LAMPIRAN
SALINAN SELEBARAN FPI
· Selebaran ini diperoleh dari Mesjid Istiqlal, Jakarta
· Disalin sesuai aslinya, sebab tak sempat disalin via scanner
· Bentuk, besar kecilnya huruf dan cara penulisan disesuaikan dengan selebaran aslinya
LOGO
DEWAN PIMPINAN PUSAT
FRONT PEMBELA ISLAM
(DPP – FPI)
Sekretariat: Jalan Petamburan III/17, Tanahabang, Jakarta Pusat 10260.
Jakarta, 03 Juni 2008
HIMBAUAN
Sifat: SANGAT RAHASIA
Kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) diharapkan tetap berpegang teguh pada tali keimanan untuk menumpas habis segala macam bentuk kesesatan yang dilakukan oleh orang-orang dengan mengatasnamakan Islam, seperti yang telah dilakukan oleh jemaat Ahmadiyah. Tugas kita adalah jihad fisabilillah dalam memerangi kelompok yang selalu membela kesesatan di negeri ini, seperti kelompoknya orang-orang yang berfaham ahlus sunnah wal jamaah dalam wadah Nahdlatul Ulama (NU) yang sudah nyata-nyata kesesatannya. Kalian tidak perlu takut dan khawatir, karena kita telah didukung oleh Majlis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Komnas HAM, Bakorpakem, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan aparat kepolisian. Untuk sekedar diketahui, mengenai gerakan kita pada hari minggu tanggal, 1 Juni 2008 terhadap komunitas AKKBB di silang monas adalah hasil daripada kesepakatan bersama antara MUI dan aparat kepolisian dengan tujuan untuk mengalihkan opini publik terhadap kasus polisi vs UNAS dan Demo kenaikan BBM.
Kepada seluruh anggota FPI yang turun ke MONAS pada hari Minggu untuk tidak membocorkan rahasia mengenai kamera hasil setingan internal kita kepada pihak lain, dan jika dilanggar maka akan dikenakan sanksi dari pimpinan pusat FPI. Mengenai pembagian komisi kepada anggota FPI yang ikut andil dalam insiden MONAS akan diberikan setelah permasalahan ini agak mereda. Diingatkan kepada seluruh anggota FPI untuk sepakat membuat alibi ke permasalahan pembubaran Ahmadiyah jika mendapat pertanyaan dari para wartawan demi untuk mendapatkan simpatisan masyarakat luas.
Kita tidak perlu gentar dalam menghadapi serangan balik dari GP Anshor maupun Garda Bangsa yang menjadi antek-anteknya Yahudi. Sebenarnya mereka adalah orang-orang pecundang yang hanya jago di kandang saja dan telah menukar keimanan mereka dengan uang. Mereka telah menjadi pembela bagi jemaat Ahmadiyah dan sangat layak jika mereka disebut sebagai antek-antek DAJJAL yang mencengkeram NKRI. Seandainya kita matipun adalah SYAHID dengan jaminan surga.
Sekali lagi dihimbau, FPI harus berperan aktif demi tegaknya syariat islam di Indonesia, maka dari itu bagi siapapun yang menghalang-halangi perjuangan kita harus kita tumpas habis sampai ke akar-akarnya, walaupun sejuta GUS DUR kita akan lawan sampai titik darah penghabisan. ALLAHU AKBAR…..! Hidup Mulia atau Mati Syahid….!
Himbauan ini jangan sampai jatuh ke tangan orang diluar anggota kita, setelah difahami isinya lebih baik dibakar.



Juni 30, 2008 at 2:46 pm
Khas sekali kebenciannya terhadap Yahudi. Eh, Yahudi yang dikutuk dan dicaci juga itu sangat banyak sumbangan ilmu pengetahuannya untuk dunia. Penggemar syariat kentut kuda ini, bisanya apa? Mentung orang? Ngamuk2?
Kan, bener apa gue bilang… syariat taik kucing itu mau ditegakkan oleh para pengangguran terkutuk ini! Secara aktif lagi! Si Tua Bangka Abu Kebakar Wasir juga sama dengan MMInya juga bacotannya! Dibubarin paksa aja semuanya, nyusahin negara. Bodoh, tolol, dungu, idiot dan busuk! Kasian banget sih, sampe bikin selebaran rahasia… bocor lagi sampe ke web antimui hahahah…
Juni 30, 2008 at 3:56 pm
nihilisme
Juni 30, 2008 at 5:48 pm
Hajar Terus bleh…
Juli 1, 2008 at 1:04 am
Buat Oom AntiKetololan, hehehe, ketemu lagi kita ya…Saya juga heran, kenapa yah benci amat sama yahudi, kayaknya yahudi tuh gak berhak hidup didunia….Dalam masalah Israel palestina yang salah ya bukan ras yahudi, tapi urusan israel-plestin….tapi ya sudahlah, kita ikuti saja bagaimana takdir membawa negara…
Oom AntiKetololan masih multitheisme juga kah ?….
salam
LW
Juli 1, 2008 at 6:57 am
@logic
Gue kan athies.
Juli 1, 2008 at 7:01 am
Eh, atheis maksudnyah hahaha…
Juli 1, 2008 at 7:30 am
wah, seram…
(^_^)v
Juli 1, 2008 at 8:40 am
ahh…
anda hanya sekedar atheis cupu.
mana identitas anda. Terlalu malu memperlihat diri anda yang sebenarnya ya? sebab pasti anda orang yang amat memalukan bagi keluarga anda.
cupu ahh!
Juli 1, 2008 at 10:34 am
@M. Idris
Eh, gue emang pemalu sih hihihi…
Juli 2, 2008 at 12:51 am
Kayaknya lu Autis bukan Atheis
Juli 2, 2008 at 5:06 am
@logic
Kan udah gue bilang lo ngga pantes bawa nama logic, nyang namanya moslem ngga nyang logic, dasar lo ah moronic mono hihihi
Juli 2, 2008 at 5:08 am
@logic
Kan udah gue bilang lo ngga pantes bawa nama logic, nyang namanya moslem ngga nyang logic, dasar lo ah moronic mono hihihi…
Juli 3, 2008 at 5:45 pm
Harian Umum Republika sering membeitakan miring tentang aktifitas AKKBB juga sering menjelek-jelekan Ahmadiyah.
Gw seh yakin betul bahwa Republika juga bagian dari mereka alias sama dan sejenis dengan MMI, FPI, HTI, PKS, GUII, FUI….
Terlihatjelas dari isi pemberitaannya….
Ehhh…. gak taunya sekarang ini ketahuan mendapat sokongan dari Zionis. Kini seorang Zionis kaya asal Irlandia telah membeli sebagian besar saham Republika.
Jadi ketahuan sekarang siapa yang jadia antek Zionis….
Juli 5, 2008 at 3:00 pm
hidup FPI! hihihi …
Juli 6, 2008 at 10:08 am
Welgedewelbeh
Aww, Bib … kayaknya kebenaran selebaran macam ini masih 50:50. Bisa jadi ini memang selebaran yang dikeluarkan oleh pimpinan FPI, bisa jadi adalah upaya provokasi dari pihak-2 yang berkepentingan. Kalau ane jadi pimpinan FPI, nggak bakal deh ngeluarin selebaran tolol kayak gini. Yang jelas ada indikasi ngomporin orang-2 NU.
Juli 6, 2008 at 2:59 pm
hehehehehe……
lucu banget provokasi SARA nya……
Juli 7, 2008 at 8:52 am
benar-bener lucu..yach orang yang nulis seperti ini yang suka bikin rusak negara. kerjanya cuma bikin tulisan yang memancing-mancing pertentangan bukannya persatuan…kacau… orang ini harus lenyap dari muka bumi.
Juli 8, 2008 at 7:36 pm
gw percaya kalo kasus monas di set.
tapi dalam hal ini si fpi sebagai salah satu pihak yang terjebak. menurut gw ga mungkin mereka merencanakan kejadian monas bareng kepolisian, tapi ujung2nya dihujat abis, anggota ditangkepin, pemimpin ditangkep.
dan kalo bener konspirasi mereka, masa buat pernyataan bahwa ini konspirasi kami looh…
yang bikin surat ini harus “belajar” lebih banyak
COBA BELAJAR LAGI MEMFITNAHNYA BUNG
anda benar2 menyedihkan
Juli 8, 2008 at 11:55 pm
saya sangat berbaik sangka terhadap saudra-saudara saya di FPI,,..saya paham benar bahasa yang di gunakan dalam selembaran ini adalah bahasa yang tidak di buata oleh saudara-saudara di FPi…wuich…semakin lama justru ketika saya berdoa, minta di beri kekuatan dan keberanian untuk memilih diantara polemik kasus itu…justru semakin lama Allah memberikan jawaban untuk mendukung pihak FPI dalam kasus ini meski bukan atau tidak 100 %…Ya Robbi..jadikan hamba orng yang selalu meminta dan berdialog dengan Engkau dalam memutuskan sgala sesuatu…kalau saudara gimana..yang penting sudah di kosnsulkan sama Allah, terserah nanti hasilnya meski berbeda dengan hasil saya…yups…..Allah Sang Pembimbing…..
Juli 9, 2008 at 1:33 am
mudah2an Allah selalu terang dan jelas di hati kita sehingga apa yang kita benar terlihat mana letak salahnya, kita tidak bisa menyalahkan seluruhnya pada semua anggota fpi. karena mereka hanya korban kepicikan pemimpin mereka. mereka sedang mencari kebenaran menurut keyakinan mereka, walau menurut kita apa yang mereka anggap benar itu agak menyimpang, biarlah kita bantu dengan doa. karena kekerasan hati mereka tak akan luluh bila di tegur dengan secara paksa. nabi sendiri memberi contoh dengan sifat welas asihnya
semoga indonesia selalu di guyur oleh kasih sayang rakyatnya sehingga damai akan tumbuh subur di negri pertiwi ini,
salamualaikum
Juli 9, 2008 at 4:08 am
Wahhh ….
kebablasan banget, rahasia kok di beberkan bebas. hmm….. aneh
Juli 9, 2008 at 5:18 am
yah namanya kecolongan…..telepon presiden aja bisa kesadap….makanya kalo mo di bakar, bakar semua…..
Juli 9, 2008 at 5:58 am
ga professional cara memfitnahnya mas!!!
ga otentik, nilai jurnalistiknya nol!!!
palagi yg publish manusia ga jelas gini!!!
Juli 9, 2008 at 6:48 am
Betul bro, selama ini MUI memang terlalu
Juli 9, 2008 at 7:14 am
percaya aja ama tulisan tolol ini yang mengakui anti MUI, memangnya elu itu lulusan apa?, s3 tentang agama Islam?, aktivis Islam?, atau lu itu hanya orang yang pernah dikasari oleh orang yang kebetulan beragama Islam, lalu menggap Islamlah yang jelek…atau lu itu anggota BIN, alias Mr. Bean….wakakakaka…
Sori neh, cuma gw butuh berita yang dapat dipertanggungjawabkan….gw juga bisa nulis (fitnah) yang kaya gini….
Kacau lu, ngak cerdas…..
menyedihkan sekali….
Juli 9, 2008 at 7:51 am
Ih….Blog ini penuh cacian….
Juli 9, 2008 at 8:57 am
innalillahi wainna ilaihi roji’un……
Juli 9, 2008 at 9:11 am
FITNAH LEBIH CAPEK DARI FITNES….
Juli 9, 2008 at 9:17 am
INI RAHASIA
saya bukan orang
saya setan
bakar kompi anda lebih baik jika sudah memahami pesan saya
Juli 9, 2008 at 9:18 am
ampun deh ni murahan amat fitnah, yg pro dikit gitu lho kl mo ngadu domba, gak jelas, segakjelasnya ni blog
Juli 9, 2008 at 9:32 am
Terima kasih atas semua keritikannya tuan-tuan.
Juli 9, 2008 at 10:36 am
gue pembohong dan tukang fitnah sejati,
ternyata islam lebih pinter dari gue,
abisnya gue temennya setan sih!
yang percaya selebaran ini cuma orang2 yang gak bisa belajar,
pertama, gue cepet banget mengenali anggota gue yang dicekik munarman, “ITU ANGGOTA AKKBB YANG IDENTITASNYA KITA RAHASIAKAN!”
kedua, gue gak kenal tuh laki2 berpistol yg pakeannya sama ma gue, “SILAHKAN POLISI USUT TUNTAS!”
hua… hua… hua… eh… ternyata semua kebalikannya,
samalah dengan selebaran ini…
makasih banget buat orang2 goblok yg percaya selebaran ini!
Juli 9, 2008 at 11:38 am
yah selebaran ginian mah gw juga bisa bikin sendiri mau dipake kepala surat logo FPI lah BIN lah gampang. Trus disebar2 deh buat bikin nama orang lain rusak. gak ada bukti FPI yang bikin, jangan sembarangan fitnah ah
Juli 9, 2008 at 11:49 am
admin taik……..tunjukin profile mu klo emang loe brani..seperti yang di surat itu
koe juga anggota FPI yang tolol sok hebat itu kan ??
muak liat koe sok jago…sok benar……sok mengerti semuanya….
urus aja kambing mu di belakang rumahmu…
Juli 9, 2008 at 2:58 pm
Bakar…bakar… hajar! yeah!
FPI selalu benar!
hahahahahaha
Juli 9, 2008 at 3:23 pm
ANTI MUI……..?????
Malah Gue ga percaya kalo komunitas ini ada bukan selebarannya, paling paling cuma seorang yang gagal audisi film POCONG 2
Mas ANTI MUI mendingan blajar jurnalistik dulu, setelah itu kuasai ilmu strategi yang baik, jadi kalo mo ngejatuhin kelompok tertentu pake cara-cara jenius bukan kampoungan dan norak kaya gini.
Juli 9, 2008 at 5:37 pm
ckckck…
Bener ato nggak, gue rasa emang FPI tuh terlalu radikal. Bukan gue gagg suka syariat Islam ditegakkin, sah-sah aja SEANDAINYA negara kita tuh bukan negara yang plural kayak gini, negara kita terlalu heterogen, bung, untuk menerima ajaran sekalipun yang dianut mayoritasnya.
Bukannya Rasul juga bilang, kita gagg boleh maksain agama kita sama orang laen. Kita ingatkan, kita sebarkan, tapi gagg ada istilah kita paksakan.
PKL jualan bulan puasa, diancurin kiosnya. Apa FPI itu gagg mikir:
1. Emangnya yg punya PKL itu orang kafir? Siapa tau dia juga puasa, tapi tetep jualan.
2. Emangnya FPI bakal ganti kerusakan tuh kios? PKL itu orang kecil!
3. Apa pantas FPI yang lagi puasa ngumbar emosi sampe ngancurin kios? Satpol PP aja kalo razia cuma nyita kuq…
Bagusnya orang FPI belajar lagi HUKUM ISLAM dan menjalankan SYARIAH ISLAM. Setau gue kedua hal itu BEDA BANGET, jangan disamain.
Juli 10, 2008 at 1:21 am
jauh juga fantasi anda.
Juli 10, 2008 at 3:22 am
saya punya usul untuk kita semua:
kemas yahya rahman, untung muji & urip tri gunawan serta jaksa-jaksa dan hakim-hakim yang koruptif kita kumpulkan di monas, kemudian kita minta fpi mengejar-ngejar dan mentungi mereka.
bagaimana menurut teman-teman?
Juli 10, 2008 at 3:40 am
HOI HOI PADA KERJA SANA! KOK PD NGURUSIN FPI SEH…
Juli 10, 2008 at 4:05 am
this blog was indicated as a spams maker. all posts here are spam. all comments here are spam. spam, spam, spam. don’t do any more spamming after this like-spam comment. click here to protest against the author of this like-spam comment.
Juli 10, 2008 at 4:20 am
hahaha…
dongeng ente bikin gue cepet tidur…
mending bikin buletin atau iklan sedot WC aja lu..daripada menghujat ulama yang mempertahankan syariat..
Juli 10, 2008 at 5:03 am
Atheis
Tidak punya Tuhan
Lahir dengan Sendirinya
Hidup dengan Sendirinya
Mati dengan Sendirinya
Semua terjadi dengan sendirinya
Gak ada yang ngatur
Sempit banget pikirannya, Atheis
Kasihan banget jadi manusia gak bisa pake otaknya buat nemuin kebenaran
Netral… Gak Punya Tuhan, Gak tahu arti pertanggungjawaban.
Atheis cenderung egois, cuma mentingin diri sendiri
Kasihan bangut lhu atheis…
Juli 10, 2008 at 6:04 am
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ وَلا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَى أَلا تَعْدِلُوا اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ (٨)
8. Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu Jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk Berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Juli 10, 2008 at 6:29 am
masa tho segitunya?
Juli 10, 2008 at 6:52 am
orang lagi ngegombal kok ditanggapin
Juli 10, 2008 at 7:30 am
Juli 10, 2008 at 7:44 am
Lebih seru di http://ruslihasbi.com
Juli 10, 2008 at 5:45 pm
Wahhh gitu aja ribut,
bace nehhh, lebih hebohhh dari Da Vinci Code
http://www.indonesia.faithfreedom.org
Juli 10, 2008 at 11:27 pm
Lagi ngobrolin pedopil?
Juli 11, 2008 at 8:52 am
Dan teman-teman mereka (orang-orang kafir dan fasik) membantu syaitan-syaitan dalam menyesatkan dan mereka tidak henti-hentinya (menyesatkan). (AL A’RAAF (Tempat tertinggi) ayat 202)
Juli 12, 2008 at 9:14 pm
ada ulam, ada ubi
saya islam, bukan wahabi
Juli 14, 2008 at 6:43 am
nih ada image nya…
http://farm4.static.flickr.com/3219/2666354297_705ed886d3.jpg?v=0
Juli 16, 2008 at 5:06 am
Keep posting..for balancing…..saat ini memang ‘keinginan’ kaum radikal akan pemerintahan islam sangat tinggi…..
Juli 17, 2008 at 7:35 am
Entah apa yang sedang dicari dan entah apa yang sedang diperjuangkan.
Jika alasan FPI menyerang saudara2nya sesama ummat manusia demi untuk menjaga kemurnian ajaran Nabi (Islam), benarkan cara-cara ini diridhoi oleh Nya? Jika pemukulan terhadap anak manusia serta penyebaran kebencian kepada sesama manusia lainnya mendapat justifikasi dalam Islam, bagaimana kita harus menjawab pertanyaan bahwa agama yang kita anut ini adalah Rahmatan Lil Alamin? Sedih sekali saya sebagai ummat Islam melihat kejadian ini. FPI dan para pendukungnya memang keterlaluan.
Juli 17, 2008 at 8:56 am
Allahu A’lam…..
Juli 19, 2008 at 1:59 pm
gw lucu liat image nya coba perhatiin, tanggal kejdian ama tanggal himbauan, kejadian tanggal 1 tapi himbauannya tanggal 3 juni 2008, apa gak janggal ne.. akwakwakwakwa, mau aja di kibulin yang punya blog. tobat aja deh
Agustus 12, 2008 at 7:14 pm
Dari awal hingga akhir zaman cuma 1 org yg bnr2 sobat surga…AKU. Smua org lain dsbt ‘Hamba’. Derajat ‘Sobat’ jauh diatas derajat ‘Hamba’.
Agustus 13, 2008 at 7:25 am
apa yang aneh sih…kalo kejadian tanggal 1 yah pemberitahuan emang setelahnya…oon deh, kecuali kalo suratnya keluat tanggal sebelumnya…..
September 1, 2008 at 9:17 am
Sholat lagi ahhhh..
September 1, 2008 at 7:35 pm
tulisan di atas akan langsung di benarkan oleh orang bodoh. tulisan di atas sengaja untuk memecah belah orang islam, siapapun pembuatnya. bertobatlah
September 2, 2008 at 12:41 pm
Agama rasis!
September 3, 2008 at 2:54 am
#edi
satuju dengan pendapat anda.
#kaos putih
masa gak bisa mikir seh…
1. markas fpi bukan di istiqlal
2. fpi gak perlu pake selebaran pasti langsung ada pengarahan. apa setiap demo fpi sebelumnya harus buat selebaran juga >?
3. orang yang berdemonya kan orang FPI ngapain buat selebaran lagi. udah nyata-nyata kasusnya bukan sepele eh malah buat slebaran konyol itu namanya. gimana seh anda.
4. soal selebaran itu, terlalu mudah untuk di buatnya. tinggal cari logonya fpi, tinggal isi aja mau nya apa bereskan.
sebenarnya. kalau mau dijadiin bukti selebaran itu gak valid man. itu mah sekedar hayalan belaka.
gak ada cap, dan gak ada tanda tangannya. siapun orang akan bisa buat selebaran itu. ibarat anda membuat cover tugas anak sma, tinggal cari aja logo sma tersebut. bereskan
makanya lebih teliti lagi dan jeli lagi yaaa. btw,
All, met menunaikan ibadah puasa aje ye..
September 3, 2008 at 3:18 am
yah kalo ada cap dan tanda tangan namanya bukan selembaran…namanya surat pengantar…..hehehehehehe
September 3, 2008 at 2:51 pm
udahlah, mulut bisa berbohong tapi hati tidak bisa di bohongi semoga kita bisa di jaga dari kebohongan yang datang dari syetan. dan orang yang nyata nyata mengikuti syetan pasti banyak berbohong.
September 3, 2008 at 2:59 pm
ha 3 x
ya ia atu mending sekalian pake surat pengantar, ketimbang selebaran, yang belum tentu valid kebenaran nya, artinya selebaran tersebut bisa menimbulkan fitnah. model seleberan ginian banyak dilakukan orang parpol untuk saling menjatuhkan parpol yang lain. tapi it’s ok
kecuali anda setuju dengan menghalalkan segala cara
makanya saya setuju dengan pendapat #edi yang mengatakan
tulisan (selebaran) di atas akan langsung di benarkan oleh orang bodoh, apaka anda termasuk salah satunya… ? smoga tidak.
September 4, 2008 at 6:04 am
on#Desktop, gausah sewot atuh….ngerasa yah….
September 4, 2008 at 1:52 pm
syurga yang mana?
September 5, 2008 at 6:17 am
hik hik hik #kaosputih ngotot aja pengen tau, ia segh gw ngerasa.. dibodohin aja dengan selebaran tersebut. masa mengkritik/tdk setuju dengan fpi harus menampilkan selebaran yang isinya belum tentu benar === fitnah harus di tampilkan di blog, bukannya ini mendukung/membantu yang membuat selembaran:= fitnah ini.
menurut saran ane sih khusus untuk artikel ini mending di hapus aja, atau leave commentnya di lock, daripada menebarkan kebenaran yang tidak benar === fitnah kan dosa ya kecuali kalau udah kebal terhadap dosa.
gmana menurut ente kaosputih, mungkin ada pendapat laen..
wasalam
September 7, 2008 at 7:42 am
mas on#dekstop ini kayaknya fpi mania nih…
September 7, 2008 at 2:00 pm
adminnya ini, kayaknya terobsesi banget dengan FPI…
hihihihihihi
maju terus FPI…mereka beraninya hanya didunia maya..hehehehe(sama dong ama gue…hihihiih)
September 8, 2008 at 6:49 am
kumha aing setan(soryy) gua panggil sodara lu dialam lain, tapi kayaknya emang pantes kelakuan lo AKKBB dan seluruh pembuat kesesatan !. tida kata lain melainkan PERANG ALLAHU AKBAR. sampai jumap ama sodar lo di neraka daaaaaaaaahhhhhhhhhhh………
September 8, 2008 at 12:47 pm
yang bisa panggil setan itu pasti temennya setan deh….hiiii
mbok yo seng sadar to mas jurig… mau sampai kapan pengen gontok gontokan…kalau pengen perang napa kok masih di Negri ini, hijrah aja ke negri tetangga yang itu tuh..nanti bisa perang sepuasnya lho…bisa teriak teriak juga…gimana…??? kayaknya usulan bagus itu lho…daripada mas jurig tinggal disini, nanti obsesi perangnya gak kesampaian lho…kasihan kan…udaah sana pergi deh..
September 8, 2008 at 12:56 pm
tuk mas feriadi..
gak boleh nuduh nuduh gitu ah…
la wong jagonya sampeyan yang fpi tuh, malah lebih pengecut lho…seumur-umur nih guwa baru tau kalau ada orang yang sepengecut fpi..beraninya kok keroyokan, yang dikeroyok ibu-ibu lagi…aduuuuuuhhh maluuuu buanget ..ibu-ibu ama anak kecil aja dikeroyok…kayaknya itu sifat pengecut sepanjang sejarah deh…memaluuuuukan
kita usulin masuk muri aja kali ya…sifat paling pengecut…pemenangnya fpi…huh..malu deh
September 8, 2008 at 1:46 pm
hik hik mbah adem jadi emosian ya, jadi gak adem lagi neh..
mbah yang bener ne FPI mukulin anak-anak dan ibu-ibu ?
kenapa media cetak atau elektronik gak ada yang meng interviewnya ya. ? serius ne.. ?
padahalkan berita bagus tuh..
btw mbah adem, FPI mania itu apaan ?
September 8, 2008 at 1:54 pm
lanjutan
ah yang jelas kalau fpi udah mukulin ibu-ibu dan anak-anak, bang hasan gak tinggal diam, pasti udah di postingin di blognya ini.
September 10, 2008 at 10:15 am
on#Desktop,
lo kurang ngubeg niy blog diy….makanya cari lagi….masa ga liat beritanya….nih gw kasih link nya:
http://antimui.wordpress.com/2008/06/10/yupwanita-dan-anak-anak-memang-merekafpi-pukul/
September 10, 2008 at 1:19 pm
tengkyu ude ngasih linknya #kaosputih, kayaknya semangat banget lu kasih linknya kaosputih. hik hik
btw linknya dah di tonton, tetap aja beritanya kontrovesi. coba deh cermatin dan teliti lagi beritanya.
1. komentar dari pembawa acaranya (laki-laki), wanita dan anak-anak menjadi korban kekerasan tersebut. tapi..
2. komentar dari pembawa acaranya (perempuan) mengatakan 9 orang yang menjadi korban salah satunya perempuan. itu hasil “sementara” gegar otak.
kira-kira yang mana yang bener. kok pembawa acaranya gak kompak banget statetmennya, mungkin pembawa acaranya terpengaruhi dari korban yang di wawancarainya. yang mengatakan anak-anak dan wanita wanita di pukulin.
dan itu juga bisa di liat di berita yang lo kasih linknya perempuan yang terbaring karena hasil sementara kata dokter “geger otak” kok sehat-sehat aja. kok gak ada benjol, luka sedikitpun… trus mana korban anak-anaknya.?
makanya jangan maen di blog ini aja coba compare tanya ke FPI Petamburan, bagaimana peserta yang ikut demo akkbb yang dibayar.. ? maksudnya apa ya. arrgghh
btw #kaosputih bukan gw pro kekerasan, tapi mbok ya di sertain buktinya seperti foto mukanya atau kepalanya babak belur, film, ataupun yang lainnya, kalau sekedar dongeng orang lain bisa..
kayaknya linknya yang lo kasih gw saranin di hapus aja deh.
o ya #kaosputih yang perlu di cermati lagi adalah blog ini.. alamat blognya kan antimui. bukankah seharusnya ngomongin/mengkritik MUI. cobah deh liat TAG nya, kata ISLAM gede bener. bukan nya sama aja dengan AntiISlam.. ?.
salam
-Semoga Allah SWT memberikan Hidayah-
September 10, 2008 at 1:24 pm
@sori lupa tutup tag linknya nya
harus nya cuman FPI PETAMBURAN
yang di kasih linknya
September 11, 2008 at 8:58 am
on#desktop…
kalo lo gapercaya th cewek di pukulin trus gagar otak tapi ga benjol dan memar…lo coba aja sendiri, minta dipikulin sama orang…tapi sebelumnya lo bikang keorangnya, sampe gagar otak aja yah…hehehehehehe, kalo udah lo ngaca deh…benjol dan memar ngga? hwahahahahahahaha…..atau mo gw rekomendasiin tukang pukul profesional?
kalo soal link dihapus, lo ketakutan sama th link? hwahahahahaha…kok jadi cemen…. link yang lo kasih kayaknya malah lebih ga mutu deh…semuanya ga ada yg bisa dibuktiin…malah gw liat sekarang banyak tuduhannya yang kebukti fitnah…(habib kok tukang fitnah….)
masalah nama jangan tanya gw, lo tanya aja ownernya…payah niy……
salam
-Semoga Allah SWT memberikan Hidayah-
September 11, 2008 at 1:02 pm
ho ho ho
#kaosputih kalau gak bisa buktiin jangan sewoot gicu loo.
btw gak perlu di uji coba, karena gw pernah mengalami “geger otak” proses penyembuhan waktu itu kurang lebih 10-15 hari hari jangankan ngomong, menggerakkan badan aja susah. coba deh lo tonton lagi yang lu kasih linknya sekelas orang yang “geger otak” di wawancara kok lancar banget ya mana tangan pake gerak-gerak lagi seakan-akan diatas podium..
udah di bilangin sih lo dari atas kudu di cermatin dan di teliti lagi
jangan maen serodok gaplok/hantam kromo aja kalau bacanya. hik hik cepek deeeh
ketakutan..? y takutnya fitnah lagi sama kayak selembaran FPI ini, elu seneng banget nih yang bau-bau fitnah/kontroversi, payah..
gak bisa nanya lu nya ke bang hasan ? cemen banget ne.., mungkin bisa lu jelasin kenapa bisa begicu ?,
segitu dulu deh..
bye bye
Oktober 2, 2008 at 1:49 pm
on#desktop apa loe waktu geger otak seperti orang lumpuh?
apa dengan loe bicara loe pernah geger otak itu sudah membuktikan loe pernah geger otak terus memberikan alibi bahwa waktu loe geger otak gak bisa beraktifitas korban akkbb yang geger otak sekarang sedang berbohong gitu? loe harus buktikan dong kalau loe memang pernah geger otak loe gak bisa ngomong dan menggerakan anggota tubuh dalam bentuk vidio biar bisa dilihat ma orang2 dan bisa yakinin bahwa saat geger otak memang gak bisa ngomong maupun gerakan anggota tubuh….loe bisa buktikan gak? gw gak percaya tanpa bukti sedangkan loe meminta bukti…itu aja yang pengen gw tanya ma loe.
Oktober 2, 2008 at 5:26 pm
FPI itu sadar gak sih hidup di Indonesia? Hei FPI klo slogan lu emang jihat untuk menegakkan Islam gue beritahu : Si Kafir (Amerika) itu mendirikan pangkalan militer di Arab Saudi (pernah liat gak Desert Storm?) dan mestinya lu semua pada nglurug ke sana ngancurin Arab Saudi yang nyata-nyata memperbolehkan si Kafir mendirikan pangkalan Militer buat memberangus kawasan timur tengah yang coba ngutak-atik israel …… Lu berani ka gak ….. pake otak ya jawabnya …..
Oktober 4, 2008 at 11:49 am
Wah gak ada jawaban dari FPI ….. repot deh punya keyakinan spt katak dalam tempurung …..
Ato gini deh gue mau daftar jadi pasukan Jihad yang paling depan buat ngancurin Malaysia di kawasan Genting Highland yang nyata2 bertentangan dengan hukum islam dan disanapun syariat islam sebagai patokan hukum, beda dengan indonesia yang pada mulanya pluralisme. sekalian gue ingin slogan kite jaman dulu GANYANG MALAYSIA !!!!!
Oktober 4, 2008 at 11:54 am
Sang budayawan kite aja prihatin ama orang yang ngakunya beragama …..
Oleh: Emha Ainun Nadjib
Suatu kali Emha Ainun Nadjib ditodong pertanyaan beruntun. ‘Cak Nun,’ kata sang penanya, ‘misalnya pada waktu bersamaan tiba-tiba sampeyan menghadapi tiga pilihan, yang harus dipilih salah satu: pergi ke masjid untuk shalat Jumat, mengantar pacar berenang, atau mengantar tukang becak miskin ke rumah sakit akibat tabrak lari, mana yang sampeyan pilih?’
Cak Nun menjawab lantang, ‘Ya nolong orang kecelakaan.’
‘Tapi sampeyan kan dosa karena tidak sembahyang?’ kejar si penanya.
‘Ah, mosok Gusti Allah ndeso gitu,’ jawab Cak Nun.
‘Kalau saya memilih shalat Jumat, itu namanya mau masuk surga tidak ngajak-ngajak, ‘ katanya lagi. ‘Dan lagi belum tentu Tuhan memasukkan ke surga orang yang memperlakukan sembahyang sebagai credit point pribadi.
Bagi kita yang menjumpai orang yang saat itu juga harus ditolong, Tuhan tidak berada di mesjid, melainkan pada diri orang yang kecelakaan itu. Tuhan mengidentifikasikan dirinya pada sejumlah orang. Kata Tuhan: kalau engkau menolong orang sakit, Akulah yang sakit itu. Kalau engkau menegur orang yang kesepian, Akulah yang kesepian itu. Kalau engkau memberi makan orang kelaparan, Akulah yang kelaparan itu.
Seraya bertanya balik, Emha berujar, ‘Kira-kira Tuhan suka yang mana dari tiga orang ini.
Pertama, orang yang shalat lima waktu, membaca al-quran, membangun masjid, tapi korupsi uang negara.
Kedua, orang yang tiap hari berdakwah, shalat, hapal al-quran, menganjurkan hidup sederhana, tapi dia sendiri kaya-raya, pelit, dan mengobarkan semangat permusuhan.
Ketiga, orang yang tidak shalat, tidak membaca al-quran, tapi suka beramal, tidak korupsi, dan penuh kasih sayang?’
Kalau saya, ucap Cak Nun, memilih orang yang ketiga. Kalau korupsi uang negara, itu namanya membangun neraka, bukan membangun masjid.Kalau korupsi uang rakyat, itu namanya bukan membaca al-quran, tapi menginjak-injaknya. Kalau korupsi uang rakyat, itu namanya tidak sembahyang, tapi menginjak Tuhan. Sedang orang yang suka beramal, tidak korupsi, dan penuh kasih sayang, itulah orang yang sesungguhnya sembahyang dan membaca al-quran.
Kriteria kesalehan seseorang tidak hanya diukur lewat shalatnya. Standar kesalehan seseorang tidak melulu dilihat dari banyaknya dia hadir di kebaktian atau misa. Tolok ukur kesalehan hakikatnya adalah output sosialnya: kasih sayang sosial, sikap demokratis, cinta kasih, kemesraan dengan orang lain, memberi, membantu sesama.
Idealnya, orang beragama itu seharusnya memang mesti shalat, misa, atau ikut kebaktian, tetapi juga tidak korupsi dan memiliki perilaku yang santun dan berkasih sayang.
Agama adalah akhlak. Agama adalah perilaku. Agama adalah sikap. Semua agama tentu mengajarkan kesantunan, belas kasih, dan cinta kasih sesama. Bila kita cuma puasa, shalat, baca al-quran, pergi kebaktian, misa, datang ke pura, menurut saya, kita belum layak disebut orang yang beragama. Tetapi, bila saat bersamaan kita tidak mencuri uang negara, meyantuni fakir miskin, memberi makan anak-anak terlantar, hidup bersih, maka itulah orang beragama.
Ukuran keberagamaan seseorang sesungguhnya bukan dari kesalehan personalnya, melainkan diukur dari kesalehan sosialnya. Bukan kesalehan pribadi, tapi kesalehan sosial. Orang beragama adalah orang yang bisa menggembirakan tetangganya. Orang beragama ialah orang yang menghormati orang lain, meski beda agama. Orang yang punya solidaritas dan keprihatinan sosial pada kaum mustadh’afin (kaum tertindas) . Juga tidak korupsi dan tidak mengambil yang bukan haknya.
Karena itu, orang beragama mestinya memunculkan sikap dan jiwa sosial tinggi. Bukan orang-orang yang meratakan dahinya ke lantai masjid, sementara beberapa meter darinya, orang-orang miskin meronta kelaparan.
Ekstrinsik VS Intrinsik
Dalam sebuah hadis diceritakan, suatu ketika Nabi Muhammad SAW mendengar berita perihal seorang yang shalat di malam hari dan puasa di siang hari, tetapi menyakiti tetangganya dengan lisannya. Nabi Muhammad SAW menjawab singkat, ‘Ia di neraka.’ Hadis ini memperlihatkan kepada kita bahwa ibadah ritual saja belum cukup.
Ibadah ritual mesti dibarengi ibadah sosial. Pelaksanaan ibadah ritual yang tulus harus melahirkan kepedulian pada lingkungan sosial.
Hadis di atas juga ingin mengatakan, agama jangan dipakai sebagai tameng memperoleh kedudukan dan citra baik di hadapan orang lain.
Hal ini sejalan dengan definisi keberagamaan dari Gordon W Allport. Allport, psikolog, membagi dua macam cara beragama: ekstrinsik dan intrinsik.
Yang ekstrinsik memandang agama sebagai sesuatu yang dapat dimanfaatkan. Agama dimanfaatkan demikian rupa agar dia memperoleh status darinya. Ia puasa, misa, kebaktian, atau membaca kitab suci, bukan untuk meraih keberkahan Tuhan, melainkan supaya orang lain menghargai dirinya. Dia beragama demi status dan harga diri. Ajaran agama tidak menghujam ke dalam dirinya.
Yang kedua, yang intrinsik, adalah cara beragama yang memasukkan nilai- nilai agama ke dalam dirinya. Nilai dan ajaran agama terhujam jauh ke dalam jiwa penganutnya. Adanya internalisasi nilai spiritual keagamaan. Ibadah ritual bukan hanya praktik tanpa makna. Semua ibadah itu memiliki pengaruh dalam sikapnya sehari-hari. Baginya, agama adalah penghayatan batin kepada Tuhan.
Cara beragama yang intrinsiklah yang mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan penuh kasih sayang.
Keberagamaan ekstrinsik, cara beragama yang tidak tulus, melahirkan egoisme. Egoisme bertanggungj awab atas kegagalan manusia mencari kebahagiaan, kata Leo Tolstoy. Kebahagiaan tidak terletak pada kesenangan diri sendiri. Kebahagiaan terletak pada kebersamaan.
Sebaliknya, cara beragama yang intrinsik menciptakan kebersamaan.
Karena itu, menciptakan kebahagiaan dalam diri penganutnya dan lingkungan sosialnya. Ada penghayatan terhadap pelaksanaan ritual-ritual agama.
Cara beragama yang ekstrinsik menjadikan agama sebagai alat politis dan ekonomis. Sebuah sikap beragama yang memunculkan sikap hipokrit; kemunafikan. Syaikh Al Ghazali dan Sayid Quthb pernah berkata, kita ribut tentang bid’ah dalam shalat dan haji, tetapi dengan tenang melakukan bid’ah dalam urusan ekonomi dan politik. Kita puasa tetapi dengan tenang melakukan korupsi. Juga kekerasan, pencurian, dan penindasan.
Indonesia, sebuah negeri yang katanya agamis, merupakan negara penuh pertikaian. Majalah Newsweek edisi 9 Juli 2001 mencatat, Indonesia dengan 17.000 pulau ini menyimpan 1.000 titik api yang sewaktu-waktu siap menyala. Bila tidak dikelola, dengan mudah beralih menjadi bentuk kekerasan yang memakan korban. Peringatan Newsweek lima tahun lalu itu, rupanya mulai memperlihatkan kebenaran. Poso, Maluku, Papua Barat, Aceh menjadi contohnya. Ironis.
Jalaluddin Rakhmat, dalam Islam Alternatif , menulis betapa banyak umat Islam disibukkan dengan urusan ibadah mahdhah (ritual), tetapi mengabaikan kemiskinan, kebodohan, penyakit, kelaparan, kesengsaraan, dan kesulitan hidup yang diderita saudara-saudara mereka. Betapa banyak orang kaya Islam yang dengan khusuk meratakan dahinya di atas sajadah, sementara di sekitarnya tubuh-tubuh layu digerogoti penyakit dan kekurangan gizi.
Kita kerap melihat jutaan uang dihabiskan untuk upacara-upacara keagamaan, di saat ribuan anak di sudut-sudut negeri ini tidak dapat melanjutkan sekolah. Jutaan uang dihamburkan untuk membangun rumah ibadah yang megah, di saat ribuan orang tua masih harus menanggung beban mencari sesuap nasi. Jutaan uang dipakai untuk naik haji berulang kali, di saat ribuan orang sakit menggelepar menunggu maut karena tidak dapat membayar biaya rumah sakit. Secara ekstrinsik mereka beragama, tetapi secara intrinsik tidak beragama.
Oktober 5, 2008 at 12:05 am
ghandoz….
setuju dengan elu….
extrinsic dan intrinsic….
malulah umat islam, sekarang kontribusi umat yang mengaku islam ke dunia itu apa ? gak ada apa2 selain berita bahwa: sudan bunuh2an, arab saudi perkosa2an, taliban bom2an, pakistan teror2an….
FPI, wah, pukul2an di jalan, sorban2an hijauan, jubah2an putihan hahahaha
Oktober 5, 2008 at 9:08 pm
hooaaalllah..dala…dimanamana orang kafir tidak akan habis akalnya untuk memutar balikan fakta sekarang buat opini baru bahwa mereka menemukan selebaran selebaran lah……padahal selebaran itu tidak pernah ada….wong saya setiap hari sholat di istiqlal nggak pernah nemu yang gituan,….dasar pembohong…., mana bilang orang yahudi yg kasi sumbangsi buat ilmu pengetahuan lagi……,dasar yahudi itu pencuri, pembohong, wong ilmu2 pengetahuan..itu yang nemunya orang2 muslim semua, pada masa kejayaan islam dulu…..(baghdad),dan orang yahudi yang nyuri ilmu2nya, terbukti sampe sekarang….ilmu matematika….yang tidak pernah……tergantikan oleh ilmuwan manapu yaitu…..Hitung2 AL Jabar yang di ambil dari nama ilmuwan dan cendikiawan islam AL JABARU….., ne si tolol malah bilang orang yahudi…..orang yahudi itu pembohong….., nabinya sendiri yang diturunkan di kaumnya aja di bunuh dan di bohongi (NABI ISA AS). dan para nabi2 yang lainnya….ya…pokoknya ANTI YAHUDI…DE…..malas gue nulis panjang lebar…….POKOKNYA OPINI INI BOHONG DAN DITULIS /DIPOSTING OLEH PEMBHONG….
Oktober 5, 2008 at 9:23 pm
whoii..dul…AKKBB itu suruh ke palestina sana loh…, ktanya aliansi kebebasan umat beragama, yg punya misi mengkampanyekan kekerasan atas nama agama……mana buktinya…..kok malah jadi benalu di indonesia, dasar antek yahudi ameriika, jelas aja msisinya menghancurkan umat islam dari dalam, dengan menyebarkan opini publik dengan isu kebebasan beragama..lah, bhineka tunggal ika..lah…., pluralis…..ya..segala macam…deh…., lihat aja aktivis2nya itu kan orang2 pengangguran….yang siap nunggu projek, biar tetap dapat uang nyambung hidup. sekali lagi KALO MEMANG PENGEN KAMPANYE TENTANG KEKERASAN ATAS NAMA AGAMA….NO…SONO NO…KE ISRAEL SONO..BISIKIN KEKUPINGNYA YAHUDI…..BOS LOE, BILANG JANGAN LAGI BANTAI PALESTINA, SAYAKAN LAGI NGEKAMPANYEIN ISU KEKERASAN ATAS NAMA AGAMA…..”
Oktober 5, 2008 at 10:36 pm
hehehe, keluar juga akhirnya pembela2 FPI….memang awalnya ilmu pengetahuan di kaum muslimin itu maju, tapi itu saat mereka belum mengenal hadits dan terpecah belah karena hadits seperti sekarang ini, makanya ada aljabar, algorima dll memang itu dari muslimin, tapi itu saat mereka masih pinter, masih tahu hormat menghormati, tapi sekarang mereka terlingkupi kebodohan, kementang2an, keanehan berfikir dan kemusrikan, makanya mereka sebenarnya gak ada apa2nya, sebentar lagi juga hancur….
salam
LOGIC
(muslim yang gak mau dibodohin oleh group2 bodoh seperti FPI, HTI, Ahmadiyah, MUI, dll)
Oktober 6, 2008 at 2:55 pm
yah……………….
Oktober 8, 2008 at 5:01 am
#md is
percaya gak percaya itu hak mu
gw kan ceritain pengalaman aja.
lumpuh.. ? gak bisa ngomong .. ? gak bisa gerakan badan.. ? siapa yang bilang.. ?
makanya kalau baca di cermatin ya….
coba elu baca ulang lagi statement gw, ada gak gw bilang lumpuh, atau gak bisa gerakin badan atau gw ngomong. ? cepeeeek deeeeeeeeeeeh
sono baca ulang lagi dan tonton lagi videonya ya, jangan nonton BF mulu. h h h h ..
segitu dulu deh
bye bye
Juni 16, 2009 at 8:03 am
Weh..
pada sibuk mikirin orang..
keslamatan hdup itu pribadi..
lihat hdup sendiri..
jalan mana yg dtuju??
kekekalan atau kebinasaan…
ck..ck..ck…
kalu ga ada penghakiman atas hdup yg tlah kita jalani..
mari kita hidup seenaknya..
kalo dosa itu ga ada…
kenapa
Juni 16, 2009 at 2:12 pm
benarkah pola amar ma’ruf nahyi munkar yg dpragakan FPI ini?????sesuaikah dgn Sunah Rasul???? baca “Amar ma’ruf Nahyi Munkar ala FPI” di http://www.balakecrakan.wordpress.com