interpretasi (ushul al fiqh) ketat – sehingga jauh dari pemelintiran makna tanpa kaidah. Selanjutnya, dengan landasan hukum inilah setiap elemen masyarakat beraktivitas dan berinteraksi dengan tata nilai yang jelas-konstan-kontinyu, tanpa memunculkan egoisme pribadi maupun kelompok.

    Dengan memahami dan memandang posisi kedudukan syariat Islam sebagai sebuah perangkat hukum tanpa intervensi kepentingan manusia tersebut, tentu akan membuat semua kalangan (muslim maupun non muslim) bernafas lega. Kita tidak kekurangan bukti atas kebenaran argumentasi ini. Peningkatan peminat transaksi lembaga keuangan syariah misalnya, terjadi cukup signifikan. Belum lagi semangat masyarakat untuk hidup dalam ketaatan dan antikemaksiatan melalui perda-perda pun semakin mengedepan, tidak hanya dari kalangan muslim. Kita pun tentu menginginkan kepastian hukum bagi para pelaku kejahatan. Tidak seperti saat ini, ruwetnya proses peradilan semakin memperpanjang daftar antrian persidangan. Belum lagi terbuangnya uang negara untuk ‘memelihara’ para pelaku kejahatan. Wallahu’alam bi ash shawab.

    jadi tolong kalo bicara pake logic dikit??

  48. logic

    KARENA LOGIC LAH SAYA BERBICARA SEPERTI ITU….TIDAK ADA YANG BISA MENERAPKAN SYARIAT, KARENA SYARIAT ITU MEMANG TIDAK ADA. AGAMA ADALAH PERSOALAN PERSONAL:

    “SIAPAPUN/MEREKA2, YAHUDI, NASRANI, ATAU DARI KEPERCAYAAN LAIN(SABIIN), AKAN DISELAMATKAN ASALKAN-BERTUHAN SATU-PERCAYA HARI AKHIR-BERBUAT BAIK-PASTILAH MEREKA DIHARGAI DISISI TUHAN MEREKA, TAK ADA KETAKUTAN UNTUK MEREKA, TAK JUGA MEREKA BERKELUH KESAH…..”

    UNGKAPAN INI DITUJUKAN KE INDIVIDU, DAN TIDAK ADA URUSAN APAKAH ANDA PERCAYA NABI BARU ATAU TIDAK, SELAMA ANDA TIDAK BERTUHAN KE NABI ITU DAN HANYA BERTUHAN ALLAH SEMATA, PERCAYA HARI AKHIR DAN BERBUAT BAIK, SELAMATLAH ANDA…

    TIDAK JUGA ANDA AKAN LEBIH BAIK DAN MASUK SURGA DENGAN MEMENTUNGI PENJUAL MAKANAN SAAT BULAN PUASA SIANG HARI, MEMECAHKAN GEROBAK2 MEREKA DI SIANG HARI, LEMPARAN2 BATU DIJALANAN SAMBIL TERIAK2 ALLAHHUAKBAR, MENGACUNG2KAN JARI SEAKAN MENUNJUK2 DAN BERBICARA MEMBENTAK2 MATA MELOTOT, TIDAK AKAN MENJAMIN ANDA MASUK SURGA, TIDAK JUGA DISEBUT MASUK SURGA JIKA ANDA TERIAK2 DI PENGADILAN, SEBELUM ORANG SELESAI BICARA ANDA MEMOTONG, SEKALI LAGI SAMBIL MENUNJUK2 JARI DAN BERUCAP ALLAHHUAKBAR(MEMANGNYA ALLAHHUAKBAR ITU JAMPE2 DUKUN ANDA)….

    RENUNGKANLAH TEMANKU SHIZO, KEARABAN MASUK PELAN2, RENUNGKANLAH TEMANKU SHIZO, KENAPA MEKKAH DISEBUT BAKKA DI ALQURAN, DAN KENAPA ADA KATA2 BAKKA DI JEJAK2 KITAB SUCI YANG LAIN….

    JANGAN SAMPAI KARENA MENUHANKAN KETURUNAN RASULULLAH(NGAKUNYA) MAKA SESAMA ANAK BANGSA SALING MAKAN DI JALANAN, SALING MENGKAFIRKAN, SALING MENJELEKKAN….BUKANKAH SELAMAT TIDAKNYA SESEORANG ADALAH ALLAH SWT YANG BERKUASA PENUH MENENTUKANNYA….TANPA SYAFAAT DARI SIAPAPUN, TIDAK DARI MUHAMMAD, TIDAK DARI ISA, TIDAK DARI IBRAHIM, APALAGI CUMA SEKELOMPOK ORANG2 MENGAKU KETURUNAN NABI….TIDAK JUGA DARI MIRZA GHULAM AHMAD….

    SEBAIK2NYA ATURAN, PERNAH DITUNJUKKAN ORANG INGGRIS, SEJELEK2NYA ATURAN PERNAH DITUNJUKKAN TALIBAN….

    PILIHLAH APA YANG BAIK DAN BUANGLAH YANG JELEK….SAAT KAU BERKATA SYARIAH, JURANG KEKERASAN MENGINTAI ENGKAU, MERAYU ENGKAU UNTUK MENYALAH ARTIKANNYA DAN MASUK KEDALAMNYA….DAN ITULAH YANG TERJADI DENGAN TALIBAN, ALHAMDULILLAH, ALLAH MENGHINAKAN MEREKA, DAN MENGALAHKAN MEREKA….

    BUKANKAH MEREKA JUGA YANG MENABRAKKAN PESAWAT DI GEDUNG DI AMERIKA? MEREKA JUA YANG MEMBUNUH BEGITU BANYAK ORANG TAK BERDOSA? ENGKAU LIHAT BETAPA SENGSARA MANUSIA MATI DI WTC, ADA YANG MENJATUHKAN DIRI, ADA YANG MATI DENGAN RUNTUHNYA GEDUNG ITU, BAYANGKAN, KERUSAKAN APALAGI YANG TELAH BEGITU BESAR DISEBABKAN SALAH MENGERTI TENTANG AJARAN ISLAM?

    KENAPA SYARIAT DISEBUT SYARIAT ISLAM? APA YANG DITINGGALKAN ISLAM SEBAGAI SYARIAT? BUKTI2 DARI TULISAN BUKHARY DALAM HADITS KUMPULAN MANUSIA ITU? ALQURAN TELAH DATANG, DAN TELAH DIJELASKAN UNTUK TIAP PRIBADI, KENAPA MENCARI HAL BERKELOMPOK MENUJU KESESATAN? TANYA SAJA, KENAPA SAHABAT RIBUT SEPENINGGAL NABI? KENAPA KHALIFAH SETELAH NABI BERAKHIR DENGAN BUNUH MEMBUNUH? TANYAKANLAH….APAKAH SEMUA ITU BUKAN KARENA TIDAK MENGERTI AJARAN ISLAM? APAKAH KARENA MEMAKSAKAN DIRI? TANYALAH….APAKAH KITA BERTUHAN YANG SATU ATAU KITA BERTUHAN SYARIAH BUATAN MANUSIA YANG DIKATAKAN SEBAGAI WARISAN ISLAM? SAYA TANYA, METODE SUKSESI APA YANG DITINGGALKAN NABI? KENAPA BELIAU ‘LUPA’ MENINGGALKAN CARA SUKSESI UNTUK UMATNYA?

    KEMBALILAH KE ALQURAN, DISITULAH BIMBINGAN MENJADI INDIVIDU SESUAI MAUNYA ALLAH, DISITU ADA HORMAT MENGHORMATI, SALING MENGENAL ANTAR BANGSA, TAPI TIDAK ADA SURUHAN DISITU UNTUK MEMENTUNGI MANUSIA, BERKELAHI DIJALANAN YANG MEMALUKAN, BERPAKAIAN JUBAH PUTIH SORBAN HIJAU(HADITS BILANG NABI SUKANYA WARNA HIJAU YAH, JADI KALAU PAKAI HIJAU DAPAT PAHALA, MANA ADA PAHALA TANPA EFEK BAIK KE MASYARAKAT/HUMANITY)…..

    MUSLIM ITU JELAS DEFINISINYA, BUKAN RUKUN IMAN BUATAN SUNNI, ATAU RUKUN IMAN BUATAN SYIH, TAPI 3 SAJA, BERTUHAN SATU, PERCAYA HARI AKHIR, DAN BERBUAT BAIK, ITU SAJA….DAN TIDAK ADA ISTILAH SYARIAH….TIDAK ADA….YANG ADA ADALAH TRADISI DARI ARAB YANG BEBERAPA PENDUDUK INDONESIA PERCAYA AKAN MENDAPATKAN PAHALA KALAU DIPAKSAKAN DI INDONESIA….

    SALAM
    LOGIC
    PENGANUT ISLAM(TAPI MONOTHEISTIC DAN TIDAK BERTUHAN MUHAMMAD)

  49. Shizo

    1. berarti anda termasuk kelompok sekuler karena anda memisahkan antara negara dan agama
    2. telah jelas didalam Alquran Nabi Muhammad adalah seorang manusia yg diutus oleh Allah SWT. jadi terserah anggapan anda siapaun tidak ada yg menuhankan Nabi SAW.
    3.anda bertanya SAYA TANYA, METODE SUKSESI APA YANG DITINGGALKAN NABI? KENAPA BELIAU ‘LUPA’ MENINGGALKAN CARA SUKSESI UNTUK UMATNYA?
    Jelas Nabi meninggalkan Al Quran dan hadis anda bisa lihat setelah wafatnya Nabi Islam berkembang hingga ke daratan Eropa.anda bisa baca sejarah Islam bagaimana perkembangan Islam dengan menerapkan Syariatnya sebagai cth ketika
    Sultan Salahuddin Al Ayyubi berkuasa di palestina tiga agama berbeda yg ada di sana (Islam ,Kristen dan Yahudi)
    bisa hidup berdampingan,anda lihat bagaimana paham demokrasi lahir atas ketidakpercayaan masyarakat terhadap gereja. jadi pemisahan antar agama dan negara.
    Kalau masalah perbedaan pendapat di antara para Sahabat sudah jelas siapa yg mengikuti Alquran dan sunnah rasul dia yg benar.
    Ok

  50. logic

    SHIZO,
    NABI CUMA MENINGGALKAN ALQURAN, BUKHARY DAN BEBERAPA YANG LAINNYALAH YANG MENINGGALKAN HADITS, KENAPA HARUS MENUDUH NABI MENINGGALKAN HADITS JUGA PADAHAL JELAS2 NABI HANYA MENINGGALKAN ALQURAN.
    KELIHATAN KAN SEKARANG? SETELAH WAFATNYA NABI ISLAM BERKEMBANG KE EROPA? OH YA? KENAPA LUPA BUNUH-BUNUHAN SETELAH NABI WAFAT? YANG DIINGAT SULTAN YA? TERUS ANAKNYA SULTAN JADI PENGGANTI SULTAN….YAH KALAU BEGITU KAU KEMBALI KE ZAMAN MATARAM DAN MAJAPAHIT SAJALAH….SUATU MODE KEKUASAAN HANYA COCOK DI ZAMANNYA DAN DI ZAMAN SEKARANG SAYA TAKKAN PILIH SEORANG RAJA, KECUALI SESEORANG MEMAKSAKAN DIRINYA DISEBUT RAJA….
    SHIZO, ALQURAN MENGAJARKAN ETIKA HIDUP YANG LUAR BIASA INDAH DENGAN KONSEP MONOTHEISTICNYA TETAPI MANUSIA2 YANG MENGAKU ULAMA ISLAM MEMPERSEMPITNYA DALAM WADAH FIKIRAN FIKIH YANG BERPUTAR2 DAN MENGALAMI BENTURAN2 DALAM HIDUP MANUSIA MODERN….AGAMA TAK AKAN BERPISAH DARI NEGARA, KARENA NEGARALAH YANG MELINDUNGI PEMELUK AGAMA APAPUN SELAMA IA BERADA DALAM PAGAR2 MORAL YANG BIJAK SECARA AKAL SEHAT. CONTOHNYA MISALNYA ZAMAN DULU, SAAT SESEORANG BERKASTA TINGGI DI BALI MENINGGAL MAKA ISTRINYA AKAN IKUT MEMBAKAR DIRI, NAH JIKA SEKARANG HAL ITU MASIH TERJADI MAKA TENTUNYA NEGARA AKAN IKUT CAMPUR UNTUK MULAI MERUBAH PANDANGAN SEPERTI ITU, MESKI DEMIKIAN KEHINDUANNYA SENDIRI TAK AKAN DIHILANGKAN….

    YANG SAYA HERANKAN KOK KAMU TUH SEENAKNYA MENGKOTAK2KAN SAYA KEDALAM KELOMPOK SEKULER(ADA GITU KELOMPOK SEKULER), SEPERTINYA ANDA SANGAT MENGERTI FIKIRAN SAYA SEHINGGA BERHAK MENGKOTAKKAN SAYA, YANG JELAS STATEMENT ANDA OUT OF CONTEXT, WONG SAYA SEDANG MERUSAHA MEBERITAHU ANDA BAHWA SYARIAH ITU GAK ADA KOK, YANG ADA CUMA ATURAN ETIKA GARIS BESAR DARI ALQURAN DAN PENJELASAN AGAR MANUSIA BISA BERADA DALAM MONOTHEISME YANG AGUNG….TIDAK ADA ALQURAN MENUNTUN SEPERTI INI MISALNYA: PEMIMPIN KALIAN HARUSLAH DARI KETURUNAN MUHAMMAD, ATAU KETURUNAN SAUD ATAU KETURUNAN SALAHUDDIN….TAPI JELAS DALAM ALQURAN AGAR KITA MENCARI TUNTUNAN YANG BAIK ALIAS MENCOBA BERTANGGUNG JAWAB ATAS PIMPINAN KITA….APA ITU ARTINYA ? ITU DEMOKRASI, DEMOKRASI YANG BESAR….
    KALAU SAYA PERCAYA PADA KETURUNAN NABI SAJA, WAH GAK SELAMAT SAYA REK DUNIA AKHIRAT, CONTOH SAJA KETURUNAN NABI YANG ADA CONTOHNYA DI INDONESIA SEKARANG, BUKANKAH MEREKA SUKA RIBUT2 DIJALANAN ?

    COBA LIHAT SAJA SHIZO….

    SAYA QUOTE SEDIKIT TULISAN KAMU DAN SAYA BERITAHU SALAHNYA :

    “Kalau masalah perbedaan pendapat di antara para Sahabat sudah jelas siapa yg mengikuti Alquran dan sunnah rasul dia yg benar.”

    KAU TAHU TIDAK APA YANG SALAH? TIDAK ADA YANG SALAH, TETAPI SUNNAH YANG KAU IKUTI ADALAH HASIL PEKERJAAN BUKHARY DAN TEMAN2NYA AHLI PENGUMPUL HADITS DAN CERITA MACAM2 ITU. ITULAH YANG KALIAN LENGKETKAN PADA DIRI NABI, SAMPAI NANTI NABI AKAN BERKATA DI HARI AKHIR “TUHANKU, UMATKU TELAH MENGENYAMPINGKAN ALQURAN”(CARI AYAT INI SEBAGAI TUGAS BUAT MU MALAM INI)

    NABI CUMA MENINGGALKAN ALQURAN, SELEBIHNYA AKAL SEHAT KITA MENJALANI HIDUP DUNIA DAN BEKERJA UNTUK KEBAIKAN, TERMASUK MENEMUKAN TEKNOLOGY2 BARU, JANGAN SEPERTI SEKARANG, MAUNYA KOAR2 JIHAD, TAPI KALAU PERGI PERANG MAUNYA PEGANG AK-47 ATAU SENJATA LAIN BUATAN AMERIKA YANG DIHUJAT2….LAMA2 BANGSA ARAB ITU AKAN PAKAI SENJATA BUATAN ISRAEL, KENAPA? KARENA MEREKA TAK PERNAH MAU BERBUAT UNTUK DUNIA, GAK MAU BELAJAR, MAUNYA HIDUP SEPERTI RAJA DARI PERDAGANGAN2 MUSIM HAJI DAN MINYAK YANG NANTINYA HABIS DAN, TIDAK MAU MENGHENTIKAN PERBUDAKAN SEPERTI SEMANGATNYA ALQURAN, MAKANYA BANYAK WANITA INDONESIA DIPERKOSA, DIZALIMI, DIHINAKAN….NAH ITUKAH YANG MAU KITA TIRU ?

    SALAM
    HIDUP ISLAM(YANG MONOTHEIS DAN TIDAK BERTUHAN MUHAMMAD)

  51. Shizo

    oh mungkin ane paham mksd nt, nt adalah orang yg mempercayai Al Quran tapi ga mau nerima Hadis oh gitu. skrg saya mau tanya klo anda mau sholat apa tata cara sholat ada di Al Quran??dr mulai takbirotul Ihrom sampai salam???apa ada?dan semua itu ga mungkin sampai kepada kita terkecuali ada orang yg sampaikan. Dan Imam Bukhari termasuk orang2 yg menyampaikan masalah itu.semua itu berjalan berdampingan. saya rasa ga ada yg mempertuhankan Rasul.
    Orang2 Mu’min tidak akan pernah menyampingkan Al Quran tetapi tidak pula menyampingkan Hadis apalagi hadits tersebut Shahih.
    jadi menurut anda
    akal sehat sudah cukup bisa memberi keterangan tentang Al Quran,akal sehat anda sangat terbatas jauh terbatas dan tanpa Hadis Nabi anda tidak juga tidak bisa benar2 mengenal Al Quran,Nabi SAW sendiri bersabda Kutinggalkan 2 pusaka yaitu Al Quran dan sunnah ku.

    KAU TAHU TIDAK APA YANG SALAH? TIDAK ADA YANG SALAH, TETAPI SUNNAH YANG KAU IKUTI ADALAH HASIL PEKERJAAN BUKHARY DAN TEMAN2NYA AHLI PENGUMPUL HADITS DAN CERITA MACAM2 ITU. ITULAH YANG KALIAN LENGKETKAN PADA DIRI NABI, SAMPAI NANTI NABI AKAN BERKATA DI HARI AKHIR “TUHANKU, UMATKU TELAH MENGENYAMPINGKAN ALQURAN”(CARI AYAT INI SEBAGAI TUGAS BUAT MU MALAM INI)
    dari mana anda bisa bilang bukhari pengumpul cerita macam2,
    saya rasa belum pernah lihat deh ayat seperti itu

    yg saya tau

    Katakanlah: “Ta’atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir.” (QS :Al Imran : 32)

    Bagaimanakah kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan Rasul-Nya pun berada di tengah-tengah kamu? Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus. (QS :Al Imran : 101)

    WONG SAYA SEDANG MERUSAHA MEBERITAHU ANDA BAHWA SYARIAH ITU GAK ADA KOK, YANG ADA CUMA ATURAN ETIKA GARIS BESAR DARI ALQURAN DAN PENJELASAN AGAR MANUSIA BISA BERADA DALAM MONOTHEISME YANG AGUNG….TIDAK ADA ALQURAN MENUNTUN SEPERTI INI MISALNYA: PEMIMPIN KALIAN HARUSLAH DARI KETURUNAN MUHAMMAD, ATAU KETURUNAN SAUD ATAU KETURUNAN SALAHUDDIN….TAPI JELAS DALAM ALQURAN AGAR KITA MENCARI TUNTUNAN YANG BAIK ALIAS MENCOBA BERTANGGUNG JAWAB ATAS PIMPINAN KITA….APA ITU ARTINYA ? ITU DEMOKRASI, DEMOKRASI YANG BESAR….
    memang tidak ada pemimpin harus dari Keluarga Rasul
    itu kan menurut anda, Al Quran menyuruh demokrasi itu penafsiran anda semata.
    kalo memang menyuruh demokrasi besar bagaimana dengan ayat ini

    Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (QS Almaa’idah :51)

    klo demokrasi berarti suara terbanyaklah yg menang sedang jika suara terbanyak adalah keburukan berarti Al Quran telah salah.terlalu suci Al Quran untuk itu
    buktinya Allah SWT melarang orang beriman mengambil pimpinan dr yahudi atau nasrani. klo dlm demokrasi ini bisa saja terjadi. cobalah amAti demokrasi???

  52. logic

    ZO, SAYA TETEP BISA SHALAT TANPA HADITS2 ITU….JUSTRU KALAU DENGAN HADITS2 SAYA KHAWATIR ANDA GAK BISA SHALAT….COBA AJA FIKIR PAKAI LOGIK ANDA….

    KASIHANNYA, JIWA JIHAD ANDA TERJEBAK DALAM NEGARA YANG MENGGUNAKAN DEMOKRASI DALAM PEMILIHAN PEMIMPINNYA, TAPI PINDAH KE ARAB YANG ANTI DEMOKRASI ANDA GAK MAU ATAU GAK BISA, KARENA DISANA PILIH-PILIH JUGA WARGA NEGARANYA ALIAS KALAU BUKAN ARAB MANA BOLEH JADI WARGA HAHAHAHA

  53. logic

    ZO, BAGAIMANA KAMU BISA YAKIN KALAU ALQURAN BERASAL DARI WAHYU YANG MAHA KUASA? TANYALAH HATIMU, BAGAIMANA KAMU BISA MENERIMA PREMIS TERSEBUT TANPA PUNYA BUKTI HAKIKI….

  54. logic

    Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (QS Almaa’idah :51)

    JELAS-JELAS BEGITU KAMU DIMINTA, YA JANGAN MENGAMBIL PIMPINAN YANG TIDAK BERIMAN ZO….
    SALAH SENDIRI KALAU MENGAKU MUSLIM LALU MENGAMBIL PIMPINAN YANG TAK BERIMAN….GAK PERLU KAU BESAR2KAN LAH ITU, UDAH JELAS KOK….NAH KALAU KAU DAN GROUP KAU ITU JUMLAHNYA HANYA 50 ORANG DI NEGARA INI DAN MAYORITAS YANG LAIN ADALAH TIDAK BERIMAN(INI TIDAK BERIMANNYA MENURUT CARA PANDANG KALIAN, SEDANGKAN YANG TAHU HANYA ALLAH SEMATA) TERUS KALIAN MAU NANGIS GERUNG2 GITU DIPINGGIR JALAN? ATAU MAU MUKULIN ORANG PAKE PENTUNGAN? ATAU MAU LEDAKIN BOM? ATAU MAU MEMAKSA ORANG2 PAKE JUBAH PUTIH SORBAN HIJAU? ZO-ZO ATAU SEBENARNYA ZOO? NAIF DAN SEMPIT SEKALI FIKIRANMU….

    SALAM
    PENGANUT MONOTHEISME….

  55. logic

    TAPPI DARI PEMBICARAAN SEPERTI INI DENGAN KAMU, SAYA MELIHAT BAHWA KAMU SEPERTINYA SEORANG YANG AWAL/BARU DALAM MELIHAT PERMASALAHAN2 SOSIAL AGAMA DI INDONESIA….MASIH SUKA MENDEFINISIKAN SESORANG BERADA DALAM ALIRAN2 TERTENTU, MISALNYA ‘OH DIA SEKULER’, OH DIA GAK MENERIMA HADITS NABI’, ITU BIASA, MASIH TEXTBOOK FIKIRANNYA….ATAU ‘DIA ISLAM LIBERAL’, ‘DIA WAHABI’, ‘DIA SALAFI’, ATAU YANG BESAR2 ‘DIA SUNNI DAN DIA SHIAH’….

    CARIKAN AKU SATU CONTOH ZO, NEGARA DENGAN DASAR SYARIAH YANG BERHASIL….TAPI JANGAN KASIH CONTOH NEGARA DALAM SEJARAH YA….KALAU MADINAH ITU YA ITU MAH BUKAN NEGARA DI SHIZO….

    KALAU PENDUDUKAN DI TURKI YA JANGAN DIBICARAKANLAH, MALU KITA ADA PEMBANTAIAN DISITU….BACA SEJATAH DULU SEBELUM MENGAGUNG2KAN SUATU SEJARAH….

    SALAM
    PENGANUT MONOTHEISME TEGUH, YANG PERCAYA HARI AKHIR DAN MENCOBA BERBUAT BAIK DAN BERGUNA TERHADAP MASYARAKAT….

    “SIAPAPUN/MEREKA2, YAHUDI, NASRANI, ATAU DARI KEPERCAYAAN LAIN(SABIIN), AKAN DISELAMATKAN ASALKAN-BERTUHAN SATU-PERCAYA HARI AKHIR-BERBUAT BAIK-PASTILAH MEREKA DIHARGAI DISISI TUHAN MEREKA, TAK ADA KETAKUTAN UNTUK MEREKA, TAK JUGA MEREKA BERKELUH KESAH…..”

  56. Shizo

    oh ya anda bisa sholat tanpa hadis hebat gimana tuh cara sholat nya??
    sebab di dlm Quran cuma di jelasin ruku dan sujud trus drmn anda tau sholat ada takbirotul Ihrom smp salam ???
    hebat juga
    drmn tuh khawatir ga bisa sholat klo dengan hadis??

    udah jelas dan tercantum
    “Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa”
    (QS Albaqarah :2)
    jadi klo anda mengaku muslim yah ga ragu dengan kebenaran Al Quran.kecuali anda non muslim saya msh bilang wajar.
    hehehe lucu yah
    NABI CUMA MENINGGALKAN ALQURAN, BUKHARY DAN BEBERAPA YANG LAINNYALAH YANG MENINGGALKAN HADITS, KENAPA HARUS MENUDUH NABI MENINGGALKAN HADITS JUGA PADAHAL JELAS2 NABI HANYA MENINGGALKAN ALQURAN.
    emang selama hidup Nabi ga pernah bersikap / ga punya kebiasaan,
    sampai anda menyatakan yg meninggalkan hadis bukhari dan teman2nya.
    Mana hujah anda bahwa nabi hanya meninggalkan Al Quran???
    anda belajar Islam dimana sih saya jadi pengen tau??
    yah gampang klo anda berpaham demokrasi ya tinggal umat Islam bersatu dan bikin ketentuan syariat Islam kan mayoritas di Indonesia umat Islam jd suara yg banyak pasti menang kan klo dlm demokrasi.

    tanya juga hati anda apa anda udah bener apa selama ini anda udah bisa mendekatkan diri dengan benar kepada Allah SWT???

    Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman.
    Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat. (QS AlBaqarah :6,7)

    jadi tanya hati anda???
    dengan simple kan ada rukun Iman
    1. Percaya Kepada Allah SWT
    2. percaya kepada MalaikatNya
    3.percaya kepada Kitab-kitab Nya
    4.Percaya kepada Nabi-Nabi dan UtusanNya(Rasul).
    5.Percaya pada hari kemudian (Qiyamat)
    6.Percaya pada ketentua Takdir Baik dan Buruk.

    jadi klo anda melanggar rukun di atas saya rasa anda telah keluar dr Islam.

    ini menyangut ucapan anda
    “ZO, BAGAIMANA KAMU BISA YAKIN KALAU ALQURAN BERASAL DARI WAHYU YANG MAHA KUASA? TANYALAH HATIMU, BAGAIMANA KAMU BISA MENERIMA PREMIS TERSEBUT TANPA PUNYA BUKTI HAKIKI….”
    mas bukan saya ga bisa pindah ke arab,tp memang saya lahir di sini, saya rasa untuk apa pindah ke arab.
    dan anda saya lihat sepertinya sangat benci kepada arab???
    ada apa???
    apa karena arab tidak memakai demokrasi???
    saya mau tanya sampai sekarang Arab Saudi (salah satu sampel yg saya ambil) rakyat Arab saudi tenang tidak ???kehidupan ekonominya bagaimana???
    dan bagaimana negara yg anda agung2kan demokrasinya??
    AS sekarang lagi resesi ekonomi.
    anda hanya melihat sebelah mata.

    saya juga mau komentarin tulisan anda yg ini

    KALAU MAU JUJUR FPI INI MEMANG MAUNYA INDONESIA SUBUR HIJAU INI DIJAJAH SAMA ARAB SAUDI OTOKRASI GOBLOK, PADAHAL FPI INI TIDAK SADAR BAHWA ORGANISASI SEPERTI FPI BISA LAPANG DI INDONESIA KARENA DEMOKRASI INDONESIA, TAPI MEREKA SELALU MENOHOK DARI BELAKANG. KALAU SAYA, SAYA TANGKAPI SEMUA, SAYA KIRIM KE AFGANISTAN SANA KAN KATANYA MAU BERJIHAD. BIARIN AJA DISANA MATI LAWAN TENTARA AMERIKA.

    klo mau jujur juga sebenarnya sekarang Indonesia juga udah di jajah sama amerika dengan ekonomi,apa pernah adad bukti penjajahan otokrasi Saudi apa bisa fpi menjajah hanya dengan kekuatan laskar2nya.dan ga mungkin fpi menjajah bangsa ini.yg jelas2 menajajah bangsa ini ya amerika anda lihat aja perusahaan amerika menyedot kekayaan alam indonesia dr mulai emas,minyak
    anda ga lihat itu??
    kalau saya yg pertama saya tangkep orang2 perusak akidah ,apalagi orang – orang liberal yg statement2nya menyesatkan dan antek amerika.

  57. logic

    Nabi SAW sendiri bersabda Kutinggalkan 2 pusaka yaitu Al Quran dan sunnah ku

    HAHAHA, MANA ADA NABI BERSABDA SEPERTI ITU ZO….

    JANGAN SUKA MEMFITNAH NABI AH, ITU KAN KATANYA YANG MEMBUAT HADIS BAHWA NABI BERSABDA SEPERTI ITU TERUS DICARILAH METODE PEMBUKTIAN AGAR CERITA NABI BERSABDA SEPERTI ITU BISA DITERIMA….JANGAN SUKA MEMFITNAH NABI AH….KASIHAN NABI….

  58. Shizo

    sebenernya Keshahihan hadis udah cukup menjadi bukti bgi orang beriman,tp ga tau klo orang yg ga beriman.
    klo bnr2 ga percaya yah skrg tanya aja ke Nabi langsung…terserah anda gimana caranya????

  59. Shizo

    jelas dalam Al Quran Allah sampaikan

    Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (QS AL Ahzab :21)

    jadi di sini kita di suruh mencontoh Nabi,dan drmn kita bisa mendapatkan teladan itu kalo tidak ada yg mengabarkan
    klo pake logika yah melalui urutan-urutan dari Nabi ke sahabat nabi sampai ke tabi’in sampai di bukukan oleh para Muhaditsin nah baru Hadits Nabi itu bisa sampai ke kita semua.
    tp saya ga tau nih cara anda gimana tingkah laku nabi bisa sampai.

  60. Dudung

    hey logic, kamu belajar fisika pake ilmu biologi. belajar tuhan pake ilmunya barthes. tuhan sapa yang kamu bela? ngaku mono. hahahah, bikin gue mau ketawa ajah….

    hwarakadah,

    dudung
    pencetus stereoteisme – nihilis

  61. Shizo

    sorry baru baca komen yg diatas ternyata lucu juga yah

    JELAS-JELAS BEGITU KAMU DIMINTA, YA JANGAN MENGAMBIL PIMPINAN YANG TIDAK BERIMAN ZO….
    SALAH SENDIRI KALAU MENGAKU MUSLIM LALU MENGAMBIL PIMPINAN YANG TAK BERIMAN….GAK PERLU KAU BESAR2KAN LAH ITU, UDAH JELAS KOK….NAH KALAU KAU DAN GROUP KAU ITU JUMLAHNYA HANYA 50 ORANG DI NEGARA INI DAN MAYORITAS YANG LAIN ADALAH TIDAK BERIMAN(INI TIDAK BERIMANNYA MENURUT CARA PANDANG KALIAN, SEDANGKAN YANG TAHU HANYA ALLAH SEMATA) TERUS KALIAN MAU NANGIS GERUNG2 GITU DIPINGGIR JALAN? ATAU MAU MUKULIN ORANG PAKE PENTUNGAN? ATAU MAU LEDAKIN BOM? ATAU MAU MEMAKSA ORANG2 PAKE JUBAH PUTIH SORBAN HIJAU? ZO-ZO ATAU SEBENARNYA ZOO? NAIF DAN SEMPIT SEKALI FIKIRANMU….

    SALAM
    PENGANUT MONOTHEISME….

    nah sekarang justru umat Islam mau pemimpin yang beriman dengan menegakan syariat Islam kok jadi anda koment seperti itu yah. dan kayanya ga ada deh umat Islam yg benar2 menjalankan Syariat mengambil pemimpin yg tidak beriman.grup saya maksudnya apa???masalah Iman kan saya udah bahas saya rasa yg melanggar ketentuan rukun Iman pasti telah keluar dari ISlam jadi Allah SWT udah kasih tau tentang Iman klo menyimpang yah salah
    kaya anda dan grup anda.Mengambil komentar akhina dudung
    kamu belajar fisika pake ilmu biologi. belajar tuhan pake ilmunya barthes.
    saya ga tau juga sih ilmu yg anda pake?

    ni drmn nih di ambilnya sebab ga ada Al Quran/hadis atau bahkan Ijma para Ulama mengeluarkan pendapat seperti itu.

    “SIAPAPUN/MEREKA2, YAHUDI, NASRANI, ATAU DARI KEPERCAYAAN LAIN(SABIIN), AKAN DISELAMATKAN ASALKAN-BERTUHAN SATU-PERCAYA HARI AKHIR-BERBUAT BAIK-PASTILAH MEREKA DIHARGAI DISISI TUHAN MEREKA, TAK ADA KETAKUTAN UNTUK MEREKA, TAK JUGA MEREKA BERKELUH KESAH…..”
    anda sendiri yg buat???hebat juga

  62. logic

    NAH ZO, KALAU KAU TAK TAHU DARIMANA YAH MEMANG HARUS BELAJAR LAGI HEHEHE:

    (2:62)Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

    (5.69)Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, Shabiin dan orang-orang Nasrani, siapa saja (di antara mereka) yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

    MAAF DIK SHIZO DAN KANG DUDUNG(ORANG SUNDA YA?NAMANYA DUDUNG, KALO DI NOVEL ALI TOPAN DUDUNG DARI KUNINGAN), GAK ADA SAYA MAU TIPU2 ANDA DENGAN AYAT2 ALQURAN TADI….

    HADITS ITU KONTRADIKTIF, KALAU ANDA BENAR2 BELAJAR HADITS DAN MULAI MENANGGAPI SEMUA SECARA LOGIK ANDA AKAN TAHU BAHWA TAK ADA YANG DIAJARKAN OLEH HADITS TENTANG SHOLAT, SEMUANYA BERLAWANAN, DAN DALAM HAL ITU JIKA KITA BELAJAR ILMU LOGIKA MATEMATIKA HADITS AKAN JATUH KEDALAM KATEGORI SALAH DAN TIDAK BISA DIPAKAI SEBAGAI PEDOMAN RELIGIOUS. MAAF, SAYA SUDAH MUAK BELAJAR ILMU HADITS DARI 15 TAHUN LALU….UNTUK ZEALOT SUNNI, MEMANG HADITS PENTING KARENA JUGA BERGUNA UNTUK MENNETUKAN FATWA, PEMECAHAN URUSAN DAN JUGA UNTUK PAMER, PADAHAL ALQURAN MENYURUH GUNAKAN AKAL, GUNAKAN AKAL DAN LAGI GUNAKAN AKAL….

    SILAKAN SHIZO DAN DUDUNG BELAJAR HADITS, BELAJAR MENNETUKAN BAGAIMANA TINGKATANNYA, BELAJAR SIAPA PERAWINYA DLL, SEMOGA ANDA AKAN SAMPAI KESIMPULAN SEPERTI SAYA, KALAU TIDAK YA ARTINYA MEMANG ALLAH TIDAK MEMBUKAKAN HIKMAH ALQURAN KEPADA ANDA….

    YANG JELAS, DI HADITS ANDA AKAN MENEMUKAN BANYAK HAL, MULAI DARI TANGAN KIRI ATAU TANGAN KANAN, KAKI KIRI ATAU KAKI KANAN, KENCING BERDIRI ATAU KENCING JONGKOK, YAH APAPUN YANG ANDA INGINKAN ADA DALAM AGAMA ISLAM DALAM FIKIRAN ANDA AKAN ANDA TEMUKAN….

    TAPI YAH KITA LIHAT SAJA….

    ALHAMDULILLAH, SAYA SHALAT SEBAGAIMANA ALQURAN MEMERINTAHKAN SAYA SHALAT, RUKU DAN SUJUD….
    ALHAMDULILLAH, SAYA TAK PERLU HADITS UNTUK MENGAJARKAN SAYA SHALAT KARENA IBU SAYA TELAH MENGAJARKAN SAYA SHALAT DAN BERSERAH DIRI….DAN BEGITULAH SHALAT DIAJARKAN TURUN TEMURUN, DARI NABI IBRAHIM YANG DIAJARKAN ALLAH BAGAIMANA SHALAT….

    (68.37)Atau adakah kamu mempunyai sebuah kitab yang kamu membacanya?,

    (68.38)bahwa di dalamnya kamu benar-benar boleh memilih apa yang kamu sukai untukmu.

    SEKARANG SAYA KASIH TUGAS BUAT DIK SHIZO DAN KANG DUDUNG, CARIKAN BUKTI DI ALQURAN KALAU NABI DIAJARKAN SHALAT OLEH ALLAH, ATAU SIAPA YANG PERTAMA KALI MINTA DAN DIAJARI SHALAT OLEH ALLAH, APAKAH MUHAMMAD ATAUKAH NABI YANG LAIN….

    KALAU ANDA SUDAH DAPAT KESIMPULAN BARU BICARA LAGI KE SAYA KITA DISKUSIKAN KENAPA HADITS TIDAK PERLU BERDASARKAN BUKTI2 DI ALQURAN TERSEBUT….

    SALAM
    LOGIC
    (PERNAH BELAJAR ILMU HADITS, MENDALAM MALAH, TAPI SEKARANG SADAR DAN TIDAK LAGI PERCAYA HADITS, ALHAMDULILLAH, SAYA TERHINDARKAN DARI MENJADI SEORANG ZEALOT SUNNI)

  63. Shizo

    kalaupun saya baru dalam melihat masalah sosial tidak berarti saya hrs bodoh kan.
    kalau anda mengatakan contoh negara Islam
    anda bisa katakan Saudi Arabia yg didlm wilayahnya ada Mekkah dan Madinah
    dan saya mau tanya makmur kah negara tsb???
    sebenarnya byk negara lain seperti Irak yg kalau tidak di invasi oleh as termasuk negara yg kuat.sedangkan si pengagung demokrasi bisa nya cm ngurusin negara orang saja smp2 sekarang kena resesi.kasian

  64. logic

    MAAF,

    MASIH MAU NGINETIN DIK SHIZO LAGI, SETELAH BERFIKIR2 DALAM ILMU HADITS TADI, MAKA KESIMPULANNYA :
    “HANYA ALQURAN LAH SATU2NYA KITAB ‘HADITS’ YANG SHAHIH”

    HAHAHAHAHA

  65. logic

    ARAB SAUDI MAKMUR?
    ARAB SAUDI TUH TERUS MENURUN PENDAPATAN PERKAPITANYA….
    BACA BERITA DONG AH DIK SHOZO, JANGAN BERFIKIR KARENA ARAB SAUDI ARAB, HEBAT, MAKA MEREKA AKAN DIJAMIN SENAG MULU? SENANG APANYA KALAU WARGANYA TUKANG PERKOSA….CARI TUH DIMANA DIDUNIA ORANG HARUS EXTRA HATI2 MENJAGA ISTRINYA….MASUK TAKSI LAKI2 DULU, KALAU ISTRI DULU NANTI DILARIKAN SOPIRNYA…KALAU KELUAR TAKSI ISTRI DULU HAHAHAHA….
    MEREKA MEMANG LUPA AJARAN MUHAMMAD DALAM ALQURAN MAKANYA MEREKA TETAP PRIMITIF SEPERTI SEKARANG….
    NEGARA ISRAEL SEMAKIN MAJU, SENJATA BAGUS, NUKLIR SUDAH ADA, TERUS MAU APA ORANG2 ARAB ITU? ERA MINYAK NANTI AKAN BERAKHIR….TERUS MAU BIKIN APA, PALI2 NANTI NINGGIIN BIAYA VISA BUAT JAMAH HAJI….
    SAYA SIH GAK NYURUH DIK SHIZOO KE SANA, MEMANG LEBIH ENAK DI NUSANTARA KOK, YANG PLURAL DAN PUNYA SEJARAH SENDIRI….DAN TETAP JUGA KITA BISA MASUK SURGA….TANPA HARUS JADI NEGARA SYARIAH(APA TUH SYARIAH? HEHEHE)

  66. logic

    IRAK HEBAT KALAU TIDAK DIINVASI? BUKTINYA MEREKA KALAH SAAT DIINVASI….WONG PEMIMPINNYA BONEKA AMERIKA, TANYA TUH SADDAM TEMEN MAENNYA SIAPA, AMERIKA JUGA, CUMA BERKEDOK ISLAM SAJA AGAR DAPAT WIBAWA DIKALANGAN NEGARA ASIA TENGGARA…BUKTINYA KEOK JUGA SETELAH BERTAHUN2 MENJAJAH WARGA KURDI(YANG ISLAM JUGA AGAMANYA)….HAHAHAHAHA….
    POKOKNYA KALAU MASIH MAEN2 DENGAN AGAMA APALAGI SOK SOK AN SYARIAH HASILNYA ADALAH SIKSA, MAKANYA JANGAN MAEN2….
    INDONESIA SUDAH BAGUS, ORANG2NYA PLURAL, TINGGAL MENANGKAP ORANG2 YANG MENGANGGAP INDONESIA BELUM SELESAI JIKA SYARIAH BELUM BERJALAN + MENJADIKAN BANGSA INDONESIA SEPERTI AMERIKA ATAU ISRAEL, BELAJAR DENGAN BAIK, MENGEMBANGKAN TEKNOLOGY AGAR JAYA….NAH KALAU MAUNYA BERJUBAH PUTIH SORBAN HIJAU WAH ITU NAMANYA GAK AKAN MAJU2 REK….
    SALAM DARI TEMANMU
    LOGIC

  67. Dudung

    @bro shinzo
    itulah maksud gue. ga akan nemu ujung-pangkalnya. soalnya dia pake cabang ilmu baru “fabiola” (fisika+biologi+liberal) – campur-aduk. omongannya sendiri ga konsisten. bro shizo masih beranggapan bahwa logic ini seorang muslim?? hehehe…

    @logic
    tuhan-tuhanmu itu sudah lama mati. silahkan baca kitab “also sprach zarathustra”. hahahaha…

    hwarakadah,

    dudung
    pencetus stereoteisme – nihilis

  68. Dudung

    @logic
    ga perlu pake hadis2 untuk ngebantah elo mah. contoh yang elo kasih, kutipan ayat-ayat, gue kasih analoginya aja deh:

    (5:12) suatu hari ayah sedang berjalan-jalan di pasar. ketika sedang melihat-lihat, ayah dihampiri oleh sekelompok preman yang ber-etnis batak (terlihat dari cara bicaranya). tak lama kemudian, ayah dikelilingi preman-preman itu, dipukuli dan dirampok.

    (5:13) lalu, ayah ditinggalkan terkulai begitu saja. ayah cuma bisa merintih kesakitan dan memaki dalam hatinya, “orang batak memang sadis!”

    dari cerita diatas, klo gue cuma kutip ayat terakhirnya doang (5:13), jelas akan menimbulkan masalah SARA. karena konteksnya jadi ga utuh. udah paham lo, logic??

    moral cerita: jangan ngambil sesuatu itu sepotong-potong. lihat secara keseluruhan.

    katanya mengagungkan hermeneutika, tapi nganalisisnya sepotong-potong. bodoh mah bodoh aja… pake ngajarin orang lain suruh belajar. hahahahaha…

    hwarakadah,

    dudung
    JUHL = jaringan umat hermenuetika liberal

  69. logic

    DUDUNG,
    LAHIR DI KUNINGAN YA?
    YA SAMALAH DENGAN

    CELAKALAH ORANG2 YANG SHALAT….
    YA GAK DUNG ? YANG BEGITU UDAH DULU SAYA FIKIRIN DUNG….

    MAKANYA PUSING KAN KALO LIHAT AYAT ‘KEJAR DAN BUNUH MEREKA KALAU KAU KETEMU MEREKA’….TANPA MELIHAT AYAT2 LAINNYA DAN TANPA MENGERTI KONTEKS AYAT INI, WAH PAYAH LU DUNG….

    KITA DARI DULU UDAH LIHAT PERSOALAN2 INI, MAKANYA ADA GROUP2 SEPERTI HIZBUT TAHRIR, FPI, WAHABI, TALIBAN DLL KARENA CUMA BACA SEPOTONG2 INI….MUNGKIN SAMA KAYAK KAMU DUNG….
    HAHAHAHA

    DUNG, LAHIR DI KUNINGAN ? HAHAHA

  70. Dudung

    huehuehue…
    ngebolak-balik omongan aja. cabee dech. udah lah, daripada ributin islam mulu. mending bikin agama baru aja yuk?

    kuningan?
    idak lah. aku idak lahir di kuningan. sok tau kau tuw…
    mak mano kau pacak nebak aku lahir di kuningan? berdasarkan komik? hahahaha… asli lolo nian wong siko ini.

    hwarakadah,

    dudung
    kumaha, rek nebak naon deui maneh??😛

  71. logic

    baru laher di pelembang dikit bay kau la rebut macem munarman ngomong kali ni la bela islam….
    jadi men dak di kuningan kau ni laher di muba yo dak….

  72. Shizo

    ia sih saya hrs belajar tp kayaknya anda menulis bukan seperti itu
    yg anda tulis

    “SIAPAPUN/MEREKA2, YAHUDI, NASRANI, ATAU DARI KEPERCAYAAN LAIN(SABIIN), AKAN DISELAMATKAN ASALKAN-BERTUHAN SATU-PERCAYA HARI AKHIR-BERBUAT BAIK-PASTILAH MEREKA DIHARGAI DISISI TUHAN MEREKA, TAK ADA KETAKUTAN UNTUK MEREKA, TAK JUGA MEREKA BERKELUH KESAH…..”

    padahal ayat tersebut

    Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin[56], siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah[57], hari kemudian dan beramal saleh[58], mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

    [56]. Shabiin ialah orang-orang yang mengikuti syari’at Nabi-nabi zaman dahulu atau orang-orang yang menyembah bintang atau dewa-dewa.

    [57]. Orang-orang mukmin begitu pula orang Yahudi, Nasrani dan Shabiin yang beriman kepada Allah termasuk iman kepada Muhammad s.a.w., percaya kepada hari akhirat dan mengerjakan amalan yang saleh, mereka mendapat pahala dari Allah.

    [58]. Ialah perbuatan yang baik yang diperintahkan oleh agama Islam, baik yang berhubungan dengan agama atau tidak

    dan apakah yahudi dan nasrani skrg beriman kepada Allah SWT dan Nabi SAW ???.

    dan apakah yahudi dan nasrani
    oh belajar sholat dari ibu anda
    ALHAMDULILLAH, SAYA SHALAT SEBAGAIMANA ALQURAN MEMERINTAHKAN SAYA SHALAT, RUKU DAN SUJUD….
    ALHAMDULILLAH, SAYA TAK PERLU HADITS UNTUK MENGAJARKAN SAYA SHALAT KARENA IBU SAYA TELAH MENGAJARKAN SAYA SHALAT DAN BERSERAH DIRI….DAN BEGITULAH SHALAT DIAJARKAN TURUN TEMURUN, DARI NABI IBRAHIM YANG DIAJARKAN ALLAH BAGAIMANA SHALAT….

    tp drmn ibu anda belajar siapa yg beritahu tentang bacaan sholat trus rukun shalat apa ada di al quran seperti itu??
    jd anda sholat ruku dan sujud,berdiri tanpa tau yg mana yg harus di kerjakan dulu…tanpa tau berapa jumlah rakaat dalm shalat???

    saya rasa umat terdahulu pun telah di perintahkan Sholat
    lihat aja di Al Quran cth (QS Al Baqarah :83)
    malaikat jibril yg mengajarkan

    kalo ikhtilaf masalah hadis saya rasa itu ga ada masalah asal perawinya benar,

    dan kalimat anda

    HADITS ITU KONTRADIKTIF, KALAU ANDA BENAR2 BELAJAR HADITS DAN MULAI MENANGGAPI SEMUA SECARA LOGIK ANDA AKAN TAHU BAHWA TAK ADA YANG DIAJARKAN OLEH HADITS TENTANG SHOLAT, SEMUANYA BERLAWANAN, DAN DALAM HAL ITU JIKA KITA BELAJAR ILMU LOGIKA MATEMATIKA HADITS AKAN JATUH KEDALAM KATEGORI SALAH DAN TIDAK BISA DIPAKAI SEBAGAI PEDOMAN RELIGIOUS. MAAF, SAYA SUDAH MUAK BELAJAR ILMU HADITS DARI 15 TAHUN LALU….UNTUK ZEALOT SUNNI, MEMANG HADITS PENTING KARENA JUGA BERGUNA UNTUK MENNETUKAN FATWA, PEMECAHAN URUSAN DAN JUGA UNTUK PAMER, PADAHAL ALQURAN MENYURUH GUNAKAN AKAL, GUNAKAN AKAL DAN LAGI GUNAKAN AKAL.

    saya salut juga sama anda yg sudah muak belajar hadis,
    hebat
    seberapa hebat sih akal anda,memang Al Quran menyuruh menggunakan akal tp selain itu di suruh menggunakan Iman dan akal
    kayaknya yg ga dapet hikmah anda deh
    sebab di Al Quran sendiri di suruh lo untuk menjadikan Rasul sebagai teladan

    ayatnya

    Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan Hikmah (As Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata,
    (QS Al Jumu’ah :2)

    memang Al Quran di nomor satukan tapi jangan lupa Hadis pun, juga ada pasti anda lbh mengerti dr saya semoga Allah SWT memberikan hidayah kepada anda……

    dan saya setuju dengan anda
    tentang
    MEREKA MEMANG LUPA AJARAN MUHAMMAD DALAM ALQURAN MAKANYA MEREKA TETAP PRIMITIF SEPERTI SEKARANG

    tp jangan lupa apakah semua orang/masyarakat arab seperti itu????
    kalau anda memang benar2 bersumber hanya kepada Al Quran maka tunjukin deh ayat2 Al Quran yg memerintahkan secara berurutan tentang sholat
    mksd saya dr mulai Niat,takbirotul Ihrom sampai salam coba tunjukin deh????

  73. logic

    SHIZO, KALAU KAU BERFIKIRAN SEPRTI ITU MAKA KAU PUN TIDAK AKAN MENGERTI ARTI RUKU’ DAN SUJUD KARENA DUA ISTILAH ITU TIDAK ADA DALAM BAHASA INDONESIA….
    SAYA GAK AKAN MENJAWAB TANTANGANMU KARENA MEMANG SHALAT DI ALQURAN DIGAMBARKAN DENGAN RUKU’ DAN SUJUD SAJA DAN SEYOGYANYA ITU CUKUP. HADIST DAN BERITA2 BOHONG LAIN YANG MEMBUAT ENGKAU BERFIKIR BAHWA SHALAT ADA HUKUM NIATNYA, ADA ISTILAH TAKBIRATUL IKHRAM, ADA DUDUK ANTARA DUA SUJUD DAN KAU MERASA GERAKAN2 TERSEBUT SEBAGAI BAGIAN PEMAHAMAN RELIGIOUS YANG JIKA SALAH KAU MENDAPAT DOSAN DAN BENAR MENDAPAT PAHALA….ALANGKAH DANGKALNYA DAN MURAHNYA….SAMA SEPERTI PAKAILAH TANGAN KANAN MAKA ENGKAU AKAN DAPAT PAHALA, ATAU, BACALAH SURAT ALIKHLAS 1000X MAKA ENGKAU AKAN SELAMAT DUNIA AKHIRAT HAHAHAHA….
    SAYA CUMA TANYA(ULANG LAGI PERTANYAANNYA), SIAPAKAH YANG DIAJARKAN SHALAT BAHKAN MINTA DIAJARKAN TATACARA IBADAH LEBIH DULU DALAM ALQURAN? JAWAB DULU PERTANYAAN SAYA SETELAH ITU BARU KITA BICARA LAGI LEBIH DALAM YA DIK SHIZO….
    SALAM
    LOGIC….

  74. logic

    DIK SHIZO,
    INI SAYA ADA SATU FAKTA LAGI….MENURUT ALQURAN, WUDHU ITU ADALAH…..(JELAS DAN JELAS APA2 YANG DILAKUKAN DALAM WUDHU)
    BANDINGKAN DENGAN WUDHUNYA DIK SHIZO, APAKAH SUDAH SAMA….
    NAH KALAU SUDAH SAMA(BIASANYA GAK SAMA, CHECK AJA DARIMANA DATANGNYA KETIDAKSAMAAN ITU, KAYAKNYA HADITS LAGI) KAUM YANG SUKA HADITS BIASANYA AKAN DATANG LAGI DENGAN PERTANYAAN, MISALNYA,”BOLEHKAH BERSIH KAKI DULU BARU TANGAN?” ATAU”BERWUDHU ITU MENURUT ALQURAN MEMANG BEGITU, TAPI APAKAH TANGAN KANAN DULU YANG DIBASUH ATAU TANGAN KIRI DULU?”…..
    JADI MEMANG SEPERTI KATA ALLAH DALAM ALQURAN :

    (68.37)Atau adakah kamu mempunyai sebuah kitab yang kamu membacanya?,

    (68.38)bahwa di dalamnya kamu benar-benar boleh memilih apa yang kamu sukai untukmu.

    JADI MEMANG ALQURAN ITU KURANG BAGI YANG MENCARI KITAB YANG APAPUN ADA DIDALAMNYA….DAN DIBACALAH KITAB DARI BUKHARY…..

    PLEASE, BERFIKIR SEDIKIT DEH….
    SALAM
    LOGIC

  75. Shizo

    kalau masalah wudhu suh udaah jelas bang logic memang jelas di ajarkan dlm Al Quran.
    Insya Allah wudhu saya sudah sama dengan yg ada di Dalam Al Quran.
    di surah Al Maidah ayat 6 juga di beritahukan bagaimana wudhu,
    dan kata siapa cuma ruku dan sujud saja yg ada di dlm Al Quran ternyata berdiri juga ada tp yg saya tanyakan kan tentang bagaimana anda bisa tau urutan sholat tersebut??
    kalau anda mengatakan
    SHALAT DI ALQURAN DIGAMBARKAN DENGAN RUKU’ DAN SUJUD SAJA DAN SEYOGYANYA ITU CUKUP. HADIST DAN BERITA2 BOHONG LAIN YANG MEMBUAT ENGKAU BERFIKIR BAHWA SHALAT ADA HUKUM NIATNYA, ADA ISTILAH TAKBIRATUL IKHRAM, ADA DUDUK ANTARA DUA SUJUD DAN KAU MERASA GERAKAN2 TERSEBUT SEBAGAI BAGIAN PEMAHAMAN RELIGIOUS YANG JIKA SALAH KAU MENDAPAT DOSAN DAN BENAR MENDAPAT PAHALA….ALANGKAH DANGKALNYA DAN MURAHNYA….

    berarti selama ini sholat anda cuma ruku dan sujud
    dan berarti salah donk shalat seluruh umat islam saat ini kalau menurut pemahaman anda???
    padahal di Al Quran juga ada lo tentang berdiri jd tidak cuma ruku dan sujud saja
    (QS An nissa :142),(QS Al MUzzammil :20).
    dan terus terang kan di atas telah saya jelaskan bahwa
    Al Quran sendiri mengajarkan bahwa ada As Sunah yg dlm kata2 Al Quran di sebutkan Hikmah

    Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan Hikmah (As Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata,
    (QS Al Jumu’ah :2)

    klo pandangan anda seperti itu saya rasa agak semoit pandangan anda
    dan sayamau jawab masalah wudhu mendahulukan anggota yg kanan drpd yg kiri itu kan sunnah,
    kewajiban wudhu / rukun wudhu sudah jelas dalam Al Quran.

    menyangkut pertanyaan anda saya blom tau klo ada ayat yg pas cm setau saya

    Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim. tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i’tikaf, yang ruku’ dan yang sujud”.

    mungkin saya masih kurang dan terus belajar yah mas logic
    tapi blh kah saya nanya sesuatu kepada yg lebih pinter dalam Al Quran
    1. bagaimana sejarahnya itu buku Alqur’an yg ada hingga kini??
    2. siapa yg menulisnya??
    3. bagaimana sejarahnya Alquran dijilid dalam satu buku???
    4. bagaimana bisa terjadi ada 7 qiraah Alqur’an?
    5. gimana sih mengimplementasi Ayat
    “ Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah.” ( Qs Al Ahzab : 21 )
    dan
    “ apa yang diberikan Rasul kepadamu, Maka terimalah. dan apa yang dilarangnya bagimu, Maka tinggalkanlah. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Amat keras hukumannya. ( Qs Al Hasyr : 7 )
    tolong jawabanya ya mas
    dari orang yg masih butuh bimbingan Allah SWT

  76. logic

    NAH KALO GAK NGERTI JUGA SAYA JELASKAN DISINI TENTANG SHALAT:

    ADA ILMU YANG DIAJARKAN SECARA TURUN TEMURUN….SHALAT TERMASUK SALAH SATU DIANTARANYA, PERTAMA KALI DIAJARKAN KE IBRAHIM LALU TURUN TEMURUN KE ANAK MANUSIA ARAB(KETURUNAN ISHAK, KATANYA) DAN YAHUDI(KETURUNAN ISMAIL, KATANYA, UPPSS BISA KEBALIK JUGA LHO KARENA GAK ADA SEJARAH YANG JELAS)….TURUN TEMURUN DAN DIJALANKAN OLEH NABI2 YANG LAIN DAUD, SULAIMAN, MUSA, ISA….TERUS HILANGLAH PENGETAHUAN AKAN SHALAT DI KALANGAN YAHUDI(TAPI JEJAK2NYA MASIH ADA LHO….MASIH ADA SISA RUKU DAN SUJUD DI KALANGAN YAHUDI ORTODOX) DAN MASIH TINGGAL BANGSA ARAB YANG MELAKSANAKAN SHALAT….TETAPI SHALATNYA BANGSA ARAB ITU SIA2 BELAKA KARENA TERNYATA MEREKA TELAH BERPALING ADRI KETUHANAN MONOTHEISME YANG DIAJARKAN OLEH MOYANG MEREKA, IBRAHIM, SEHINGGA MEREKA MENCAMPUR KEPERCAYAAN MEREKA DENGAN KEPERCAYAAN YANG LAIN YAITU YANG TERKENAL AL-LAT, AL-MANNA DAN AL-HUZA….DAN INI KESALAHAN FATAL KARENA AGAMA YANG BENAR SEPERTI AYAT2 PERNAH SAYA KEMUKAKAN DISINI MENUNTUT MONOTHEISME….AKHIRNYA DATANGLAH NABI DARI KALANGAN BUKAN NASRANI BUKAN YAHUDI(UMMIY) YAITU KALANGAN ARAB(YANG TELAH BERLAMA2 TAK PERNAH MENERIMA RISALAH KENABIAN KINI MENERIMANYA) YAITU MUHAMMAD SAW YANG KITA SEMUA CINTAI….TUGASNYA YA MELURUSKAN AGAMA IBRAHIM TADI YAITU KEMBALI KE KETUHANAN YANG SATU….DAN BUKAN UNTUK MENGAJARKAN SHALAT KEPADA BANGSA ARAB KARENA BANGSA ARAB BELUM KEHILANGAN TATA CARA SHALAT(MAKANYA ADA AYAT YANG MENCERITAKAN TENTANG SHALAT KAUM ARAB DI SEKITAR KABAH YANG SIA2, SEBELUM MEREKA KEMBALI KE MONOTHEISME)….

    DEMIKIANLAH SHALAT, DIMULAI DIAJARKANNYA OLEH ALLAH KE IBRAHIM TERUS TURUN TEMURUN KE BANGSA SEMIT(YAHUDI DAN ARAB) SERTA NABI2 LALU….KEMUDIAN BANGSA YAHUDI MULAI KEHILANGAN PERINTAH SHALAT DST DST…..

    CUMA SHALAT SAJA YANG PERINTAHNYA TIDAK DIRUBAH DENGAN DATANGNYA ALQURAN, RITUAL LAIN SEPERTI MISALNYA PUASA DIRUBAH SEDIKIT MISALNYA DIBOLEHKAN BERHUBUNGAN SUAMI ISTRI DI SAAT MALAM BULAN PUASA(DULU SEBELUMNYA HAL INI TIDAK DIPERBOLEHKAN)….TAPI MUNGKIN ADA SEDIKIT PERUBAHAN WAKTU KARENA DI ALQURAN WAKTU2 SHALAT CUKUP RINCI DIJELASKAN(KALAU CERDAS ANDA AKAN BERTANYA KENAPA TATACARANYA JUSTRU TIDAK RINCI, PADAHAL ALQURAN SENDIRI MENYATAKAN DIRINYA LENGKAP DAN DETAIL, COBA DEH CARI AYATNYA TENTANG INI(KEKOMPLETAN DAN KEDETAILAN ALQURAN DINYATAKAN OLEH ALQURAN SENDIRI))

    CHECK DEH, MAKANYA SERING DI ALQURAN DISEBUTKAN TENTANG ORANG2 SEBELUM KAMU….DAN ANDA JUGA BISA MENEMUKAN JEJAK2 SHALAT YANG DILAKUKAN OLEH NABI ISA, NABI DANIEL DLL DI INJILNYA ORANG KRISTEN SEKARANG….

    KARENA PERINTAH SHALAT ITU ADALAH PERINTAH MAKA YANG DIPERINTAHKAN SUDAH TAHU AKAN BAGAIMANA SHALAT ITU, TAPI, SYSTEM KETUHANAN YANG TERDISTORSILAH YANG DIPERBAIKI OLEH MUHAMMAD, BUKAN TATACARA SHALATNYA….KARENA SHALAT SENDIRI SUDAH DILAKUKAN OLEH KETURUNAN IBRAHIM KECUALI BANGSA YANG DITAKDIRKAN OLEH ALLAH AKAN KEHILANGAN PERINTAH SHALAT(CARI TENTANG KAUM YANG KEHILANGAN PERINTAH SHALAT….UNTUK TUGAS)

    WALHASIL DIK SHIZO, PENELAAHAN ALQURAN SECARA MODERN DAN LOGIK MEMBAWA KITA SEMUA KE KEBIJAKSANAAN, MAKANYA SAYA SAMPAI KE KESIMPULAN BAHWA KEISLAMAN SESEORANG ITU SIFATNYA INDIVIDUAL, BAHKAN SESORANG TIDAK PERLU MENDEKLARE DIRINYA ISLAM, SELAMA DIA KONSISTEN BISA BERTUHAN SATU, PERCAYA HARI AKHIR DAN BERBUAT BAIK SEMASA HIDUPNYA….NAMA BOLEH SIAPA SAJA, MAU NAMANYA NASRANI, YAHUDI ATAU ORANG2 DARI KEPERCAYAAN LAIN(SHABEAN)….BELUM PERNAH KETEMU TEMAN KRISTEN YANG HATINYA MONOTHEIST YA? HARUS BANYAK BERGAUL, ALQURAN MENHGAJARKAN KITA SALING KENAL, BERDIALOG, BERSAHABAT DAN BERBUAT BAIK….KALAU SERING BERBINCANG2 NANTI KITA AKAN TAHU DALAM GROUP AGAMA LAIN ITU ADA SATU-DUA ORANG LHO YANG BERTUHAN SATU….BIASANYA AGAMA2 YAHUDI/KRISTIANI PUNYA KONSEP YANG SERUPA TENTANG HARI AKHIR MESKI ADA BEDA DIKIT2….

    TENTANG SURI TAULADAN DI RASUL, MEMANG RASUL ITU CONTOH YANG BAIK, TETAPI CONTOH RASUL ITU TERMAKTUB DALAM ALQURAN, BUKAN DALAM HADITS BUATAN MANUSIA KARENA TIDAK SEBANDING ALQURAN DENGAN HADITS…HADITS HANYA BISA DIJADIKAN ACUAN SEJARAH YANG BISA SALAH BISA BENAR….CONTOH SAJA SEJARAH NEGARA KITA YANG 45 TAHUNAN LALU SAJA(MISALNYA G30S/PKI) BISA SALAH, NAH APALAGI HADITS, DIBUAT SETELAH NABI WAFAT LAMA, METODOLOGINYA MERAGUKAN(METODE KLASIFIKASI HADITS ITU TIDAK BISA DITERIMA LOGIKA) DAN KONTROVERSI BAHWA MISALNYA BUKHARY SENDIRI MENGUMPULKAN LEBIH DARI 700000 HADITS DIMANA DIA AKHIRNYA BERKESIMPULAN BAHWA +-7000 YANG BISA DIPERCAYA, KALAU DIK SHIZO CUKUP LOGIK MAKA DISAAT ITU TENTU SANGAT BANYAK OARANG YANG INGIN MENGAKU KELUARGANYA DIMASA LALU PERNAH KETEMU RASUL LALU RASUL BEGINI BEGITU, KENAPA? KARENA ORANG2 SUDAH MULAI MENGKULTUSKAN NABI SEBAGAIMANA YANG TERJADI TERHADAP ISA AS.

    KITA INI DIMINTA ETIKA UNTUK TIDAK BERTENGKAR, SOLUSIKANLAH PERSOALAN SECARA BIJAK, MAKA KITA AKAN MENEMUKAN TERANGNYA ISLAM….

    KALAU MASIH KURANG JELAS TANYAKAN LAGI….

    SALAM
    LOGIC

  77. logic

    DIK SHIZO,
    MENGENAI SEJARAH ALQURAN….

    SAYA BERPANDANGAN BAHWA :

    -ALQURAN ADALAH WAHYU/KOMUNIKASI/IDEA SUCI ANTARA MUHAMMAD DENGAN ALLAH SWT

    -RASUL SENDIRI MENULISKAN ALQURAN DENGAN CARA MENULIS MENGGUNAKAN TANGANNYA SENDIRI DAN ATAU MENDIKTEKANNYA(JADI DALAM PANDANGAN SAYA RASUL BUKANLAH ORANG YANG BUTA HURUF, TETAPI LANCAR BACA TULIS, DAN BELIAU SANGAT PATUH PADA ALLAH SEHINGGA LOGIKANYA JIKA DIA BELUM BISA BACA TULIS SAAT WAHYU PERTAMA TIBA MAKA DIA AKAN SEGERA BELAJAR BACA TULIS SETELAH WAHYU PERTAMA TIBA, INGAT KAN WAHYU PERTAMA ?PERINTAHNYA APA DISITU ?)

    -DI ZAMAN NABI, ALQURAN TELAH DIBUKUKAN, TERMASUK NABI DIPERINTAHKAN UNTUK BAGAIMANA MENYUSUNNYA MISALNYA SURAT INI LEBIH DAHULU, ALFATIHAH DIAWAL DLL….

    -BERHARAP BANYAKLAH AKAN RAHMAT ALLAH AKAN HARI KIAMAT JARENA TIADA PENOLONG SELAIN ALLAH DAN BANYAKLAH MENGINGAT ALLAH, ITULAH TELADAN RASUL….

    -RASUL MELARANG DAN MEMERINTAH HANYA SESUAI DENGAN ALQURAN, BELIAU TIDAK MEMERINTAHKAN DAN MELARANG YANG TIDAK SESUAI DENGAN ALQURAN….KENAPA BEGITU BANYAK YANG DIPERCAYA SEBAGAI PERINTAH/SABDA/LARANGAN DARI RASUL SEBENARNYA KARENA DATANG DARI HADITS YANG DIBUAT OLEH MANUSIA(NILAI KITAB HADITS ITU TIDAK ADA ALIAS NOL BESAR DALAM PRAKTEK RELIGIOUS, KARENA KITA SUDAH PUNYA ALQURAN YANG AGUNG)

    SAYA KIRA INI CUKUP SEBAGAI TAMBAHAN

    SALAM
    LOGIC

  78. logic

    DIK SHIZO,
    SATU LAGI, SAYA DAN DIK SHIZO MUNGKIN SUDAH SEPAKAT BAHWA :

    -WUDHU ITU DETAIL TATACARANYA DALAM ALQURAN….
    -WAKTU SHALAT DETAIL JUGA DALAM ALQURAN….

    NAH PERTANYAANNYA, KENAPA TATACARA SHALAT ITU GAK DETAIL DALAM ALQURAN? ITU KAN YANG SELALU JADI UJIAN BAGI ORANG SEPERTI SAYA DALAM MENGHADAPI TEMAN2 SEPERTI DIK SHIZO INI….

    MEMANG HAL INI DIJADIKAN UJIAN OLEH YANG MAHA KUASA AGAR KITA MENANGKAP SUATU MAKNA, KENAPA ALQURAN BEGINI DAN BEGITU DAN KENAPA HADITS BEGINI DAN BEGITU….BAYANGKAN DIK SHIZO, SHALAT ITU DETAIL DIJELASKAN DALAM ALQURAN TETAPI UMAT ISLAM PERCAYANYA PERINTAH SHALAT DAN JUMLAHNYA DIPERINTAHKAN SAAT ISRA MIRAJ DAN NABI TAWAR MENAWAR, ASTAGFIRULLAH, TELAH LUPAKAH UMAT AKAN ALQURAN, TELAH LUPAKAH BAHWA WAKTU SHALAT ITU DETAIL DI ALQURAN….YA BEGITULAH HADITS MERASUKI KE DALAM RELUNG HIDUP RELIGIOUS KITA SEBAGAI UMAT YANG MENGAKU PENGIKUT MUHAMMAD….

    OH RENUNGKANLAH DIK SHIZO…

    SALAM
    LOGIC

  79. Shizo

    ok mas logic masalah shalat kan saya tanya drmn anda tahu berdiri,ruku,sujud,dudk di antara dua sujud lalu salam,drmn sih bisa tau nya kok bukan ruku dulu yg di kerjakan?? atau duduk dulu baru berdiri??
    saya bukan mau mendiskreditkan lo mas saya cuma mau menggali ilmu mas,sebab selama ini di al quran sebab yg yg saya tau belum ada korelasi di al quran yg menyebutkan kalau shalat dii mulai dengan berdiri/takbirotul Ihrom??
    ini lo yg sampai skrg masih jadi pertanyaan buat saya

    dan dlm
    Surat An Nahl : 44
    “Dan kami turunkan kepadamu Al-Qur’an, agar kamu menerangkan kepada umat manusia yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan. “
    di sini Nabi SAW di suruh untuk menerangkan Al Quran bagaimana sih cara Nabi menerangkan Al Quran ???

  80. logic

    DIK SHIZO,
    PENGERTIAN ORANG SEPERTI SAYA YANG MENGGUNAKAN LOGIKA DALAM MENJALANKAN KEGIATAN RELIGIOUS BERBEDA DENGAN ANDA, KELOMPOK YANG MENYEBUT DIRINYA ULAMA….SAYA PERCAYA SHALAT DIAJARKAN PERTAMA KALI KE IBRAHIM KARENA DIA MEMINTA(TERMASUK HAJI, PUASA, ZAKAT)….SIFAT PENURUNAN INI LEBIH TUA DARI HADITS2 YANG MULAI DITULIS OLEH ORANG2 SEPERTI ANDA YANG MENYEBUT DIRINYA ULAMA….JADI, PENGETAHUAN ANDA TENTANG SHALAT TIDAK BISA ANDA SEBUT DATANG DARI HADITS, DAN JIKA PENGETAHUAN SAYA TENTANG SHALAT SAYA SERUPA DENGAN ANDA JANGAN SALAHKAN SAYA KALAU SAYA TIDAK MENDAPATKANNYA DARI HADITS, TERUS TERANG MAS SHIZO, KALAU ANDA MENYIMAK HADITS, ANDA AKAN MENEMUKAN BAHWA ANDA TIDAK AKAN BISA SHALAT….SAYA GAK MAIN2 DENGAN KESIMPULAN INI….BOLEH ANDA COBA, SHALAT DENGAN BANYAK HADITS, WALHASIL ANDA AKAN MEMILIH SATU CARA DIBANDING CARA YANG LAIN KARENA HADITSNYA BANYAK DAN BERTENTANGAN(BAHKAN ADA HADITS YANG MEMBERITAHU BAHWA NABI SHALAT, BELUM SELESAI, LALU NAIK PUNCAK MENARA, TURUN, LALU MELANJUTKAN SHALAT LAGI)….DAN ITU TAK ADA GUNANYA….MAKSUDNYA BUKANLAH RELIGIOUS MATTER….

    JADI ANDA BOLEH PERCAYA BOLEH TIDAK, SAYA SHALAT TIDAK MENGGUNAKAN HADITS….SAYA HERAN JUGA KALAU ANDA MELAKUKAN SHALAT BERDASARKAN HADITS, KARENA HADITS2 GAK KONSISTEN….SHALAT YA SEPERTI YANG DIAJARKAN TURUN TEMURUN DARI IBRAHIM, ANAKNYA, BANGSA2 SEMIT, TERUS MENYEBAR….GAK ADA HADITS NABI IBRAHIM TTG SHALATNYA IBRAHIM, HADITSNYA ISMAIL TTG SHALATNYA ISMAIL, SHALATNYA ISHAK, SHALATNYA MUSA, SHALATNYA HARUN, SHALATNYA RASUL MARYAM(PASTI BINGUNG LAGI KARENA SAYA MENYEBUT BUNDA NABI ISA SEBAGAI RASUL YA HEHEHEHE), SHALATNYA SULAIMAN, SHALATNYA DAUD, SHALATNYA ISA DLL….GAK ADA HADITSNYA ITU, TAPI MEREKA SEMUA DAN PENGIKUTNYA MENJALANKAN SHALAT KARENA SHALAT DIAJARKAN TURUN TEMURUN TADI. SAYA MAU TANYA, APAKAH SULIT SHALAT ITU GERAKAN2NYA? TIDAK KAN, YANG SULIT ADALAH MENCOBA MELAKUKAN KONTAK DENGAN ALLAH….MAKANYA GERAKAN SHALAT ITU DENGAN MUDAH DILAKUKAN ANAK KECIL SAMBIL MELIHAT SAJA, SEJALAN WAKTU DAN PENGAJARAN DIA AKAN MULAI BERFIKIR AGAR SHALATNYA BERHASIL BENAR2 MENGINGAT ALLAH DAN BERSERAH DIRI DAN KONTAK DENGANNYA….

    NAH KALAU SHALAT MAU SEPERTI GERAKAN YOGA YANG ANEH2 SAMPAI MELAYANG WAH NAMPAKNYA ITU BARU PERLU BUKU HEBAT UNTUK MELAKUKANNYA….DAN MUNGKIN BUKUNYA BUKHARY DAN MUSLIM YANG ANDA AGUNG2KAN ITU GAK LEVEL SEMUA, HABIS YANG DICARI ADALAH CARA UNTUK MENCIPTAKAN MEDAN ANTI GRAVITASI HAHAHAHA…..

    NAH DIK SHIZO, KENAPA ANDA MENANYAKAN KE SAYA TENTANG BERDIRI, RUKU, SUJUD, DUDUK ANTARA DUA SUJUD MAKA ANDA MENANYAKAN PERTANYAAN SEPERTI ITU KARENA ANDA BERHARAP SAYA MENGGUNAKAN HADITS UNTUK MENDAPATKAN PENGETAHUANNYA….SAYA TIDAK MENGGUNAKAN HADITS UNTUK MELAKUKAN SHALAT SAYA, IBU SAYA, KAKEK SAYA TIDAK MENGGUNAKAN HADITS UNTUK MENGAJARKAN SHALAT TURUN TEMURUN KE SAYA….KARENA MEMANG BEGITULAH SHALAT(ATAU BEGITULAH CINTA KATA EBIET G ADE HAHAHAHA)….

    SAYA TANYA DIK SHIZO, SEMUA MANUSIA PERNAH KECIL, KANAK2 DAN KITA BELAJAR SHALAT SEPERTI HALNYA MENGIKUTI ORANG2 DEWASA….DAN ITU TANPA HADITS, TAPI ITU BELAJAR SHALAT LHO….SEMUA ORANG DEWASA DALAM BUDAYA ISLAM ITU MENGIKUTI CARA YANG SAMA….KECUALI ANDA MULAI TERPENGARUH OLEH BANYAKNYA KITAB HADITS DAN BANYAKNYA ULAMA BEKERJA DENGAN HADITS2 INI, LALU DIKATAKANLAH ANDA BELAJAR SHALAT DARI HADITS….

    SAYA DAN HADITS? SAYA MEMANG PERNAH MULAI MENGKAJI GERAKAN2 SHALAT SAYA DENGAN HADITS KARENA MEMANG SIFATNYA MANUSIA PENGEN TAU DAN SAYA KAN ALHAMDULILLAH MELEK HURUF JADI SELALU MEMBACA….TAPI DIK SHIZO, SEMAKIN DALAM SAYA MEMPELAJARI HAL2 INI, SEMAKIN JELAS KESIMPULAN SAYA BAHWA SAYA TAK PERLU HADITS DALAM HAL2 RELIGIOUS SAYA….BAHKAN DALAM SHALAT SAYA….

    SAYA AKHIRNYA SADAR, SAYA TELAH SERING MELUPAKAN SESUATU YANG MAHA BESAR, MAHA AGUNG, TERKANDUNG DALAM ILLIYIN(CARI AYATNYA), TERKUNCI KEAGUNGANNYA DAN TERBUKA HANYA UNTUK ORANG2 YANG HATINYA DIBUKAKAN OLEH ALLAH, YAITU ALQURAN YANG AGUNG….TAK SATU TULISAN MANUSIA MENYAMAINYA, TAK SATU KITAB2 LAIN BUATAN MANUSIA SERUPA DENGANNYA, DIALAH ALQURAN YANG AGUNG….TIDAK LAGI SAYA MENCARI KITAB DENGAN APAPUN YANG SAYA CARI ADA DIDALAMNYA(INGAT LHO ANDA BAHKAN BISA MENCARI CARA BERWUDHU YANG BERBEDA DENGAN ALQURAN DAN HADITSNYA TETAP DIKATAKAN SHAHIH, PADAHAL DENGAN BEGITU BESAR SEKALI PENGHINAAN KITA KEPADA RASULULLAH, KARENA RASULULLAH HANYA MENJALANKAN YANG\ SESUAI ALQURAN SAJA…..)

    MAKA, INILAH SAYA DIK SHIZO, ANDA TIDAK BISA MENDEBAT SAYA DENGAN HADITS DIK SHIZO KARENA NILAINYA TIDAK ADA….

    Surat An Nahl : 44
    “Dan kami turunkan kepadamu Al-Qur’an, agar kamu menerangkan kepada umat manusia yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan. “

    YAH ITULAH CONTOHNYA DIK SHIZO, DITURUNKAN ALQURAN KEPADA NABI DAN UMAT MANUSIA AGAR NABI MENERANGKAN ALQURAN(ALQURAN SAJA LHO) DAN SUPAYA MEREKA MEMIKIRKAN…..

    TIDAK AKAN NABI MENERANGKAN YANG LAIN SELAIN ALQURAN DAN TIDAK AKAN NABI MENERANGKAN HADITS KARENA HADITS BUATAN ORANG2 SETELAH NABI DAN HADITS MENYEBABKAN ORANG2 YANG MENGAKU PENGIKUT NABI MENJADI BERKELOMPOK-KELOMPOK(ADA SYAFII, HANAFI, HAMBALI, SUNNI, SHIAH, WAHABI, DLL DLL, TERUS BERTAMBAH, AHMADIYAH ADALAH SALAH SATUNYA, MENGIKUTI HADITS TENTANG IMAM MAHDI YANG TIDAK ADA DI DALAM ALQURAN TERUS TERJEBAK OLEH MIRZA GHULAM AHMAD SEBAGAI IMAM MAHDI, HAL INI AKAN TERUS ADA DIK SHIZO, SELAMA UMAT PERCAYA HADITS2 TENTANG IMAM MAHDI MAKA AKAN ADA TERUS GERAKAN SEPERTI AHMADIYAH, KEMBALINYA NABI ISA, MENGAKU NABI ISA, SEMUA ITU KARENA HADITS TENTANG IMAM MAHDI DAN KEMBALINYA ISA YANG DIPERCAYAI….)

    TERUS APAKAH NABI MENERANGKAN TATACARA SHALAT,? SETAHU SAYA NABI MENERANGKAN ALQURAN DAN BUKAN TATACARA SHALAT DENGAN NAMA2 ISTILAH TAKBIRATUL IKHRAM SEPERTI ANDA BILANG TADI. YANG JELAS DIPERINTAHKAN SHALAT DAN KALAU YANG MEMERINTAHKAN CUKUP CERDAS MAKA DIA TAHU BAHWA YANG DIPERINTAHKAN AKAN BISA MELAKUKANNYA(YANG MEMERINTAHKAN BUKAN TANDINGANNYA MANUSIA YAITU ALLAH SWT)….

    SAMA HALNYA SAYA MENYURUH ANAK SAYA YANG SAYA CINTAI MISALNYA : “NAK, SAYA PERINTAHKAN KAMU BERENANG 2 KALI SEHARI AGAR BADANMU KUAT”, ALANGKAH BODOHNYA SAYA KALAU SAYA MEMERINTAHKANNYA TANPA MENGAJARKAN ATAU YAKIN BAHWA ANAK SAYA BISA BERENANG….

    DIK SHIZO, DALAM HAL SAINS(YANG TINGKATANNYA JAUH LEBIH RENDAH DARI PRAKTEK RELIGIOUS) MAKA KESALAHAN SEDIKIT DALAM PENJELASAN MEMBUAT NILAINYA TIDAK ADA. TULISAN ILMIAH YANG MENGANDUNG KESALAHAN AKAN SEGERA DIRALAT, DIANULIR DAN DIBATALKAN PUBLIKASINYA DAN HASILNYA OLEH PARA JURI DALAM SAINS…..NAH DALAM HADITS, ANDA AKAN MENEMUKAN KETIDAK KONSISTENAN, KESALAHAN, KEBODOHAN YANG SEMUANYA BUKAN NABI YANG BUAT TAPI MANUSIA2 SETELAHNYA TAPI UMAT ISLAM MASIH MAU MENGIKUTINYA….PADAHAL TELAH DITURUNKAN ALQURAN YANG AGUNG, TETAP SAJA MANUSIA MENCARI KITAB YANG APAPUN ADA DIDALAMNYA(INGAT SURAT APA HAYOOOO), SAMA SEPERTI BANGSA YAHUDI, ANDA KALAU MEMPELAJARI AGAMA YAHUDI AKAN TAHU BAHWA MEREKA JUGA MEMILIKI KITAB2 YANG SERUPA DENGAN KITAB HADITS YANG ADA DALAM DUNIA ISLAM SEKARANG, CHECK DEH….

    SAYA RASA SAYA SUDAH CUKUP LELAH DIK SHIZO, INSYA ALLAH SORE INI RAMADHAN TELAH LEWAT DAN KIAMAT SEMAKIN DEKAT….MARILAH KITA HILANGKAN SEMUA KULTUS INDIVIDU KEPADA NABI, TIDAK LAGI MENGHINAKANNYA DENGAN HADITS2 DAN MARILAH KITA MULAI BEKERJA NYATA UNTUK INDONESIA YANG PLURAL, HIJAU SUBUR TAPI MASIH BANYAK KEMISKINAN(JANGAN MARAH SAMA AMERIKA LHO KALAU MISKIN, MEREKA MEMANG PINTAR, MAKANYA MARI KITA MENJADI PINTAR JUGA).

    MARI MEMPERJUANGKAN BANGSA AGAR TIDAK SEPERTI BANGSA ARAB YANG TAK BISA MEMAKNAI ALQURAN(MAKANYA BERANTEM MULU DAN IRI SAMA ISRAEL TAPI BERSAHABAT SAMA AMERIKA, BUKTINYA, MINYAKNYA DIJUAL DAN DIHISAP SAMA PERUSAHAAN AMERIKA DAN GAK BAGI2 LAGI SAMA SAUDARA2 MUSLIMNYA, TAPI SAMA IRAN GAK AKUR JUGA KARENA DIANGGAP BUKAN SUNNI, ANDA LIHAT KAN PERTENTANGANNYA, SERUPA DENGAN AYAT ALQURAN, KAU LIHAT MEREKA BERSATU, PADAHAL MEREKA BERCERAI BERAI, CARI AYAT MANA INI DIK SHIZO)….

    MARI KITA MELIHAT HARI DENGAN INDAH, HIDUP KITA TERBATAS, MARILAH MEMBUAT MAKNA, BUKAN DENGAN TERIAK2 ANTI AMERIKA DAN PENTUNG2AN DI JALAN, MARI MULAI BEKERJA, AGAR NEGARA BAHAGIA, HIDUP RUKUN DAMAI, ZAKAT BISA DIKELOLA PROFESIONAL….DAN SEKOLAHLAH BAIK2 AGAR BISA MENGUASAI TEKNOLOGI, TEKNOLOGI ENERGI, TEKNOLOGI NUKLIR, TEKNOLOGI BIOLOGI DAN LAIN2 TAPI JANGAN TEKNOLOGI HADITS YA, ITU TAK BERGUNA….

    LUPAKAN SYARIAH, MARI BERKUMPUL UNTUK MENENTUKAN YANG TERBAIK UNTUK INDONESIA, KARENA KITA BERBEDA, KITA DI KEUPALAUAN YANG BESAR, LAUT KITA LUAS, IKAN KITA BANYAK, ENERGI KITA MELIMPAH RUAH(LALU KITA INGIN BERFIKIR SEPERTI ARAB PADANG PASIR ITU HEHEHE, JANGAN DEH)

    SALAM HORMAT SAYA

    LOGIC

  81. Shizo

    GAK ADA HADITS NABI IBRAHIM TTG SHALATNYA IBRAHIM, HADITSNYA ISMAIL TTG SHALATNYA ISMAIL, SHALATNYA ISHAK, SHALATNYA MUSA, SHALATNYA HARUN, SHALATNYA RASUL MARYAM(PASTI BINGUNG LAGI KARENA SAYA MENYEBUT BUNDA NABI ISA SEBAGAI RASUL YA HEHEHEHE), SHALATNYA SULAIMAN, SHALATNYA DAUD, SHALATNYA ISA DLL….

    memang ga ada mas karena jaman dulu memang ga ada dan ga di catat lagi kan masa Nabi Isa ke Rasulullah SAW jaraknya adalah 600 thn. jadi saya rasa jelas lah Allah berfirman dalam

    surah Al Bayinah ayat 6

    Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.

    klo di cermati kan ahli kitab masuk neraka ahli kitab yg mana
    (QS Asy Syuura : 42)
    Dan mereka (ahli kitab) tidak berpecah belah, kecuali setelah datang pada mereka ilmu pengetahuan, karena kedengkian di antara mereka. Kalau tidaklah karena sesuatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu dahulunya (untuk menangguhkan azab) sampai kepada waktu yang ditentukan, pastilah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang diwariskan kepada mereka Al-Kitab (Taurat dan Injil) sesudah mereka, benar-benar berada dalam keraguan yang menggoncangkan tentang kitab itu.

    siapa kah yg mendapat kitab
    tidak lain adalah yahudi dan nasrani tp mereka ingkar
    nah jd memang tidak ada penjelasan bagaimana cara shalat mereka maka Allah jelaskan dalam Al Quran untuk memerintahkan Shalat dan zakat

    masalah gerakan juga Allah ajarkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril dan itu di ajarkan kepada para sahabat dan Umat Islam.

    coba deh klo anda kan meragukan gerakan sholat dr hadis yg anda yakin salah tp apa pernah anda kaji dalam sholat anda yg di ajarkan turun temurun itu benar,tanpa di perkuat tentang bukti yg akurat dalam melaksanakan shalat

    sebab setau saya ini yg anda jadikan dalil dalam shalat
    di dalam Al Quran

    Gerakan dan Bacaannya

    Berdiri, rukuk (tunduk) dan sujud disebut berulang kali di dalam Al-Qur’an.

    Pertama

    Diawali dengan berdiri.

    Berdiri hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah… (30:30)

    Menyeru dengan nama Allah (al asmaaul husna) Allahu akbar atau Ar rahman atau lainnya (20:8). Lalu mengucapkan:

    “Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” (6:162)

    Dan Tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah). (6:163)

    Lalu membaca Al-Fatihah (15:87). Kemudian diteruskan dengan membaca Ayat yang terdapat didalam Al-Qur’an menurut keperluannya (suratnya boleh pendek atau panjang). (73:20).

    Kedua

    Ru’ku dan membaca Subhana rabbial azim (maha suci Allah). (69:52)

    Ketiga

    Sujud dan membaca Subhana rabbial a’la (maha suci Allah). (87:1)

    Kembali berdiri dan mengulangi seperti di atas.

    Keempat

    Duduk dan membaca “Subhanakallahumma” (10:10) lalu:

    “Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik.” (23:109)

    Lalu:

    “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (2:127)

    Kelima

    Penutupnya mengucapkan “Salam, Alhamdulilaahi Rabbil ‘aalamin.” (10:10)

    Keenam

    Bertasbih sebagaimana dalam:

    Dan bertasbihlah kamu kepada-Nya di malam hari dan setiap selesai sembahyang. (50:40)

    Inilah shalat yang diajarkan menurut Al-Qur’an yang juga dikerjakan oleh Nabi dan Rasul sebelum Muhammad. Berkenaan tulisan yang digarisbawahi itu merupakan inti dari rangkaian dan tuntunannya sedangkan ayat-ayat doa yang ada didalam nya sesuai dengan kehendak dan keiginan serta keperluannya.

    Tambahan: Doa yang biasa dibaca ketika dalam bacaan shalat Tahajjud yaitu:

    “Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong dan “Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap. (17:80-81)

    coba deh anda perhatikan lagi dengan logic mas???
    di sini sama sekali tidak menjelaskan lo urutannya??

    dan masalah surah An Nahl :44

    sepertinya ada yg di kurangin deh menurut terjemahan anda
    jelas2 firman Allah SWT

    بِالْبَيِّنَاتِ وَالزُّبُرِ وَأَنزَلْنَا إِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُون

    (sorry tulisannya kecil2)
    keterangan-keterangan (mukjizat) dan kitab-kitab. Dan Kami turunkan kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan,

    saya sih ga bisa bahasa arab cuma kalau secara logika
    di situ ada kata wa yg berarti dan berarti kalimat pertama dan kalimat kedua itu di sambung jadi kalo menurut saya terjemahan anda ada yg kurang mas

    ini kan dari mas logic

    “Dan kami turunkan kepadamu Al-Qur’an, agar kamu menerangkan kepada umat manusia yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan. “

    Dan masalah anda menyebut maryam itu rasul saya sih ga kaget,

    sebab mungkin klo saya ga salah lo anda membaca ayat ini atau ayat yg berkaitan dengan ini!!!

    (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),

    cuma kalau salah saya minta maaf,sebab ga ada kan perempuan yg di temui oleh malaikat jd anggapan anda mungkin maryam juga mendapat wahyu dan dia di jadikan Rasul,itu sih pendapat saya kalo salah mohon di sanggah ya??

    trus ada yg mo di tanyain lagi nih mas
    drmn sih anda tau rakaat dlm shalat,sebab dalam surah Annisa ayat 101-102
    hanya di firmankan seperti ini

    Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu men-qashar sembahyang(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu.

    Dan apabila kamu berada di tengah-tengah mereka (sahabatmu) lalu kamu hendak mendirikan shalat bersama-sama mereka, maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri (shalat) besertamu dan menyandang senjata, kemudian apabila mereka (yang shalat besertamu) sujud (telah menyempurnakan serakaat), maka hendaklah mereka pindah dari belakangmu (untuk menghadapi musuh) dan hendaklah datang golongan yang kedua yang belum bersembahyang, lalu bersembahyanglah mereka denganmu, dan hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata. Orang-orang kafir ingin supaya kamu lengah terhadap senjatamu dan harta bendamu, lalu mereka menyerbu kamu dengan sekaligus. Dan tidak ada dosa atasmu meletakkan senjata-senjatamu, jika kamu mendapat sesuatu kesusahan karena hujan atau karena kamu memang sakit; dan siap siagalah kamu. Sesungguhnya Allah telah menyediakan azab yang menghinakan bagi orang-orang kafir itu

    coba deh drmn mas ada jumlah rakaat yg anda pelajari sekarang bahwa subuh 2 rakaat,zuhur 4 rakaat,ashar 4 rakaat,magrib 3 rakaat dan isya 4 rakaat.
    mohon penjelasannya??

  82. logic

    DIK SHIZO INI….
    KAN SAYA DAH BILANG, DIK SHIZO BOLEH SAJA BILANG KALAU SHALAT DIK SHIZO ADALAH DASARNYA HADITS DAN SAYA TIDAK BILANG BEGITU, KENAPA? KARENA SHALAT ITU SUDAH ADA BERATUS TAHUN SBELUM NABI DATANG DAN NABI CUMA MENGARAHKAN MIRINGNYA ORANG2 ARAB YANG TAK LAGI BERTUHAN SATU TAPI CAMPUR2….ORANG2 ARAB ITU TELAH SHALAT SAAT NABI DATANG, TAK PERLU DIAJARI LAGI KARENA ITU WARISAN AGAMA IBRAHIM KEPADA MEREKA….SETELAH NABI WAFAT BEBERAPA PULUH TAHUN ATAU RATUS TAHUN KEMUDIAN DATANGLAH ORANG2 YANG BERUSAHA MENULISKAN APA YANG DISEBUT SEBAGAI “HADITS’NABI'” DAN ORANG2 INI TAK ADA JUSTIFIKASINYA DIDALAM ALQURAN SELAIN BAHWA APA YANG MEREKA BIKIN SIA2 BELAKA DAN TAK ADA NILAI RELIGIOUSNYA SELAIN SEBUAH CATATAN YANG MUNGKIN PUNYA NILAI SEJARAH….DIK SHIZO, MEMANG SULIT MENERANGKAN APA YANG SAYA KEMUKAKAN KARENA DIK SHIZO TIDAK BERFIKIR DALAM KONTEKS WAKTU DAN RUANG….SHALAT TELAH ADA SEBELUM NABI MENDAPATKAN KENABIANNYA(USIA 40, DAN USIA 40 INI ADA JUGA DALAM ALQURAN).

    MENGENAI TERJEMAHAN SAYA ITU HANYA COPY AND PASTE DARI TULISAN DIK SHIZO SEBELUMNYA….JADI MEMANG SAYA TAHU DIK SHIZO TELAH MEMOTONG SEBAGIAN TERJEMAHAN AWAL AYAT TSB, TAPI GAK APA2 KARENA DIA BERKAITAN DGN AYAT SEBELUMNYA

    TENTANG URUTAN2 ITU YA MEMANG MANUSIA ARAB SUDAH TAHU SHALATNYA BAGAIMANA KENAPA HARUS MAKSA2 ALLAH PASANG DETAILNYA DI ALQURAN, MANUSIA SETELAH NABI ITU KATA ORANG MELAYU ITU JADI APA YA, NYINYIR, BERLEBIHAN, MEREKA BERFIKIR SEHARUSNYALAH SHALAT ITU DIBAKUKAN JADINYA MALAH RANCU KARENA SHALAT ITU TURUN TEMURUN PERINTAHNYA….LALU JADILAH HADITS2 YANG MEREKA ANGGAP ITU HADITS NABI PADAHAL SALAH SATU HADITS NABI ADALAH MELARANG SEGALA SESUATU DARI BELIAU DITULIS KECUALI ALQURAN SAJA(INI SAJA ANDA BOLEH LIHAT PERTENTANGANNYA DIK SHIZO)….

    DIK SHIZO,
    ADA BUKU MENARIK PERHATIAN, MISALNYA BERJUDUL :
    “TATA CARA MANDI”, NAH SAYA MENGANGGAP SAYA SUDAH BISA MANDI, WONG MANDI KOK, MASA GAK BISA KARENA MANDI DIAJARKAN TURUN TEMURUN, TAPI KOK PERLU BUKUNYA, DAN ADA YANG MAU MENULIS BUKU TENTANG ITU, KAN LUCU….SUPAYA LEBIH BISA DIBELI MAKA BUKU TSB AKAN DITULIS DENGAN JUDUL:
    “TATA CARA MANDI MENURUT RASULULLAH SAW”, KARENA MENGKULTUSKAN RASUL BERBONDONG2LAH ORANG MEMPELAJARI BUKU ITU, SAYA GAK MENGERTI KALAU SUDAH SEGAMBLANG INI DIK SHIZO MASIH JUGA GAK BISA MENARIK KESIMPULAN….TAPI MEMANG ALQURAN HANYA UNTUK YANG TERBUKA HATINYA….KARENA DIA MENYURUH ORANG BERFIKIR,BERFIKIR DAN BERFIKIR….

    MENGENAI RAKAAT SHALAT, DIK SHIZO, TEMAN2 SHIAH ITU SERINGKALI BERSHALAT 3 WAKTU(CHECK DEH), TAPI TEMAN2 SUNNI MEMPERMASALAHKAN KUBURAN YANG DIJADIKAN MASJID OLEH MEREKA….

    SEKARANG SAYA DEKLARASIKAN BAHWA SAYA TAHU SHALAT SECARA TURUN TEMURUN MAKA APAKAH PENTING BAGI SAYA UNTUK MENCARI DETAIL JUMLAH RAKAATNYA DI DALAM ALQURAN?

    SALAM
    LOGIC DULU, BARU SYARIAH HEHEHE

  83. logic

    Dik Shizo,’karena dik Shizo sering minta maaf maka saya juga minta maaf kalau ternyata fikiran2 saya tidak menyenagkan bagi dik Shizo….gak apa2, cuma saya mau menasehatkan buat dik Shizo, hidup ini memang paling enak jadi fatalist, mengerti fatalist ? Yaitu berfikir hanya dalam kerangka kita, misalnya, “saya akan masuk surga jika saya membaca Al-Ikhlas 9999 kali setiap malam Jumat”, atau “bacalah Asmaulhusna 1000 kali tiap malam sabtu, maka hari minggunya engkau akan selamat”
    Paling nikmat menjadi fatalist dik Shizo, dan itulah yang terjadi dengan teman2 anggota FPI dll….merasa diri benar sendiri, merasa telah membela agama Allah…..padahal agama Allah tak perlu di bela, dia memang agung dengan sendirinya….
    Nah mumpung ini mau akhir ramadhan, saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin…..semoga kita semua dapat memaknai agama kita secara bijak, mendalami ketuhanan yang satu kepada Allah semata, mengerti etika hidup dan bersaudara sebangsa, sebenua, sedunia, sama2 mencoba menyelamatkan dunia dari perang, bencana dan fikiran2 yang merusak…., mencoba menerima pluralisme sebagai sesuatu yang niscaya memang sudah ada di dunia berabad, berjuta tahun lalu….

    salam damai
    logic….

  84. Shizo

    ia saya minta maaf mas logic saya memang salah penulisan
    tp saya cuma mau kritik dr orang yg butuh bimbingan dan sering salah

    tentang tidak perlu membela agama Allah
    apakah itu nggak bertentangan mas dengan surah Muhammad ayat 7:
    Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.

    trus masalah
    MENGENAI RAKAAT SHALAT, DIK SHIZO, TEMAN2 SHIAH ITU SERINGKALI BERSHALAT 3 WAKTU(CHECK DEH),

    setau saya di iran itu shalat 3 waktu krn
    mereka menggabungkan shalat zuhur dengan ashar,magrib dengan isya tp tetap jumlah rakaatnya sama.
    tp khomaeni sendiri berkata sebaik-baiknya sholat di awal waktu ,

    dan masalah

    SEKARANG SAYA DEKLARASIKAN BAHWA SAYA TAHU SHALAT SECARA TURUN TEMURUN MAKA APAKAH PENTING BAGI SAYA UNTUK MENCARI DETAIL JUMLAH RAKAATNYA DI DALAM ALQURAN?

    kalau mas logic secara turun temurun maka saya jd pengen tau deh shalat mas logic yang di ajarkan secara turun temurun??
    saya juga mohon maaf juga yah.

  85. Shizo

    o ia mslh
    ADA BUKU MENARIK PERHATIAN, MISALNYA BERJUDUL :
    “TATA CARA MANDI”, NAH SAYA MENGANGGAP SAYA SUDAH BISA MANDI, WONG MANDI KOK, MASA GAK BISA KARENA MANDI DIAJARKAN TURUN TEMURUN, TAPI KOK PERLU BUKUNYA, DAN ADA YANG MAU MENULIS BUKU TENTANG ITU, KAN LUCU….SUPAYA LEBIH BISA DIBELI MAKA BUKU TSB AKAN DITULIS DENGAN JUDUL:
    “TATA CARA MANDI MENURUT RASULULLAH SAW”, KARENA MENGKULTUSKAN RASUL BERBONDONG2LAH ORANG MEMPELAJARI BUKU ITU, SAYA GAK MENGERTI KALAU SUDAH SEGAMBLANG INI DIK SHIZO MASIH JUGA GAK BISA MENARIK KESIMPULAN….TAPI MEMANG ALQURAN HANYA UNTUK YANG TERBUKA HATINYA….KARENA DIA MENYURUH ORANG BERFIKIR,BERFIKIR DAN BERFIKIR….

    bukankah kita harus mengambil suri teladan dr nabi dan apakah salah jika kita mengambil contoh mandi dr Nabi,sebagai contoh anda di ajarkan mandi secara turun temurun tp apakah itu bukan berarti anda mengkultuskan orang tua anda kan????

    memang Al Quran buat orang yg berfikir tp akal manusia itu ada batasnya mas.coba deh Allah sendiri sudah memberikan satu contoh dlm AL Quran
    (QS Al Israa : 85)
    Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit.”

    jd minta maaf lagi deh kalo ternyata fikiran2 saya tidak menyenagkan bagi mas logic dan saya tetep juga akan menjadi fatalist seperti mas logic hanya saja pihak kita berseberangan.

  86. JUHL

    klo saya baca dialog antara shizo dan logic sepertinya shizo msh kurang pengetahuannya tentang Al Quran tp bukan berarti saya salahin dia sedangkan logic punya pengetahuan dengan AL Quran tp kayanya terelalu rasional bener sih apa yg dikatakan Shizo
    @Shizo

    memang Al Quran buat orang yg berfikir tp akal manusia itu ada batasnya mas.coba deh Allah sendiri sudah memberikan satu contoh dlm AL Quran
    (QS Al Israa : 85)
    Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit.”

    logic terlalu mengagungkan rasio padahal rasio sendiri ada batasnya.
    dan mustahil Allah SWT menurunkan Nabinya jika bukan untuk menyebarkan Ajaran Islam dan menjadi suri teladan bagi umat manusia.
    kayaknya umat Islam ga pernah deh ada yg bertuhan Muhammad.
    ke semuanya itu hanya penghormatan kepada Nabi Muhammad.klo anda hanya percaya kepada Al Quran kan telah memberikan tuntunan di dlm nya

    apa yang diberikan Rasul kepadamu, Maka terimalah. dan apa yang dilarangnya bagimu, Maka tinggalkanlah. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Amat keras hukumannya. ( Qs Al Hasyr : 7) ngutip dr Shizo

  87. logic

    Saya bertanya apakah sedikit itu dik Shizo? Kalau melihat hadits2 justru pengetahuan tentang roh itu banyak sekali…..

    Bagaimana engkau yakin suatu hadits memang benar2 hadits nabi dan bukan buatan dari manusia? Atau dalam hal ini nabi menjadi korban ? Oleh orang2 yang mengatakan bahwa cerita dan riwayat ini adalah benar dilakukan, dikatakan dan diperlihatkan nabi ?

    Tidak ada istilah hadits sebelumnya sampai AlQuran sendiri meberi nama pada kata2 yang disebut bangsa arab sebagai hadits….dan mereka menjadikannya sebagai pegangan religious mereka, bahkan mereka mencoba menerapkannya sebagai acuan syariah….bahkan jika ada hadits menyatakan bumi itu datar maka mereka akan percaya sebagaimana mereka percaya akan imam mahdi, kembalinya isa dll yang semua tidak ada di AlQuran dan menimbulkan permusuhan diantara mereka sendiri tentang mahdi dan isa….

    AlQuran telah datang dna telah nyata apa yang dikabarkannya, kenapa masih mencari hadits, tak sempurnakah AlQuran bagi tuntunan hidup….

    Jelaskan pada saya, jika engkau memang ahli hadits, metodology pengklasan hadits, pengujian2 keshahihannya dan tatacaranya….kita akan lihat kenapa metodology ini bukan main gobloknya, tapi oleh masyarakat waktu itu(dan sampai sekarang) dianggap sebagai metode yang berhubungan dengan kesucian, kehebatan ahli ulama, sehingga hampir ada kerahiban dalam agama Allah….hampir saja, sampai kita menerima MUI dalam system bernegara….dan fatwanya membuat sekelompok ahli surga mementungi orang2 dijalanan….

    Jangan kita mejadi orang2 yang dalam hari akhir kelak berkata Muhammad :

    “Tuhanku, umat ini telah (mengeyampingkan/mengacuhkan/membuat Alquran seperti padang pasir kering) AlQuran”

    sebagaimana Isa kecewa pada orang2 yang mengaku sebagai pengikutnya….

    salam
    logic

  88. Shizo

    sorry lama blsnya
    ok pertama saya mau jelaskan masalah sedikit
    tentang ruh sebanyak apa hadis yg anda dpt sedangkan Allah juga berfirman

    Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).”
    (QS Alkahfi : 109)
    jadi apapun yg di beritakkan oleh hadis saya rasa masih sedikit di banding dengan IlmuNya Allah SWT

    mungkin sebenernya ga perlu saya bahas karena mugkin orang yg belajar hadis 15 thn sudah lbh mengerti dr saya

    Pengertian Hadits
    Secara bahasa, kata hadits berarti baru. Arti ini dimaksudkan sebagai lawan dari kata Qadim (lama, lalu) yang menjadi sifat dari kalam Allah. Secara istilah, hadits atau sunnah adalah hal-hal yang berasal dari nabi Muhammad Saw baik berupa perkataan, perbuatan, penetapan, maupun sifat-sifat beliau. Sifat-sifat tersebut baik fisik, moral, maupun prilaku.

    Istilah dalam transimisi hadits
    Sanad
    Jalur atau sistem penyampaian berita dengan menyebutkan narasumbernya disebut isnad, yang secara kebahasaan berarti menyandarkan. Karena begitu luhurnya nilai sanad, maka para ulama mengatakan bahwa pemakaian sanad itu merupakan simbol umat Islam. Bahkan Imam Abdullah bin al-Mubarak berkata, “Sistem sanad ini merupakan bagian dari agama Islam. Tanpa adanya sistem sanad, setiap orang dapat mengatakan apa yang dikehendakinya.”
    Rawi
    Rawi adalah narasumber berita dalam rantai sanad. Rawi merupakan salah satu studi terpenting dalam studi sanad, karena darinya dapat dievaluasi positif atau negatifnya suatu hadits. Ilmu yang mempelajari rawi disebut Ilm al-Jarh wa al-Ta’dil. Ilmu tersebut mengupas karakteristik masing-masing rawi, apakah ia seorang yang bertaqwa, jujur, kuat ingatannya dan sebagainya, atau ia seorang yang suka berbuat maksiat, pelupa, pendusta, dan sebagainya.
    Matan
    Isi atau materi dari suatu hadits.
    Marfu’
    Hadits yang sanadnya bersambung sampai Rasulullah
    Mauquf
    Hadits yang sanadnya bersambung sampai Sahabat
    Mutawatir
    Hadits yang diriwayatkan oleh rawi-rawi yang banyak jumlahnya secara berturut-turut dalam setiap jenjangnya. Jumlah rawi-rawi tersebut, menurut sebagian besar ulama, dalam setiap jenjang tidak kurang dari sepuluh orang.
    Ahad
    Hadits yang diriwayatkan dari Nabi Saw oleh satu orang sahabat atau lebih, kemudian dari mereka Hadist itu diriwayatkan oleh satu orang tabi’in atau lebih, dan demikianlah seterusnya, namun jumlah mereka dalam setiap jenjangnya tidak mencapai jumlah yang ditentukan dalam hadits mutawatir.

    Istilah dalam kualitas hadits
    Shahih
    Hadits dinyatakan shahih manakala memiliki kriteria berikut: Pertama. Sanadnya bersambung sampai Rasulullah. Kedua, sanadnya terdiri dari perawi yang bertaqwa dan kuat ingatannya.
    Hasan
    Hasan berarti baik. Derajatnya dibawah shahih.
    Dhaif
    Dhaif berarti lemah. Suatu hadits dinyatakan lemah apabila pada jalur sanadnya ditemukan perawi yang tidak dipercaya.
    Maudlu
    Maudlu berarti palsu. Dengan sendirinya tidak dapat dianggap hadits.
    Muttafaqun Alaihi
    Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

    trus mslh gobloknya dmn mas???
    apakah ga sesuai logika???
    dmn sih ga sesuai logikanya mas,pada saat pengumpulan hadis ?
    saya juga mau tanyakan apa shalat anda yg anda bilang di ajarkan turun temurun sdh benar???
    apa anda yakin klo slama ini sholat anda juga sudah benar mksd saya ga menyimpang dr sholatnya Rasulullah??klo benar coba terangkan bagaimana sholat anda di mulai dengan apa dan selesai dengan apa???

    nah di sini kan kelas hadis benar2 di bagi. dan adanya hadis itu untuk memberikan contoh kepada umat Islam bagaimana berperilaku sehari2 sesuai Nabi kan di Al quran juga di suruh mengambil teladan dr Nabi (QS Al Ahzab :21).tp ga mengkultuskan

    trus nih mas saya mau tanya, ini drmn si mas saya ga tau sungguh

    “Tuhanku, umat ini telah (mengeyampingkan/mengacuhkan/membuat Alquran seperti padang pasir kering) AlQuran”
    Al Quran surah berapa sih ,maaf saya kurang tau ???

    o ia saya waktu itu saya tanya masalah gimana Nabi menerangkan Al Quran, mksd saya gimana sih cara nabi menerangkan Al Quran sampai Al Quran bs sampai ke masa kini jelas lo ada beberapa ayat yg hrs di terangkan agak rinci dalam Al Quran??

    saya ingin mendengar cara menerangkan Nabi menurut anda???

    thx atas jwbnya
    nb : tolong klo pake bhs yg halus sedikit yah,jgn kasar seperti goblok,tolol. kan orang yg logic

  89. logic

    Kan saya gak bilang dik Shizo goblok…yang goblok adalah tata cara pengklasan hadits spt dik Shizo uraikan itu….bagaimana saya bisa percaya bahwa sesorang bisa mengklasifikasikan sesorang berbohong, jujur, taat, takwa atau tidak tanpa melakukan penyelidikan saat sesorang masih hidup….dan apakah bukannya hal itu lebih merupakan hak Allah, karena kita bicara dalam kontek religiousitas yang ujung2nya berakhir pada Allah ? Atau nanti didepan Allah kita mau bilang, ampuni kesalahanku karena aku mengikuti perkataan2 yang tak bernilai dari manusia semasa aku di dunia ? metode yang dik Shizo jelaskan itu tidak bisa diterima akal, cobalah uji dan cobalah membuka hati dan fikiran untuk menelaahnya….

    Dik Shizo, pejunjung teguh AlQuran seperti saya tidak pernah mengurusi roh, kita percaya saja dari AlQuran bahwa roh itu urusan Allah SWT. Itu saja sudah cukup. Saya dalam hal ini menarik kesimpulan bahwa jika ada pengetahuan tentang roh maka pengetahuan itu hanya datang dari sisi Allah semata yaitu dalam hal ini AlQuran….Kan say bilang lagi, apa sih kurangnya AlQuran….Kalo teman2 yang merasa kurang ya silakan saja mencari ke hadits2 aneh itu, saya kan gak berhak melarang, cuma menasihatkan….

    Ada contoh menarik didalam dunia Islam atau apapun istilahnya yang dekat2 dengan islam, yaitu Taliban….Groupnya Taliban adalah group yang pernah berkuasa di Afghanistan(beberapa waktu lalu saya bertemu seorang perempuan Afghan di luar negeri, dan beliau bercerita banyak kepada saya)….Group ini menganggap apa yang mereka lakukan adalah penerapan nilai2 keislaman tanpa pandang bulu dan mereka lalu, duh….menghinakan wanita, karya2 seni, memaksakan orang memelihara janggut, memaksakan satu model pakaian bagi wanita, menghukum pezinah dengan hukum rajam, semua itu lengkap dengan hadits yang mereka anggap begitulah islam. Tapi, mereka melupakan bahwa….AlQuran menyamakan wanita dan lelaki….AlQuran memberi tahu bahwa banyak patung di masjidnya nabi Sulaiman dan gak apa2 tuh sebagai karya seni….AlQuran hanya menyatakan bahwa pezinah dihukum dnegan dipermalukan dimuka umum, eh mereka malah menambah hukumannya menjadi hukuman mati dengan disiksa(berdasar hadits) dll dll….Akhirnya, datanglah azab kepada mereka, mereka harus mengungsi ke gunung2, bergerilya sengsara dan banyak dari mereka berubah pandangan, dari yang tadinya bergaya menganut islam dalam fikirannya terpaksa berkompromi….semua itu karena memang janji Allah….bagi yang berlebihan dan menyimpang maka azablah balasannya….dan azab ini akan terjadi juga jika kita, diam2 ternyata di hati kita kita menyetujui aksi terorisme, pengeboman2 yang membuat anak2 dan dewasa tak berdosa menjadi korban….ini saya kutipkan berita tentang perilaku kawanan bom bali, mereka masih mengancam2….ya Allah, lepaskan aku dari tuduhan mereka sebagai muslim yang akan menuntut balas atas kematian mereka, aku berlepas diri dari apa apa kekejian yang telah mereka laukan dan hindarkan aku darinya dan bawalah aku dalam kebenaran mempelajari ajaran Engkau ya Allah,…berikut kutipannya :

    Trio Bom Bali Yakin Tak Bakal Dieksekusi
    Rabu, 01 Oktober 2008 | 10:03 WIB

    ” TEMPO Interaktif, Jakarta: Terpidana mati kasus Bom Bali I, Imam Samudra, Amrozi alias Ali Ghufron, dan Muklas yakin mereka bertiga tak akan dieksekusi. Mereka menilai Kejaksaan terlalu takut untuk mengeksekusi trio bomber itu.

    Dihadapan puluhan wartawan dalam dan luar negeri, ketiga terpidana mati tersebut bahkan mengaku tidak terlalu memikirkan tentang eksekusi. Imam Samudra yang diwawancarai pertama kali mengatakan, pengikutnya akan melakukan aksi balasan jika ketiganya jadi dieksekusi. “Jika ada yang bunuh kami, Insya Allah akan ada pembalasan,” ujarnya.

    Imam mengatakan setiap muslim yang ada di Indonesia, diakuinya telah siap untuk melakukan aksi balasan. Terkait aksi pengeboman yang dilakukannya, Imam mengaku tidak menyesal. Ia bahkan bangga dengan pengeboman yang menewaskan sedikitnya 200 orang itu.

    Imam juga mengatakan dirinya siap lahir batin jika Kejaksaan jadi mengeksekusinya. “Mati itu urusan Allah, jika mati saya mati sahid,” katanya. ”

    Ya Allah, jka saja engkau membuka hati sedikit saja dari kami, tentulah kami menjadi umat yang terhormat dan mengguncang dunia, tapi tidak dengan bom dari manusia2 yang mengatasnamakan nama agama kami, tapi dengan pengetahuan, penemuan dalam teknology, penemuan kesehatan, kemanusian yang agung dan kearifan untuk memecahkan masalah2 dunia yang membesar dihadapan kami ya Allah. Ya Allah, jauhkan kami dari hal yang menyimpang yang tak sesuai tuntunan engkau selama kami didunia, dan selamatkan kami di hari akhir nanti…

    Dik Shizo, dalam ilmu pengetahuan ada istilah metodology, adalah cara yang kita gunakan untuk menguji suatu hypotesa sebelum kita menyimpulkan sesuatu, nah saya tanya apakah metodology pengkajian sifat hadits itu bisa diterima akal atau tidak, atau dik Shizo hanya menerima begitu saja ? Kalau saya, metodology hadits yang seperti itu menyalahi akal sehat dan masuk dalam ranah kekuasaan Allah. Tapi ya manusia memang suka menambah2 karena memang AlQuran dirasa kurang…..

    salam
    jangan marah ya
    LOGIC

  90. logic

    Kan saya gak bilang dik Shizo goblok…yang goblok adalah tata cara pengklasan hadits spt dik Shizo uraikan itu….bagaimana saya bisa percaya bahwa sesorang bisa mengklasifikasikan sesorang berbohong, jujur, taat, takwa atau tidak tanpa melakukan penyelidikan saat sesorang masih hidup….dan apakah bukannya hal itu lebih merupakan hak Allah, karena kita bicara dalam kontek religiousitas yang ujung2nya berakhir pada Allah ? Atau nanti didepan Allah kita mau bilang, ampuni kesalahanku karena aku mengikuti perkataan2 yang tak bernilai dari manusia semasa aku di dunia ? metode yang dik Shizo jelaskan itu tidak bisa diterima akal, cobalah uji dan cobalah membuka hati dan fikiran untuk menelaahnya….

    Dik Shizo, pejunjung teguh AlQuran seperti saya tidak pernah mengurusi roh, kita percaya saja dari AlQuran bahwa roh itu urusan Allah SWT. Itu saja sudah cukup. Saya dalam hal ini menarik kesimpulan bahwa jika ada pengetahuan tentang roh maka pengetahuan itu hanya datang dari sisi Allah semata yaitu dalam hal ini AlQuran….Kan say bilang lagi, apa sih kurangnya AlQuran….Kalo teman2 yang merasa kurang ya silakan saja mencari ke hadits2 aneh itu, saya kan gak berhak melarang, cuma menasihatkan….

    Ada contoh menarik didalam dunia Islam atau apapun istilahnya yang dekat2 dengan islam, yaitu Taliban….Groupnya Taliban adalah group yang pernah berkuasa di Afghanistan(beberapa waktu lalu saya bertemu seorang perempuan Afghan di luar negeri, dan beliau bercerita banyak kepada saya)….Group ini menganggap apa yang mereka lakukan adalah penerapan nilai2 keislaman tanpa pandang bulu dan mereka lalu, duh….menghinakan wanita, karya2 seni, memaksakan orang memelihara janggut, memaksakan satu model pakaian bagi wanita, menghukum pezinah dengan hukum rajam, semua itu lengkap dengan hadits yang mereka anggap begitulah islam. Tapi, mereka melupakan bahwa….AlQuran menyamakan wanita dan lelaki….AlQuran memberi tahu bahwa banyak patung di masjidnya nabi Sulaiman dan gak apa2 tuh sebagai karya seni….AlQuran hanya menyatakan bahwa pezinah dihukum dnegan dipermalukan dimuka umum, eh mereka malah menambah hukumannya menjadi hukuman mati dengan disiksa(berdasar hadits) dll dll….Akhirnya, datanglah azab kepada mereka, mereka harus mengungsi ke gunung2, bergerilya sengsara dan banyak dari mereka berubah pandangan, dari yang tadinya bergaya menganut islam dalam fikirannya terpaksa berkompromi….semua itu karena memang janji Allah….bagi yang berlebihan dan menyimpang maka azablah balasannya….dan azab ini akan terjadi juga jika kita, diam2 ternyata di hati kita kita menyetujui aksi terorisme, pengeboman2 yang membuat anak2 dan dewasa tak berdosa menjadi korban….ini saya kutipkan berita tentang perilaku kawanan bom bali, mereka masih mengancam2….ya Allah, lepaskan aku dari tuduhan mereka sebagai muslim yang akan menuntut balas atas kematian mereka, aku berlepas diri dari apa apa kekejian yang telah mereka laukan dan hindarkan aku darinya dan bawalah aku dalam kebenaran mempelajari ajaran Engkau ya Allah,…berikut kutipannya :

    Trio Bom Bali Yakin Tak Bakal Dieksekusi
    Rabu, 01 Oktober 2008 | 10:03 WIB

    ” TEMPO Interaktif, Jakarta: Terpidana mati kasus Bom Bali I, Imam Samudra, Amrozi alias Ali Ghufron, dan Muklas yakin mereka bertiga tak akan dieksekusi. Mereka menilai Kejaksaan terlalu takut untuk mengeksekusi trio bomber itu.

    Dihadapan puluhan wartawan dalam dan luar negeri, ketiga terpidana mati tersebut bahkan mengaku tidak terlalu memikirkan tentang eksekusi. Imam Samudra yang diwawancarai pertama kali mengatakan, pengikutnya akan melakukan aksi balasan jika ketiganya jadi dieksekusi. “Jika ada yang bunuh kami, Insya Allah akan ada pembalasan,” ujarnya.

    Imam mengatakan setiap muslim yang ada di Indonesia, diakuinya telah siap untuk melakukan aksi balasan. Terkait aksi pengeboman yang dilakukannya, Imam mengaku tidak menyesal. Ia bahkan bangga dengan pengeboman yang menewaskan sedikitnya 200 orang itu.

    Imam juga mengatakan dirinya siap lahir batin jika Kejaksaan jadi mengeksekusinya. “Mati itu urusan Allah, jika mati saya mati sahid,” katanya. ”

    Ya Allah, jka saja engkau membuka hati sedikit saja dari kami, tentulah kami menjadi umat yang terhormat dan mengguncang dunia, tapi tidak dengan bom dari manusia2 yang mengatasnamakan nama agama kami, tapi dengan pengetahuan, penemuan dalam teknology, penemuan kesehatan, kemanusian yang agung dan kearifan untuk memecahkan masalah2 dunia yang membesar dihadapan kami ya Allah. Ya Allah, jauhkan kami dari hal yang menyimpang yang tak sesuai tuntunan engkau selama kami didunia, dan selamatkan kami di hari akhir nanti…

    Dik Shizo, dalam ilmu pengetahuan ada istilah metodology, adalah cara yang kita gunakan untuk menguji suatu hypotesa sebelum kita menyimpulkan sesuatu, nah saya tanya apakah metodology pengkajian sifat hadits itu bisa diterima akal atau tidak, atau dik Shizo hanya menerima begitu saja ? Kalau saya, metodology hadits yang seperti itu menyalahi akal sehat dan masuk dalam ranah kekuasaan Allah. Tapi ya manusia memang suka menambah2 karena memang AlQuran dirasa kurang…..

    salam
    jangan marah ya
    LOGIC

    Oh ya, soal ayat itu, boleh dik Shizo cari di AlQuran….

  91. logic

    25.30:Berkatalah Rasul: “Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur’an ini suatu yang tidak diacuhkan”.

    25:30:The messanger said, “My Lord, my people have deserted this Quran.”😥

    saya takut dik Shizo susah menemukan ALQuran dalam tumpukan buku2 hadits jadi saya taruh disini terjemahannya….

    Dialog Muhammad dengan Allah di hari akhir/hari keputusan ini boleh dikata satu jenis atau hampir serupa dengan dialog antara Isa dengan Allh di hari itu juga, yaitu akhirnya Isa berlepas tangan atas kelakuan manusia yang menjadikannya tuhan dalam trinitas….dan Isa menyerahkan semuanya kepada Allah….

    Dik Shizo, yang saya kemukakan diatas itu(dialaog Muhammad-Allah, Isa-Allah) adalah salah satu kajian dalam mempelajari AlQuran….AlQuran itu mudah dan jelas(tapi kaum hadits akan datang dengan istilah2 mutasyabih dll kalau saya gak salah, terus ada istilah hadits menjelaskan AlQuran, masya Allah dan riwayat2 lain yang diperlukan untuk menjelaskan AlQuran….)

    di 6:114, AlQuran menyatakan sendiri dirinya terperinci, tapi banyak manusia gagal menerima pernyataan AlQuran ini sehingga mereka perlu menemukan hadits….

    salam
    LOGIC

  92. logic

    [2.4] dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Qur’an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.

    dik Shizo, kalau memang hadits adalah acuan yang disuruh Allah untuk diimani maka tentunya terjemahan diatas akan berbunyi(saya huruf besarkan yang seharusnya ada jika hadits itum posisinya ada dalam hal2 religious islam):

    [2.4] dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Qur’an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu DAN KITAB2 HADITS YANG AKAN DIBUAT SETELAH ENGKAU(MUHAMMAD) MENINGGAL, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.

    semoga kita tidak menambah2 dalam agama kita dik Shizo….

    salam
    LOGIC

  93. logic

    Dik Shizo,
    Islam bukanlah hal2 tentang Muhammad, tapi pada pesan yang ia bawa dan junjung sebagaimana nabi2 sebelum dia yaitu: ketuhanan yang satu….itulah islam, bukan pada betapa kita sangat ingin mengetahui cara nabi mandi, cara nabi makan, cara nabi berjalan, apakah nabi tinggi atau pendek,apakah dia gondrong atau botak, apakah dia suka warna hijau, apakah dia suka berjalan dengan menunduk dan tergesa2, apakah dia punya gingsul giginya, bagaimana dia memutuskan hukuman pada masa itu, bukan dik Shizo, bukan itu, nabi telah meninggalkan AlQuran yang agung, dan distulah kita semua harus berhulu(bukan bermuara), mengambil nilai2 universalnya dan menrapkannya dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, bernegara, antar negara dst….itu semua memerlukan fikiran yang sehat, semangat nasionalisme, ketahanan budaya, kemajuan teknology dan pengetahuan akan wawasan kebangsaan, bukan serta merta ngikuti Arab Saudi itu, wong rajanya tahu kok masih ada perbudakan dinegerinya kok gak bisa menghentikannya….rajanya tahu rakyatnya suka memperkosa wanita negara lain malah dibiarkan….

    Hati2 didunia, jangan sampai kita terikut manusia….misalnya ulama kita, habib kita, orang2 masa lalu(bukhary, muslim), gerakan2 mazhab(syafi, hambali dll), pembelokan akibat kontroversi Mahdi-Isa(Salamullah, Ahmadiyah) dll. Dik Shizo bisa melihat, begitu banyak kelompok telah terbentuk karena beragamnya hadits2, dan mereka saling menyalahkan diam2(contoh saja Sunni-Shiah), mereka saling menyalahkan diam2, padahal islam itu tak ada kelompoknya, dia kembali ke person to person yaitu :

    (2:62)Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

    (5.69)Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, Shabiin dan orang-orang Nasrani, siapa saja (di antara mereka) yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

    begitu simplenya islam dan begitu gamblangnya AlQuran…..

  94. gandhoz

    yang bener demonya harusnya begini ” Orang Indonesia dilarang berhaji, karena haji merupakan pemborosan uang yang ujung2nya mental bangsa Indonesia malah tambah bobrok, bayangkan trilyunan rupiah sudah yang melayang buat ibadah haji….. sungguh naif orang islam indonesia, sementara kemelaratan terus bertambah dan penderitaan orang miskin yang tiada terbendung, WAKE UP MAN !!!!!”

  95. Shizo

    sorry nih lama trus bls nya bis lg jln2 silaturahmi

    o ia
    AlQuran hanya menyatakan bahwa pezinah dihukum dnegan dipermalukan dimuka umum,padahal surah An nuur ayat 2 juga udah jelas loh mas.

    mslh ayat ini saya bingung lo nyarinya di Al Quran

    “Tuhanku, umat ini telah (mengeyampingkan/mengacuhkan/membuat Alquran seperti padang pasir kering) AlQuran”

    dan masalah
    25.30:Berkatalah Rasul: “Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur’an ini suatu yang tidak diacuhkan”.

    di sini kan jelas berarti Al Quran sesuatu yg tidak di kesampingkan dan bertentangan dengan ungkapan yg saya tanya pada anda ???
    jadi mohon penjelasannya

    [2.4] dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Qur’an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu DAN KITAB2 HADITS YANG AKAN DIBUAT SETELAH ENGKAU(MUHAMMAD) MENINGGAL, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat

    memang ga ada mslh hadis dalam surah Albaqarah ayat 4 tp kan saya sering katakan
    Rasul sebagai teladan.

    saya mau tanya sama anda seumpama anda melihat seorang anak yg cerdas dlm sekolahnya,dan baik perilakunya.
    (jika anda mempunyai anak apakah anda akan tidak akan menyuruh anak anda untuk mengikuti cara blajar atau budi pekerti anak yg baik tsb???).

    Ok masalah Sunni dan Shiah

    di sini saya pernah mendapat keterangan mungkin dr orang yg anda anggap bodoh
    mungkin ini yg saya msh bnr2 ingat,kalau yg saya ingat betul keterangannya saya tidak bisa menulis sbb saya ragu dlm menyampaikan.
    tidak semua shiah itu sesat,salah satu contoh shiah sesat ialah shiah yg mengatakan bahwa Al Quran yg turun msh blm lengkap dan ini lah yg di musuhi oleh sunni.

    kalau mslh hadits tentang Imam Mahdi itu sudah jelas mas sbnrnya tanda2nya sudah ada dan mereka yg mengaku2 itu tidak ada tanda2 yg di jelaskan dlm Hadis pada mereka,cb deh liat hadis2nya dan samakan dengan orang yg mengaku imam mahdi.

    o ia dan masalah ini

    (2:62)Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

    (5.69)Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, Shabiin dan orang-orang Nasrani, siapa saja (di antara mereka) yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

    saya cuma mau bawa satu ayat saja bakan tidak samapai satu ayat
    (QS Ali ‘ Imran :19)
    Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam.

    jadi anda harus melihat asbabun nuzul waktu ayat ini turun (2:62),(5.69)
    sebab turunnya ayat juga terkadang terkait dengan situasi dan kondisi sang Nabi.
    coba deh perhatikan dengan fikiran yg terbuka

  96. Shizo

    @gandhoz
    yang bener demonya harusnya begini ” Orang Indonesia dilarang berhaji, karena haji merupakan pemborosan uang yang ujung2nya mental bangsa Indonesia malah tambah bobrok, bayangkan trilyunan rupiah sudah yang melayang buat ibadah haji….. sungguh naif orang islam indonesia, sementara kemelaratan terus bertambah dan penderitaan orang miskin yang tiada terbendung, WAKE UP MAN !!!!!”

    apakah di paksakan orang yg berhaji kalau dia tidak mampu???

  97. logic

    Dik Shizo,
    masalahnya anda tidak melihat nabi seperti dituliskan oleh pengepul hadits….itu beda yang nyata….teladan rasul termaktub dalam AlQuran….sekarang saya mau nanya, apakah rasul itu omnipotent ? sehingga beliau setelah matipun masih berpengaruh pada konstelasi perjalanan umat ? Beliau itu manusia biasa, sebagaimana nabi lainnya, beliau juga telah meninggal, jadi ya sudahlah, jangan lagi mencari2 pada orang yang telah meninggal berdasarkan cerita2 yang jelas2 dibuat oleh ahli hadits itu, mereka tidak reliable untuk menentukan hal2 religious dalam kehidupan kita….

    Mengenai 25:30, pengertian dik Shizo salah dan bertolak belakang…saya sarankan mencari terjemahan yang lain dalam bahasa inggris atau bahasa lainnya agar kita bisa melihat ada salah arti di dalam penegrtian dik Shizo….

    Mengenai Ali Imran 19: kembali saya jelaskan ke dik Shizo, bahwa kriteria Islam itu bukan mengacu pada nama dan organisasi, tapi mengacu pada apa yang ada dalam hati manusia dan itu hanya tuhan yang tahu. Jika dik Shizo menempelkan islam sebagaimana ritualnya yaitu shalat dan puasa maka itu adalah suatu gerak gerik pertanda seseorang ber’islam’ atau tidak,baru pertanda saja,tetapi yang inti dari islam adalah : Siapapun yang, bertuhan satu(monotheist, dan ini juga yang ditegakkan nabi sebagai tugas utamanya kepada bangsa Arab dan umat manusia), percaya hari akhir dan berbuat baik, itulah makna dari islam, dan orang2 yang memenuhi kriteria tsb bisa datang dari mana saja, apakah orang yang menamakan dirinya islam, apakah orang yang menamakan dirinya nasrani, atau bahkan dari kepercayaan lain(shabiin), maka dia dikategorikan sebagai muslim alias orang yang menyerah kepada Allah….

    Saya secara budaya disebut sebagai orang Islam, saya lahir dalam keluarga yang menamakan agamanya agama islam, besar dalam tradisinya dll-dll, tapi belum tentu saya bertuhan satu dalam kehidupan saya, belum tentu saya percaya hari akhir dan belum tentu saya berbuat baik, maka meskipun nantinya kalau mati saya dikuburkan secara islam, bukan berarti saya diterima yang maha kuasa masuk surga karena hanya beliau yang menentukan sesorang muslim/islam atau tidak….

    begitu dik Shizo, maka sikap kehati2an dalam islam itu perlu dan jangan mengikuti manusia yang kita tak punya pengetahuan didalamnya(misalnya hadits, resiko menrima hadits adalah menerima hasil pekerjaan dari bukhary atau muslim tanpa reserve, karena secara praktis kita tidak bisa mengkaji hasil kerja mas Bukhary atau mas Muslim ini lagi, makanya kita jatuh dalam kepatuhan kepada manusia, yaitu mengikuti mereka yang mengepul dan mempelajari hadits ini, padahal tidak sepotong ayatpun dalam AlQuran meminta kita mengikuti mereka, yang ada adalah menjadikan rasul sebagai tauladan dan itu termaktub dalam ALQuran, jangan terjebak dik Shizo, ini perlu logika mencernanya)

    Ingatlah, karena hadits2 itu makanya umat terpecah belah, dari sunni, shiah, ahmadiyah, salafi, wahabi, mahdini, syafii, hambali, hanafi, maliki dlsb….padahal islam gak ada organisasinya karena dia jatu pada penilaian yang maha kuasa dan itu sangat personal dan puji allah, allah memberikan kita Alquran buat yang mau berfikir….

    dik Shizo, jangan samakan mengikuti hadits dengan kehidupan duniawi karena mengikuti hadits mempertaruhkan keimanan kita….kita bisa percaya banyak hal diluar AlQuran karena hadits….

    dik Shizo, karena saya sudah cukup banyak menulis disini, mungkin saya tidak akan menanggapi pembicaraan tentang ini lagi….

    saya bisa di kontak di semak_pagar@yahoo.com

    salam
    LOGIC

  98. Shizo

    tentang 25:30 saya cuma copy paste dr tulisan mas logic,coba deh liat lagi

    25.30:Berkatalah Rasul: “Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur’an ini suatu yang tidak diacuhkan”.

    dan mslh surat al imran ayat 19,gmn anda bisa menafsirkan
    bukan mengacu pada nama dan organisasi, tapi mengacu pada apa yang ada dalam hati manusia dan itu hanya tuhan yang tahu.

    padahal kan jelas Allah memerintahkan untuk shalat

    Ok ini jg koment terakhir saya nanti saya akan hubungi mas logic

  99. Sukarno

    kalo liat forum2 ginian, jadi pengen buang sampah, mau buat thread baru tapi males, mendingan disini, soalnya banyak yang pada nyampah juga.

    penyampah digital seringkali membuat sampah di dunia maya atas “daya khayal” dan angan2nya, kemudian dituliskan di Internet.

    penderita ini istilah kedokterannya “scyzophrenia”. Peluapan daya khayal bisa dilakukan dengan “perang-perangan” di games seperti games favourite saya “Microsoft Age of Empire”, atau bahkan yang kebablasan di forum online seperti ini, seperti disini pasien2 scyzophrenia ada yang dalam khayalannya sebagai “Habib” ada yang jadi “AKKBB KUFFAR” dan berbagai khayalan anak-anak lainnya.

    tapi ada lagu bagus nih “Where Is The Love” oleh Black Eye Peas, jadi inget pas ana bekerja di sebuah company yang bertempat di IT Park yang disebut komplek Electronic City, Bangalore. Disana terjadi perang beneran, yang bermula dari ulah para penderita “scyzophrenia”, gara-gara pembagian jatah air irigasi dari sungai ganga yang melewati 2 daerah tersebut Karnataka dan Tamil, yang dianggap tidak adil, hingga saling tuding-menuding.

    Tidak ada kebenaran outentik dari kata-kata pasien scyzophrenia tersebut, yang ada adalah “akibatnya” penyesatan opini Umat dan sewa preman buat hadirin sidang orang lain,,,,
    hi..hi..hi…:)

  100. Habib Hasan

    “Membongkar Kesesatan Dan Kedustaan Ahmadiyah”
    =======================================
    Membongkar Kesesatan Dan Kedustaan Ahmadiyah

    1.Aliran Ahmadiyah-Qadiyani itu berkeyakinan
    bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah Nabi dan Rasul, kemudian barang siapa yang tidak mempercayainya adalah kafir murtad

    2.Ahmadiyah-Qadiyani memang mempunyai Nabi dan Rasul sendiri yaitu Mirza Ghulam Ahmad dari India

    3.Ahmadiyah-Qadiyan mempunyai kitab suci sendiri yaitu kitab suci “Tadzkirah”

    4.Kitab suci”Tadzkirah” tersebut adalah kumpulan wahyu yang diturunkan “tuhan” kepada Mirza Ghulam Ahmad yang kesuciannya sama dengan kitab suci Al-Qur’an, karena sama-sama wahyu dari Tuhan, tebalnya lebih tebal dari Al-Qur’an, dan kitab suci Ahmadiyah tersebut ada di kantor LPPI

    5.Kalangan Ahmadiyah mempunyai tempat suci tersendiri untuk melakukan ibadah haji yaitu Rabwah dan Qadiyan di India. Mereka mengatakan:”Alangkah celakanya orang yang telah melarang dirinya bersenang-senang dalam haji akbar ke Qadiyan. Haji ke Makkah tanpa haji ke Qadiyan adalah haji yang kering lagi kasar”. Dan selama hidupnya “nabi” Mirza tidak pernah haji ke Makkah

    6.Kalau dalam keyakinan umat Islam para nabi dan rasul yang wajib dipercayai hanya 25 orang, dalam ajaran Ahmadiyah Nabi dan Rasul yang wajib dipercayai harus 26 orang, dan Nabi dan Rasul yang ke-26 tersebut adalah “Nabi Mirza Ghulam Ahmad”

    7.Dalam ajaran Islam, kitab samawi yang dipercayai ada 4 buah yaitu:
    Zabur, Taurat, Injil dan Al-Qur’an. Tetapi bagi ajaran Ahmadiyah Qadiyan bahwa kitab suci yang wajib dipercayai harus 5 buah dan kitab suci yang ke-5 adalah kitab suci “Tadzkirah” yang diturunkan kepada “Nabi Mirza Ghulam Ahmad”

    8.Orang Ahmadiyah mempunyai perhitungan tanggal, bulan dan tahun
    sendiri. Nama bulan Ahmadiyah adalah: 1. Suluh 2. Tabligh 3. Aman 4. Syahadah 5. Hijrah 6. Ihsan 7. Wafa 8. Zuhur 9. Tabuk 10. Ikha’ 11. Nubuwah 12. Fatah. Sedang tahunnya adalah Hijri Syamsi yang biasa mereka singkat dengan H.S. Dan tahun Ahmadiyah saat ini adalah tahun 1373 H.S (1994 M atau 1414 H). Kewajiban menggunakan tanggal, bulan dan tahun Ahmadiyah tersendiri tersebut di atas perintah khalifah Ahmadiyah yang kedua yaitu Basyiruddin Mahmud Ahmad

    9.Berdasarkan firman “tuhan” yang diterima oleh “nabi” dan “rasul” Ahmadiyah yang terdapat dalam kitab suci “Tadzkirah” yang artinya:”Dialah tuhan yang mengutus rasulnya “Mirza Ghulam Ahmad” dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya atas
    segala agama-agama semuanya.(”kitab suci Tadzkirah” hal. 621)Berdasarkan keterangan yang ada dalam kitab suci Ahmadiyah di atas
    BAHWA AHMADIYAH BUKAN SUATU ALIRAN DALAM ISLAM, TETAPI MERUPAKAN SUATU AGAMA YANG HARUS DIMENANGKAN TERHADAP SEMUA AGAMA-AGAMA LAINNYATERMASUK AGAMA ISLAM

    10.Ahmadiyah mempunyai nabi dan rasul sendiri, kitab suci sendiri, tanggal, bulan dan tahun sendiri, tempat untuk haji sendiri serta khalifah sendiri yang sekarang khalifah yang ke-4 yang bermarkas di Inggris bernama: Thahir Ahmad. Semua anggota Ahmafiyah di seluruh dunia wajib tunduk dan taat tanpa reserve pada perintah dia. Orang di luar Ahmadiyah adalah kafir dan wanita Ahmadiyah
    haram kawin dengan laki-laki di luar Ahmadiyah. Jika tidak mau menerima Ahmadiyah tentu mengalami kehancuran

    11.Berdasarkan “ayat” kitab suci Ahmadiyah “Tadzkirah” bahwa tugas dan fungsi
    Nabi Muhammad saw sebagai nabi dan rasul yang dijelaskan oleh kitab suci umat Islam Al-Qur’an, dibatalkan dan diganti oleh “nabi” orang hmadiyah Mirza Ghulam Ahmad
    11.1. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah:Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab suci’Tadzkirah” ini dekat dengan Qadiyan-
    India. Dan dengan kebenaran Kami Menurunkannya dan dengan kebenaran dia
    turun.” “kitab suci” Tadzkirah hal.637)
    11.2. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah:
    Artinya: “Katakanlah-wahai Mirza Ghulam Ahmad-jika kamu benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah aku” “kitab suci” Tadzkirah hal. 630)
    11.3.Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah Artinya: “Dan Kami tidak mengutus engkau-wahai Mirza Ghulam Ahmad-kecuali untuk menjadi
    Rahmat bagi seluruh alam”. (kitab suci “Tadzkirah” hal. 634)
    11.4. Firman “tuhan” dalam kitab suci “Tadzkirah”:
    Artinya: “Katakan wahai Mirza Ghulam Ahmad-sesungguhnya aku ini manusia biasa seperi kamu, hanya diberi wahyu kepadaku”.(”kitab suci Tadzkirah hal. 633)
    11.5. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah:
    Artinya: “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu – wahai Mirza Ghulam Ahmad – kebaikan yang banyak” (”kitab suci” Tadzkirah hal.652)
    11.6. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah:
    Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menjadikan engkau – wahai Mirza Ghulam Ahmad – imam bagi seluruh manusia” (”kitab suci” Tadzkirah hal. 630)
    11.7. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” “Tadzkirah”:
    Artinya: “Oh, pemimpin sempurna, engkau – wahai Mirza Ghulam Ahmad – seorang dari rasul, yang menempuh jalan betul, diutus oleh Yang Maha Kuasa, Yang Rahim” (”kitab suci” Tadzkirah hal. 658-659)
    11.8. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah:
    Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya pada malam lailatul qadr” (kitab suci Tadzkirah hal. 519)
    11.9. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah:
    Artinya: “Dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar tetapi Allah-lah yang melempar. (Tuhan) Yang Maha Pemurah, yang telah mengajarkan Al-Qur’an” (”kitab suci” Tadzkirah hal.620)
    Dan masih banyak lagi ayat-ayat kitab suci Al-Qur’an yang dibajaknya. Ayat-ayat “kitab suci” Ahmadiyah Tadzkirah yang dikutip di atas, adalah penodaan dan bajakan-bajakan dari kitab suci Umat Islam Al-Qur’an. Dan Mirza Ghulam Ahmad
    mengaku pada umatnya -orang Ahmadiyah-bahwa ayat-ayat tersebut adalah wahyu yang dia terima dari “tuhannya” di INDIA.

    12. PENODAAN AGAMA DAN HUKUMNYA
    12.1 Pada Kitab Undang-undang Hukum Pidana diadakan pasal baru yang berbunyi sbb:
    PASAL 56 a: Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun, barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan:
    a. yang pokoknya bersifat permusuhan.
    menyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama di Indonesia.
    12.2 Surat edaran Dirjen Bimas Islam dan Urusan Haji Nomor D/BA.01/3099/84 tanggal 20 September 1984, a.l.:
    2. Pengkajian terhadap aliran Ahmadiyah menghasilkan bahwa Ahmadiyah-Qadiyan dianggap menyimpang dari Islam karena mempercayai Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi, sehingga mereka percaya bahwa Nabi Muhammad
    saw bukan nabi terakhir.
    13.1. Malaysia telah melarang ajaran Ahmadiyah di seluruh Malaysia sejak tanggal 18 Juni 1975.
    13.2. Brunei Darussalam juga telah melarang ajaran Ahmadiyah di seluruh Brunei Darussalam.
    13.3. Rabithah `Alam Islami yang berkedudukan di Makkah telah mengeluarkan fatwa bahwa Ahmadiyah adalah KAFIR dan KELUAR DARI ISLAM.
    13.4. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah mengeluarkan keputusan bahwa Ahmadiyah adalah KAFIR dan TIDAK BOLEH pergi haji ke Makkah.
    13.5. Pemerintah Pakistan telah mengeluarkan keputusan bahwa Ahmadiyah adalah golongan

    MINORITAS NON MUSLIM.
    14. K E S I M P U L A N
    a.”Ahmadiyah sebagai perkumpulan atau jemaat didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad di Qadiyan – INDIA (sekarang Pakistan) tahun 1889, yang karena perbedaan pandangan tentang penerus kepemimpinan dalam Ahmadiyah dan ketokohan
    pendirinya berkembang dua aliran, yaitu Anjuman Ahmadiyah (Ahmadiyah Qadiyan) dan Anjuman Ishaat Islam Lahore (Ahmadiyah Lahore).Kedua aliran tersebut mengakui kepemimpinan dan mengikuti ajaran serta paham yang bersumber pada ajaran Mirza Ghulam Ahmad.
    b. Jemaat Ahmadiyah masuk dan berkembang di Indonesia sejak tahun 1920-an dengan menamakan diri Anjuman Ahmadiyah Qadiyan Departemen Indonesia dan kemudian dinamakan Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang dikenal dengan Ahmadiyah Qadiyan, dan Gerakan Ahmadiyah Lahore Indonesia (GIA) yang dikenal
    dengan Ahmadiyah Lahore.
    c. Mirza Ghulam Ahmad mengaku telah menerima wahyu, dan dengan wahyu itu dia diangkat sebagai nabi, rasul, al-Masih Mau`ud dan Imam Mahdi. Ajaran dan faham yang dikembangkan oleh Pengikut Jemaat Ahmadiyah Indonesia khususnya
    terdapat penyimpangan dari ajaran Islam berdasarkan Al-Qur`an dan Al-Hadits yang menjadi keyakinan umat Islam umumnya, antara lain tentang kenabian dan kerasulan Mirza Ghulam Ahmad sesudah Rasulullah saw.(BALITBANG DEPAG RI, Jakarta, 1995 hal. 19,20,21)

    P E N U T U P
    Sebagai penutup brosur ini, kami kutip sebuah ayat Al-Qur`an yang mengancam orang yang mengaku menerima wahyu serta menulis kitab dengan tangannya sendiri, kemudian dikatakannya dari Allah swt dengan dusta yang amat keji seperti yang dilakukan oleh “nabi” Mirza di atas

    Allah swt berfirman:
    “Maka kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang menulis Al-Kitab dengan tangan mereka sendiri lalu dikataknnya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud)
    untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan
    perbuatan itu. Maka kecelakaanlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka akibat dari apa yang mereka kerjakan. (Q.S. Al-Baqarah 79)

    *Catatan : Apabila PB Ahmadiyah berkeberatan dengan isi brosur ini, alangkah baiknya diselesaikan melalui debat terbuka yang disaksikan oleh Umat.

  101. heulang

    #

    Teologi apofatik adalah
    peringatan bagi orang yang mereduksi Tuhan menjadi sesuatu yang
    rasional
    belaka. Teologi apofatik menunjukkan bahwa orang yang memandang bahwa
    dengan nalarnya ia mempunyai pengetahuan yang memadai tentang Tuhan
    adalah orang yang membatasi Tuhan dalam bentuk khusus menurut
    pengertian
    yang ditentukan oleh akalnya. Padahal Tuhan tidak dapat dibatasi.
    Bentuk
    Tuhan yang ditangkapnya adalah bentuk yang dicocokkan dengan “kotak”
    akalnya. Ia menolak bentuk Tuhan yang tidak cocok dengan bentuk dan
    ukuran “kotak” akalnya. Ia menyalahkan orang lain yang mempercayai
    Tuhan
    dalam bentuk lain. Ia tidak menerima apa pun sebagai kebenaran jika
    bertentangan dengan akalnya. Ia telah mempertuhankan akalnya. Orang
    seperti ini, kata Ibn al-’Arabi, adalah “hamba nalar” (’abd nazhar),
    bukan “hamba Rabb” (’abd rabb).
    #
    Nonga

  102. logic

    terimakasih,
    salam
    logic

  103. logic

    memang otak manusia itu aneh
    manusia bisa berfikir bahwa dengan menyalakan asap dan bau2an yang wangi akan lebih mudah mendekatkan diri kepada allah, padahal yang dia lakukan adalah mengikuti fikirannya, atau bahkan fikiran orang lain tanpa pernah mau mengujinya dengan alquran….
    ujilah sekali2….kapan lagi merasa asik dengan menguji hal2 spt ini….
    salam
    logic

  104. logic

    yang lebih aneh lagi, berfikir bahwa melakukan penyerangan2 fisik(berkelahi dijalan, membom dan berteriak2) dianggap melakukan amar ma’ruf nahi munkar dalam bentuk perbuatan fisik, rusak sudah….apalagi kalau terlihat militant, dianggap diri sudah membela agama….
    salam
    logic

  105. eh..ada adik kecil logic lagi…

    ha..ha..ha..ha…

    i luv u pull…




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: