Ada Website AntiMUI (Tanggapan dari milis)

Ada Website AntiMUI
BangTopik <alislam82@gmail.com>
22 Mei 2008 14:10
Kepada: mediacare <mediacare@yahoogroups.com>, forum pembaca <Forum-Pembaca-Kompas@yahoogroups.com>

dear all,
Saat ini ada website atau weblog yg mengklaim anti MUI dengan alamat url: http://www.antimui.co.cc atau antimui.wordpress.com
website yang isinya berupa tulisan dari beberapa media masa dan tokoh ini sepertinya ingin menempatkan diri sebagai kelompok yg anti MUI
kalo dilihat, website ini sepertiny lebih santun terhadap keinginannya untuk pembubaran MUI, tidak seperti website beberapa golongan yg keras mengkampanyekan pembubaran sesuatu termasuk ahmadiyah baru-baru ini. banyak pula opini yg berkembang dalam komentar yg ada.

regard,

Mirza

————————————-

Mappajarungi <arung_cinta@yahoo.com>
22 Mei 2008 20:45
Balas Ke: mediacare@yahoogroups.com
Kepada: mediacare@yahoogroups.com

alam kehidupan ini, soal anti-antian itu biasa. Namanya juga manusia pola pikirnya berlainan satu sama lain. Kalau semua mencintai MUI dan mengelu-elukan MUI, malah MUI-nya jadi keenakan lalu MUI tak lagi mengkaji dan terus mengkaji. Nah, kalau ada semacam anti-antian malah MUI akan terus waspada dan belajar dari berbagai pengalaman. Gitu..

Jangankan MUI, semua nabi yang hadir di bumi ini, juga banyak antinya. Nabi Musa malah antinya Fir’aun. Fir’aun itu malah mengaku Tuhan, coba bayangin?. Sementara anti MUI tidak mengaku Tuhan, jadi ceteklah hehehehe.. Pokok’e kalau ada anti-antian semacam itu santai ajalah paling sebentar hilang lagi, karena memang hal semacam itu pasti ada sepanjang manusia itu ada.. mau gak punya anti??!! MATI!!!

Gitu aja takut, Manusia iya, coba aja lihat itu Songkok (Peci), pasti ada tulisannya gini . ANTI AIR.

Wassalam
————–

Ridwan Nyak Baik <rbaik@pertamina.com>
23 Mei 2008 09:41
Balas Ke: mediacare@yahoogroups.com
Kepada: mediacare@yahoogroups.com

Dear Bung Topik and all;
Meski ada beberapa pernyataan MUI yang saya kurang setuju, karena terkesan bernuansa pendapat pribadi para pengurusnya, namun kita perlu berhati-hati terhadap upaya-upaya berbagai pihak yang ingin menangguk keuntungan di air keruh. Strategi halus untuk memecah belah kesatuan ummat Islam sebagai bagian dari upaya memutuskan kekuatan mata rantai NKRI bukan mustahil tersembunyi dalam langkah-langkah usul pembubaran MUI. Percaya atau tidak itu menurut kalkulasi helicopter saya yang masih terbang kurang tinggi.

Alur pikirnya: MUI bubar, ummat Islam lumpuh. Ketika ummat Islam layu, pada gilirannya NKRI akan tinggal dalam lembar-lembar buku sejarah (Na’uzubillah). Sebab, fakta berbicara bahwa meski bukan Negara Islam, NKRI merupakan Negara dengan ummat Islam terbesar di dunia.

Tabik;

Ridwan Nyak Baik

Manneke Budiman <manneke@interchange.ubc.ca>
23 Mei 2008 11:39
Balas Ke: mediacare@yahoogroups.com
Kepada: mediacare@yahoogroups.com

Waduh! Kalau MUI bubar, maka umat Islam akan lumpuh? Ini teori apa lagi? Apa hidup matinya umat islam itu ditentukan sama bubar atau tidaknya MUI? Apakah kalau tak ada MUI maka para pemuka dan ulama Islam tak akan bisa terus memberikan moral leadership kepada umatnya? Apalagi kalo dikaitkan dengan masa depan NKRI. Kejauhan Mas. Ini kok bikin hubungan-hubungan sebab-akibat jauh banget ya? Terlalu dramatis ah. Yang wajar-wajar saja.

Bagaimana jika MUI bubar, malah umat Islam jadi makin dinamis, makin kritis, makin merdeka, makin Islami?

——————————

Tito Suhendro <maztito@yahoo.com>
23 Mei 2008 12:12
Balas Ke: mediacare@yahoogroups.com
Kepada: mediacare@yahoogroups.com

Dear Bung Ridwan,

Bung sebelum kasih komentar dan analisa, harus tarik kebelakang dulu soal didirikannya MUI oleh Soeharto, MUI didirikan oleh Soeharto untuk menyeragamkan seluruh umat islam di Indonesia, biar bisa dalam satu komando Soeharto, Dia (soeharto) tidak perlu kontrol NU, Muhammadyah, Ahmadiyah atau organisasi islam apapun di Indonesia, maka dari Itu Buya Hamka, mengambil untuk menjadi ketua yang pertama agar MUI ini tidak bisa dibuat seenaknya oleh Soeharto. Tapi suguh sayang Buya Hamka tidak mampu juga membendung upaya upaya licik Soeharto, akhirnya beliau mengundurkan diri dari MUI. Jadi dari awal berdirinya MUI adalah bentuk intervensi negara pada umat islam, hal ini sama pernah terjadi di Eropa dimana lembaga keagama terlalu dominan terhadap kehidupan umat manusia, sampai mengalahkan pemerintah, ini yang lebih berbahaya bung!!!, sejak awal berdirinya Republik yang tercinta ini, para bapak bangsa ini dulu sadar bahwa negara kesatuan indonesia adalah negara yang pluralis, maka dari itulah disebakati secara sah dan menyakinan bahwa dasar dan falsafah negara adalah Pancasila, Pancasila adalah ekspresi yang genuin milik bangsa ini.

bangsa yang besar adalah bangsa yang selalu menghormati para pendiri dan perintisnya

merdekaaaa !!!!!

—————————

Tito Suhendro <maztito@yahoo.com>
23 Mei 2008 12:27
Balas Ke: mediacare@yahoogroups.com
Kepada: mediacare@yahoogroups.com

setuju bung manneke, bagaimana biar sesuai dengan semangat demokrasi, kalau dalam milis ini kita ambil vote untuk setuju tidaknya MUI di bubarkan? biar jelas begitu loh, kalau memang MUI banyak pendukungnya berarti memang MUI dibutuhkan, kalau sebaliknya ya MUI harus lap[ang dada untuk membubarkan diri

merdekaaaaaaaaaa

———————————-

Hikayat Dunia <hikdun@yahoo.com>
23 Mei 2008 10:43
Balas Ke: mediacare@yahoogroups.com
Kepada: mediacare@yahoogroups.com

Membuat Website Anti MUI saya kira kurang bijaksana, karena dari judulnya saja sudah menunjukan ketidaksenangan bahkan dapat dibilang menebar kebencian.
Perlu disadari apa pun yang dikatakan MUI tidak akan menjadi masalah bagi bangsa Indonesia selama pemerintah Indonesia tidak ikut campur dalam masalah agama, jika akibat perkataan MUI timbul kekerasana yang harus ditindak oleh negara adalah kekerasannya yang melanggar hukum dan MUI dapat saja dilaporkan sebagai penebar kebencian dan diproses secara hukum.
Juga perlu diingat bahwa MUI dapat berkiprah karena dibiayai oleh pemerintah melalui Departemen Agama, jadi yang harus disetop adalah campur tangan pemerintah dalam masalah agama termasuk membiayai kegiatan MUI dan lebih kongkrit yang harus dibubarkan adalah Departamen Agama karena hanya membebani anggaran negara dengan hasil yang bukan memperbaiki kehidupan berbangsa dan bernegara tetapi dapat dikatakan menghambat kemajuan bangsa.
Kalau ada energi untuk ikut memperbaiki negara sebaiknya peranan Departeman Agama dibongkar habis-habisan agar rakyat menyadari untung ruginya punya Departeman Agama.

Salam


  1. This comment has been removed because it linked to malicious content. Learn more.

  2. Periksa Ketua MUI Mihdan atas pengelapan UANG SERTIFIKASI HALAL UANG SERTIFIKASI HALAL UANG SERTIFIKASI HALAL UANG SERTIFIKASI HALAL UANG SERTIFIKASI HALAL UANG SERTIFIKASI HALAL UANG SERTIFIKASI HALAL UANG SERTIFIKASI HALAL UANG SERTIFIKASI HALAL UANG SERTIFIKASI HALAL




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: