Perlunya “Fit and Proper test” Anggota MUI

Rame-rame tentang pernyataan salah seorang anggota (mudah-mudahan bukan oknum) MUI yang bertindak sebagai saksi ahli dalam persidangan Abu Dujana, membuat saya kembali merenung tentang bagaimana MUI merekrut anggotanya. Pasalnya beberapa saat yang lalu – ketika terjadi perbedaan penetuan idul adha antara pemerintah dan arab saudi – seorang oknum MUI Jogja yang dia sebutkan duduk di komisi fatwa MUI Jogja, sibuk menebarkan penilaian ngawur, bahwa para ulama indonesia – yang notabene juga ada dalam MUI – yang menentukan perbedaan hari idul adha telah melakukan bi’dah mungkarat yang tidak pernah ada dalam sejarah umat islam. Luar biasa seorang anggota fatwa MUI mengatakan demikian, bukannya memberikan pengertian dan meredakan perselisihan dalam umat – dalam hal idul adha – dia malah menebarkan tuduhan!

Nah, dari dua kasus di atas, sialnya orang yang diperdebatkan berasal dari satu ormas yang sama. Yang ironi dari ormas ini adalah bahwa ketika agenda mereka didukung oleh MUI maka dengan secara massif mengkampanyekan fatwa MUI tersebut (ingat fatwa MUI tentang pluralisme) tetapi ketika ada pendapat berbeda dengan ormasnya (kasus idhul adha kemarin) maka mereka membuat pernyataan sendiri dan menyalahkan orang lain.. akhirnya sepertinya MUI hanya dihuni oleh sekelompok orang yang ingin memasukkan agendanya dengan mendapat legitimasi MUI.

Bagi saya sih orang bebas mau ngomong apa saja terserah.. permasalahannya adalah ketika dia membawa nama intitusi yang mewakili banyak ormas (umat islam).

Oleh karena itu bagi saya seharusnya ada fit and proper ketika seseorang mau menjadi anggota MUI.. karena MUI singkatannya adalah Majelis Ulama Indonesia, maka yang harus menjadi syarat utamanya adalah bahwa anggota MUI ADALAH BENAR-BENAR ULAMA – BUKAN ULAMA YANG DI-ULAMA-KAN oleh sekelompok kecil orang!

Selanjutnya karena ulama itu kurang lebih artinya dalam bahasa indonesia adalah orang yang ahli.. maka SEHARUSNYA ANGGOTA MUI ADALAH AHLI YANG MEMPUNYAI LATAR BELAKANG SYARIAH atau AHLI LAIN TETAPI PAHAM DAN MENGERTI SYARIAH!

Dengan demikian kita bisa mendambakan produk-produk MUI (FATWA) yang benar-benat membawa kemaslahatan bagi ummat.

Astaghfirullah.. semoga kita dihindarkan dari mengikuti orang-orang yang tidak kompeten tetapi berani berfatwa.

Wallahu’alam

http://hmcahyo.wordpress.com/2008/03/06/perlunya-fit-and-proper-anggota-mui/

About these ads

  1. AntiKetololan

    …ulama itu kurang lebih artinya dalam bahasa indonesia adalah orang yang ahli…

    Ahli2 yang paling ngga ada gunanya. Ahli ngeluarin fatwa doank. Dasar Majelis Unta Indonesia.

  2. che

    Yang paling pas memang harus dibubarkan…….

  3. oktara

    Bubarkan saja MUI,atau bentuk lembaga baru…atau serahkan saja kepada Departemen Agama……belakangan fatwa MUI bukannya bikin adem,malah bikin ‘kacau’

  4. rian

    MUI itu tidak merepresentasikan seluruh kelompok Islam di Indonesia, jadi nggak bisa dibilang mewakili umat Islam di Indonesia, mana ada kelompok Syiah or Ahmadiyah disana… yang ada Kelompok-kelompok Islam Anasionalis.

    MUI juga makan pajak yang saya bayarkan… Walaupun saya Islam, saya ga rela pajak yang saya bayar dibuat foya-foya MUI dengan ngeluarin fatwa-fatwa sesat buat kelompok minoritas. Buat pemerintah bertindaklah yang adil… masa cuma MUI yang dikasih kantor baru 9 milyar, kasih juga dong WALUBI, PGI dan agama lain yang diakui.

    Jadi terserah, mau MUI dirombak susunan anggotanya agar juga memasukkan kelompok Islam minoritas. Atau anggarannya dari APBN-nya dicabut, label halal juga dikembalikan ke POM Depkes… Coba kita lihat sampai kapan MUI bisa hidup mandiri!!

    Atau DIBUBARKAN!!!




Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: