apa dan siapakah hizbut-tahrir indonesia (HTI) itu?? sebuah jaringan organisasi yang ternyata sudah berada di banyak negara, tidak hanya itu, mereka adalah menyatakan dirinya sebagai “parpol” tidak seperti yg kita ketahui sekarang, yaitu sebuah ormas. Apakah ini sebuah kamuflase? apa tujuan politih dari HTI? apakah mereka teman atau ancaman? dibawah ini adalah tulisan yang di ambil dari website resmi HTI tanggal 27 juni 2008 di sertai tanda warna,bold dan komenta (,red).
Tentang Kami
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Hizbut Tahrir berdiri pada tahun 1953 di Al-Quds (Baitul Maqdis), Palestina. Gerakan yang menitik beratkan perjuangan membangkitkan umat di seluruh dunia untuk mengembalikan kehidupan Islam melalui tegaknya kembali Khilafah Islamiyah ini dipelopori oleh Syeikh Taqiyuddin An-Nabhani, seorang ulama alumni Al-Azhar Mesir, dan pernah menjadi hakim di Mahkamah Syariah di Palestina.
Hizbut Tahrir kini telah berkembang ke seluruh negara Arab di Timur Tengah, termasuk di Afrika seperti Mesir, Libya, Sudan dan Aljazair. Juga ke Turki, Inggris, Perancis, Jerman, Austria, Belanda, dan negara-negara Eropah lainnya hingga ke Amerika Serikat, Rusia, Uzbekistan, Tajikistan, Kirgistan, Pakistan, Malaysia, Indonesia, dan Australia.
Hizbut Tahrir masuk ke Indonesia pada tahun 1980-an dengan merintis dakwah di kampus-kampus besar di seluruh Indonesia. Pada era 1990-an ide-ide dakwah Hizbut Tahrir merambah ke masyarakat, melalui berbagai aktivitas dakwah di masjid, perkantoran, perusahaan, dan perumahan.
Maka sudah tiba saatnya bagi seluruh pemuda-pemudi Indonesia, bergabung bersama Hizbut Tahrir untuk berjuang bagi kesatuan dan persatuan kaum Muslimin di bawah bendera Lailahaillallah Muhammadurrasulullah, termasuk Anda.
Hizbut Tahrir bermaksud membangkitkan kembali umat Islam dari kemerosotan yang amat parah, membebaskan umat dari ide-ide, sistem perundang-undangan, dan hukum-hukum kufur, serta membebaskan mereka dari cengkeraman dominasi dan pengaruh negara-negara kafir. Hizbut Tahrir bermaksud juga membangun kembali Daulah Khilafah Islamiyah di muka bumi, sehingga hukum yang diturunkan Allah Swt dapat diberlakukan kembali.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
http://hizbut-tahrir.or.id/tentang-kami/
(Hizbut Tahrir adalah sebuah partai politik, red)Hizbut Tahrir adalah sebuah partai politik yang berideologi Islam. Politik merupakan kegiatannya, dan Islam adalah ideologinya. Hizbut Tahrir bergerak di tengah-tengah umat, dan bersama-sama mereka berjuang untuk menjadikan Islam sebagai permasalahan utamanya, serta membimbing mereka untuk mendirikan kembali sistem Khilafah dan menegakkan hukum yang diturunkan Allah dalam realitas kehidupan. Hizbut Tahrir merupakan organisasi politik, bukan organisasi kerohanian (seperti tarekat), bukan lembaga ilmiah (seperti lembaga studi agama atau badan penelitian), bukan lembaga pendidikan (akademis), dan bukan pula lembaga sosial (yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan). Ide-ide Islam menjadi jiwa, inti, dan sekaligus rahasia kelangsungan kelompoknya.Latar Belakang Berdirinya Hizbut Tahrir
Hizbut Tahrir didirikan dalam rangka memenuhi seruan Allah Swt :
“(Dan) hendaklah ada di antara kalian segolongan umat (jamaah) yang menyeru kepada kebaikan (mengajak memilih kebaikan, yaitu memeluk Islam), memerintahkan kepada yang ma’ruf dan melarang dari yang munkar. Merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali Imran: 104)
(ideolegi selain islam adalah ideologi kufur,red)
Tujuan Hizbut Tahrir
Hizbut Tahrir bertujuan melanjutkan kehidupan Islam dan mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia. Tujuan ini berarti mengajak kaum muslimin kembali hidup secara Islami dalam Darul Islam (negara islam,red) dan masyarakat Islam. Di mana seluruh kegiatan kehidupannya diatur sesuai dengan hukum-hukum syara’. Pandangan hidup yang akan menjadi pedoman adalah halal dan haram, di bawah naungan Daulah Islamiyah, yaitu Daulah Khilafah, yang dipimpin oleh seorang Khalifah yang diangkat dan dibai’at oleh kaum muslimin untuk didengar dan ditaati agar menjalankan pemerintahan berdasarkan Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya, serta mengemban risalah Islam ke seluruh penjuru dunia dengan dakwah dan jihad. Di samping itu Hizbut Tahrir bertujuan membangkitkan kembali umat Islam dengan kebangkitan yang benar, melalui pola pikir yang cemerlang. Hizbut Tahrir berusaha untuk mengembalikan posisi umat ke masa kejayaan dan keemasannya seperti dulu, di mana umat akan mengambil alih kendali negara-negara dan bangsa-bangsa di dunia ini. Dan negara Khilafah akan kembali menjadi negara nomor satu di dunia—sebagaimana yang terjadi pada masa silam—yakni memimpin dunia sesuai dengan hukum-hukum Islam.Hizbut Tahrir bertujuan pula untuk menyampaikan hidayah (petunjuk syari’at) bagi umat manusia, memimpin umat Islam untuk menentang kekufuran beserta segala ide dan peraturan kufur, sehingga Islam dapat menyelimuti bumi.
Kegiatan Hizbut Tahrir
Kegiatan Hizbut Tahrir adalah mengemban dakwah Islam untuk mengubah kondisi masyarakat yang rusak menjadi masyarakat Islam. Hal ini dilakukan dengan mengubah ide-ide rusak yang ada menjadi ide-ide Islam, sehingga ide-ide ini menjadi opini umum di tengah masyarakat serta menjadi persepsi bagi mereka. Selanjutnya persepsi ini akan mendorong mereka untuk merealisasikan dan menerapkannya sesuai dengan tuntutan Islam.(merubah cara pikir masyarakat menjadi seperti pemikiran mereka,red)
Juga dengan mengubah perasaan yang dimiliki anggota masyarakat menjadi perasaan Islam—yakni ridla terhadap apa yang diridlai Allah, marah dan benci terhadap apa yang dimurkai dan dibenci oleh Allah—serta mengubah hubungan/interaksi yang ada dalam masyarakat menjadi hubungan/interaksi yang Islami, yang berjalan sesuai dengan hukum-hukum dan pemecahan-pemecahan Islam.
Hizbut Tahrir telah muncul dan berkembang, kemudian menyebarluaskan aktivfitas dakwahnya di negeri-negeri Arab, maupun sebagian besar negeri-negeri Islam lainnya.
Seluruh kegiatan yang dilakukan Hizbut Tahrir bersifat politik. Maksudnya adalah bahwa Hizbut Tahrir memperhatikan urusan-urusan masyarakat sesuai dengan hukum-hukum serta pemecahannya secara syar’i. Karena yang dimaksud politik adalah mengurus dan memelihara urusan-urusan masyarakat sesuai dengan hukum-hukum Islam dan pemecahan-pemecahannya.
Kegiatan-kegiatan yang bersifat politik ini tampak jelas dalam aktifitasnya dalam mendidik dan membina umat dengan tsaqafah Islam, meleburnya dengan Islam, membebaskannya dari aqidah-aqidah yang rusak, pemikiran-pemikiran yang salah, serta persepsi-persepsi yang keliru, sekaligus membebaskannya dari pengaruh ide-ide dan pandangan-pandangan kufur.
Kegiatan politik ini tampak juga dalam aspek pertarungan pemikiran (ash shiro’ul fikri) dan dalam perjuangan politiknya (al kifahus siyasi). Pertarungan pemikiran terlihat dalam penentangannya terhadap ide-ide dan aturan-aturan kufur. Hal itu tampak pula dalam penentangannya terhadap ide-ide yang salah, aqidah-aqidah yang rusak, atau persepsi-persepsi yang keliru, dengan cara menjelaskan kerusakannya, menampakkan kekeliruannya, dan menjelaskan ketentuan hukum Islam dalam masalah tersebut.
Adapun perjuangan politiknya, terlihat dari penentangannya terhadap kaum kafir imperialis untuk memerdekakan umat dari belenggu dominasinya, membebaskan umat dari cengkeraman pengaruhnya, serta mencabut akar-akarnya yang berupa pemikiran, kebudayaan, politik, ekonomi, maupun militer dari seluruh negeri-negeri Islam.
Perjuangan politik ini juga tampak jelas dalam kegiatannya menentang para penguasa(pemerintah,red), mengungkap pengkhianatan dan persekongkolan mereka terhadap umat, melancarkan kritik, kontrol, dan koreksi terhadap mereka serta berusaha menggantinya tatkala mereka mengabaikan hak-hak umat, tidak menjalankan kewajibannya terhadap umat, melalaikan salah satu urusan umat, atau menyalahi hukum-hukum Islam (hanya stariat islam yang benar).
Seluruh kegiatan politik itu dilakukan tanpa menggunakan cara-cara kekerasan (fisik/senjata) (laa madiyah) sesuai dengan jejak dakwah yang dicontohkan Rasulullah saw.
Jadi kegiatan Hizbut Tahrir secara keseluruhan adalah kegiatan yang bersifat politik, baik sebelum maupun sesudah proses penerimaan pemerintahan (melalui umat).
Kegiatan Hizbut Tahrir bukan di bidang pendidikan, karena ia bukanlah madrasah (sekolah). Begitu pula seruannya tidak hanya bersifat nasihat-nasihat dan petunjuk-petunjuk. Kegiatan Hizbut Tahrir bersifat politik, (yaitu) dengan cara mengemukakan ide-ide (konsep-konsep) Islam beserta hukum-hukumnya untuk dilaksanakan, diemban, dan diwujudkan dalam kenyataan hidup dan pemerintahan.
Hizbut Tahrir mengemban dakwah Islam agar Islam dapat diterapkan dalam kehidupan dan agar Aqidah Islamiyah menjadi dasar negara, dasar konstitusi dan undang-undang. Karena Aqidah Islamiyah adalah aqidah aqliyah (aqidah yang menjadi dasar pemikiran) dan aqidah siyasiyah (aqidah yang menjadi dasar politik) yang melahirkan aturan untuk memecahkan problematika manusia secara keseluruhan, baik di bidang politik, ekonomi, budaya, sosial, dan lain-lain.
Metode Dakwah Hizbut Tahrir
Metode yang ditempuh Hizbut Tahrir dalam mengemban dakwah adalah hukum-hukum syara’, yang diambil dari thariqah (metode) dakwah Rasulullah saw, sebab thariqah itu wajib diikuti. Sebagaimana firman Allah Swt:
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagi kalian, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan kedatangan Hari Kiamat, dan dia banyak menyebut Allah (dengan membaca dzikir dan mengingat Allah).” (QS. Al Ahzab : 21)
“Katakanlah: ‘Jika kalian (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosa kalian.” (QS. Ali Imran : 31)
“Apa saja yang dibawa Rasul untuk kalian, maka ambilah. Dan apa saja yang dilarangnya bagi kalian, maka tinggalkanlah.” (QS. Al Hasyr : 7)
Dan banyak lagi ayat lain yang menunjukkan wajibnya mengikuti perjalanan dakwah Rasulullah saw, menjadikan beliau suri teladan, dan mengambil ketentuan hukum dari beliau.
Berhubung kaum muslimin saat ini hidup di Darul Kufur—karena diterapkan atas mereka hukum-hukum kufur yang tidak diturunkan Allah Swt— maka keadaan negeri mereka serupa dengan Makkah ketika Rasulullah saw diutus (menyampaikan risalah Islam). Untuk itu fase Makkah wajib dijadikan sebagai tempat berpijak dalam mengemban dakwah dan meneladani Rasulullah saw.
Dengan mendalami sirah Rasulullah saw di Makkah hingga beliau berhasil mendirikan Daulah Islamiyah di Madinah, akan tampak jelas beliau menjalani dakwahnya dengan beberapa tahapan yang sangat jelas ciri-cirinya. Beliau melakukan kegiatan-kegiatan tertentu yang tampak dengan nyata tujuan-tujuannya. Dari sirah Rasulullah saw inilah Hizbut Tahrir mengambil metode dakwah dan tahapan-tahapannya, beserta kegiatan-kegiatan yang harus dilakukannya pada seluruh tahapan ini, karena Hizbut Tahrir mensuriteladani kegiatan-kegiatan yang dilakukan Rasululah saw dalam seluruh tahapan perjalanan dakwahnya.
Berdasarkan sirah Rasulullah saw tersebut, Hizbut Tahrir menetapkan metode perjalanan dakwahnya dalam 3 (tiga) tahapan berikut :
Pertama, Tahapan Pembinaan dan Pengkaderan (Marhalah At Tatsqif), yang dilaksanakan untuk membentuk kader-kader yang mempercayai pemikiran dan metode Hizbut Tahrir, dalam rangka pembentukan kerangka tubuh partai.
Kedua, Tahapan Berinteraksi dengan Umat (Marhalah Tafa’ul Ma’a Al Ummah), yang dilaksanakan agar umat turut memikul kewajiban dakwah Islam, hingga umat menjadikan Islam sebagai permasalahan utamanya, agar umat berjuang untuk mewujudkannya dalam realitas kehidupan.
Ketiga, Tahapan Penerimaan Kekuasaan (Marhalah Istilaam Al Hukm), yang dilaksanakan untuk menerapkan Islam secara menyeluruh dan mengemban risalah Islam ke seluruh dunia.
Landasan Pemikiran Hizbut Tahrir
Hizbut Tahrir telah melakukan pengkajian, penelitian dan studi terhadap kondisi umat, termasuk kemerosotan yang dideritanya. Kemudian membandingkannya dengan kondisi yang ada pada masa Rasulullah saw, masa Khulafa ar-Rasyidin, dan masa generasi Tabi’in. Selain itu juga merujuk kembali sirah Rasulullah saw, dan tata cara mengemban dakwah yang beliau lakukan sejak permulaan dakwahnya, hingga beliau berhasil mendirikan Daulah Islamiyah di Madinah. Dipelajari juga perjalanan hidup beliau di Madinah. Tentu saja, dengan tetap merujuk kepada Kitabullah, Sunnah Rasul-Nya, serta apa yang ditunjukkan oleh dua sumber tadi, yaitu Ijma Shahabat dan Qiyas. Selain juga tetap berpedoman pada ungkapan-ungkapan maupun pendapat-pendapat para Shahabat, Tabi’in, Imam-imam dari kalangan Mujtahidin.
Setelah melakukan kajian secara menyeluruh itu, maka Hizbut Tahrir telah memilih dan menetapkan ide-ide, pendapat-pendapat dan hukum-hukum yang berkaitan dengan fikrah dan thariqah. Semua ide, pendapat dan hukum yang dipilih dan ditetapkan Hizbut Tahrir hanya berasal dari Islam. Tidak ada satupun yang bukan dari Islam. Bahkan tidak dipengaruhi oleh sesuatu yang tidak bersumber dari Islam.
Hizbut Tahrir telah memilih dan menetapkan ide-ide, pendapat-pendapat dan hukum-hukum tersebut sesuai dengan perkara-perkara yang diperlukan dalam perjuangannya—yaitu untuk melangsungkan kembali kehidupan Islam serta mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia—dengan mendirikan Daulah Khilafah, dan mengangkat seorang Khalifah. Ide-ide, pendapat-pendapat dan hukum-hukum tersebut telah dihimpun dalam berbagai buku, booklet maupun selebaran., yang diterbitkan dan disebarluaskan kepada umat. Buku-buku itu, antara lain:
- Nizhamul Islam (Peraturan Hidup dalam Islam)
- Nizhamul Hukmi fil Islam (Sistem Pemerintahan dalam Islam)
- Nizhamul Iqtishadi fil Islam (Sistem Ekonomi dalam Islam)
- Nizhamul Ijtima’iy fil islam (Sistem Pergaulan dalam islam)
- At-Takattul al-Hizbiy (Pembentukan Partai Politik)
- Mafahim Hizbut Tahrir (Pokok-pokok Pikiran Hizbut Tahrir)
- Daulatul Islamiyah (Negara Islam)
- Al-Khilafah (Sistem Khilafah)
- Syakhshiyah Islamiyah – 3 jilid (Membentuk Kepribadian Islam)
- Mafahim Siyasiyah li Hizbit Tahrir (Pokok-pokok Pikiran Politik Hizbut Tahrir)
- Nadharat Siyasiyah li Hizbit Tahrir (beberapa Pandangan Politik Hizbut Tahrir)
- Kaifa Hudimatil Khilafah (Persekongkolan Meruntuhkan Khilafah)
- Siyasatu al-Iqtishadiyah al-Mutsla (Politik Ekonomi yang Agung)
- Al-Amwal fi Daulatil Khilafah (Sistem Keuangan Negara Khilafah)
- Nizhamul ‘Uqubat fil Islam (Sistem Sanksi Peradilan dalam Islam)
- Ahkamul Bayyinat (Hukum-hukum Pembuktian)
- Muqaddimatu ad-Dustur (Pengantar Undang-undang Dasar Negara Islam)
Dan banyak lagi buku-buku, booklet, maupun selebaran yang dikeluarkan oleh Hizbut Tahrir, baik yang menyangkut ide maupun politik.
Keanggotaan Hizbut Tahrir
Hizbut Tahrir menerima keanggotaan setiap orang Islam, baik laki-laki maupun wanita, tanpa memperhatikan lagi apakah mereka keturunan Arab atau bukan, berkulit putih ataupun hitam. Hizbut Tahrir adalah sebuah partai untuk seluruh kaum muslimin dan menyeru mereka untuk mengemban dakwah Islam serta mengambil dan menetapkan seluruh aturan-aturan Islam, tanpa memandang lagi kebangsaan, warna kulit, maupun madzhab mereka. Hizbut Tahrir melihat semuanya dari pandangan Islam.
Cara mengikat individu-individu ke dalam Hizbut Tahrir adalah dengan memeluk Aqidah Islamiyah, matang dalam Tsaqafah Hizbut Tahrir, serta mengambil dan menetapkan ide-ide dan pendapat-pendapat Hizbut Tahrir. Dia sendirilah yang mengharuskan dirinya menjadi anggota Hizbut Tahrir, setelah sebelumnya ia melibatkan dirinya dengan (pembinaan dan aktivitas dakwah) Hizbut Tahrir; ketika dakwah telah berinteraksi dengannya dan ketika dia telah mengambil dan menetapkan ide-ide serta persepsi-persepsi Hizbut Tahrir. Jadi ikatan yang dapat mengikat anggota Hizbut Tahrir adalah Aqidah Islamiyah dan Tsaqafah Hizbut Tahrir yang terlahir dari aqidah ini. Halaqah-halaqah (pembinaan) wanita dalam Hizbut Tahrir terpisah dengan halaqah laki-laki. Yang memimpin halaqah-halaqah wanita adalah para suami, mahramnya, atau para wanita. http://hizbut-tahrir.or.id/tentang-kami/
Juli 3, 2008 at 6:53 am
so what?? ah… masa seorang habib takut ama yang begituan…
Juli 3, 2008 at 7:40 am
Ana pribadi ga takut jonbiru, ana cuma takut negri tercinta ana di acak2 kaum ini
Juli 7, 2008 at 7:39 am
mah kasih mas telah menyebarluaskan profil HTI
Juli 9, 2008 at 10:27 am
Ya memang itulah HTI.. sedari awal saya mengenalnya seperti itu.. ndak pernah berubah.. mungkin anda saja yang baru tahu.. HEhe.. ayo Mas.. saya ajak anda ngaji di Hizbut Tahrir Indoensia.. Banyak kok orang yang serperti Mas ini pada awalnya.. tapi setelah menikmati pemikiran kami.. Insya Allah Mas tertunjuki.. hubungi saya di agunghanif@gmail.com atau di hoeny_goenk@yahoo.com dengan ID YM saya honey_goenk, saya tunggu ya Mas.. Hehe..
Juli 10, 2008 at 5:05 am
Anda tidak tahu sekarang matahari terbit dari arah barat. Anda orang Islam atau orang tradisional Islam atau orang liberal,materialis,komprador,kapitalis Amerika. Ingat bung anda hidup di Indonesia. Populasi Islam no 1 atau 2 didunia. Islam ada diTimur Tengah, bukan di Barat Amerika/Eropa. Artinya belajarlah pada pemikiran2 yang bersumber dari asalnya. Bukan belajar Islam dari ‘alat’nya Amerika. Bukan dari pemikir2 barat yang menggunakan konteks filsafat hermeneutika,positivisme, semiotika yang dasar akarnya sudah materialisme. Belajar bung pada Darwin,Freud, atau pada Marx,… atau Adam Smith. Dasar2 mereka sudah salah semua!.
Juli 16, 2008 at 5:13 am
Yah biasa…HT dan sekelompok lainnya:partai politik da organisasi lain …berkeinginan menjadikan indonesia menjadi negara islam……ikuti saja perkembangannya……
Juli 17, 2008 at 9:25 am
assalamualaikum wr.wb.
maksih telah menyebarluaskan, dengan ini anda membantu semua orang untuk tahu tujuan HTI, terutama tujuan islam sebenarnya sebagi rahmatanlil alamin
Juli 24, 2008 at 5:43 am
ass wr wb
kita memerlukan sistem pemerintahan baru yang telah nyata2 semua sistem yang sdh berjalan, baik sosialis, komunis, kapitalis, liberalis runtuh dan tidak dapat meberikan kesejahteraan, kedamaian bagi umat manuasia untuk itu sistem khilafiyah yang di usung oleh HTI melalui syariah islam akan mengatasi berbagai kekacauan di dunia ini insyaallah
Juli 24, 2008 at 7:33 am
ya Indar,
sistem khilafiyah seperti yg di usung oleh HTI telah gagal di turki, baghdad, bahkan afganistan dimana Sultannya di gulingkan oleh taliban sendiri, padahal taliban juga tidak mengangkat khalifah.
ini artinya HTI = Komunis yang walaupun sudah gagal tapi masih ngotot. mereka paham2 laten.
Juli 24, 2008 at 7:46 am
NGAKU ORANG INDONESIA, TAPI ANTI PANCASILA….DASAR PENGKHIANAT….!!!!!!
Juli 24, 2008 at 7:47 am
NGAKU ORANG INDONESIA, TAPI ANTI PANCASILA….DASAR PENGKHIANAAAAAAAAAAT….!!!!!!
Juli 25, 2008 at 3:29 am
Fakta menunjukkan bahwa negara ini HaNcur oleh sistem selain Islam tepatnya kapitalisme sekuler dan liberalisme, lha kok ini malah nggak sadar,dasar nggak tahu malu
Juli 25, 2008 at 6:55 am
Negri ini hancur bukan karena sistimnya…tapi karna orangnya….banyak PENCURI, PENGKHIANAT, KORUPTOR, TUKANG MAIN CEWEK…..kaya Al Amin, Bulyan Royan….BUNUH PARA KORUPTOR !!!!!! orang yang menjunjung tinggi SYARIAT ISLAM AJA BEJAT BGITU……
Juli 25, 2008 at 8:47 am
untuk kaos putih,dasar egois,dan tidak banyak membaca.mana ada ikaan yg hidup nyaamaan jika bukan di kolamnya.bang napi aja tau,kejahatan tidak selalu terjadi krn da niat pelakunya tapi karna ada peluang.orng korupsi ya karna tidak diatur dg sistem islam.oang alim ya perjuangkan syariat,jangan tolol gitu lah mas……
Juli 25, 2008 at 9:53 am
Rahmat,
orang alim memperjuangkan dirinya mengikuti Syariat…bukannya nyuruh orang lain ikut syariat tapi dirinya bejat.
Sampean pikir kalo syariat Islam jadi undang2 nigri ini pasti aman??? Liat aja negara yang sok Syariat Islam kaya yang disebut si habib diatas…mana yang bener…sama aja. di acah aja masih ada pelacur…bukti nyata mas.
Syariat ada bukan untuk ngatur negara…tapi ngatur setiap individu…di amerika orang Islam masih bisa nerapin syariat Islam untik dirinya…Ustad saya aja di al azhar jakarta, bang Imaduddin, masih bisa sholat idul adha dan motong domba buat kurban di amerika…jadi siapa yang tolol??? masa harus ngerubah sistim negara untu bisa nerapin Syariat Isla buat dirinya…bukannya yg kaya gitu yang egois….banyak baca lagi lah…antum kali yang bodoh
Juli 25, 2008 at 10:04 am
wah, ternyata HT itu keren ya…
gw g nyangka neh…ada teologi pembebasan
awalnya iseng, nyari di google kata ‘Hizbut Tahrir’ ,gilaaa…
banyak bgt!kata khilafah juga banyak bgt!
jarang-jarang gw salut n memuji org….
Juli 25, 2008 at 10:46 am
Istiggfar bib…..jangan2x nt bukan habib.., ngaku doang.. ataw nt komprador juga…dan kaous putih buka mata,buka telinga ada yang salah dengan cara berfikir anda…kalo mau diskusi saya undang anda ke email saya… habib juga boleh …syukron
Juli 25, 2008 at 12:31 pm
kaos putih hebat banget tuh, berani nyalahin orang lain tapi tidak koreksi diri sendiri.Seperti pepatah tong kosong nyaring bunyinya.Banyak omong tapi tidak ada manfaatnya bagi manusia bahkan kata-kata “bejat” cocok untuk si kaos putih.Tapi apa gunanya meladeni orang seperti ini hanya membuang waktu untuk mengoreksi orang yang bebal hati dan fikirannya.Hanya kejahilan-kejahilan saja yang akan ditampakkan.Syariat bukan untuk diperdebatkan tapi diperjuangkan.Sebab Syariah adalah sebuah kemuliaan maka memperjuangkannya adalah kemuliaan.Dan pengembannya adalah orang-orang yang mulia.Barang siapa menyeru kepada manusia pada Syariah Islam, dia telah menyeru manusia untuk menjadi manusia yang muliah dan menjadi umat yang mulia.DAN YAKINLAH BAHWA MANUSIA YANG MEMPERJUANGKANNYA LEBIH BANYAK DARI YANG TIDAK MEMPERJUANGKAN.
Juli 26, 2008 at 3:42 am
anda orang islam bukan?…kitab anda alqurankan?…dan anda mengakui bahwa muhammad adalah nabi dan rasul Allah.jadi kenapa anda masih ngotot ngeyel nyebelin bahkan ampek bikin hatih ane tak kuasa untuk diam karena gregetan non???
jika sekiranya engkau mati nanti,,semoga Para Malaikat yang berjaga di alam kubur menjelaskan jika apa Yang dibawah HTI itu bnar!!!!!!!tentang khilafah bukankAH rasulullah Telah mencontohkan kpd umatnya!
para sahabat nya pun ga komentar bahkan gak gusar karenanya!itu pun berlanjut sampai berabad abad.sampai akhirnya cahaya khilafah ini lenyap tak tersisa,karena MUSTAFA KEMAL ATATRUK!
keruntuhan inilah yang menjadikan umat islam berjalan dikegelapan yang gersang.coba tanyakan kpd diri anda(jika anda orang islam)knp ayah dan ibu anda islam?knapa indonesia banyak orang islamnya?bukankah karena islam itu masuk kenegara yang kau keliru mengagungkan,karena perintah seorang pimpinan islam(kholifah) yang menyuruh para pengembanya menyebar keseluruh alam.
INGAT ISLAM GA DATANG DENGAN SENDIRINYA!BERSUKURLAH ENGKAU!geliat islam akan dpt engkau rasakan di bawah psnji2 kebesaran.dibawah naungan KHILAFAH ISLAMIAH
insyaallah secepatnya.ALLAHUAKBAR!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
““Aku tidak peduli, asalkan aku terbunuh dalam keadaan Islam. Dimana saja aku dibunuh, aku akan kembali kepada Allah. Kuserahkan kepada Allah kapan saja Ia berkehendak. Setiap potongan tubuhku akan diberkatinya”.insy4JJI,,”
DAN TUNGULAH KAMI PARA PERUSAK ISLAM.KAMI TIDAK AKAN REDHO.KARENA ENGKAU TELAH MEMPORAK PORANDAKAN KHILAFAH KAMI.INGAT ITU!!!
Juli 26, 2008 at 4:41 am
Assalamu’alaikum wr. wb.
Banyak kok partai Islam seperti PKS tapi bila kurang aktif menyuarakan syariat Islam
tapi apalah namanya ormas atau partai tapi yang menyerukan Islam dan kembali kepada syariat Islam itu lebih baik.
Anda harus banyak berdiskusi dengan orang yang HTI sendiri tidak berbendapat dari analisa orang lain.
Dengan begitu anda bisa berpikir sendiri mana yang benar dan yang kamuflase.
wassalam
ali f
Juli 27, 2008 at 5:27 am
Untuk Habib Hasan dan Kaos putih, sampean masih minim pengetahuan politiknya. Sebaiknya pada belajar lagi, baru komentar. Sampaean pada melanggar ayat Al Qur’an Surat Al-Maidah ayat 44, 45, 47, 49, 50.
Juli 27, 2008 at 6:03 am
sebenarnya islam ya islam, monotheisme, gak ada urusannya dengan khalifah atau apapun,gak ada sistem kenegaraan dalam islam yang fix, yang ada cuma urusan kemonotheisan manusia, itu saja, that’s it….jika ribut2 sekarang ini adalah akibat dari pertentangan antara harusnya islam itu monotheist tapi para ulama setelah nabi menambahnya dengan ‘HADITS NABI’ yang tak pernah Muhammad membuatnya dan tak pernah menyatakan bahwa islam/muslim/monotheist haruslah tidak lengkap jika tanpa ‘HADITS NABI’. Jadilah seperti sekarang ini, warna putih jubah, sorban baiknya hijau, makan baiknya tangan kanan,hukum rajam,potong tangan,poligami,perbudakan wanita, jilbab iming2 jadi wajib, habib-habib jadi panutan bahkan hampir jadi rahib2 seperti dalam dunia kristen dll dll…begitulah yang namanya Islam sekarang, mengikuti hadits2 yang dibuat manusia padahal sudah diberikan kitab yang ajaib yaitu ‘ALQURAN’ tetap saja merasa kurang…
Juli 27, 2008 at 6:44 am
Hadits itu ya harus, bagaimana anda melakukan sholat kalau tanpa hadits. Islam itu bukan sekedar agama ritual, tapi agama yang lengkap mengatur semua jalan kehidupan. Yang tahu urusan hidup itu yang membuat hidup. Jadi kita mesti mau diatur sama yang bikin hidup.
Juli 27, 2008 at 10:38 am
alamualkm…
@kaosputih===>anda banyaklah belajar,anda masih terlalu awam untuk ini.otak lum nyampe
habib kok kayak kutu kupret…hahahah capnya doank paling2.
saya sangat setuju dengan pemikiran dan aktivitas orang HTI.sangat mulia dan mengemban tugas yg sangat besar…ALLAHU AKBAR….
kepemimpinan khilafah berkuasa lebih dari 1000 tahun==>>>bayangkan sendiri
kepemimpinan kaum liberalisme,kapitalisme,komunisme==>>100 tahun pun tidak ada.
ini membuktikan bahwa khilafah salah satu..dan satu2nya benar dan bagus.
jika system khilafah di gunakan.maka orang akan makmur.kenapa kok saya bilang begitu? jawab saya Jika orang akan membunuh pasti berpikir 1000x karena setelah membunuh dia juga akan mati,karena di hukum mati,mencuri tangan dipotong,maka orang akan pikir2 untuk mencuri karena jika tertangkap hilanglah tan dia,nah otomatis kan koruptor juga akan diperlakukan seperti itu.
mas habib ama mas kaosputih la mbok ya sedikit akalnya digunakan toh.
otak ama tai jadi satu
manusia hidup dikasih akal.jangan seperti udang saja
waslm
Juli 27, 2008 at 9:36 pm
kata kuncinya adalah :
syariat, syariat, khilafah, khilafah, sistem, sistem, kapitalis, kapitalis, sekuler, sekuler, liberalis, liberalis, potong tangan, potong tangan, pancung, pancung, rajam, rajam, islam hti, islam hti, paling benar, paling benar, fitnah media, fitnah media, cuci otak, cuci otak, ikhwanul muslimin, ikhwanul muslimin, al maidah, al maidah, celaka, celaka, kafir, kafir, bejat, bejat, jihad, jihad, hijrah, hijrah, suci, suci, negara islam, negara islam, DI/TII, DI/TII, NII, NII, Barat, Barat, Amerika, Amerika, zionis, zionis, israel, israel, antek yahudi, antek yahudi, pukul, pukul, bunuh, bunuh, kufur, kufur, fpi, fpi, lpi, lpi, habaib, habaib, al gamaah al islamiyah, al gamaah al islamiyah, ahlus sunnah wal jamaah, ahlus sunnah al jamaah, laskar jihad, laskar jihad
apa lagi ya?? Silahkan ditambah sendiri deh..
Juli 28, 2008 at 6:58 am
Ahlan,
Bismillah, Astagfirullah, Alhamdulillah….
ya Abu Oza,
berdiskusilah disini, ana berikan tempat ini untuk kita bertukarpikiran dan ada konteks diatas yang kita masalahkan, ana tunggu komentar ente.
ya mio,
ana fikir dalam syariah kita tidak dibenarkan ber “su’udhon” dan menghina, apa lagi dengan emosi. berdialog lah dengan santun. ana pikir, dari tulisan ente ana ada setujunya. tapi cukuplah ana pikir, ana perjuangkan syariat dalam diri ana dan kehidupan ana. tak perlu emosi, ini dunia Allah, biar Allah yang menunjukan jalan. Ana tidak setuju kita memperjuangkan Syariah tapi kita malah melupakan syariah. laksanakan syariah dari diri sendiri dulu, maka masyarakat akan lihat kemuliaan syariah, bukan dengan cara menuduh atau memfitnah.
ya resistensi,
“jika sekiranya engkau mati nanti,,semoga Para Malaikat yang berjaga di alam kubur menjelaskan jika apa Yang dibawah HTI itu bnar!!!!!!!tentang khilafah”
tahukah yang kamu tulis?? darimana keyakinan itu kamu dapat? apa pernah kamu mati? jadi dari mana kamu tau akan yang benar dan yang salah? apa pernah kamu tanya langsung pada Allah?
ya ole,
ayat yang kamu kasih itu menceritakan tentang keadaan kaum yahudi, ayat2 itu pun kurang dari satu ruku’ (pembahasan) janganlah kamu terima ayat itu sepotong-sepotong dan lalu di tafsirkan begitu saja. Sebagai Umat Islam maka Syariat Islam yang kita laksanakan, tapi sudahkah antum melaksanakan Syar’i dengan khafa? dan syar’i tidak perlu dijadikan Undang2 negara, ayat Al Qur’an mana yang menyebutkan demikian? Allah menyeru kepada mu dan semua umat Islam secara individu, bukan menyru kepada sebuah pemerintahan.
ya pokoknya,
ana pikir ente tidak melakukan syar’i dengan khafa dengan perkata seperti itu. apa begiitu syariat yang ente perjuangkan? jika begitu sikap ente, bagaimana bisa syariat yang ente usung ana terima. ana pikir, ente telah mencampur adukkan syariah dengan hawa nafsu ente, sehingga tik lagi itu bisa diterima sebagai syariat.
Juli 28, 2008 at 10:30 pm
HTI itu mirip sales asuransi… cuman jualan pepesan kosong… apa yang dijual tuh ga ada barangnya. Mungkin masih inden ya!! nggak juga sih… pabriknya aja ga ada.
Sadarlah wahai para aktivis HTI, PKS, MMI… KALIAN TERUS-MENERUS DIBOHONGI oleh para pemimpin kalian yang dapat order dari negara Timur Tengah buat jadi underbouw mereka. Daulah Islamiyah yang kalian impikan itu tidak ada contohnya dalam zaman Nabi saw, itu cuma bualan sebagian pemimpin kalian yang haus kekuasaan, ingin merebut Indonesia lewat tangan kalian.
Kalopun kalian menjadikan Khilafah masa lalu itu sebagai impian kalian… sejarah sudah membuktikan, sistem itu SUDAH PERNAH GAGAL!! terlepas dari kalian mau sebut konspirasi atau apapun. YANG JELAS GAGAL!! dan kalo kalian baca di surah BANI ISRAIL, masa itu jelas disebutkan sebagai ZAMAN KEMUNDURAN ISLAM!!!
Yang dicontohkan oleh ALQURAN itu KHILAFAT MIN HAJJIN NUBUWWAH yaitu KHILAFAT YANG MENGIKUTI SUATU NUBUATAN DARI TUHAN, sebagian orang mengartikannya sebagai KHILAFAT YANG MENGIKUTI KENABIAN. Silakan cari yang seperti itu… siapa tahu sudah ada di sekitar anda!!
Juli 29, 2008 at 4:58 am
sangat tipikal orang2 hti yang memperjuangkan syariat islam dengan napsu, apabila tidak tercapai maka akan ada ancaman.
Contoh : ““Aku tidak peduli, asalkan aku terbunuh dalam keadaan Islam. Dimana saja aku dibunuh, aku akan kembali kepada Allah. Kuserahkan kepada Allah kapan saja Ia berkehendak. Setiap potongan tubuhku akan diberkatinya”.insy4JJI,,”
DAN TUNGULAH KAMI PARA PERUSAK ISLAM.KAMI TIDAK AKAN REDHO.KARENA ENGKAU TELAH MEMPORAK PORANDAKAN KHILAFAH KAMI.INGAT ITU!!!
Kamipun akan bersiaga bila anda2 para syabab hti akan merebut kekuasaan dengan cara bar bar. Mencintai negara adalah sebagian dari iman, maka apabila aku mati bertempr sama syabab hti aku juga yakin masuk surga. Indonesia dibangun bukan untuk satu agama tapi untuk semua, thus, demokrasi akan menjamin itu. perkara ada orang2 yg keliru, itu udah sifat manusia dan negara wajib memberikan hukuman tanpa pandang bulu. apakah di negara2 yang berdasarkan pada al quran dan hadist (arab saudi) tidak ada koruptor??? hahahaha, baca koran dan internet mas mas syabab hti.
habib dan kaosputih, salut. tuhan dan rakyat indonesia bersama kalian.
Juli 31, 2008 at 8:50 am
Mas-mas….
Nyadar nggak sehh kalo kalian sedang diadu domba. Ini namanya bukan tambah majuin Islam. tapi ini sama dengan ngehancurin Islam.
TANAM DALAM2 di BENAK. ORANG2 KAFEER pada tepuk tangan kalo kalian berantem!!! Musuh kalian itu… Kafeer2 laknatulloh yang nginjak2 islam di penjuru dunia, yang tidak rela islam menjadi mulia dan menghinakan mereka.
HTI, PKS, MMI, NU, MUHAMMADIYAH, SALAFI… itu semua sodara… hayooo rapatkan barisan demi membela ISLAM. ALLOHU AKBAR….!
STOP WAR WITH UR’ BROTHERS, KICK THE ENEMIES of ALLAH OUT !!!!!!!!!!
Juli 31, 2008 at 9:33 am
Mbak Nara,
Setuju mbak… oleh karena itu coba lihat baik-baik deh sebenarnya siapa yang memulai (agresif) dan siapa yang defensif. Yang memulai itu yang berkoar-koar dimana-mana mengkafir-kafirkan orang macam Habib Rizik, Munarman, Assegaf, Hartono Jaiz, dll. yang berteriak-teriak Syiah kafir, Ahmadiyah kafir, LDII kafir, dan masih banyak lagi. Bahkan di beberapa Demo yang saya pantau juga bilang Gusdur kafir.
Sekarang coba Mbak Nara perhatikan, apa barisan di AKKBB itu pernah mengkafir-kafirkan orang, mencari musuh dari sodaranya sendiri?? Jadi mohon yang diseru itu website2 yang sono itu mbak… bukan ini!
Agustus 6, 2008 at 9:38 am
Habib Hasan yang baik. Saya menyadari kerinduan anda, demikian juga kerinduan rekan-rekan yang lain seperti Ulil Abshar Abdalla untuk menunjukkan Islam adalah agama yang baik, agama yang toleran dan sebagainya. Tetapi Habib, kalo menurut saya gaya bahasa anda tidak menunjukkan hal itu. Ketimbang ajakan untuk lebih toleran, saya rasa blog ini lebih cenderung membuat banyak pihak semakin tidak toleran.
Kesan saya Isi blog anda isinya adalah tumpahan kemarahan semata-mata. Ada seseorang/kelompok yang marah, lalu anda juga marah melihat kemarahan mereka.
Saya sudah jalan-jalan ke blognya Mas Ulil Abshar Abdalla. Serta juga nitip komentar di situ. Saya ngomong sama Ulil, agar sedikit lebih bijak dalam memilih kalimat. Masalahnya perselisihan yang ada kebanyakan sangat tidak substansial, karena ada yang menyangkut istilah yang dianggap berbau provokasi.
Instropeksi diri saya rasa bagus, Habib. tetapi tentu tidak bisa dibilang instropeksi jika caci maki dibalas dengan caci maki. Kalau saya baca isi blog anda ini malah puluhan kali lebih galak ketimbang tulisannya Mas Ulil. Hi Hi Hi….-
Oke, Habib Hasan. SALAM untuk anda sekeluarga.
Agustus 6, 2008 at 10:18 am
ya lovepassword, Ahlan,
Astagfirullah, Alhamdulillah, terima kasih atas komentarnya. Ana sangat meng-aprsiasi Anda. apa yang ada dalam blog ini tidaklah sepenuhnya tulisan ana, tapi memang, tulisan-tulisan ini adalah bagian dari perasaan Ana. Ana adalah hamba yang tak luput dari kekurangan, mungkin saja ungkapan hati dan pikiran Ana tidak berkenan di hati antum. begitu pula halnya dengan tulisan bung Ulil.
Insya Allah ana akan terus memperbaiki diri. Sebisa mungkin Ana memberikan sesuatu yang selama ini tak terangkat oleh media lain, terutama dalam hal melawan radikalis Islam dan pemikirannya dengan lebih lembut.
Agustus 13, 2008 at 2:33 am
Ass. Wr. Wb
Buat Habib Hasan and Kaos Putih…..he….he…..hebat dan canggih juga cara bermain kata2 dalam blog ini…..seperti main layangan tarik dan ulur……..namun hati2lah setiap ucapan, perbuatan akan dimintakan kelak pertanggungjawabannya dihadapan Allah SWT……daripada menyebar bibit2 kerusuhan dan memprovokasi orang lain lewat blog ini….mendingan di non aktifkan saja dech….banyak mudharat/kerusakan yang ditimbulkan daripada manfaatnya …..mendingan kerja nyata yang lain yang lebih bermanfaat buat umat Islam…..wassalam
Agustus 30, 2008 at 6:29 pm
Syalom.
Kasih kristus menyertai anda. Amin
Agustus 31, 2008 at 2:17 am
daripada ribut-ribut karena anda semua sedang berupaya melek politik, lebih baik pilih saya saja menjadi Presiden RI 2009, dijamin Hizbut Tahrir dan kawan-kawannya akan membantu saya juga untuk menegakkan Islam yang kaffah!
salam,
Fadjroel Rachman
0815 7144 378
mfadjroelrachman@gmail.com
http://www.mfadjroelrachman.multiply.com
http://www.fadjroel4president2009.wordpress.com
September 4, 2008 at 8:01 am
mas sampean itu aneh,sampean kan beragama islam tapi kenapa kok ketika ada gerakan yang berjuang untuk islam sampean malah nggak suka,yang pertama apakah sistem yang berlaku selama ini bisa menjawab dan punya solusi yang komprehensif bagi kehidupan manusia,mungkin kalo sampean lebih mendalami islam sampean akan setuju dengan pemikiran HTI.Trus apa parpol harus berjuang lewat parlemen padahal definisi parpol adalah sekumpulan orang dengan pemikiran yang sama yang berjuang agar pemikirannya bisa di terapkan dalam kehidupan dan gerakannya adalah politik,meski nggak melibatkan diri dalam parlemen apalagi parleman sudah di setir dan tunduk pada negara adi kuasa,apa ini yang namanya sistem atau negara yang berdaulat masak tau parlemen yang kayak gitu tetep kita ikuti,malu dong,jadi umat islam kok mau di setir orang kafir.trus kalo HTI mengajak orang islam kembali menuju kehidupan islam masalahnya apa,wong orang islam kok nggak boleh melaksanakan syariatnya sampean itu aneh.ya dah itu aja semoga sampean cepat sadar,apa lagi di bulan ramadhan ini orang harus instropeksi.Semoga sampean cepat menyadari dan kembali ke pemikiran islam jadi nggak sekuler
September 4, 2008 at 8:02 am
oya lupa email ku
September 4, 2008 at 9:02 am
ya ferry,
ana coba kutip beberapa tulisan ente…
“….kenapa kok ketika ada gerakan yang berjuang untuk islam sampean malah nggak suka,…”
ente harus tau, sejarah dalam politik, saat liberalisme dan kapitallis berkuasa di eropa, muncul komunisme yang mengatakan membela rakyat dengan sistem sosialisnya….sosialis, artinya rakyat berkuasa…kenyataannya kita lihat dicina dan rusia, yg muncul adalah para diktaktor.
kata kunci dari kesalahan besar HTI adalan khalifah, untuk ante tau , khalifah min haji nubbuwah, artinya khalifah berasal dari nubuah (kenabian). kalo ente kembali melihat sejarah islam, khalifah minhaji nubbuwah berakhir di zaman khilafatul rasyiddin, dan setelahnya berubah menjadi dinasti dan kerajaan, bahan ke kerajaan (yang penyebutannya sat itu masih khilafah) menjadi terpecah dua, di cordoba,spanyol dan di baghdad. hingga kekhalifaahan semu di turki runtuh karena semena-menanya khalifah (raja) saat itu pada rakyat.
maka juka hti ingin menegakkan khalifah, yg pasti itu bukanlah datang dari Allah, pastilah buatan kelompok HTI ini, karena yang datang dari Allah pasti dijanjikan oleh Allah.
masalah syariat islam, tak ada yg melarang, bahkan ane rasa ente juga saat ini pasti pasti bisa melaksanakan syariat Islam, kalo tidak, bagaimana ente bisa menjadi Islam, jika tidak menerapkan syariat, ente puasa kan? puasa adalah syariah bukan?,…ente harus bedakan syariat islam yg dijalankan umat islam atau upaya menjadikan syariat islam menjadi aturan negara, karena yg kedua ini bersifat politis yg ujung2nya untuk kekuasaan orang2 tertentu…syariah islam hti berbeda dengan syariah slam seperti yg ada di aceh, bahkan yg ada di arab saudi saat ini.
ana hanya percaya pada Allah, dan tidak akan mungkin manusia bisa menciptakan apa yg Allah ciptakan, termasuk sebuah khilafah.
September 4, 2008 at 9:31 pm
oh debat syariat, syariat zmn dulu syariat mn yg 1000 taon?. muhammad, abu bkr, umar, ali, muawiyah, ustmaniah, abbasyiah, fatimiah. bukannya sjk khalifah umar sampe fatimiah dst byk crt berdarah, saling menyiksa&menggulingkan smcm kudeta. Kalo zmn skrg syariat versi apa?, akidah salafi, tradisional NU, moderenis MD, jihad mujahiddin, dll. bukannya anti tp knyataanya HTI ini dpastikan bnasib sm spt masyumi dan MD tinggal kenangan partai. Tp cb kita liat nanti
Oktober 2, 2008 at 5:08 pm
YAng saya tau dari sejarah : Nuswantoro berdiri tegak jaman kerajaan Majapahit, jaman keemasan yang memadukan kultur Jawa asli dengan perkawinan agama Hindu-Budha. dan setelah itu tumbang oleh anaknya sendiri (R.Patah) yang nggak mempunyai terima kasih telah diberikan kerajaan Mataram. Karena menganggap ayahnya Prabu Browijoyo … KAFIR …
Hingga Nuswantoro terpecah belah menjadi kerajaan kecil2 dan nggak pernah akur hingga penjajah2 dengan mudahnya mengadu domba hingga saat ini, meskipun kita telah merdeka dari Jepang, tetep saja Kere dan gak punya jati diri bangsa.
Sadarkah kau bahwa Aliran-aliran sesat yang selalu menggerogoti NKRI seperti partai2 Islam yang nyata2 tidak menginginkan perdamaian, antar umat beragama dan suku bangsa. Ayat-ayat setan itu mbok ya dibuang jauh-jauh, ingat Tuhan ada pada diri kita sendiri bahkan lebih dekat dengan dengan urat nadi, jadi kiblat ada di diri kita sendiri ….. bukan di Arab!!!! Sadarlah sudah berapa trilyun kita menghabiskan uang untuk haji yang ujung2nya moral tidak tambah bener tapi tambah bobrok. wonk jowo
Oktober 9, 2008 at 7:10 am
ya allah swt, jikalau engkau benar-benar ada, azablah aku pada hari ini, atau esok hari, atau lusa. Kutunggu ya azabmu…
Jikalau engkau, hanya seekor iblis…, silahkan tertawa. Umatmu bertikai.
Amin
Oktober 9, 2008 at 8:57 am
@isrelhuakbar
emangnya siapa elu… berani2Y merintah Allah??!
Azab itu kuasa Allah, Allah yang Rahman nggak akan sembarangan ngasih azab, biarpun orang itu meminta, menantang ataupun menurut pandangan orang banyak layak diberi azab.
Oktober 11, 2008 at 5:18 pm
@rian
Kok kaya kenal ya??
Oktober 11, 2008 at 11:28 pm
bukannya kalian ini pasangan penyuka sex sejenis?
salam
LOGIC
Oktober 12, 2008 at 12:30 pm
@novel
salam kenal… ga aneh kalo kenal saya
btw, ente novel apa? fiksikah?
Oktober 12, 2008 at 2:11 pm
@ ryan
ah masa lufa sih…? ian sama opel…?
btw baswe… eke lagi ngurus penangguhan penanganan nih…
mudah2an dikabulkan ya say.
Oktober 13, 2008 at 3:14 pm
oo Hizbut tahrir seperti itu ya,
baguslah,
mudah-mudahan HTI bisa ikut membongkar kedok kaum islam-liberal (baca: munafikun) dan sekurler antek amerika di negeri ini.
Oktober 14, 2008 at 7:37 am
gak sadar ya
mereka ada karena demokrasi
mereka bisa hidup karena Pancasila
mereka boleh berkoar-koar karena reformasi
sekarang malah mengkhianati
ck..ck…ck buseet
Oktober 14, 2008 at 4:25 pm
Lho, Majapahit itu kan imperialis. Coba tuh tanah Sunda mau ditaklukkan dengan pembantaian Bubat. Majapahit itu runtuh karena perang saudara, Perang Paregreg perang antara Wirabhumi melawan Wikramawardhana. Sandyakala ning Majapahit akibat ulah anak keturunan Hayam Wuruk dan para bangsawannya.
Satu lagi mas… jangan sekali – kali menghina keyakinan kami umat Islam seperti haji, kiblat, syahadat, dan sebagainya. Coba deh berlaku baik. Kalau anda beragama Islam, bertobatlah. Kalau non muslim mohon jangan ganggu kami. Terima kasih
Oktober 15, 2008 at 12:13 am
WOWO,
loh yang menghina umat muslim tuh sapa? Aku ini muslim dan monotheist kok malah merasa terhina dengan perilaku manamakan diri muslim ini(baju muslim, mobil muslim, pancasila muslim, negara muslim dll)….
Islam telah menjelma menjadi islam yang mengkonyolkan dirinya sendiri pada abad2 akhir ini dan inilah puncak dari kehancuran islam tradisional yang dikawal oleh Saud i. Mulai dari thn 80 an, pembunuhan2 di Amerika oleh group2 yang berafiliasi AlQaeda, mulai terus meningkat penggunaan teror, mulai ada istilah kristenisasi dari organisasi islam di indonesia setelah bersentuhan dengan fikiran dari luar nusantara yang hijau subur dengan tanah nan gersang dan keras dan laki2 yang fikirannya hanya tubuh perempuan saja hahaha. meningkat lagi, bajak2an pesawat(libya, indonesia) terus buat2 bom kecil2, lalu bom2 agak2 besar, terus menabrakkan pesawat, terus membom gereja2, terus membom bali, jakarta, terus, terus….sekarang agak takut bikin bom pake pentun2an di jalan, teruslah kebodohan mendera umat karena ketidak mengertian ajaran islam….
Islam itu jelas, bahkan kitabnya juga kadang disebut sebagai pembeda, pembeda mana yang salah mana yang benar….termasuk juga pembeda antara islam2an yang membawa kehancuran seperti sekarang atau islam yang membawa pencerahan dan kemajuan….
Islam berkitab AlQuran yang ajaib, yang mujizat, tapi oleh pengikutnya kebanyakn kini dijadikan mantra2 pembius massa, meneriakkan nama tuhan dan nabi dalam memaksa orang lain berubah keyakinan….
Di negara2 yang udah mentas, biasanya kaum islam kebanyakan suka bermigrasi, nah setelah mereka settle dan mapan dalam sistem itu mulailah mereka merasa sistem tidak islamilah, tidak muslimlah lalu mulai ngedumel….lalu menjelek2kan negara sendiri, karena maunya yang menurut mereka dimana kalau mereka berkumpul mereka sendiri bertengkar….
duh umat, kemana engkau akan dibawa….
menangis aku dalam keagungan islam, menangis aku melihat kesalah penegertian umat kebanyakan….
Salam
LOGIC
Oktober 25, 2008 at 2:52 am
Mendirikan khilafah Islam…
Yang bakal jadi khalifahnya siapa ya? orang arab, orang indonesia, pakistan, apa nanti tidak menimbulkan peperangan dikalangan ummat Islam dalam merebut kursi khalifah?
Tapi di dunia ini tidak ada larangan untuk bermimpi….
Oktober 27, 2008 at 1:46 pm
Bedakan antara opini dengan fakta. Yang dmuat diatas tentang Apa & Siapa Hizbut Tahrir adalah fakta. Sedangkan komentar, termasuk komentar pemilik blog ini adalah opini.
Opini bisa benar jika sesuai dengan fakta. Opini menjadi salah jika tidak sesuai dengan fakta. Agar opini Anda benar tentang HT, berdiskusilah selalu dengan para aktivis HT. Bukan mengikuti opini dari pihak lain yang tidak ngerti (bego) sama HT atau meng-copy opini orang yang punya maksud jahat (dengki) terhadap HT & idenya.
Fakta terbagi dua, fakta yang sebenarnya dan fakta yang dibuat-buat. Contoh fakta yang direkayasa adalah peristiwa pengeboman WTC, pendaratan manusia di bulan, dsb.
Oktober 28, 2008 at 2:09 am
fakta yang direkayasa itu apa dik Aes….
Amerika memdarat dibulan kok dibilangin rekayasa….Ameriak mendarat dibulan ini ada hubungannya dengan ayat tentang terbelahnya bulan di AlQuran bagi yang mau berfikir….tapi kalau tidak ya mereka takut menakui mendaratnya Amerika di bulan. Lalu peristiowa WTC, udah jelas2 AlQaedah pelakunya kenapa malah cari2 teori konspirasi, udahlah, memang banyak orang mengaku islam tapi sebenarnya tersesat dan termakan oleh pngaruh arabia sana…
LOGIC
November 3, 2008 at 7:53 am
Orang Islam kok anti negara Islam??
Masih normal gag sih??
Indonesia kayak gini masih mau dipertahanin??
DIPERBAIKIN, IYA!!!
Lha kalo ente udah mikir Islam bukan solusi atas semuanya, ya… ati2 jangan2 uda jadi buntutnya Amerika… cuma gag sadar aja kan?
Ato dah sadar tapi malah bangga jadi komprador??
INGET, bentar lagi kiamat!
November 4, 2008 at 4:57 am
ya nadia,
apakah antum bisa sebutkan di dunia ini yang disebut negara Islam? tidakkah antum lupa dengan stigma NII? apa ente juga orang NII DI/TII? ana kira Rasulullah sendir saat mendirikan negara Madina tidak mendaasri negrinya dengan Al Qura’an, tapi dengan perjanjian Madina. ana bisa paham, mungkin ente khilaf
November 5, 2008 at 5:04 am
@habib, apakah setidaknya ada di pikiran anda untuk memperjuangkan islam?? apakh anda masih tenang dg banyknya kemaksiatan di sekitar anda???
untuk kaos putih=== spt tong kosong nyaring bunyinya…
November 5, 2008 at 7:18 am
ya abudaud,
Hakikatnya Islam tak perlu diperjuangkan akhi, tahukah akhi apa itu Islam? untuk apa Islam ada di muka bumi? Islam milik Allah SWT. Dia yang akan menjaganya, seperti yang ada pada wahyu terakhirnya. apalah artinya ana, hamba sahaya ini. apakah artinya MUI dan FPI? apa jika tiada mereka Islam akan hilang? Masya Allah, serapuh itukah Islam?
ya abudaud,
Islam adalah kebenaran, kebenaran dari Allah. maka kebenaran tak akan salah, walau selalu ditentang. kebenaran pasti akan dirasakan, tak perlu dipaksakan.
ya abudaud,
tugas ana sebagai umat yang sama seperti akhi adalah menasehati, membantu menunjukkan jalan yang lurus, tanpa harus merusak Islam, dengan memukuli, memaksa, mengatai kafir, dan merusak. Islam adalah agama yang salam, damai.
November 5, 2008 at 10:16 am
sudah cukup kesalahan pandangan2 orang ttg islam, membela islam, negara islam….Betapa indahnya komentar habibhasan tapi begitu sulit bagi yang tidak mengerti makna islam untuk mengerti maknanya….
Bravo Bib….
salam
LOGIC
November 6, 2008 at 2:55 pm
HTI, ah, siapa sih yang mau percaya?
November 6, 2008 at 11:53 pm
HTI ? Khilafah ? Fadjroel ? Gak ada yang bener….yang bener ya islam monotheist tanpa hadits….
salam
LOGIC
November 7, 2008 at 6:37 pm
HTI org2ny warga negara INDONESIA bkn??Tp Koq ANTI-PANCASILA??
Thx..
November 8, 2008 at 5:27 pm
Islam akan besar bukan karena ada negara Islam, tapi karena penganutnya mengamalkan ajaran-ajarannya yang RUARRRR BIASA. Muslim yang ngotot-ngotot menyalahkan orang lain, coba liat kiri kanan. Banyak orang melarat, sebarapa banyak ente sudah bantu. Coba liat ke dalam diri sendiri, sudah bersihkan? apakah masih membenarkan, barang sedikit, mencari uang yang tidak halal? buktikan, dan rasakan.
November 20, 2008 at 2:54 pm
Banyak orang yg melarat karena negara yg mmrintahnya adalah negara yg sistem & hukumnya buatan nenek moyang, jdilah nenek moyangnya Tuhan mereka (Qs 5 : 104).
Yg jelas SYARI’AT Islam tidak akan tegak tanpa Negara dan Kekhilafahan…
Syari’at di Negara Sekuler seperti negaranya kaos putih akan berlaku klo mnguntungkan kantong, dompetnya..sehingga jadi lahan basah untuk para koruptor…ya diantaranya urusan haji, perkawinan, zakat…lahan basah tuh u/di korupsi….makanya berlomba2 pingin jadi AMBILIN, aeh AMILIN….nya
Klo urusan Rajam…, nanti dulu…itu kata mereka….karena dari para PSK juga ada Devisa..trus dari KUA yg ngawinin para MBA, gadis2 bunting duluan sblum syah nikah..juga ad masukan…dari bule2 yg hndak mmberi “USWAH” bercabul ria di tmpat2 wisata…waaah banyk banget duitnya coy….
RAJAM itu mlanggar HAM, Hak Asasi Monyet…..
Betul gak tuan imbro, tuan logic, tuan kaos putih dan juga tuan habib…..!????????????? kasihan nih anak manusa….!
Komntar tanpa dasar iman……
November 21, 2008 at 5:41 am
to Naruto
Apa yang kita harapkan dari Syariah. lihat Turki yg sudah Ratusan tahun bersyariah akhirnya pun harus memilih sekuler, artinya apa? artinya syariah sudah tidak sesuai dengan jaman modern. kalo syariah adalah system bernegara yang paling unggul tentu Turki akan menjadi panutan negara2 di dunia, tapi ternyata tidak, dan si Mustapa kemal Pasa sadar akan hal itu, maka segera merubah nasib bangsan agar tidak tertinggal dari bangsa lain dia memilih sekuler.
coba kamu tunjukan kemajuan apa yang sudah di capai oleh negara bersyariah?. Teknologi misalnya. computer, otomotive, kedokteran dll, semua berasal dari negara sekuler. dibidang science?, juga negara sekuler yang maju. dan negara sekuler jauh lebih maju dibanding negara syariah, lihat Jepang, China, Korea dll.
Jadi apa yang diharapkan dari Syariah? Talibanisasi, kemunduran, kehancuran?. Usul saya Tinggalkan Syariah, beralihlah ke Sekuler sebab Sekuler sudah membuktiakn dirinya lebih maju
Salam
November 23, 2008 at 4:41 am
Selama 7 abad lebih, mulai dari Nabi Muhammad hingga para Khalifah setelahnya Islam berjaya, berkuasa. Al-Qur’an jadi hukum positifnya. Keadilan ditegakkan seadil-adilnya. Kaum Non muslim, Yahudi, Nasrani mendapat perlindungan hukum.Sampai2 orang Kristen (dalam perang salib) yg wilayahnya dikuasai oleh pasukan Islam pimpinan Salahudin Al-Ayubi mengakui bahwa mereka merasa lebih aman dan tenang dipimpin oleh orang2 muslim walaupun berbeda agama daripada dipimpin oleh tentara Romawi walaupun seagama karena ketamakan dan kesewenang-wenangan mereka.
Begitupun dalam hal Sains, teknologi dan peradaban dunia dimulai, hingga lahi para pakar&intelektual sekaliber Ibnu Sina dan Ibnu Batuta.
Namun umat Yahudi yg dipimpin Abdulloh bin Ubay tdk senang dgn kmajuan islam, ia beserta pngikutnya senantiasa mmbuat makar u/mnghancurkan islam dari dalam.diantaranya mnghasut para sahabat u/tdk berperang ke medan UHUD.Membangun masjid DLIROR,yg kmudian dibakar atas printah Rasul Saw krena dgunakan u/mmprovokasi umat agar mnghncurkan pemerintahan Islam.Dan akhirnya ia diusir oleh anaknya sendiri karena merasa malu memiliki ayah berhati busuk. Namun pngikut2nya siang malam snantiasa mncari cara u/mmadamkan cahaya Alloh, hngga akhirnya berhasil.Pada prkmbangan slanjutnya mereka mmbakar perpustakaan&buku2 karangan intelektual muslim stelah mmplajarinya u/kpntingan mreka sendiri,diantaranya yg trjadi di Baghdad. Lalu mereka mngklaim bahwa merekalah para penemu Sains Teknologi, lalu diiklankan/diidolakanlah tokoh2 smacam Plato, Aristoteles,Thomas Alfa Edison, Abraham Lincoln,Darwin dgn teori monyetnya. Mereka tak ubahnya kacang lupa pada kulitnya, murid yg tdk tahu trima kasih pada gurunya. Agar kjayaan islam tdak tgak kmbali mereka berupaya mnghncurkan simbol kekuasaan Islam yg terakhir, yaitu KeKhilafahan Utsmani di Turki.Dan dididik serta didoktrinl-ah anak bangsa Turki yg brnama Mustafa Kemal Pasha u/mnghncurkan Kekhilafahan Usmani u/dgnti dgn Sekulerisme.Faham Kemal Atturki ini trnyata juga diiktui oleh anak bangsa Indonesia yg bernama Soekarno.
Kemodrnan yg kini mereka bangga-banggakan adalah kmodrenan semu. Kemodrenan sbagai kedok untuk mnutupi kebobrokan moral,kejahiliyahan dan kbjatan yg sngaja diimpor untuk mnjadi knsumsi para generasi muslim.Alloh berfirman, “JANGANLAH SEKALI-KALI KAMU TERPERDAYA OLEH KEMAJUAN OARANG2 KAFIR (YG BERGERAK) DI SELURUH NEGERI.ITU HANAYALAH KESENANGAN SEMENTARA, KEMUDIAN TEMPAT KEMBALI MEREKA JAHANNAM.JAHANNAM ITU SEBURUK2 TMPAT TINGGAL. QS ALI IMRON [3] :196-197.
Sayang sekali orang2 smacam Gondal gandul ini tdak hidup di jaman keemasan Islam, tapi hidup di jaman JAHILIYAH MODERN ini. Namun mudah2an saudara2 kta yg sfemahaman dgn Gondal gandul ini masih diberi kesempatan hidup oleh Alloh u/mnyaksikan saat islam kmbali memimpin dunia ini.Sebgaimana janji Alloh,”ALLOH TLAH BERJANJI KPADA ORANG2 BERIMAN & BERAMAL SHOLEH AKAN MNJADIKAN MEKA BERKUASA DI MUKA BUMI INI SEBAGAIMANA ORANG2 SBELUM MEREKA BERKUASA (QS AN-NUR[24]:55).
Dan jnji Alloh ini tdk u/ditunggu tapi harus djmput dngn krja keras,pngorbanan harta dan jiwa sehingga tegak NARUTO, Negara Alloh RUntuhkan TOgut……Amiiiiiin
November 23, 2008 at 4:58 am
“APABILA KEBENARAN ITU MNURUT HAWA NAFSU MEREKA (PILSAFAT,SEKULERSISME,SOSIALIME,KAPITALISME DLL) MAKA AKAN HANCURLAH LANGIT DAN BUMI BESERTA ISINYA)….QS Al-Mu’minun [23]:71.
Sekulerisme tlah mnyengsarakan mnusia.Krena manusia sdah tdk knal lagi kpada penciptanya, ia mau berinteraksi kpd KHOLIK pada waktu2 trtntu dan tmpat trtntu/tmpat smbahyang saja.Ibadahnya hnya ritual saja.smntara khidupan shari2,berkeluarga,brmasyarakat,berbangsa&bernegara,keberadaan Sang Pencipta dibuang ke tmpat sampah.Walaupun ada hanya sebatas bahasa Syair u/ mlegitimasi kebejatan hdupnya. Ayat2 Alloh hanya Jadi komoditas politik, bumbu kampanye agar menarik simpati massa,ujung2nya kursi empuk u/tmpat atau sarana melahap harta rakyat.
Sekulerisme tlah mlahirkan budaya hedonisme yg berakibat mnghalalkan sgala cara, Korupsi, kolusi, tipu muslihat,suap mnyuap, prostitusi, narkoba jadi budayanya/syari’ahnya.Hukum tak ubahnya pisau, tajam kpada rakyat kecil, tumpul kpada penguasa.
Fakta mmbuktikan Manusia sdah bosan dgn pola hidup Sekuler. Tinggal kita tunggu saja DETIK-DETIK KEHANCURAN FAHAM SEKULERISME>>>>>amiiiiiiiiiiiiiin
November 23, 2008 at 5:14 am
To DosenPancasila
Nabi Muhammad Saw adalah penduduk Mekah yg ketika itu dipimpin oleh Abu Jahal, Abu Lahab yg hukum positifnya adalah Hukum nenek moyang/budaya bangsa Quraiys. Namun bukan berarti Nabi Muhammad Saw dan para Sahabatnya harus taat dan tidak anti kpada Hukum jahiliyah Quraiys….yg jlas tlah mnyengsarakan masyarakat Arab dgn bdaya2 jahiliyahnya…
November 23, 2008 at 6:58 am
@Naruta
ini mas Naruto mau ngerajam-rajam itu hukum darimana ? Wah mas Naruto mau ngikutin hukumnya Yahudi ya pake rajam2 segala hehehe….Mas Naruto tahu gak kalau hukum rajam itu bukan hukum yang ditulis di AlQuran, tapi salah satu hukum di kaum Arab-Yahudi waktu itu ?
Makanya kaum yang ribut2 dengan gaya2an syarioat Eitslam itu selalu gagal dan gak maju2, semua dikarenakan mereka tidak mengikuti AlQuran, tapi malah mengikuti hal2 yang bertentanngan dgn AlQuran, Allah akan selalu mempermalukan kaum2 seperti mas Narutio ini….
Dulu di Afghan(sudah pernah kesana belum?) ada kaum yang namanya taliban, berusaha menegakkan apa yang mereka sebut sebagai syariah, hasilnya ? mereka mendapat malu dan dipermalukan oleh Allah dengan kekalahan….
salam
LOGIC
November 24, 2008 at 12:29 am
Pada hari ini, kebanyakan manusia mudah merasakan kuasa pemerintah, direktur, atasan, dll, yang notabene adalah manusia juga, makhluk juga. Padahal kuasa yang dimiliki oleh mereka itu, rakyat atau bawahannyalah yang memberikannya. Pada hakikatnya sudah tentu ALLAH, Tuhan Yang Maha Esa-lah yang memberikannya. Kuasa makhluk itu, kalau banyak yang tidak ikut memberi kerjasama dan sokongan, kuasanya akan runtuh begitu saja. Sedangkan ALLAH berkuasa atas dunia dan akhirat tanpa campur tangan siapapun. KuasaNya begitu utuh dan teguh.
Mengapa manusia tidak merasakan Maha Berkuasanya ALLAH? Hal ini menunjukkan bahwa manusia menilai dengan kekuatan mata saja. Manusia tidak menilainya dengan kekuatan akal dan jiwanya. Kalaulah manusia mau menilai dengan akal dan jiwanya, manusia akan takut dan merasakan begitu hebatnya ALLAH. Memang mudah untuk membuka mata itu, tetapi untuk membuka akal dan jiwa itu tidaklah mudah. Maka, tidaklah mengherankan jika manusia lebih takut dan cintakan makhluk daripada ALLAH, Tuhan Semesta Alam.
Mengapa kebesaran ALLAH yang setiap hari dilihat tidak dirasakan? Hujan disuruh turun, turun dengan patuhnya. Angin disuruh bertiup, ia pun bertiup. Bumi disuruh gempa, maka gempalah ia. Begitulah kalau akal tidak digunakan dan jiwa dimatikan.
Yang cukup mengherankan lagi adalah banyak manusia memuji, memperhatikan dan merasa berhutang budi atas pemberian makhluk kepada makhluk. Padahal pemberian manusia itu sesekali saja. Adakalanya tidak memadai dan hanya ala kadarnya saja. Dan secara fitrah manusia akan merendahkan dirinya dengan orang yang banyak memberi, merasa hormat, dan sering mengingatnya.
Lantas, mengapa tidak nampak lagi pemberian dan nikmat yang ALLAH beri secara cuma-cuma? ALLAH, Tuhan kita Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, memberi bumi menjadi tempat tinggal, menjadikan langit sebagai tempat berteduh. Tuhan yang Maha Pemurah mengutus cahaya matahari untuk kemanfaatan manusia. Setiap detik memberikan oksigen kepada manusia untuk bisa menyambung hidupnya. Di waktu malam Tuhan utus cahaya rembulan untuk manusia. Belum lagi air yang tercurah dari langit dan bumi untuk kehidupan manusia. Bayangkanlah betapa susahnya jika tak ada air, tersiksalah kita. Selanjutnya tumbuh-tumbuhan dan hewan ternak untuk makanan manusia. Mengapa masih tidak terasa ke-Maha Besar-an, ke-Maha Hebatan, dan ke-Maha Kuasa-an ALLAH, Tuhan kita semua?
Sepatutnya, kita merasa berhutang budi kepada ALLAH. Kita sudah sepantasnya merasa malu dengan Tuhan. Dengan manusia (makhluk) yang baik dan pemurah kepada kita saja, kita bisa merasa berhutang budi, malu dan hormat. Lebih-lebih lagi kepada ALLAH yang tiap detik nikmatNya kita terima.
Kalaupun kita ada sedikit kesusahan, ada sesuatu yang luput dari tangan kita, ada kuasa manusia yang kita rasa telah mendhalimi kita, hal tersebut kecil saja
dibandingkan nikmat yang telah ALLAH curahkan kepada kita setiap detiknya. Karena kita yakin bahwa kuasa manusia tidak akan bisa memberi mudharat kecuali atas ijin ALLAH. Karena hanya ALLAH, Tuhan Yang Maha Kuasa saja yang mampu memberi manfaat dan mudharat.
November 25, 2008 at 12:40 am
Logic -Salah satu member di blog ini yang amatiran dan sok intelek padahal idiot – BERKOMENTAR
“ini mas Naruto mau ngerajam-rajam itu hukum darimana ? Wah mas Naruto mau ngikutin hukumnya Yahudi ya pake rajam2 segala hehehe….”
@Kaum Intelek MENJAWAB :
Yah,beginilah jika kita berdiskusi dengan orang non-pendidikan,sehingga berkomentar atas apa yang ia tidak tahu menahu.
silahkan pelototi qur’an khususnya tentang hukum potong tangan serta hukum rajam.
juga kitab majmu al fatawa karangan syeikhul islam ibnu taimiyah.
Jangan bodoh terus,jika ente sudah merasa pintar silahkan berdiskusi lagi sama saya.
Yang berjuang demi kemerdekaan itu mayoritas orang islam ,
Jadi apa salahnya jika sistem islam yang diterapkan???
Toh para tokoh juga telah sepakat dalam piagam jakarta,
terbukti dengan pancasila,demokrasi dsb Hidup makin susuah dan tak pernah sejahtera.
Padahal pancasetan,demokrasi dsb sudah diterapkan sejak 64 tahun yang lalu.
bandingkan dengan penerapan sistem islam yang membuat makmur seluruh umat manusia dibawah bendera daulah khilafah islamiyah…
November 25, 2008 at 1:49 am
@Kaffir
mari kita sama2 plototi AlQuran….Mari kita cari hukum rajam untuk zinah, ada apa enggak ? Atau AlQurannya mas Kaffir beda sama AlQurannya saya ?
Kitab majmu al fatawa karangan syeikhul islam ibnu tamiyah kitab suci apa itu ? kitab suci kedua anda sebagai tambahan terhadap AlQuran ?
Siapa yang menurunkan kitab majmu al fatawa karangan syeikhul islam ibnu tamiyah itu ? atau syeikhul islam ibnu tamiyah itu nabi baru anda sehingga saya harus percaya ?
salam
LOGIC
Islam ya AlQuran saja….
November 25, 2008 at 4:37 pm
islam itu fleksibel, dan untuk menjalankan ajaran islam tidak harus menjadikan negara islam, apapun sistem yang dipakai kalau orang orangnya dasarnya buruk ya tetap aja buruk ngak akan berubah menjadi negara baik.
mau islam,kapitalis ,komunis ,pancasila atau apapun tetap sama saja kalau yang menjalankan dasarnya buruk
yang terpenting sekarang adalah memperbaiki diri sendiri,
bercermin pada telaga bukan kali ciliwung nah kalin ini sibuk berdebat apa kalian sudah menjalankan ajaran ideologi masing masing saya kira ngak ada satupun ajaran untuk bertikai mulai islam, hindu, kristen, budha, komunis atau apaun ngak saya temukan perintah untuk bertikai atau saya yang perlu banyak belajar lagi
tolong dibantu kalau saya salah
November 26, 2008 at 4:14 am
Hemm Logic….logic….Qur’an mana yg dimaksud….?.Ngomong Qur’an tak ada satupun ayat Qur’an yg disampaikan.
Mungkin Qur’an karangan ki Joko Bodo atau mama Lauren yah….?
Atau Qur’an yang suka dipake jimat, jampe-jampe, atau Qur’an yg suka dipake kampanye para calon Koruptor di Negara Pan…ca..syetan…yah….!????????????
November 26, 2008 at 4:37 am
To negara…
alhamdulilah saudara orang yang dirahmati Alloh…, mau belajar tidak merasa pintar sendiri.Insya 4JJI akan terhindar dari ancaman 4JJI dlm QS 7 : 179…
Islam yg diperagakan oleh umat islam, khususnya di Indonesia kini masih jauh dari Islam yg dicontohkan RasulNya.
Islam mereka baru sebatas islam keturunan/nenek moyang/abangan(Qs 5 :104), atau Islam kebanyakan orang/sdah lumrah(Qs 6 : 116), Islam yg datangnya dari ego kelompok/golongan (Qs 30:33), Islam yg dipengaruhi pilsafat,liberalisme,rasionalisme dsb(Qs 23:71), Islam hasil dongeng para tokoh,shingga mnimbulkan kultus individu(Qs 9:31).
Dalam al-Qur’an surat ali Imron [3]:85 disebutkan bahwa,”Barangsiapa yg memakai sistem selain islam dlm beramal,ibadah,bersyari’at dsb maka ia tdak akan dterima oleh Alloh….”.
Fakta mmbuktikan berjuang mnegakkan syari’at dgn sistem non islam, sperti lewat Partai/Parlemen, Demonstrasi, Bom Bunuh diri, mengobrak-abrik ala FPI tidak akan berhasil, malah akan menjadi bumerang. Terbukti dlm blog ini orang2 yg dasarnya blum faham Islam, meregeneralisir bahwa setiap Gerakan yg hndak mnegakkan Islam seperti demikian…!.
Betul Islam itu Fleksibel…..semua kalangan, komponen bisa menganutnya….!. Namun tidak berarti harus mengorbankan AQIDAH….!Itu prinsip yg dpegang dan diperjuangkan.
Maka setiap apapun yg mengganggu gugat AQIDAH wajib hukumnya dilawan…(Qs 2:190) sprti yg trjadi dalam komentar2 di blog ini dari saudara HabibHasan,logic,imbro,kaosputih dkk itu jlas2 sdah mnyudutkan Aqidah Islam dgn bahasa2 Islam versi para orientalis dan misionaris….!.
Insya 4JJI dlam naungan kerajaan Alloh, pemrintahan Alloh ala minhajin nubuwah AL ISLAM akan mmberi kdamaian kpda umatnya jga umat non muslim.
Dlam pemrintahan non islam sekuler sngaja umat Islam snantiasa akan dpancing u/saling brtikai….
Insya 4JJI, 4JJI maha Tahu……
November 26, 2008 at 4:46 am
THOGUT, yg kini berwujud sekulerisme&kapitalisme..tlah mmbuat makar diantaranya dgn 2 strategi makar. 1.Strategi devide et impera/belah bambu,dibuatlah dikotomi islam tradisionalis vs modrnis,islam radikal vs islam moderat, islam fluralis vs islam ekslusif dll. 2.Strategi jaring pancing, dijaring/diprovokasi/dipanas-panasi/didoktrin para pmuda awam namun pnya smangat islam tnggi-shingga lahirlah para teroris itu-kmudian ditangkapi/dpancing-lalu dipublikkan bahwa bgitulah kelakuan para pnganut islam.
Januari 5, 2009 at 3:31 am
mendingan jadi pengkhianat pancasila yang belum tentu kebenarannya, daripada jadi penghianat SYARIAT ALLAH SWT!!! betul tidak saudara saudara?????
Januari 6, 2009 at 7:21 am
Syukron buat mas aries
Mari kita gemakan “HAPUSKAN PANCASILA dari bumi nusantara ini!”, karena ia biang kerok perpecahan, korupsi, kmksiyatan.Sila2nya snantiasa dibolak-balik u/mlgitimasi setiap rezim yg sdang brkuasa.Dari masa anak2, saya sdh didoktrin oleh Pancasyetan ini mlalui P4, hafalin sila2nya, nyesel banget yah…!
TINGGIKAN KALIMAH ALLAH saja!
Januari 13, 2009 at 5:58 am
Saya setuju banget kalau Khilafah ditegakkan kembali di muka bumi ini. Kalau ada Khilafah ‘kan hukum-hukum yang telah Allah dan Rasulnya SAW tetapkan bisa diterapkan dong, seperti kalau yang berzina, ya dirajam aja. Habis perkara ‘kan? Trus kalo orang lain mau yang berzina lagi setelah melihat ada orang yang dirajam pasti dia mikir 100000000……0000 kali. Begitu juga para penjahat, maling, koruptor, potong aja tangan mereka jika memang ada saksi dan yang dicuri serta kondisi eknonomi orang tersebut tidak mewajarkannya mencuri. DLL. Jadi untuk apa pemerintah repot-repot ngasih makan dan ngerawat para penjahat di dalam penjara.
Pokoknya kalo ada Khilafah insyaAllah kehidupan akan aman, damai, tentram dan pastinya hukum Allah ditegakkan. Kalo pun waktu saat ada Khilafah masih ada pencuri, pezina, perampok, dsb., itu wajar. Tapi dengan diadilinya mereka dengan hukum Allah pasti dapat meminimalisirnya.
Mudah-mudahan……..
Amin!
Januari 13, 2009 at 11:19 am
Nashrullah,
bukannya anda suka melihat orang dirajam(atau rajam memang memuaskan keinginan sadisme anda)….
Udah jelas gak ada hukum rajam di AlQuran tapi kok mau diada2kan….check lagi, mari check AlQuran….
Salam
LOGIC
Berislam lewat AlQuran saja….
Januari 13, 2009 at 12:20 pm
Tidak ada contoh Khilafah yang ideal. Tidak ada contoh negara penganut Khilafah yang lebih maju dari negara modern sekuler. karena pada dasarnya Caliph memperalat agama (baca Islam) untuk kepentingan politik, sedangkan esensi islam di tinggalkan
esesnsi Islam adalah rohmatan lil Alamin, yang berarti mampu melindungi makhluk yang paling lemah sekalipun, diberi hak hidup, di beri hak politik, diberi hak ekonomi, rohmatan lil alamin berarti pula mampu melindungi perbedaan pendapat. keadan seperti ini dalam bahasa modern sekuler disebut Demokrasi dan HAM
jadi barang siapa mengingkari Demokrasi dan HAM berarti pula mengingkari prinsip rohmatan lil alamin. Jadi lupakan saja Khilafah yang memperalat agama, kembali saja pada prinsip rohmatan lil alamin kembali saja kepada HAM dan Demokrasi. HIDUP HAM dan DEMOKRASI.
Januari 18, 2009 at 10:42 am
Saya sepakat bahwa di negeri ini yg harus tegak adalah Demokrasi dan HAM (Hak Asasi Monyet). Karena Negeri ini adalh negeri Monyet, yg mana orang bebas rakus/KKN, bebas bersenggama dmana saja-kapan saja-dgn siapa saja, bebas goyang ngebor/main doger monyet dan bebas…dan bebas..bebas…!.Dari Monyet-Oleh Monyet-Untuk Monyet..maka suara Monyet terbanyak adalah yg berhak memimpin dan mengatur.Walaupun kbanyakan Monyet itu adalah monyet rakus2….Maka Pmimpin dan aturannya-pun adalh pmimpin dan aturan Rakus.
Kecuali klo negeri ini negerinya manusia, maka yg berhak mengatur adalah yg menciptakan manusia melalui aturan yg dikalamkanNYa (AlQur’an).
Githu aja kok repot…..
Januari 25, 2009 at 6:15 am
Bukannya kamu yang monyet Naruto ?
Kita yang lain normal2 aja, kamu aja yang merasa kepanasan mencoba mengartikan islam seenak udelmu pake disandarkan ke nabi pula. Kasian nabi dianggap sefikiran dengan engkau….
sebaiknya kau ke Afganistan sana, gabung sama Taliban….
salam
Logic
Januari 27, 2009 at 10:06 pm
sayang sekali artikel ini tidak menyinggung hubungan HTI dengan Ikhwanul Muslimin (Moslem Brotherhood), dan dilanjutkan dengan mengupas apa dan siapa itu Ikhwanul Muslimin sebenarnya, apa ide-ide fundamentalnya yang diusung oleh Sayyid-Qutb, supaya ada pencerahan bagi para pembaca.
Kalau cuma mengutip dari situs HTI sih ya pantesan aja orang HTI mengucapkan terima kasih
Januari 28, 2009 at 10:58 am
buat logic
Monyet tidak akan ngaku dirinya monyet. Kecuali kalau dirinya sudah sadar & mndapat hidayah, bahwa dirinya adalah makhluk yg brnama manusia. Maka ia akan mau diatur oleh yg mnciptanya.
Sadarlah wahai para pengagum Demokrasi, HAM. Sudah pergi saja kami ke Amrik sana. Disana serba bebas kok….mau ngapain juga….
Januari 29, 2009 at 1:43 am
Mas Naruto
untuk mengurangi kata Monyet, Bonobo atau Simpanse, lebih baik anda uraikan saja prinsip berbangsa dan bernegara yang paling esesnsial itu seperti apa? jadi ada diskusi yang lebih bermakna dari pada mendiskusikan monyet.
Apakah system yang anda impikan adalah sistem yang menjamin perbedaan pendapat?, apakah sistem itu mampu melindingi makhluk yang paling lemah sekalipun? apakah sistem itu menjamin hak hidup setiap orang, hak berpolitik, hak ekonomi, hak beribadah, apakah sistem itu menjamin setiap warga negara untuk menghargai dan menghormati warga lainya sebagai manusia seutuhnya? bukan berdasarkan agamanya, bukan berdasarkan sukunya, bukan berdasarkan keyakinannya?
Apakah sistem seperti itu yang anda impikan, coba uraikan saja dengan jelas dan gamblang, jangan diskusikan monyet lagi dong?
waktu dan tempat dipersilahkan
salam
Januari 29, 2009 at 1:47 am
Bang Hassan
sorry neh mestinye bukan ane yang memperislahken seseorang dengan waktu dan tempat, wong ini blognya ente. tapi sudah terlanjur di posting, maaf yeh
salam
Januari 31, 2009 at 9:45 am
Naruto,
binatang2 itu tunduk dan patuh pada Allah. Kamu itu semakin gak jelas. Ada yang jelas disini, saya bukanlah monyet dan email saya juga jelas :
SEMAK_PAGAR@YAHOO.COM
mana ada monyet punya email ?
Manusia yang suka tidak tunduk dan patuh itu yang mendefinisikan agama seenak udelnya sendiri…
Maaf, saya agak tersinggung kali ini, tapi saya akan berusaha memaafkan anda setelah emosi saya reda.
Salam
LOGIC, yang bukan monyet dan menganut monotheisme seperti Muhammad, Isa, Musa dll…
Februari 2, 2009 at 3:24 am
Allah Swt berfirman dalam QS Al-A’raf [7]:179,”Sesungguhnya kebanyakan penghuni neraka jahannam adalah jin dan manusia, mereka diberi hati tapi tidak mau memahami ayat-ayatNya, mereka diberi penglihatan tapi tidak mau mndengar ayat-ayatNya, mereka diberi pndengaran tetapi tdak mau mndngar ayat-ayatNya. Mereka itu SEPERTI BINATANG, bahkan LEBIH SESAT daripada Binatang…..”.
Marah-lah kepada Allah Swt logic, karena Allah YANG Menyatakan demikian….!.
Amat murka Allah trhadap orang yang mncampur baurkan ayat2Nya (sprti konsep rahmatan lil alamin dgn HAM, Syuro dgn Demokrasi) ) yg notabene sistem kaffir (Demokrasi, Ham itu)
Februari 4, 2009 at 1:42 pm
Buat para pendukung HAM, anda harus tahu bahwa hanya Tuhan-lah yang memiliki HAK, “Al-HAQ itu dari Tuhanmu, maka janganlah kamu menjadi orang2 yang ragu”(Qs 2:147). Manusia hanya punya kewajiban, yaitu menjalankan HAK Tuhannya, yaitu beribadah padaNya/meninggikan kalimahNya/HukumNya/KekuasaanNya(baca Qs 2:21). Maka manusia akan mendapatkan ridloNya/JannahNya.
Bila memakai HAM, maka akan terjadi HAM vs HAM, seorang artis porno memamerkan auratnya ia berdalih itu Hak asasinya. Dan seorang pemrotes juga berkata Hak asasi saya terganggu dengan aksi porno artis.. kagak akan ada ujungnya dah….
Maka tegakkan HAK Tuhan saja….Gitcu aja kok repot…!!!!
Februari 4, 2009 at 1:52 pm
Hakikatnya Islam tak perlu diperjuangkan akhi, tahukah akhi apa itu Islam? untuk apa Islam ada di muka bumi? Islam milik Allah SWT. Dia yang akan menjaganya, seperti yang ada pada wahyu terakhirnya. apalah artinya ana, hamba sahaya ini. apakah artinya MUI dan FPI? apa jika tiada mereka Islam akan hilang? Masya Allah, serapuh itukah Islam?
Islam adalah kebenaran, kebenaran dari Allah. maka kebenaran tak akan salah, walau selalu ditentang. kebenaran pasti akan dirasakan, tak perlu dipaksakan.
Saya waktu buka blog ini dan lihat komntar pmilik blog diatas, sungguh suatu pemahaman yang rapuh serapuh dahan nan kekeringan.
Islam itu tidak perlu diperjuangkan?.Karena ia adalah milik Allah?
Naudzubillahi mindzalik….!!!!!
Kalau begitu anda Habib tidak perlu makan, tdak usah minum karena engkau diciptakan oleh Allah..maka Allah akan menjaga Engkau dari kelaparan dan kehausan!!!!!!Mau mati-mati sekalian karena Allah yang mematikan Engkau…!!!!
Februari 4, 2009 at 1:57 pm
Kemudian engkau katakan, bahwa di Madinah bukan Hukum Syari’at yang berlaku tapi Piagam Madinah.
welehweleh….
Piagam Madinah itu ada untuk orang2 Non muslim/Yahudi habib…. agar mereka mau mematuhi Pemerintahan Islam, sebagai bentuk akomodir, toleran Islam sebagai Dasar Negara. Karena Klo pakai syari’at, mereka anti kayak engkau….
Tobat-lah wahai Habib !!!!
Februari 15, 2009 at 4:40 am
istri gw HTI tapi gw ga lihat ada penyimpangang, enjoy aja tuh
April 27, 2009 at 4:59 am
Salam Sejahtera semua….
Kelihatannya pemeluk muslim yang berdebat disini belum menemukan hakikat Tuhan, sehingga tidak bisa memahami dan sepakat kepada Hukum Tuhan..masih lemah melawan nafsu sehingga lemah akal…
Bagaimana kalau anda “Hijrah” kepada agama kami saja…Insyaallah Tuhan akan memberkati kalian semua…
@ Habib,naruto,chika.logic dan lain2nya… mari pertimbangkan tawaran saya..mudah2an kalian sadar dan Tuhan merahmati kita semua…
Salam…
April 27, 2009 at 8:35 pm
Aduh mas BerKat ini gimama kami mau hijrah ke agama anda….Tuhan anda saja tidak berdaya di tiang Salib….gimana nanti kami minta tolongnya….Tuhan anda saja diikat…..kagak logic dah……hehehe
Yang logic, logic aja deh kalau berpendapat
Salam…..
April 28, 2009 at 6:10 am
Salam sejahtera..
@ Elfatih2007, terimakasih telah menanggapi undangan kami…Jika anda menyampaikan bahwa Tuhan kami diikat jelas bahwa itu melanggar ajaran KeTuhanan..silakan saja anda berpendapat demikian..
Namun ijinkanlah saya bertanya kepada anda semua yang mengaku “Muslim”, apakah anda sudah mengenal betul Tuhan anda ? Apakah anda yakin bahwa Tuhan anda memperbolehkan anda untuk memaki-maki saudara anda sendiri dengan ( maaf ) : Mxxxet
( lihat postingan saudara2 anda di atas.. )
Apakah anda sudah mengenal-Nya dengan benar..? Atau anda pura2 mengenal-Nya..?
Apa iya Tuhan anda tidak mengajarkan sopan santun dan kasih sayang kepada umat manusia lainnya yang berbeda pendapat..?
Jangan2 anda sebenarnya tidak mengenal-Nya, namun sok mengenal-Nya sehingga menganggap anda paling benar…
Siapakah Tuhan anda sebenarnya..?
Mohon maaf, saya cuma ingin melihat anda semua damai..mohon maaf bila menyinggung perasaan..
Salam..
April 30, 2009 at 3:29 am
kayaknya saya disenangi disini, buktinya, saya selalu ditanggapi dan bahkan disalahkan. Padahal pandangan yang saya bawa hanya satu, islam yang monotheist dan meninggalkan semua buatan ulama2 timur tengah arab sana, karena memang begitulah inti islam yang diajarkan muhammad….
sekali lagi, pada intinya islam itu sederhana yaitu :
-Percaya satu tuhan
-Berbuat baik bagi kemanusiaan
-percaya hari akhir
sederhana, tapi ulama2 seperti naruto membuat islam njelimet karena dicampurkan dengan hadits2 aneh dan bertolak belakang(bayangkan, tatacara sholat di hadits begitu bertolak belakangnya sehingga orang yang kritis akan menolak diajari pake cara hadist)….
Semoga nanti dihadapan Allah kita semua tahu yang kita lakukan….
salam
LOGIC
Bertuhan satu
Berbuat baik
Percaya hari akhir
Naruto :
-Bertuhan satu
-Tambah kitab hadits buatan yang maha pintar bukhary dan teman2
-Loyo islamnya
-Sukanya marah2
-Sukanya menyalahkan dunia
-Tidak bisa hidup damai dan penuh kasih sayang
-Semua ajaran yang salah itu ditimpakan ke Muhammad…duh kasian sekali Muhammad, masa orang ngebom sana sini rengek sana sini marah sama amerika nangis2 karena aleman kok malah dikau yang disebut sumber ajaran…
Islam sesungguhnya tidak akan merengek2, tidak akan ngebom sana sini orang gak berdosa….
Hehehehe
Mei 2, 2009 at 6:29 am
Saudara Berkat
anda bilang perdamaian ketika anda jadi minoritas, tapi bagaimana arogannya saudara anda di Eropa, Amrik dimana anda mayoritas.
Saudara Berkat
Islam itu tdak dilihat dr pngakuan saja, bnyk yg ngaku Islam…tp hakikatnya hndak hncurkan islam dgn dalil2 Liberal. Maka sdh slayaknya djlaskan misi mrka sbnarnya yg ngaku islam, agr jlas mana yag HAQ dan mana yg BATIL…….
al-HAQ tdk akan trkecoh dgn nama, simbol…tp yg paling pnting hakikat, esensi…..
Mei 5, 2009 at 1:30 am
Salam sejahtera buat anda semua, baru sempat buka blog ini pagi hari ini…maklum tdk setiap hari on-line dengan komputer,
@ Saudara Akbar :
1. Mengenai minoritas dan mayoritas,
Jika yang anda lihat adalah kasus Palestine-Israel, kasus Afghanistan, kasus Iraq..memang harus diakui bahwa peran Eropa/USA ( anda membacanya perang agama ) dominan menentukan hitam-putihnya keadaan disana. Namun ada banyak kepentingan disana, ada kepentingan politis lokal ( contohnya Fatah vs. Hamas ), kepentingan regional ( contohnya Suriah/Iran vs Arab Saudi ), kepentingan Global ( contohnya USSR/Perancis vs. USA ), ada kepentingan bisnis ( contohnya bisnis minyak Chevron-nya Gearge Bush ) dsb.
Apakah disitu islam minoritas ? Tentu saja tidak, bahkan mayoritas, mari kita hitung dalam konteks Israel, berapa negara muslim disana..Iran,Iraq, Afghanistan,Kuwait,Yaman,Arab Saudi,Qatar,Oman, Suriah..Nah jumlahnya banyak kan, yang minoritas adalah Israel, kalau minoritas memenangkan pertempuran dengan mayoritas sampai hari ini, pembuktian apakah itu..?
Apakah itu berarti agama mayoritas anda salah, apakah agama anda halusinasi belaka, apakah AGAMA ANDA BUKAN YANG HAK, apakah AGAMA ANDA BATIL ?
Kalau memang agama anda adalah Haq, sudah jelas akan membawa kemenangan , kemajuan di berbagai bidang kehidupan dan dimana saja. Kalau bicara Haq dan Batil…janganpun minoritas mau sendirian kalau memang Hak..ya pasti menang, karena hanya KEBENARAN yang MENANG ! Itulah Hakikat.
( jd bicara minoritas vs mayoritas sangatlah tidak relevan alias Jaka Sembung..ga nyambung..Tuhan Isa, Muhammad, Musa dulu juga sendirian menyebarkan agamanya masing2..ingat itu saudara )
Nah,
Kecuali anda berpikir :
..JANGAN2 PEMAHAMAN ANDA TERHADAP TUHAN DAN NABI2NYA SALAH..!!
Alias bukan agamaNya yang salah..tapi anda2 ini lo yang SALAH PEMAHAMAN..
Sok ngerti maksud Tuhan, sok akrab sama Tuhan, sok kenal sama Tuhan, sok Cs sama Tuhan, sok jadi kepercayaannya Tuhan…anda bicara seolah2 anda Tuhan, anda berpendapat seolah pendapatnya Tuhan, anda bicara seolah bicaranya Tuhan, anda punya mau seolah maunya Tuhan, anda bener seolah benernya Tuhan ! Lho padahal ketemu Tuhan saja saya yakin anda belum pernah…!
Makanya dari awal saya bilang, anda bicara heboh dan ribut ( EVEN WITH YOUR MOSLEM ! ) sesama saudara..bahkan memaki saudaranya dengan kata2 MONxxT !
Kemungkinan cuma 2 :
- Agama anda memang salah;
atau
- PEMAHAMAN anda yang salah
tapi anda2 ini sok bener.
2, Hakikat
Apakah pengertian anda tentang HAKIKAT ? coba sampaikan kepada saya arti
A.HAKIKAT AGAMA,
B.HAKIKAT KEBENARAN,
C.HAKIKAT TUHAN
Cukup sekian dulu, maklum masih ada pekerjaan, nanti disambung lagi…
Salam sejahtera buat anda semua…
Mei 9, 2009 at 2:25 pm
Saya ucapkan salut buat saudara BerkatTrinitas….
anda sudah berani dgn terus terang mengungkapkan identitas agama anda, yaitu Kristiani. Saya ucapkan salam penghormatan dan penghargaan kpada anda….daripada kpd orang2 yang mengaku muslim tapi sangat benci kepada Islam, kepada Kebenaran al-Qur’an dgn memutar balikkan ayat2Nya dgn pmikiran liberalnya, bahkan amat sangat benci kpd orang2 yg brbda klompoknya krna tdk sesuai dgn hawa nafsunya….! sprti pemilik blog ini….antimui, HTI, FPI….emang mas habib dan logic dkk bsrta klopmpknya udah benar……
Jadi akui saja agama asli kalian…jgn ngaku beragama islam…tpi hati dan jiwa kalian adalah togut….yg ingin Islam TIDAK TEGAK di muka bumi ini.
Padahal jika al-Islam sdah tegak sbagaimana d Madinah dbawah Komando rasulululah & para khalifah setelahnya; prdamaian, toleransi, ksjhateraan bnar2 tegak. Bagaimana Rasul Saw mmprlakukan orang2 Yahudi Bani Quraidzoh (kafir ahli Dzimmi) dgn prlakuan adil, diayomi…sampai2 orang2 Yahudi di Benua Eropa krna slalu dianiaya oleh penguasa stmpat yg notabene seagama mlakukan suaka politik k Yatsrib/Madinah yg brbeda agama. Kmudian bagaimana ungkapan warga Kristiani yg wilayahnya diduduki oleh pasukan Salahudin al-Ayubi dlam perang Salib; “kami merasa tenang dipimpin oleh orang2 muslim yang berbeda agama dgn kami, daripada dipimpin & dikuasai oleh tntara Romawi walaupun seagama dgn kami krena kelaliman mereka….”.
Lalu jika islam dinisbatkan kpada negara2 Timur Tengah sekarang, Arab Saudi dkk….pada hakikatnya bukan sprti itu islam…Islam itu bukan kerajaan, bukan negara kbangsaan/nasioanalisme yg terkotak-kotak…tapi Islam itu sebuah Daulah….yg dipimpin oleh Kekhilafahan dunia….seluruh muslim sedunia bergabung dlam wadah Khilafah fil ardi apapaun warna kulitnya, suku, bangsanya asal satu AQIDAH ISLAMIYAH, ia adalah satu. Jd prlu difahami praktek keislaman yg skrang nampak….sdah jauh mlnceng dari ajaran yg dibawa oleh Nabi Muhammad Saw, tdk jauh brbda dgn praktek injil yg diperagakan oleh umat Kristiani yg jauh melenceng dari ajaran yg dibawa Nabi Isa As….
Al-Haq mirrobikka….
Mei 10, 2009 at 12:07 am
Kesalahan umat yang mengaku islam saat ini(kehidupan berpolitik dan memandang dunia)yaitu :
1.mencoba mencari contoh bagaimana nabi bertindak
2.dalam perjalanan itu mereka disesatkan oleh hadits
3.tersesat dalam pola fikir arabiya karena base of thinkingnya di create dari sana oleh tulisan2 lama dari hadits dan sunnah
Kesalahan umat yang mengaku islam saat ini(kehidupan teologi dan ketuhanan) yaitu :
1.percaya bahwa Quran tidaklah cukup dan menambahkan hadits sebagai pedoman reliji mereka
2.tidak mengkaji Quran secara mendalam karena lupa dan hatinya di goda oleh hadits2 yang pragmatis dan mengkaji persoalan secara buta dan berujung
3.dangkal dalam menginterpretasikan alQuran, alQuran yang maha hebat itu hanya sekedar jadi jampi2, disadari maupun tak disadari
Kembalilah ke Quran saja, wahai yang mengaku muslim, dengan cara spt itu anda akan tergugah semangatnya untuk mempelajari alam semesta, menemukan teknologi2 baru, bersaing secara bermartabat dengan bangsa2 eropa(bukan sekedar meraun2 menangis mengapa kok amerika sayang sekali pada israel dan menyesali masa lalu kenapa pengetahuan islam di’curi’ bangsa eropa yang sabun untuk mandipun belum mereka kenal)
Sekarang islam tumbuh dengan memprihatinkan, tidak tahu jalan, berkelahi dijalanan, berfikiran buntu akan dunia, mengumbarkan sakit hati, kebencian pada sesama umat manusia, yang, tak sedikitpun nabi mengajarkannya….
sadarlah, sudah saatnya berubah….dunia yang plural adalah suatu yang niscaya….
salam
LOGIC,
berislam dengan :
-Bertuhan satu
-Berbuat baik untuk kemanusiaan siapapun dia
-Percaya pada hari akhir, sebagai semangat bahwa tak sia2 berbuat baik di dunia
Mei 11, 2009 at 2:04 am
Sdr Dzulkarnaen?!
Andan mengidam idamkan tegaknya suatu daulah Islamiah suatu daulah yang pernah eksis pada jaman Rosululloh dimana perdamaian, toleransi, ksjhateraan bnar2 tegak bahkan orang kafir dan Yahudipun di perlakukan dengan adil.
Sekarang andapun menginginkan keadaan seperti itu terulang kembali, hal inipun ( kalao saya tidak salah menjadi tujuan HTI, PKS, Abubakar Baasir), dimana anda ingin memperlakuakan setiap orang dengan adil.
Saya ingin mengajukan pertanyaan yang gampang saja, jika Daulah Islamiah yang anda idam idamkan di tegakan
1. Apakah setiap orang ( Islam, Hindu, Buda, Kristen .. kafir) memiliki hak hidup yang sama?, hak beribadah yang sama?, hak ekonomi yang sama?, hak politik yang sama?, hak hukum yang sama?
2. Apakah setiap individu di nilai bukan berdasarkan agamanya, bukan berdasarkan keyakinannya, bukan berdasarkan sukunya, tetapi berdasarkan prestasinya, berdasarkan apa saja yang melekat kepada individu tersebut sebagai manusia.
sekian dulu pertanyaan saya, terimaksih atas perhatiannya.
Salam
Gondal gandul
Mei 11, 2009 at 6:09 pm
bagaimanapun ya Endonesiyaku, ya begini ini!
tapi ndak papa, ini bagiyan dari proses menuju pendewasaan negaraku tercinta….
kalo DEBAT itu yang didebat ARGUMENTASInya…bukan orangnya yang diserang…. JANGAN NIRU-NIRU BUDAYA ARAB (bangsa yang tidak beradab – makanya ISLAM lahir disana!!!)
soal bener apa salah toh kita ya ndak tau, wong kebenaran hakiki itu kan hanya dimiliki oleh awloh.
kalo komentarnya lucu-lucu ya ndak papa juga, ini peninggalannya resim orde baru. Indonesiya memang bakal ketinggalan 1.5 generasi dibandingkan negara2 asia tenggara laennya.
Mei 11, 2009 at 6:10 pm
bagaimanapun ya Endonesiyaku, ya begini ini!
tapi ndak papa, ini bagiyan dari proses menuju pendewasaan negaraku tercinta….
kalo DEBAT itu yang didebat ARGUMENTASInya…bukan orangnya yang diserang…. JANGAN NIRU-NIRU BUDAYA ARAB (bangsa yang tidak beradab – makanya ISLAM lahir disana!!!)
soal bener apa salah toh kita ya ndak tau, wong kebenaran hakiki itu kan hanya dimiliki oleh awloh.
kalo komentarnya lucu-lucu ya ndak papa juga, ini peninggalannya resim orde baru. Indonesiya memang bakal ketinggalan 1.5 generasi dibandingkan negara2 asia tenggara laennya.
Mei 15, 2009 at 6:30 am
Saudara Gondal-Gandul yang budiman
Apa yg digemakan atau tepatnya yg diwacanakan saudara2 di HTI, PKS, FPI itu hanyalah wacana belaka. Mereka sendiri sekarang eksis/berada dalam suatu sstem pemerintahan bukan islam/sekuler.
Jadi biarpun mereka rajin mngerahkan massa di jalan2, berkoar-koar disana-sini ttg Syari’ah dan Khilafah, bagi saudara dan juga saudara yg phobi trhadp Perjuangan al-Islam, jangan khawatir, mereka tak ubanya anjing mnggonggong kafilah berlalu…
Insya Allah apabila al-islam tegak dgn smpurna apa yg dikhawatirkan ttg Islam slama ini tdak akn trjadi…itu adalah opini2 yg di Distorsi….
1. al-Islam dalam kondisi apapun, baik itu saat sedang fatrah/kalah teraniaya, tegak (Madinah, Futuh, Khilafah fi ardli tegak) senantiasa menghormati orang2 yg berbeda keyakinan, Laa ikroha fiddin/tidak ada paksaan dalam berDin…Qs 2:256. Namun kewajiban bagi muslim adalah untuk menegakkan agama Allah ini (Qs 42 : 13, 48:28) shingga memmpin dunia-karena dengannya-lah keadilan versi Allah akan tegak sempurna.
Apabila sudah tegak…maka bagi kaffir Harbi/orang2 kafir yg mmerangi, mmusuhi akan diperangi lagi, “Dan perangilah orang2 yg mmerangimu, namun janganlah mlmpaui batas.Ssungghnya Allah tidak mnyukai orang2 yg mlampaui batas”Qs 3:193.
Namun bagi kaffir Dzimmi/yg brlaku damai akn dilindungi dgn kwajiban mmbayar Jizyah/pajak.Itupun bagi yg mampu. Jadi Dengan tegaknya al-Islam, tidak berarti Sinagog, Kuil, Gereja dihancurkan…naudzubillah. Allah saja Maha Bijaksana
2. Al-islam mengakui keberagaman suku, Ras dan Agama,Orang2 yang mulia, terhormat dihadapan Allah dan aparatNya adalah orang2 bertaqwa (baca Qs 49 : 13). Sekalipun mngaku seorang muslim, tapi kalau berbuat onar tdak layak disebut orang mulia….
Insya Allah
Mei 15, 2009 at 9:12 am
Salam sejahtera…
@ Sdr Akbar/Dzulkarnaen/SampahMasyarakat (luar biasa..!)/Logic/Gondal-Gandul..,
Baguslah anda2 semua sekarang bisa lebih soft..gitu dong sebagai orang yang beragama, pakai akal..jangan esmosi..takutnya malah sesat
Tapi,
Demi Tuhan saya, sampai kapan ya kalian akan berdiskusi seperti ini..? Berapa Milyar TeraByte akan anda habiskan lagi untuk cara2 seperti ini..
Dan anda akan selalu berbeda pendapat..( lihat saja milis2 seperti ini yang bertebaran di internet ), tidak ada titik temunya, apa ga bosan..kata anak saya..cape de…
Biar tahu siapa yang benar, karena anda2 ini kan berada di cabang2nya ( Your nabi say : 73 aliran atau 72, sudah tahu kok ya ndak diantipasi.. ), carilah sumbernya, pergilah ke SUMBERNYA.
Dengan kata lain :
Tunjukkan hakikatnya
Siapa Tuhan anda…? Sudah menemukan belum.. ? Yang anda sembah2 5x sehari itu lo.. Saha ?
( Jangan2 tuhan anda berlainan, meskipun namanya sama.. )
@ Dzulkarnaen, ini kutipan tulisan anda :
==>Kmudian bagaimana ungkapan warga Kristiani yg wilayahnya diduduki oleh pasukan Salahudin al-Ayubi dlam perang Salib; “kami merasa tenang dipimpin oleh orang2 muslim yang berbeda agama dgn kami, daripada dipimpin & dikuasai oleh tntara Romawi walaupun seagama dgn kami krena kelaliman mereka….”.
Lha ga usah jauh2 ke jamannya Saladin. sekarang saja saya punya teman muslim di Australia..tapi betah..betah sekali disana..meskipun negara kafir..ga mau pulang2 pak…dengan kata lain “kami merasa tenang hidup dinegara kristen ini dipimpin oleh orang2 kristen yang berbeda agama dgn kami bla..bla..”
( jadi bukan ukuran ya pak..kalau di Quick Count mungkin mayoritas bilang betah dipimpin orang Kristen.. jadi bukan ukuran…)
Apalagi yang di Indonesia..pada betah…betah hidup di Indonesia..lha kalau memang mikir Indonesia ini tidak Daulah islam..lha silakan saja cari negara yang dimaksud ( kalau ada ).. tp ya ga mau..tetep wae cari makan minumnya disini ini…lieur atuh..
Jadi back 2 the laptop..find your source : Saha eta Tuhan anda..siapa hakikatNya ( anda tidak mau kan dibilang menyembah batu hajar aswad yang di Mecca itu.? anda pasti bilang itu cuma simbol keseragaman dalam salat..ya sok atuh..soalna kemaren ada yang ngatain agama saya nyembah Tuhan yang nteu berdaya disalib… lha ini mah debat kusir..)
Coba renungkan.. siapa tahu anda malah menemukan Tuhan saya..
SIAPAKAH HAKIKATNYA TUHAN ANDA
SUDAHKAH ANDA MENEMUKANKANNYA
(ps. jangan jawab Allah ya..eta namanya sarua kene agama2 lain di seluruh dunia, anak SD tea tiasa ngajawab kos kitu..juga jgn dijawab eta yg ngaciptaken alam dunia..lah anak SD tea tiasa ngajawab kos kitu… )
Sok atuh..punten…maaf kalo ada yg kurang berkenan..
S.S
Mei 16, 2009 at 1:05 am
@Berkat Trinitas
Saya rasa, saya tidak pernah mempermasalahkan tulisan dan pandangan anda. Saya mengkritisi pandangan teman2 disini yang mengaku ‘Muslim’, jadi tak ada urusannya saya mengkritisi anda(atau anda sebenarnya pengen dikritisi saya ?)
Kalau saya mengkritisi anda, saya akan bilang terus terang kalau kepercayaan anda tentang trinitas itu salah, totally wrong….tapi saya tidak akan memaksa anda untuk menerima konsep saya tentang ‘Muslim yang hanya mengikuti AlQuran saja’….
Saya mencoba untuk tidak menyakiti hati anda karena biasanya, hati yang dangkal akan sakit saat diberitahu kebenaran yang menyangkut ketuhanan dan theology, sama seperti teman2 yang mengaku muslim disini, anda lihat sendiri begitu sulitnya mereka untuk menerima konsep yang utuh tentang islam itu sendiri(Monotheism, Berbuat baik, Percaya hari akhir), bukankah yang mereka ributkan ke saya adalah tata cara saya shalat, tata cara saya wudhu, bahaimana saya mengangkat tangan untuk takbir, duduk dalam shalat dll dll….
Saya percaya karena teman saya banyak dari yang beragama lain, ada yang menemukan bahwa memang mereka haruslah ‘bertuhan satu, berbuat baik, percaya hari akhir, tapi ada juga yang tetap saja akan ‘bertuhan 3, 2 atau 5, atau 7, berbuat baik, percaya kebangkitan seoarang nabi’, ada juga teman2 yang mengaku muslim bilang ‘bertuhan satu, berbuat baik secara pilih2, percaya imam mahdi dan kembalinya nabi terakhir Isa(jadi Muhammad bukan nabi terakhir)…walah….
Jadi, ya terserah andalah, mau memandang saya seperti apa, yang jelas saya akan bilang, muslim sekarang salah dan bingung sendiri, kenapa ? ya karena gak mau jelas2 bilang aliran2 keras semisal AlQaidah, Taliban, kepercayaan pada Mahdi, Wahabi, FPI dll-dll itu adalah aliran yang salah dan wajib diperangi, coba lihat saja, sewaktu terdakwa bom bali dihukum, banyak kan yang menganggap mereka pejuang Islam, padahal islam bukan begitu, mereka memperjuangkan pandangan2 dari buku2 tua arabiya tentang hadits buatan manusia + pandangan2 ulama garis keras mereka, jadilah mereka seperti itu….
salam
Lamun kieu terus kumaha daopur urang bisa irup nya ?
LOGIC
Mei 18, 2009 at 2:05 am
@ Logic,
bukur nu dipibingung pahili ku barang hiji….rieut reh manehna
…gimana ga berantem….pantesan..ngakunya sudah kenal tuhan..
Salam Sejahtera buat anda…
Mei 18, 2009 at 3:27 am
salam damai untuk saudara saudaraku…..
klo menurut saya ,jalankan saja kebenaran yang kita yakini tanpa pamrih,jangan ada prasangka .dan jangan merasa paling…,nanti akal sehat kita jadi sesat.jangan kayak bunga merasa paling wangi ,kayak buah merasa paling manis ,kita di kasih hidup untuk memahami arti hidup,sudahkah saudara2ku tahu arti hidup? kita di kasih ilmu biar kita mengerti arti ilmu? klo dusah terjawab .mudah2an kita mempunyai sipat dan sikap rohmattan lilalamin.amiiiiiiiin.untuk saudara fajrul saya akan memilih anda klo anda bisa menjamin saya masuk surga,dengan konsep islam yang kaffah anda
Mei 18, 2009 at 6:49 am
Saudara Dzulkarnaen
dari posting anda tanggal 15 mei 2009, saya simpulkan, tolong koreksi jika kesimpulan saya salah, bahwa baik PKS, HTI, FPI tidak dapat dianggap mewakili Khilafah yang sesungguhnya, ibarat anjing menggonggong saja kata anda
kalo saya boleh tambahkan bahwa Arab yang menerapkan Syariah juga tidak mewakili Khilfah yang sesungguhnya, karena disana jelas hak hak wanita sangat di kurangi, wanita tidak boleh keluar rumah sendirian apalagi bekerja, demikian juga Iran, Irak, Afgan di bawah Thaliban mereka tidak bisa dianggap mewakili Khilafah yang sesungguhnya.
Jika di jaman modern ini ada negara khilafah yang sesungguhnya tolong kasih contoh. Kalo memang tidak ada satu negarapun yang dapat mewakili Khilafah seperti yang anda bayangkan apakah memang Khilafah seperti itu pernah ada dan eksis, apakah bukan hanya suatu utopia belaka, negara ideal yang hanya ada dalam angan angan. bukankah perjuangan anda menjadi absurd, tidak jelas dan sia sia karena sasarannyapun tidak jelas.
Karena ketidak jelasan itu maka saya mengajak mendiskusikan hal tersebut dengan membahas misalnya hubungan antara negara dan masarakat, hak hak wanita dalam masyarakat, hak hak warga negara dll dan saya sudah memulai dengan dua pertanyaan dalam posting saya terdahulu.
Jawaban saudara belum menjawab secara tegas dua pertanyaan saya tersebut, namun saya mengucapka terima kasih atas jawaban anda.
Semoga anda mendapat rahmat Alloh Tuhan YME.
salam
Gondal Gandul
Mei 18, 2009 at 8:41 am
Saudara Zulkarnaen,
sesungguhnya yang sangat islami itu ya negara2 barat itu, tapi mereka gak koar2 bilang mereka islami, tapi jelas mereka menjaga kebersihan kota, melarang pornography, jika tidak bisa melokalisirnya, menghargai kebebasan individu dan tidak mengekangnya selama tidak mengganggu sistem sosial dan susila, tidak merendahkan wanita, semua manusia sama dan agama adalah urusan pribadi, tetapi negara akan membantu dalam sisi2 positif, misalnya ada tunjangan untuk naik haji. Hukum berlaku adil, tidak memilih2, anak2 diajar budi pekerti dan general etik agar tak terjebak ke dalam kesesatan dan kebencian terhadap sesama manusia….
TAPI, islam sebagaimana sekarang, menyatakan wanita itu makhluk penggoda, paksa saja mereka berjilbab, bahkan di Iran, saat revolusi islam itu, yang anti revolusi dan wanita, saat akan dihukum mati, dipaksa nikah dulu buat diperawani, wah, darimana islam mendapat fikiran seperti itu. Wanita2 afgan yang cantik di masa taliban dipaksa berburka dan menjadi warga kelas kambing…oh, darimana islam diinterpretasikan seperti itu…
Kembalilah ke AlQuran saja, itulah inti dari islam, pastilah akan anda temukan jiwa yang sejuk dan damai dengan AlQuran saja dan memang cuma itulah yang ditinggalkan Muhammad agar umatnya selamat, beliau tidak meninggalkan hadits2 dan sunnah rekaan manusia itu….
Salam
LOGIC
Mei 20, 2009 at 10:10 am
Saudara BerkatTrinitas
Saya amat menghargai keyakinan anda, smoga Kebenaran senantiasa menyertai orang2 yg mrndukannya sprti anda.
Sebagai Muslim, saya memiliki keyakinan bahwa Al-Islam adalah agama para Nabi dari Adam As hingga Muhammad Saw. Ia adalah sistem rancangan Tuhan Allah Swt yg dsmpurnakan oleh Muhammad Saw sbagai Nabi dan Rasul terakhir (Qs 4 : 3).
Dalam kondisi apapun (menang ataupun kalah), karena Din/Agama Allah ini snantiasa kalah menang di MUKA BUMI ini, dmana para aparat pelaksananya adalah manusia yg mmilki hawa nafsu.Shngga cenderung lbih mmperturutkan hawa nafsu, shngga Orisinil/keaslian Al-Islam sbagai Agama Allah dicampur adukkan dgn khndak hawa nafsunya. Beda dgn Din Allah di langit, ia akan snantiasa menang karena aparatnya adalah para Malaikat, yg trknala ketaatannya.
@ Sdr Gondal-Gandul
Bila mlihat problematika dunia saat ini/abad ini, khususnya Agama Allah ini ia sdang dalam keadaan kalah. Tdak ada satu jngkal-pun saat ini wilayah yg dipimpin oleh al-Islam dalm hal Hukum, sstem, ideologi maupun masyarakatnya. Skalipun itu Arab Saudi, Afgan, Iran dsb. Negeri2 itu mnurut kyakinan dan fmahaman kami bukanlah miniatur al-Islam, ia tdak mewakili Islam.Jd jangan heran kberadaannya tdk berdampak kpada ksjahteraan dan kejayaan dunia (Baldatun thyyibatun warobbun ghofur).
Untuk itu kami meyakini akan trus mmperjuangkan Al-Islam yg dkhndaki Allah dan Rasul-Nya…..!>^^ Dan kami yakin akan TEGAK, baca Qs An-Nasr dan juga Qs An-Nur [24] : 55.
Trima kasih tlah mnyampaikan pmahaman saudara, shngga sya mmahami pmikiran2 yg ada saat ini ttg al-Islam….
Ttap Allah dan aparat-Nya akan mncurahkan rahman dan Rahim-Nya kpada siapapun, agama atau apapun kyakinnya….Sepanjang tdak memerangi Al-Islam, dan tdak juga mmerangi para pejuang-Nya
WasSalam
Mei 22, 2009 at 1:21 am
Salam sejahtera…
@ Saudara Logic/Gondal Gandul ( namanya serem om.. ),
)) ah tidak perlulah begitu..ga penting2 amat..kan di akhir tulisannya beliau sudah bilang ‘terima kasih’ dan memahami pmikiran2 anda ( peace man )
pertanyaan saudara kelihatannya sudah terjawab oleh saudara Dzulkarnaen ya..anda bisa mengambil kesimpulan sendiri kan ..hi..hi… ( pasti anda belum puas ya,pengin ngejar lagi
@ Saudara Dzulkarnaen
Iya, terimakasih telah menunjukkan empati yang positif thd keyakinan saya, mudah2an empati positif ini juga bisa kita terapkan kepada saudara2 anda/kita semua.
@ Saudara2 semua yang saya kasihi…( boleh kan ? )
benang merah dari diskusi kita diatas adalah :
a. AWAL BERAGAMA ADALAH MENGENAL-NYA dan KERAJAANNYA (bhs saya),maaf bahasa islam mungkin adalah mengenal Allah dengan segala aspek SIFAT/ZAT/MARIFATNYA
-Dulu sebelum tuhan Isa menjalani fasa kerasulannya,beliau juga diawali dengan MENGENAL TUHANNYA, dimana Dia melihat CAHAYA SURGA DALAM BENTUK MERPATI turun kepada beliau (Tentu anda tidak usah bertanya masak ada ‘merpati’ turun dari surga, well itu hanyalah kiasan )
-Dulu rasul Musa, diperlihatkan CAHAYA SURGA dalan bentuk API di Gunung Sinai ( anda tentu sependapat itu api adalah kiasan )
-Nabi anda, yang mulia Muhammad, seingat saya juga ada cerita didalam gua diperlihatkan CAHAYA SURGA DALAM BENTUK SOSOK MALAIKAT YANG NGAJAR BACA-TULIS( tentu saja ga elok klo sy nanya emangnya sejak kapan malaikat jadi GURU BACA TULIS, ah itu ga esensial lah… )
jadi mengapa kita tidak mengikuti contoh teladan beliau2, yaitu sebelum anda beragama “KENALILAH TUHAN ANDA”, sudah kenalkah ?
Saya pikir kalau anda sudah sepakat mengenai TUHAN ALLAH, maka dengan mudah akan ditemukan KESAMAAN TUJUAN.
Kalau ada KESAMAAN TUJUAN, maka akan ada KASIH SAYANG dan KERJASAMA dalam berbagai aspek kehidupan dan cara/implementasi
Sok atuh..maaf jika ada yg kurang berkenan,marilah berlomba bahwa yg HAK MEMBAWA KEMENANGAN..eh maaf..maksudnya HAK MEMBAWA KEBAIKAN untuk umat manusia.
Salam sejahtera semoga Tuhan memberkati kehidupan anda
clue:
‘tak kenal tak sayang’
‘kelamaam kenal jadi bosan’
Mei 22, 2009 at 10:05 am
Saudara Trinitas,
maaf, saya gak percaya satupun cerita2 anda spt dibawah ini :
-Dulu sebelum tuhan Isa menjalani fasa kerasulannya,beliau juga diawali dengan MENGENAL TUHANNYA, dimana Dia melihat CAHAYA SURGA DALAM BENTUK MERPATI turun kepada beliau (Tentu anda tidak usah bertanya masak ada ‘merpati’ turun dari surga, well itu hanyalah kiasan )
-Dulu rasul Musa, diperlihatkan CAHAYA SURGA dalan bentuk API di Gunung Sinai ( anda tentu sependapat itu api adalah kiasan )
-Nabi anda, yang mulia Muhammad, seingat saya juga ada cerita didalam gua diperlihatkan CAHAYA SURGA DALAM BENTUK SOSOK MALAIKAT YANG NGAJAR BACA-TULIS( tentu saja ga elok klo sy nanya emangnya sejak kapan malaikat jadi GURU BACA TULIS, ah itu ga esensial lah… )
itu semua kata siapa ?
Kamu itu sama dengan pengikut2 hadits, belum mengerti esensi tuhan tapi mencoba menjelaskannya. Sebaiknya saudara Trinitas kembali ke AlQuran saja dululah, baru menjelaskan hakikat, marifat dll yang nantinya akan bermuara pada ketidak jelasan itu sendiri….
salam
LOGIC
Mei 22, 2009 at 11:55 am
@Gondal-gandul berkta:
Khilafah seperti yang anda bayangkan apakah memang Khilafah seperti itu pernah ada dan eksis, apakah bukan hanya suatu utopia belaka, negara ideal yang hanya ada dalam angan angan.
Jawab:s’moga anda bukan orang yg mngingkari SEJARAH dan sayang skali saat Kejayaan al-Islam dlm naungan Khilafah diMdinah hngga di Turki slama 700 tahun,anda blum hidup.Dan andai anda-pun sdah hdup,maukah anda jd warganya????…atau anda mncari suaka politik ke Imperium Romawi atau Persia,krena anda takut Syari’at Islam mnghukumi anda????
@logic berkta:
Sebaiknya saudara Trinitas kembali ke AlQuran saja dululah, baru menjelaskan hakikat,marifat dll.
Jawab :Tonk kosong nyaring bunyinya….
Apakah umat Kristiani sprti saudara kita Trinitas dipaksa harus gunakan Qur’an????Dan Qur’an yg anda mksud-pun Qur’an apaan, Qur’an karya Ulil absor atau karya Mamah Lauren????. Afalaa ta’qiluun hailogic??????
Mei 23, 2009 at 1:59 am
@elfatih2007
Makanya anda tak mengerti esensi AlQuran, AlQuran itu untuk semua umat kok, menerima atau tidak tergantung hatinya masing2. Kan saya sudah bilang, di AlQuran itu islam bukanlah :
-Mengucapkan syahadat
-shalat 5 waktu
-Berpuasa ramadhan
-berzakat
-berkunjung ke Mekkah
Di AlQuran itu muslim adalah orang2(orang2 ya, mengacu pada individu, bukan group, bukan kelompok) yang :
-berbuat baik kepada kemanusiaan, termasuk berjasa bagi dunia, menemukan obat2an baru, menemukan solusi masalah sosial, mendamaikan yang bermusuhan dll
-percaya satu tuhan, monotheism akan Allah
-percaya hari akhir, sebagai harapan bahwa tidak sia2lah hidupnya yang singkat didunia
Jadi ya jangan berharap kalau tundak tunduk 5 waktu terus masuk surga kalau hatinya tidaklah Allah semata, karena Allah semata tidak perlu jungkat-jangkitnya itu, shalat itu karena manusia yang perlu, Allah gak perlu, wong dia tahu isi hatimu kok dik ElFatih(namanya Arab ya ? hebat orang arab itu, hebatnya dalam bersikap munafik hehehe)
Berbuat baik itu dalam konsen hidup sehari2, bukan dengan zikir habis2an lama2 di masjid, banyaklah berbuat amal, kalau insinyur buatlah hal2 yang berguna buat masyarakat, organisasi2 yang mengarah ke hal2 positif dalam kemasyarakatan, kalau ahli biology misalnya buatlah obat2an yang baik, kalau teknolog buatlah hal2 yang menolong dan memudahkan manusia untuk hidup dalam zaman modern. Jangan bikin bom lalu ngebom, itu namanya konyol dan bodoh(maaf).
Agama2 yang ada itu semua sama, tapi semua tersesat, islam mencoba exclusive sendiri, percaya nabi muhammad sampai hampir seperti Isa di kristiani(tapi gak sadar kalau mereka hampir menuhankan muhammad, buktinya, lebih banyak guide hidup mereka dari injil yang namnaya hadits itu lho, buatan manusia kok dijadikan pedoman relijius), nah kristiani begitu juga, menuhankan Isa dan percaya hadits buatan manusia dalam bentuk distorsi injil dan perjanjian baru itu lho.
Budha, begitu juga, begitu sayangnya sama Sidharta sampai secara tak sadar menuhankan dirinya….Nah, disini, Muslim itu bisa tersaring, yaitu diantara manusia2 itu, ada yang bertuhan satu saja, berbuat baik dan percaya hari akhir, sifatnya individual, Allah lah yang menumbuhkan Iman di hati orang tersebut, dia tak perlu menyatakan dirinya muslim, tak perlu mengucapkan syahadat(syahadat islam sekarang kan dua frase, gak ada yang syahadat Allah saja aku percaya hehehe)….
Cobalah dik elFatih lebih open heart lah istilahnya, banyak kok teman2 di agama lain menemukan hakekatnya bertuhan satu, berbuat baik dan percaya hari akhir….bukan hanya di kelompok orang2 yang mengaku islam dan pura2 mengangungkan namanya….
Salam
LOGIC, berislam dengan AlQuran saja
-Bertuhan satu
-Berbuat baik
-Percaya hari akhir
Mei 23, 2009 at 2:07 am
saya gak pernah memaksa orang kembali ke AlQuran lho, cuma menyarankan, agar kalau lihat AlQuran itu mBok ya di teliti baik2, jangan belum2 lihat sudah teriak2 hukum rajam lah, inilah, itulah, hukum2 itu gak ada di AlQuran.
Contohnya hukum rajam, hukum itu datang dari hadits, dan di kalangan Arab-Semit memang ada hukum dilempari batu sampe mati itu, itu dari dulu sudah ada, budaya mereka yang keras di padang pasir membuat hukum jahiliyah ini hidup, baik di kalangan arab,maupun di kalangan yahudi, terus kenapa AlQuran itu kok gak ada ya hukum rajam(buktikan kalau ada, saya siap potong kuping kalau ada), ya itu tadi, AlQuran memperbaiki hal2 yang buruk di manusia itu, melunakkan hal2 yang berlebihan di adat dan budaya manusia tadi, itu esensinya….
Cobalah, mari kita kaji AlQuran dengan hati terbuka….jangan belum baca terus sudah koar2….itu namanya SOMBONG
hehehe
salam
LOGIC
Mei 24, 2009 at 9:47 am
Sodara logic
Tak ubahnya Tong kosong nyaring bunyinya…
Tak usahlah dikomentari pndapat anak smacam itu……….
Kasihan dia, smakin diluruskan, smakin tersesatlah ia…….kasihan !!!!!. Tunggu saja ksadarannya, hingga mau bertaubat ia!!!!!
Mei 25, 2009 at 1:52 am
Salam damai saudaraku,
ditinggal beberapa hari tensi disini kok sudah pada naik ya, memang klo lewat tulisan kadang terkesan frontal dan keras, tp ya gpp urang namanya diskusi..hi…hi..salam sayang dululah..
@ logic
co/paste (Saudara Trinitas,
maaf, saya gak percaya satupun cerita2 anda spt dibawah ini
jwb:
coba sdr logic buka kitab Lukas 3:21/22 wah tp itu kan injil ya…gini saja sy dpt bocoran dr temen sy yg muslim yg baik hati, klo di Al Qur’an Bakoroh 55 :
“Dan , ketika kamu berkata: “Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang , karena itu kamu disambar halilintar, sedang kamu menyaksikannya “.
jadi kata siapa ? ya kata saya..dasarnya apa ..ya dari kitab2 suci itu juga..pakai apa ngertiinnya,ya pake akal/ilmu,
apa akal doank,ya ditambah rasa,
apa akal dan rasa doank, ya ditambah bukti
Mengertikah anda makna Cahaya dalam berbagai pemitsalan : Petir/Matahari/Api/Nur
gitu dulu, dan janjilah ga usah emosi2 gitu
Salam damai ah…
Mei 25, 2009 at 2:09 am
Salam damai,
@ logic lagi
copi/paste (Kamu itu sama dengan pengikut2 hadits, belum mengerti esensi tuhan tapi mencoba menjelaskannya. Sebaiknya saudara Trinitas kembali ke AlQuran saja dululah, baru menjelaskan hakikat, marifat dll yang nantinya akan bermuara pada ketidak jelasan itu sendiri….)
jwb.:
lho justru itulah sy setuju pisan klo kita mesti MENGERTI ESENSI TUHAN terlebih dulu,baru bahas yg lain2nya, tdk masalah saya akan mengimani qur’an anda,jk memang itu HAK..
makanya kan sy selalu bilang :
KENALILAH TUHAN ALLAH
tp kok ya ndak ada yg jawab, pan itu dasar pisan, alias TAUHID,klo tauhidnya ga ngerti,gmn mau ngebahas masalah umat manusia dan hubungan2nya.
Hi..hi..emang klo masalah keyakinan susah ya bos,maklum kita kan dicekoki dari masih bayi sampai tua gini…
klo ada yg nyeleneh dikit,pasti dibilang sessat alias masuk neraka, lah itu kata siapa ? sudahkah dibuktikan adanya surga/neraka, lah Tuhan Allah saja belum bisa ngebuktiken/ngewujudken
Salam damai lah…
Mei 25, 2009 at 2:16 am
@ Elfatih
salam damai juga ya bos, please calm down yah..kan masih satu saudara ini, dan masing2 blom tau dapat jatah surga apa neraka.
Ajakan saya samalah :
AWALI DENGAN TAUHID
gitu ya bos,jangan mendaki yang muluk2 dululah,dasarnya belum kuat,ntar ketiup angin..goyang2..seyem..
Tp ya terserah bae lah, ini kan masalah keyakinan, klo ada yg nyeleneh langsung di cap : KAFIR..
Mangga dilanjut, maaf ada salah2 ketik, tidak bermaksud menantang tidak bermaksud sombong.
Punten..
Salam Damai dan Sejatera
Mei 25, 2009 at 10:30 am
@Trinitas,
Memang Musa tidak melihatNya(Tuhan) kok…. cobalah, jangan sedikit2 baca AlQurannya, menyeluruhlah dan gunakan akal fikiran. AlQuran itu tak sedikitpun bertolak belakang. Ini saya sedikit terjemahkan buat anda, kalau ikut terjemahan buatan pabrik itu sulit untuk mengerti, tapi meski begitu, kalau anda pakai terjemahan depag itu dan menggunakan logika anda akan sampai ke kesimpulan bahwa Musa TIDAK melihat tuhan(karena itu ia dibantah oleh kaumnya(Yahudi), kalau mereka percaya Musa melihatnya mereka tidak akan mendebatkan Musa, itu logicnya, tapi memang perlu logic dan akal untuk mengerti AlQuran)
2:55 “Hi Musa, tidaklah kami akan percaya padamu(pada Musa) sampai kami sendiri melihat tuhan itu, sedangkan kau sendiri tidak melihatnya, sampai2 kau disambar petir(dalam usahamu(Musa) untuk melihat Tuhan itu)”
Jelas sekali ayat itu mengacu pada bahwa ‘kaumnya Musa(Yahudi) tidak percaya kalau Musa sudah melihat Tuhan. Kalau mereka sudah percaya Musa melihat tuhan, mereka tidak akan mendebat Musa. Please deh, pasti anda belum siap dengan AlQuran. AlQuran itu sungguh indah, kalau anda menyayanginya dan membuka hati anda akan mengetahui kenapa Allh memberi nama Mekkah itu sebagai Bakkah di AlQuran dan bukannya Mekkah menjadi Bakkah karena AlQuran salah cetak. Muhammad menuliskan sendiri AlQuran(bertentangan kan dengan kaum ulama yang menjelekkan Muhammad dengan mengata2inya sebagai buta huruf, oh my god) menjadi bentuknya yang seperti sekarang, meski ada beberapa distorsi tetapi dia mengandung code agar dia tetap otentik.
Sama seperti akan terbelahnya bulan saat hari akhir sudah mendekat, bulan benar2 terbelah saat Amerika mendaratkan manusia di bulan tahun 1969 dan mengambil sampel batuan membawanya kebumi.
54:1 Telah dekat hari akhir itu, dan telah terpecah/terbelah/terpisah/tergali bulan
Kaum pengikut hadits pusing benar dengan ayat ini, sampai2 mereka menciptakan hadits2 untuk menunujukkan kehebatan Muhammad membelah bulan(ha ha ha)
NASA, mencatat module angkasa mereka meninggalkan bulan(dengan sample batuannya pasti, hehehe) pada 17:54:1 (waktu universal), dan terpisahlah bulan dengan diambilnya sampel tsb dan terpenuhilah ayat di 54:1 itu(jangan tanyakan saya kok kebetulan sekali ayatnya di 54:1 dengan 17:54:1 waktu universal yang dicatat NASA, degubkan jantungmu sekencangnya dan besarkan nama ALLAH kalau engkau melihat mukzizat Muhammad yang bisa kau lihat dan fikirkan pada saat ini)
Orang boleh bilang “wah bohong tuh, gak ada Amerika mendarat di Bulan, itu hanya konspirasi”, saya katakan ke anda, setelah pendaratan(maaf ini sedikit teknis, saya ini ahli kebumian jadi sedikit teknis gak apa2 ya) mereka meletakkan semacam alat pemantul cahaya(kalau di ilmu geodesi tua namanya Prisma, prisma digunakan untuk memantulkan cahaya dalam melakukan survey posisi di bumi) di permukaan bulan supaya dari bumi kita bisa mennetukan dengan baik jarak bumi-bulan dan untuk kepentingan keilmuan lainnya, kalau anda punya alat ukur laser yang kuat(beberapa teleskop terkenal di dunia mempunyainya) anda bisa melontarkan berkas laser dan prisma yang ditinggalkan Amerika itu akan memnatulkannnya ke anda dan anda akan tahu jarak bumi bulan dengan mengetahui beda fasanya, jadi kalau anda masih percaya teori konspirasi, anda saya anggap termasuk orang yang “MORON”(maaf).
Dan bulan itu tidak berotasi, jadi anda akan tetap mendapatkan pantulan dari prisma yang ditinggalkan modul apolo itu kapanpun.
Lalu, bagaimana jika anda tetap tidak percaya ?
Al Quran menyiapkan jawaban nya untuk anda, sementara cukup dulu ya, capek nih, banyak kerjaan. Kalau anda tidak percaya saya akan lanjutkan nanti untuk anda(dari AlQuran juga)….
BTW, saya senang anda telah bicara soal Tauhid, kayaknya semakin dekat anda dengan “bertuhan satu” sebagai salah satu inti dari menjadi seorang muslim
Salam
LOGIC
Buat Zulkarnaen,
saya tak peduli anda bilang apa, hanya Allah semata yang memasukkan saya ke dalam golongan yang dia inginkan, tentunya bukan menurut fikiran anda
Salam
LOGIC
Mei 25, 2009 at 10:40 am
Quran 54:17 “DAN KAMI BUAT ALQURAN ITU MUDAH UNTUK DIPELAJARI, ADA DIANTARA KALIAN YANG MAU BELAJAR ?”
Mei 26, 2009 at 2:37 am
Salam damai saudaraku dan salam mencari Tuhan,
@ Logic,
1. Qur’an terjemahan Pabrik / DepAg ? Emang ada berapa terjemahan bos, Terjemahan mana yg bener, Baru nentuin kitab terjemahannya sj sdh beda2, gimana mau bahas Tuhan Allah yg lebih fenomenal lebih agung ya..
Mk spt tuisan anda ” cobalah, jangan sedikit2 baca AlQurannya, menyeluruhlah dan gunakan akal fikiran ! ”
Sy tambahkan jg, orang YAKIN itu karena AKAL dan RASA ( Jasmani + Ruhani ), orang BERIMAN karena dinalar AKAL diyakini oleh HATI, pake Logic doang ya KEBLINGER pake rasa doang ya nyasar ke laut, eh maaf tdk bermaksud nyindir nama anda loh..maaf tdk ada maksud, what is a name lah.
2. Melihat Tuhan
apakah boleh sy simpulkan bhw anda brpendapat Musa TIDAK MELIHATNYA, melihat Tuhan itu wajib bos, selama AKAL dan RASA belum mati, klo mati akal dan mati rasa,sejatinya kita bukan manusia, maka tidak wajib melihat Tuhan.
3. Ini saya kutipkan dari ayat2 suci :
-Alqur’an
Dan tatkala Musa datang untuk pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman kepadanya, berkatalah Musa: “Ya Tuhanku, nampakkanlah kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau”. Tuhan berfirman: “Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya niscaya kamu dapat melihat-Ku”. Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu , dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: “Maha Suci Engkau, aku bertaubat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman”.
Dan , ketika kamu berkata: “Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang , karena itu kamu disambar halilintar, sedang kamu menyaksikannya “.
Setelah itu Kami bangkitkan kamu sesudah kamu mati , supaya kamu bersyukur.
Kitab Keluaran / Injil:
3:1 Adapun Musa, ia biasa menggembalakan kambing domba Yitro, mertuanya, imam di Midian. Sekali, ketika ia menggiring kambing domba itu ke seberang padang gurun, sampailah ia ke gunung Allah, yakni gunung Horeb.
3:2 Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api.
3:3 Musa berkata: “Baiklah aku menyimpang ke sana untuk memeriksa penglihatan yang hebat itu. Mengapakah tidak terbakar semak duri itu?”
3:4 Ketika dilihat TUHAN, bahwa Musa menyimpang untuk memeriksanya, berserulah Allah dari tengah-tengah semak duri itu kepadanya: “Musa, Musa!” dan ia menjawab: “Ya, Allah.”
3:5 Lalu Ia berfirman: “Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus.”
3:6 Lagi Ia berfirman: “Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.” Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah.
Jelas buat sy bhw injil+quran bilang Musa TELAH MELIHAT dan MENDENGAR Tuhan NYA, sehingga dia pingsan / mati dan dibangkitkan oleh NYA.
MELIHAT+MENDENGAR = ngobrol bos..itu nabi sudah ngobrol alias sudah MENEMUKAN TUHANNYA, hari gini ada nabi yang ga MENEMUKAN TUHANNYA sendiri (baru kata orang.. )ya ga usah diteladani bos, alias bohong
tp klo anda berpendapat nabi2 tsb (termasuk tuhan isa,musa,muhammad ) tidak pernah MENEMUKAN ( MENGENAL+MELIHAT+MENDENGAR ) wah ya patut ditimbang2 lagilah keyakinan anda…mending cari nabi lain sj dech bos,
3. Muhammad menuliskan sendiri AlQuran(bertentangan kan dengan kaum ulama yang menjelekkan Muhammad dengan mengata2inya sebagai buta huruf, oh my god) ?
jwb: no comments deh bos,urusan dalam negeri, takut..
4. Bulan terbelah
wah bos yg namanya terbelah ya pisah jd dua, klo dibilang disitu ada kawah2 bulan atau parit2 dibilang terbelah dua ya ga logis lah, come on…atau maksudnya karena digali sama orang Nasa itu yg dibilang terbelah. wah kejauhan kali bos..
Anda kan ahli kebumian, maksudnya geologi ? coba klo emang terbelah harus bisa ngebuktikan
-kapan terbelahnya
-trus kapan nyambung lagi
-pake bahan apa nyambungnya
btw. ngomong2 yg nginjek bulan pertama kali kan Nasa berarti orang kafir donk, hebat yah orang kafir pinter2 akalnya
ok segitu dulu salam damai dan sayang buat anda, mengenai TUHAN SATU..he..he…emang yg mana sih tuhan anda…tunjukkan ke saya
ada pantun :
ta kenal ta sayang
terlalu kenal malah ngemplang
itulah AKU didiriMU
Punten…maaf jk ada kesalahan…
salah ada di manusia benar milik Tuhan.
jgn merasa paling benar karena KEBENARAN saja kita belum ngerti.
mudah2an kita akan menemukanNya dan selalu diberkati, amin.
Mei 26, 2009 at 4:51 am
@berkat trinitas
terimakasih tanggapannya,
saya memang telah menduga anda akan menanggapi seperti itu. Saya tidak memaksa anda untuk percaya bahwa Musa melihat tuhan, jadi maaf kalau saya telah membuat anda begitu emosional, tapi ya memang begitulah manusia, saat dia dijelaskan, dia berbalik dan bilang, ini sekadar anda yang salah, yang terjemahanlah, yang bahasalah, yang pake terjemahan manalah….Lupakan injil2 tulisan manusia itu, itu sama dengan hadits2 buatan manusia di dalam kepercayaan Islam sekarang ini. Anda gak punya yang aslinya lagi. Gak ada nilai kebenarannya dalam kehidupan religius manusia untuk mencari dan menikmati bahagia dalam lindungan Allah.
Musa sendiri tidak sanggup melihat tuhan, dia TIDAK SANGGUP melihatnya, usaha dan permintaannya itu sampai2 membuat dia ketakutan oleh petir.
Yah terserah anda kalau tidak percaya,
saya mau lanjutkan lagi surat 54 itu ya(kalau anda mau baca):
54:2 “dan jika mereka melihat pertanda/mukzizat/keajaiban ini, mereka berpaling dan berkata “sihir/magic/ilmu hitam yang berlanjut”
54:3 “dan mereka tak percaya, mengikuti nafsu dan keinginan mereka, dan lagi2 mengikuti adab budaya lama mereka”
54:4 “memang, telah datanglah berita/pengetahuannya kepada mereka, yang mana didalam pengetahuan tsb. terdapat peringatan yang cukup”
54:5 “sebuah kebenaran/kebijakan yang nyata, tapi peringatan itu tak ada gunanya bagi mereka”
54:5 “maka, jauhi mereka itu, hari itu(hari akhir) akan datang saat yang ditugasi benar2 melaksanakannya(mengeluarkan bencana)”
dst dst…peringatan buat yang tak percaya saya sampaikan dari AlQuran….
Salam
LOGIC
hehehe, jangan marah ya, gali terus, nanti kau akan temui bahwa yang kau percayai itu tak masuk akal hehehe
Mei 26, 2009 at 4:56 am
@trinitas
Shaqqa dalam bahasa arab bisa berarti terbelah, tergali, terambil….
Terbelah ya terbelah, tidak harus jadi dua dan tidak harus sama ukurannya….
Kan memang sudah disiapkan jawabannya oleh Allah di AlQuran jadi, akan ada yang tak percaya hehehe. Nah mungkin anda masuk kedalam golongan yang tidak percaya itu, yah gak apa2 bagi saya, itu urusan kamu dengan Allah kok ya gak hahaha
salam
LOGIC
Mei 26, 2009 at 6:38 am
Salam damai ya saudarakau…calm down lah..,
-tulisan anda “hehehe, jangan marah ya, gali terus, nanti kau akan temui bahwa yang kau percayai itu tak masuk akal hehehe”
jwb.: sy ga marah sama sekali kok. babar pisan,kan kt lg diskusi mencari Tuhan, kan mesti dg hati dingin,klo hati panas LOGIKA akan KEBLINGER. Memahami Tuhan itu mesti dua sisi bos,ya akal dan hati, jasmani + ruhani, kepanjangan AKAL ntar malah muter2
trus apa lagi ya..
-tulisan anda “.Lupakan injil2 tulisan manusia itu, itu sama dengan hadits2 buatan manusia di dalam kepercayaan Islam sekarang ini.”
jwb. :
seperti yg sy bilang di tulisan sebelumnya anda seingat saya anda menulis sendiri bahwa Qur’an itu buatan muhammad,nih copy pastenya
“Muhammad menuliskan sendiri AlQuran(bertentangan kan dengan kaum ulama yang menjelekkan Muhammad dengan mengata2inya sebagai buta huruf, oh my god) menjadi bentuknya yang seperti sekarang, meski ada beberapa distorsi tetapi dia mengandung code agar dia tetap otentik. ?”
Itu tulisan anda sendiri lo, ga sy +in atau -in,
So logicnya menjadi sbb. :
anda bilang
Injil -> buatan manusia -> jgn diikuti
Hadits-> buatan manusia -> jgn diikuti
Qur’an-> buatan manusia -> jgn diikuti
kesimpulannya
Injil/hadits/qur’an -> jgn diikuti krn -> buatan manusia
trus kitab anda apa ?
nabi anda siapa ?
tuhan anda .. lah apalagi yg ini.. pasti ga kejawab ?
hi..hi..jd binun nih
sebelum diskusi berlanjut tolong mohon pencerahannya dulu deh bos, takutnya sy salah kutip, maklum kan sambil nge-gawe.
Salam sayang dan persaudaraan…
Mei 26, 2009 at 7:07 am
Qur’an = Hadits = Injil –> buatan manusia ???
ini baru berita…
Mei 26, 2009 at 7:19 am
@trinitas
Muhammad memang menuliskan AlQuran, tetapi dia tidak menuliskan apa yang difikirkannya. Berbeda dengan hadits, itu yang menulis manusia dan fikiran manusia yang dituliskan.
Apa buktinya kalau Quran bukanlah karya buah fikir Muhammad tetapi merupakan apa yang diwahyukan Allah kepada Muhammad agar ia(Muhammad) tuliskan ? sebagai orang yang mencintai AlQuran saya punya buktinya….hehehe, jangan sewot dong sampe keluar tuh basa sundanya…saya sebagai bukan orang sunda jadi kangen jawa barat nih hehehe, teringat masa2 kuliah dulu, bertengkar dengan gerakan wahabi sesat hehehe
Salam
LOGIC
Mei 26, 2009 at 7:20 am
@Trinitas,
tapi saya mau tanya dulu ke kamu, apa bukti bahwa kamu percaya kalau AlQuran, Hadits dan Injil itu bukan buatan manusia ?
Jawab ya
Salam
LOGIC
Mei 26, 2009 at 8:25 am
@ logic,
salam damai…
- sewot ? sampe keluar bhs sunda ?
hi..hi..lah dari awal sy jg sering keterusan pk bhs sunda bos, apa krn pk phs sunda dianggap sewot..? wah br tau sy..
- o anda pernah berantem dg wahabi ? hmm..no comments
- jd tetep anda kekeuh, eh maaf bhs sunda lagi nyak, bhw QUR’AN DITULIS OLEH MUHAMMAD ?
pantesan..pantesan…
Salam damai ( bkn salam sewot loh )….
Mei 26, 2009 at 8:30 am
@Trinitas
wah kamu mulai ngambang tuh, ditanya gak dijawab.
Saya memang percaya AlQuran memang Muhammad lah yang menulisnya. Dia menerima wahyu dan menuliskan AlQuran, Kadang juga dia memerintahkan orang menulisnya dan Muhammad akan meminta orang tersebut menulis sebagaimana dia dapatkan wahyu itu….Jadilah AlQuran seperti itu….seperti Allah inginkan wahyu yang dia sampaikan ke Muhammad, tak ada Muhammad menambah, tak ada Muhammad mengurangi….
Perlu bukti ?
hehehe
Salam
LOGIC
Mei 26, 2009 at 9:34 am
Salam damai..
coba nulisnya pelan2 yak, ni tulisan anda :
“APA BUKTI BAHWA KAMU PERCAYA kalau AlQuran, Hadits dan Injil itu bukan buatan manusia ? ”
jwb. :
APA BUKTI BAHWA KAMU PERCAYA….bla..bla..
Sudah jelas, klo Injil buat saya bukan buatan manusia ya sy setuju sj, urang di qur’an jg ditulis spt itu ( coba kamu buka QS:Maryam dan QS:Imran )
TAPI INI YG ANEH, ANEH BIN AJAIB –>
Qur’an DITULIS oleh si MUHAMMAD,
Wah sy TIDAK PERLU BUKTI BAHWA QUR’AN BUATAN MANUSIA, karena kamu sendiri yg berkata dan mengimani begitu.
Sy TIDAK PERLU BUKTI, SUDAH CUKUP DARI PERKATAANMU SAJA BAHWA QUR’AN DITULIS MUHAMMAD
hi..hi kasian amat tu si muhammad disuruh nulis2 gitu, PENDAPAT YG RUARR BIASA, baru sekarang sy denger klo qur’an ditulis si muhammad
- Oya coba dijawab jg pertanyaan sy jg donk: Mana Tuhanmu, coba sini kenalin sama aku
Salam damai ya saudaraku, tdk bermaksud menantang, tadinya ingin mendamaikan, lama2 keasyikan bahas masalah tuhan, kan kita lagi ngebuktiin tuhan kita paling bener, iya kan ?
Mei 26, 2009 at 12:52 pm
@Trinitas
Kamu itu sebenarnya mencoba mengajak saya debat kusir. Tapi yah gak apa2lah, saya tidak akan menanggapi kamu lagi.
Tuhan saya memang paling benar, Isa yang kau sembah itu nabinya, bukan anaknya. Kebodohan apa lagi yang kau ingin lakukan dalam hidupmu yang pendek didunia ini ?
Monotheistme itu penting untuk pilar kepercayaan, bahkan dia yang paling utama, bahkan engkau mengajak aku bicara dan menyinggung2 soal TAUHID, bagaimana engkau membicarakannya kalau engkau sendiri tidak menganggap tuhan itu satu. Nabinya yang mulia itu kau olok2 sebagai tuhanmu, bahkan anaknya tuhanmu, apa lagi yang harus kutemukan dalam dirimu sebagai pembawa kebenaran yang akan menyelamatkan aku di hari akhir nanti ?
Di AlQuran, dikatakan, Isa akan ditanya di hari akhir nanti, apakah memang seperti itu dia mengajarkan agamanya di dunia, bahwa dia mengajarkan dirinya sebagai tuhan ?
Apa lagi yang mau kau debatkan, mau mendebat kalau di AlQuran seringkali ada kata Kami dan bukan aku untuk mengacu kepada tuhan ? Well, saya kasih tahu ke kamu dik, Allah menggunakan kata Kami saat dia memerintahkan malaikat untuk menyampaikan wahyu ke Muhammad dan menggunakan kata Aku jika hanya mengacu pada dirinya sebagai suatu pernyataan monotheisme.
Memang AlQuran ditulis oleh Muhammad, wahyunya disampaikan oleh Allah dan itu dituliskan oleh Muhammad, tanpa ditambah, tanpa dikurangi. Check saja, Muhammad tak akan bisa mengarang bahwa nama arsitek Firaun di zaman dahulu adalah Haman, dan nama Haman itu baru dikonfirmasi setelah manusia memecahkan huruf hydroliph bangsa mesir di abad 19 lalu. AlQuran memberi nama Haman sebagai arsiteknya Firaun di abad ke-5. Oh begitu berharganya AlQuran, sayang sekali manusia tersesat hingga percaya perjanjian baru, perjanjian lama, surat2 paulus, hadits2, kepercayaan2 mistik. Bahkan ada wakil tuhan di dunia ini, bahkan ada kesalahan sejarah hingga ada surat penghapusan dosa, oh manusia, sungguh engkau merugi dalam jalanmu sekarang ini dik Trinitas.
Sekarang saya tanya apa buktinya bahwa AlQuran, Hadits dan injil2mu sekarang itu bukan buatan manusia ?(saya percaya AlQuran saja datang dari Allah, hadits dan injil2mu buatan manusia, karena saya ada buktinya)
Kau tak bisa menjawab, saya tidak salah bertanya tadi, memang begitu yang ingin saya tanyakan. Katanya kau percaya kalau AlQuran, Hadits dan Injil bukan buatan manusia, nah saya ingin bukti statement mu itu, apa kau percaya sesuatu tanpa bukti ? Betapa malangnya kau ini nak. Percaya sesuatu tanpa bukti.
Injil siapa yang isinya wahyu dan datang dari Allah ? Coba kalau ada satu saja kasih tahu ke aku.
Hadits mana yang isinya wahyu dan datang dari Allah ? Coba kalau ada satu saja kasih tahu ke saya, yang katanya hadits Qudtsi sekalipun.
Bahkan satupun kau tak bisa memberikannya ke aku, malangnya engkau ini nak, semoga usiamu belum 40, supaya masih banyak waktumu untuk mengkaji jalanmu sekarang dalam mencari pencapaian kedewasaan jiwa….
Kau mengharap kitab datang dalam bentuk buku secara fisis dan ditulis oleh tuhanmu dilangit sana, yah silakan saja berkhayal dan bermasturbasi dengan khayalanmu itu.
Salam
LOGIC
Mei 27, 2009 at 6:59 am
Salam damai
@ logic( yg lagi sewot dan bingung ),
Smakin banyak tulisanmu,smakin kentara kualitas akalmu, bukannya akal dipake bener malah nafsu yg kamu pake,pake emosi, sudah bagus pake nama Logic harapan sy kamu yg bs berpikir logis dibanding saudara2mu di atas, eh malah kamu yg GA LOGIC.
Sudah gitu pemakaian vocab smakin tdk terkendali, yg MASTURBASI lah, yg UMUR 40 lah, yg DEBAT KUSIR lah,
he..he..kalem lah bos, itu logic dipake, diangon yg bener, jgn cuma namanya dibawa2 tp kaga dipake,nama sudah bagus logic tp Ga Logic,
Hai orang bingung,
Nih aku urut satu2 ya diskusi kita, termasuk pertanyaanmu diawal2 diskusi aku tulis kembali biar kamu puas..puas..puas….dan tidak bingung
1. Masalah Debat Kusir
Ini bukan debat kusir, kecuali kamu tidak bs menjawab pertanyaanku atau mengelak dari penjelasanku, alias MENTOK akalmu, jgn diplesetkan jadi Debat kusir.
Saran–>Mangkanya akal dipake yg bener,jgn emosi
2. Masalah Usia
Kamu penasaran usiaku brp, kenapa ? mau jd pacarku ? ga penting buatku ngasi tau.
Orang beragama itu yg dinilai adalah AMAL KEBAIKAN dan AMAL KEJAHATAN selama masih hidup di dunia, bukan umur yg ditanya. mau masih bayi masih remaja apa sudah uzur klo mati ya nggak liat umur, bisa mati muda bisa mati tua, Tuhan jg ga nanya matinya umur brp, yg ditanya pasti AMAL2NYA.
( klo ga salah di islam yg dihisab awal adalah salatnya, tul kan ? bkn umur )
Saran–>jgn nafsu,malah kelihatan bingungmu
3. Injil
Kamu punya Qur’an apa ngga sih, jgn2 emang kamu ini orang islam yg tdk ber-qur’an ( spt saudaramu Naruto bilang di atas ).
Kan aku sdh kasi jawabanku, jelas BUATKU bhw Injil itu Firman Tuhan, kenapa ? coba saja kamu buka qur’an mu di Almaidah/68:47 dan Yunus:94
punya qur’an ga, kasian amat, ntar aku belikan selusin,mau terjemahan mana,pabrik/depag ?
Saran–>beli kitabmu,buka baca pake akal
4. Hadits
Aku ga punya urusan sama hadits, itu urusan orang islam sendiri. Mau firman tuhan apa firman setan ya ga penting buatku. Nanya sj sendiri sama orang2 islam
Saran–>klo nanya pake akal,jgn salah orang yak
5. Qur’an
Awalnya kupikir ini firman tuhan, tp dg penjelasanmu aku evaluasi ualng, krn logika adalah
Quran->DITULIS MUHAMMAD->PENULISNYA MUHAMMAD->BUAH PIKIRAN MUHAMMAD->IDE MUHAMMAD->PERKATAAN MUHAMMAD->FIRMAN MUHAMMAD
Qur’an=FIRMAN MUHAMMAD
bkn Firman tuhan
saran–>logic yg bingung,mending kamu ganti agama saja biar ga linglung
6. Tulisan Muhammad
Aku tantang kamu, kalau betul itu tulisan si muhammad, tolong bawakan ke aku hilogryph/artefak tulisan dia. kepingin tau gimana bentuk tulisan muhammad. Buktiin,jgn pake alesan klo hilang-dibakar dinasti Usman-dicuri atau apapun. BUKTIKAN !
saran–>klo beragama yg kritis yak, pke akal
7. Bulan Terbelah
Ini lg bukti kamu orang bingung.
Awalnya dg bangganya kamu bilang klo bulan memang terbelah,setelah aku koreksi bhw yg ada disana itu adanya kawah2 dan parit2 yg diprediksikan bekas lava (rhiel), kau bilang shaqqa itu selain terbelah juga berarti tergali/terambil, he..he trus yg dulu dilihat sebagai bulan terbelah apaan ?
Aku tanya dan kmu ga jawab:
kapan terbelahnya/kapan nyambungnya/pake apaan nyambungnya.
Kamu ga bs jawab, lah malah dibilang debat kusir..
cappe de..
JAWAB PERTANYAANKU
saran-> jgn sombong mentang2 ahli kebumian/geodesi
8. Melihat Tuhan
Aku mngimani bhw nabi2 itu semuanya sdh bertemu dan ngobrol dg tuhannya masing2, ayat2nya pun aku kasi.
Tp kamu berpendapat bhw nabi itu tidk bs melihat tuhan.
Lho, bukannya islam ada cerita si muhammad mi’roj dan bertemu tuhannya
saran->klo nabimu blm pernah ketemu tuhan,mending ganti agama sama. nabi yg bohong
9. SIAPA TUHANMU
kamu bicara msalah tauhid, sedari awal sudah aku tantang dan tidak pernah kamu jawab. SIAPA TUHANMU SINI KENALIN SAMA AKU
SIAPA TUHANMU, KENAL APA KAMU ITU ?
JANGAN2 GA KENAL, SOK KENAL
KALAU ADA TUHANMU DAN KAMU KENAL, SINI KENALIN SAMA AKU
itupun kamu ga bisa jawab,dibilang debat kusir.
He..he..sebenarnya umurmu brp sih, apa kamu merasa TUA ? tua umur apa TUA ILMU.
kalo merasa tua umur, cappe de….
kalo tua ilmu,sy akan hormat
Salam damai buat logic yg sewot dan bingung
Mei 27, 2009 at 7:40 am
@ all dan pemilik blog,
Mohon maaf klo ada kata2 yg kurang pas dan sopan, kadang antara tulisan dan baca ada deviasi..
punten..
Mei 27, 2009 at 8:58 am
@Trinitas,
saya gak mau menjadi pacarmu karena saya perempuan.
Saya kok gak yakin injilmu datang dari tuhan…simple saja, berikan saya satu kata2 dari injilmu yang mengatakan dia dari tuhan, sederhana aja kok permintaan saya kamu gak bisa memenuhinya.
Memang bulan itu terbelah dengan diambilnya batu pada tahun 1969 itu, terserah kau mau menghayatinya sebagai apa, aku menulis bahasa arabnya agar kamu tahu bahwa dibutuhkan akal fikiran untuk mengerti AlQuran….
Injil, aku minta satu kata dari injilmu yang menyatakan injilmu datang dari yang maha kuasa, simple saja kok….kalau gak ada ya kasih buktilah bahwa injilmu datang dari yang maha kuasa, kalau saya logika saja, AlQuran dari Tuhan, dia bilang ada injil yang tidak mebuat kontroversi,nah kalau injilmu kontroversi jelas injilmu tidak otentik, karena saya refernya ke ALquran, kalau kau bilang tidak ada kontroversi isinya injilmu dnegan AlQuran berarti kau tidak baca injilmu dan tidak baca AlQuran, simple kok, tapi kenapa jadi begitu sulit? Karena emosimu itu dik.
Saya jadi heran dengan statement bahwa saya menuliskan bahasa arab shaqqa setelah mendengar khayalanmu tentang kawah dan parit2, lho itu kamu yang bilang kok, aku gak merasa dikoreksi karena di bulan itu tidak ada tektoniknya, masa aku harus mengkoreksi pengetahuanmu tentang bulan. Aku cuma bilang agar tidak ada kau itu merasa ini dan itu tentang pengetahuan, ketahuilah, di bualn itu tidak ada parit dan kawah yang diprediksi sbg bekas lava, karena tidak ada aktivitas vulkanik disana, bentuk2 geometry yang ada adalah akibat meteorit yang sering menghantam permukaan bulan karena dia tidak memiliki atmosphere. (kamu kayaknya gak baca baik2 tulisanku sih, jadinya ngeyel, menganggap diri mengkoreksi diriku hahaha)
Lho yang mentang2 jadi ahli kebumian/geodesi itu sapa toh dik ? Saya kan mencoba menjelaskan, agar kita punya basic pengetahuan tentang sesuatu, yang saya jelaskan juga kan yang umum2 saja, janganlah begitu, kebenaran telah datang dan memang akan ada yang berpaling, itu biasa toh dik.
Tulisan Muhammad, lho aku kan bilang, memang Muhammad itu menuliskan sendiri AlQuran itu, jadi dia bukanlah orang buta huruf, buktinya, AlQuran itu preserved dan urutannya membuat dia menyimpan code, hal ini dikarenakan Muhammad diberitahu apa yang harus dituliskan oleh yag maha kuasa, kalau dia mengarang2 tentunya akan banyak kerancuannya. Permintaanmu untuk mendatangkan ALQuran tulisan Muhammad terlalu sulit untuk kupenuhi, bisa jadi kitabnya sudah hancur, bisa jadi sudah hilang, bisa jadi tidak dituliskan di kitab, tetapi di tanah liat atau batu atau bambu. Maaf, saya tak bisa memenuhinya. Kau meminta sesuatu yang tak bisa kupenuhi. Yang jelas aku punya AlQuran, tapi cetakan department agama, dan ada juga dalam bentuk file di komputer, kenapa emangnya ? Penasaran sama AlQuran tulisan tangan Muhammad ? Kenapa ? Karena engkau cinta Muhammad ? AlQuran mengajarkan kita untuk tidak mengkultuskan individu, makanya saya tidak tertarik mencarai kitab asli tulisan muhammad, mendingan saya mempelajari isi AlQuran, karena itu yang diperintahkan, bukannya memasalahkan dan menyembah kitab kuno. Jangan spt org2 yahudi zaman Isa lah, masa 10 perintah Allah di tulis lalu ditaro dalam kotak diikat ke kening mereka, itu namanya percaya jimat, kamu semoga tidak terjebak ke dalam jimat2an begitu.
Melihat Tuhan, katamu kau sudah kasih ayat2nya, ayat yang mana ? AlQuran bilangnya kalau Yahudi kaum Musa itu tidak percaya Msa melihat Tuhan, karena mereka tahu, saat Musa sangat ingin melihat Tuhan, dia TIDAK SANGGUP, bahkan sampai2 dihantam petir, jadi kapan nabi2 itu melihat tuhan ? Jangan ngarang ah, AlQuran itu logik, seringkali orang terpengaruh karena tidak punya kemampuan verbal yang baik untuk mengerti makna dari tulisan di kitab suci, sudah jelas Musa TIDAK SANGGUP, kau ngeyel lagi hehehe, tapi ya itu biasa, banyak manusia ngeyel kok.
Usia 40 ? Kenapa aku bicara usia 40 ? karena usia itu penting, di ALQuran ada ayat tentang usia 40 ini. Secara tak sadar manusia sering bilang misalnya :
“pekerja Chernobyl banyak yang tak mencapai usia 40 karena terkena radiasi saat menolong korban lain”
“Presiden indonesia diatur UUD agar berusia >40″
dll dll, tapi kau belum melihat kitab suci mana yang bicara usia 40 kan ? Nah, ketahuilah nak, ALQuran membicarakannya….penasaran ? Baca AlQuranmu ?
Kau gak yakin aku punya AlQuran ? Yah check saja apa2 yang aku tuliskan itu, aku bilang hukum rajam tidak ada di ALQuran, si Naruto ngeyel, aku bilang Musa tidak melihat tuhan dari pengetahuanku ttg AlQuran kamu ngeyel, aku bilang bulan terbelah dan miracle Muhammad terlihat, kamu ngeyel, nah karena kalian yang tak percaya, ya kalianlah yang mencheck AlQuran itu, bener apa gaknya yang aku bilang, aku berani iris kuping kalau di ALQuran ada hukum rajam….kalau sudah check akan kelihatan siapa yang tahu ALQuran siapa yang tidak. Saya tidak bawa ALQuran kemana2 lho, karena saya tidak percaya sedikitpun membawa2nya dalam bentuk buku membawa manfaat pada saya hehehe….
Mau kenalan sama tuhanku ? Ya bacalah ALQuran, nanti akan kenal. Kalau kamu minta aku mengenalkan kamu ke dia wah manja benar kamu nih, mencari tuhan saja kau malu2 sampe perlu aku anterin dan kenalkan. Pada prinsipnya kau tak perlu merasa asyik masyuk dengan tuhan karena tuhan tidak meminta itu, jadi jngan bayangkan rajin ke masjid, zikir, rajin ke gereja, berlutut berdoa tuhan meminta itu, tidak, tuhan tidak meminta itu, dia hanya minta :
-bertuhan kedia saja, yang maha satu
-berbuat baik bagi kemanusiaan
-percaya hari akhir
Begitu lho dik. Kalau apa yang saya tulis tentang ALQuran kalian rasa berbeda ya mungkin kalian agak malas melihat ALQuran….
Salam
LOGIC
Mei 27, 2009 at 9:07 am
@Trinitas
nanti kalian marah lagi kalau aku bilang, ajaran Muhammad itu sangat pro evolusi….nantinya mendebatnya dengan, wah kan Harun Yahya tidak begitu hehehe.
Islam pro-evolusi, AlQuran banyak bicara tentang evolusi, bahkan dia mengindikasikan secara implisit hukum aborsi….
Tapi jangan samakan evolusi di AlQuran dengan teori Darwin ya ? Teori Darwin itu soft science, sama kayak psikologi, AlQuran lebih bicara ke dalam ’sarang’nya evolusi.
Dulu di kalangan eropa, teori evolusi sering disebut sebagai Mohammedan teori, karena AlQuran sangat pro-evolusi, tapi sebenarnya maknanya berbeda, di ALQuran lebih ‘hard science’ tapi gak akan ada detailnya, karena detailnya itu tugas manusia mencari dalam pengembangan iptek, mikrobiology sel, genetika dan DNA….
salam
LOGIC
Mei 27, 2009 at 9:37 am
@Trinitas
Masih penasaran Musa tidak sanggup melihat tuhan ? Nih saya kasih terjemahan yang paling awam di terjemahan indonesia….Kalau gak ngerti juga wah ternyata kamu punya masalah dalam kecerdasan verbal….
AlQuran tak pernah bertolak belakang antar ayatnya, Allah bilang ke Musa, kalau gunung itu tahan padaku maka kau juga akan bisa melihatku, dan sebelumnya dia sudah bilang ke Musa kalau Musa tidak akan sanggup. Walhasil, Musa tak sanggup melihatNya, karena gunung yang dijadikan acuan oleh Allah ternyata tak bisa tetap ditempatnya….
7:143 “Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, berkatalah Musa: “Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau”. Tuhan berfirman: “Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku”. Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: “Maha Suci Engkau, aku bertobat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman”.
Sudah sadar kalau saya tak main2 ?
Salam
LOGIC
Mei 27, 2009 at 9:39 am
@Trinita
Kamu cewek ya ? Mau pacaran sama saya ? Saya cowok lho….
Satu lagi, hancurnya gunung itu karena Allah jua,(dijadikanNya gunung itu hancur), alias, memang Tuhan gak mau kelihatan dirinya pada Musa, tapi dia memberi pertandaNya pada Musa….
Udah mudeng ?
Salam
LOGIC
Mei 27, 2009 at 11:25 am
Salam damai,
(@Trinitas,
saya gak mau menjadi pacarmu karena saya perempuan.)
->ini diskusi msalah keyakinan,yg diihat AMAL PERBUATAN,jelas kamu ngeyel dan bebal dan GA LOGIC,kecuali klo agamamu memang nanya mslah umur saat mati,tunjukkan satu ayat di qur’anmu yg tuhanmu menanyakan umur.
Tentu ga bisa jawab,tp terserah kamu,klo ga bs nemu ayat itu dan tetap bebal,ga masalah jg kok
(Saya kok gak yakin injilmu datang dari tuhan…simple saja, berikan saya satu kata2 dari injilmu yang mengatakan dia dari tuhan, sederhana aja kok permintaan saya kamu gak bisa memenuhinya.)
->kenapa harus dari injil,yg sdh pasti ada,justru klo kitabmu yg kamu imani ada maka lebih valid, kamu sudah punya belum. Apa kmu mulai tertarik mempelajari Injil, sok atuj jgn malu2.
Tp biar kamu puas nih aku ambil 1 ayat saja sesuai permintaanmu,jgn dibilang nanti nggak ada ( ya mana mungkin ga adalah )
3:15-17 , “Dan sejak kecil lagi engkau telah mengenal Alkitab. Alkitab itu boleh memberi engkau kebijaksanaan untuk mendapat penyelamatan melalui iman kepada Kristus Yesus. Semua yang tertulis di dalam Alkitab diilhami oleh Allah dan berguna untuk mengajar apa yang benar, untuk menegur dan membetulkan apa yang salah, dan untuk mengajar orang supaya hidup menurut kehendak Allah. Dengan Alkitab, orang yang mengabdikan diri kepada Allah dapat dilengkapi dengan sempurna untuk melakukan segala macam pekerjaan yang baik.”
Nah simple kan,kamu minta 1 sudah aku beri 1,mau bebal mau ngga terserah kamu jg,paling jg nanti kamu minta lebih lagi,gitu kan, mau lagi ? penasaran injil ? mau belajar ? sok..
Jadi sy tidak emosi dik eh anda manggil sy dik ? he..he.klo gitu sy panggil anda mbah sj..ya mbah,anda tentu merasa lebih tua sehingga manggil DIK ? he..he..tua umur dimasalahin. mbah..si mbah…
(Saya jadi heran dengan statement bahwa saya menuliskan bahasa arab shaqqa ..bla..bla..)
ini postingamu mbah sebelumnya
(Sama seperti akan terbelahnya bulan saat hari akhir sudah mendekat, bulan benar2 terbelah saat Amerika mendaratkan manusia di bulan tahun 1969 dan mengambil sampel batuan membawanya kebumi.
54:1 Telah dekat hari akhir itu, dan telah terpecah/terbelah/terpisah/tergali bulan
Kaum pengikut hadits pusing benar dengan ayat ini, sampai2 mereka menciptakan hadits2 untuk menunujukkan kehebatan Muhammad membelah bulan(ha ha ha)
->mbah,kamu kan bilang klo bulan benar2 terbelah saat Amerika bla..bla..,kan sdh aku patahkan pendapatmu klo itu bukan terbelah, yg ada adalah adanya parit atau kawah2 yg ada disana (TAPI BUKAN TERBELAH !),nah apakah itu parit/kawah berasal dr tektonik atau meteorit ga masalah,yg jelas tu bulan GA TERBELAH, GA TERBELAH
Aku tanya kapan terbelahnya,kapan nyambungnya dan pake apa nyambungnya kamu ga bs jawab. Kelihatannya kamu bingung mempelajari kitabmu sendiri,postingan satu sama lainnya ga konsisten. Emang belajar agama dimana sih mbah ?
klo kamu malu mengakui kesalahanmu,ya ga masalah kok,kan ga ada yg tahu identitas asli mu jg,klo pun tahu So what gitu loh.
(Lho yang mentang2 jadi ahli kebumian/geodesi itu sapa toh dik ? )
->Ini postinganmu pd 25 Mei jam 10.30
(Orang boleh bilang “wah bohong tuh, gak ada Amerika mendarat di Bulan, itu hanya konspirasi”, saya katakan ke anda, setelah pendaratan(maaf ini sedikit teknis, saya ini ahli kebumian jadi sedikit teknis gak apa2 ya)
Coba yg nulis pertamakali ahli kebumian siapa, yg nulis ahli itu lho, ato anda msh bebal dan mau mungkir dari tulisan anda sendiri ? cappe d, ngelingker ga karuan, tp trserah anda mau bebal mau nggak ya gpp
(Permintaanmu untuk mendatangkan ALQuran tulisan Muhammad terlalu sulit untuk kupenuhi, bisa jadi kitabnya sudah hancur)
-> suatu alasan ,sudah jelas kamu tdk mampu,pendapat anda tertolak dengan tegas dg ketidakmampuan-mu menyampaikan bukti otentik. Jadi apakah Qur’an=Firman Muhammad ? well,buat sy mah ga ngaruh, ga tau buat saudara muslim anda.
anda msh mau bebal dan ngelingker lagi ? ga masalah silakan saja,so what gitu loh
(Jangan spt org2 yahudi zaman Isa lah, masa 10 perintah Allah di tulis lalu ditaro dalam kotak diikat ke kening mereka, itu namanya percaya jimat, kamu semoga tidak terjebak ke dalam jimat2an begitu.)
->wah malah ngelingker ke masalah jimat,sy ga percaya jimat mbah,tp klo mau bahas masalah jimat hayu saja,tp tolong jgn di forum ini,ntar ga fokus,saat ini kita bahas masalah AGAMA SEBAGAI KEYAKINAN, bkn jimat mbah..kebetulan sy kenal komunitas yg suka main jimat, nanti bs kt lihat siapa yg selama ini benar dan salah
(Penasaran sama AlQuran tulisan tangan Muhammad ? Kenapa ? Karena engkau cinta Muhammad ? AlQuran mengajarkan kita untuk tidak mengkultuskan individu,)
->biasanya seorang penganut agama akan mencintai rasulnya, tp anda ini aneh kelihatannya anda tidak begitu suka dg muhammad, klo individunya seorang sukarno atau suharto ya emang wajar ga patut dicintai sepenuh hati, tp mengkultuskan seorang muhammad atau Isa mestinya ya wajib, orang klo ga ada dia mana bisa kita ngomongin agama.
Oala..anda ini sebenarnya agamanya apa ? sy jd ragu2 jgn2 anda ini bukan muslim…bkn kristen jg..dan pasti bkn hindu ato budha jg..
Lha sama nabinya sendiri tidak begitu cinta, wah jgn2 anda tidak ber-agama. yah buat apa mbahas masalah agama klo anda tidak ber-agama.
Sekian dulu, maklum pulang dulu dari sekolahan..sudah sore,bsok dilanjut..
Salam damai ya mbah..
Mei 28, 2009 at 12:30 am
Salam damai saudara2ku semua..
wah pagi ini tumben kota saya ga terlalu macet, capat sekali sampai di tujuan, semalam karena sudah kesorean ato kemaleman ga sempat ngelanjutin diskusi.
Sy ambil kopi dulu yach, lebih nikmat..
Ok,kemaren sampai mana ya, bentar ya saudara2 sy baca dulu, biar ga salah2 baca..
Btw. : kelihatannya nih forum,sepi2 pisan, cuma ada saya dan mbak logic-kah ?
Mei 28, 2009 at 1:16 am
Salam damai,
Tadinya sy mau posting masalah2 tauhid lainnya, seperti bgmn mengenal allah (dasar hukum,metode, persyaratan,tata cara,dzat dan wujudnya),termasuk bgmn mengimani rasul allah (sopan-santun,mendoakannya,meneladaninya dsb.)
Namun, sy batalkan.
Mengapa ?
Tadinya sy berharap mbah logic ini akan jujur ( bhs anda SIDDIQ), meniru sifat rasul anda yg anda cintai dan juga semua rasul yg turun ke dunia ini.
Harapan sy bila mbah logic ini SIDDIQ/JUJUR maka diskusi ini mengarah ke arah yg benar dalam sifat kasih/sayang ( bhs. anda Raman rahim ),bukankah anda mengimana bhw muhammad itu siddiq.
Sayang sekali mbah logic ini tidak jujur ( = khianat ),
Selain itu jelas buat saya dr jawaban2 mbah logic bhw dia ini :
- menganggap Qur’an =Ditulis Muhammad
- tidak mencintai sepenuh hati nabinya sendiri ( setau saya orang islam kalo solat selalu menyebut2 namba muhammad dan berdoa atas keselamatannya dan meminta salawat atas diri muhammad, dalam sehari nama muhammad diucap2 lebih dari 5x sehari. begitu cinta, hormat dan luhurnya tuntunan islam kpd umatnya ),sayang mbah logic ini menganggap mengkultuskan nabinya sendiri adalah salah, padahal klo dia membuka dangkalnya logic dia,akan terlihat betapa agungnya ajaran islam
( jgn samakan dg mengkultuskan sukarno )
- berbohong mengenai bukti otentik tulisan muhammad ( alias tdk mampu menghadirkan bukti )
- klo ditanya mengenai siapa tuhan allah -mu tdk pernah bisa menjawab,ujung2nya disuruh sy membaca sendiri qur’an.
Ini suatu bukti bhw mbah logic ini ‘tidak yakin’ alias tidak PD alias belum kenal tuhannya sendiri.
Secara hukum agama maka belum memenuhi kaidah teologi memahami agama, karena :
1. Iman kepada Tuhan
2. Iman kepada Nabi
3. Iman kepada Kitab
tul kan
Klo ga yakin mengenai islam,tdk perlulah sy cape2 mempengaruhinya,toh dia sendiri sudah bingung dg islamnya.
YANG PALING PARAH..? TERNYATA DIA JUGA BINGUNG DENGAN JENIS KELAMINNYA SENDIRI,
lihatlah dua postingannya yg kontradiktif alias Ga logic :
ini postingan tgl.
Mei 27, 2009 at 8:58 am
@Trinitas,
saya gak mau menjadi pacarmu karena saya perempuan
bandingkan dengan postingan tgl.
Mei 27, 2009 at 9:39 am
@Trinita
Kamu cewek ya ? Mau pacaran sama saya ? Saya cowok lho….
Menentukan jenis kelamin sendiri kebingungan,bgmn bicara msalah ketuhanan ?
(kecuali kamu gantian nge-net sama temenmu,atau kamu salah ketik, atau kamu tidak serius dalam diskusi ini, atau kamu mulai takut mentog, atau kamu mulai bingung..? )
Apakah begini contoh yg ISLAMI itu..!!
Apakah begini muhammad mengajarimu .. !!
Apakah begini qur’an mendidikmu..!
KHIANAT
Salam damai saudara2ku semua, mudah2an kita semua selalu dalam naungan kasih-sayangNya.
Mei 28, 2009 at 2:08 am
LOGIC adalah ;
L = Lu kagak nyambung aja diskusinya, Jaka Sembung bawa golok, Kagak nyambung loh….
O = Orangnya emosional, keras kepala.Tapi mudah tersinggung…
G = Gaya-nya sok intelek, tapi bikin pusing dan mual baca komentar-ya….
I = Ingin-nya menang sendiri, kagak mau kaji dulu dgn objektif komentar orang lain….
C = Celotehannya kagak usah dikomentari dah…..
Salam sejahtera, semoga Tuhan Yang Satu memberkati kita…
Tanpa Hadits, tanpa Injil, bahkan tanpa Qur’an..hehehe
Mei 28, 2009 at 2:39 am
@Trinitas
memang saya shalat tidak menyebut nama nabi2 kok, emang kenapa ? Saya sudah bilang, saya islam yang mengikuti AlQuran saja, jadi jangan heran kalau saya berbeda dengan teman2mu yang mengaku muslim kebanyakan itu. Mereka shalat akan menyebut nabi Muhammad dan kadang ada juga yang ditambah Ibrahim, serupa dengan anda yang menuhankan Isa. Ini mainstream, wah saya berbeda dengan kalian semua. Muhammad, Ibrahim Isa, Musa dll memang nabi bagi saya, tapi saya tidak menuhankan mereka dan dan tidak menyebut mereka saat saya shalat…
THINK AGAIN kata National Geographic
Salam
LOGIC
-Bertuhan satu
-Berbuat baik
-Percaya hari akhir
Itu saja cukup untuk menjadi ‘Muslim’….
Gak ditambah bertuhan Isa
Gak ditambah bertuhan Musa
Gak ditambah bertuhan Malaikat
Gak ditambah bertuhan Maria
Gak Ditambah bertuhan yang lain, hanya satu saja
Salam manieeez….
Mei 28, 2009 at 2:42 am
Buat Trinita dan Jeremia,
saya sudah sampaikan AlQuran, bahwa saat manusia dipertunjukkan miraclenya Muhammad, akan ada diantara mereka akan berpaling, ini hanyalah takhyul belaka katanya…tapi Allah maha tahu dan maha siap dengan itu….
Bacalah AlQuran saja, lupakan yang lain itu….mereka tak layak untuk dijadikan bahan dasar kehidupan religiusmu…
salam
Mei 28, 2009 at 3:34 am
mBak Trinita,
saya kan bilang ahli kebumian memang tidak mentang2, andalah yang bilang saya mentang2, check lagi tulisan anda.
Kedua, istilah terbelah, terbagi, tergali mengacu bahwa ada bagian bulan yang dipisahkan. Kalau mBak masih gak ngerti juga ampun deh….
Maaf kalau saya telah menyinggung anda, saya telah menyampaikan yang sebenarnya ALQuran ke anda beberapa point yaitu :
-Bulan terbelah(dan telah terpenuhi di 1969)
-Akan ada yang menolak dan mendebat habis2an dalam hal ini, ini juga di kasih tahu oleh ALQuran
-AlQuran memberi tahu kalau nama arsitek mesir yang membantu Firaun membuat segala macam bangunan itu bernama Haman, di abad2 akhir ini huruf Hygroliph bangsa mesir terpecahkan dan memang nama si Arsitek adalah Haman
-AlQuran memberi tahu bahwa Allah bilang ke Musa bahwa Musa tidak sanggup melihat diriNya, kitab lain bilang Musa melihat, berarti kitab lain bertentangan dengan AlQuran….
Banyak hal lagi saya mau kasih tahu, tapi anda jangan emosi seperti ini, nanti tambah cantik dan menggemaskan lho mBak….
Salam
LOGIC
Mei 29, 2009 at 10:11 pm
TADINYA MO POSTING TAPI GA JADI DEH….
GANTI MO NANYA AJA…BOLEH GA?
ADA YANG TAU SITUS DISKUSI ISLAM YANG LEBIH CERDAS GA?
YANG LEBIH MENDIDIK, LEBIH DEWASA, LEBIH MEMBERI PENCERAHAN…BUAT ORANG YANG (GA BEGITU) TAHU TENTANG ISLAM SEPERTI SAYA???
Mei 30, 2009 at 12:33 am
@Vasily
ada,
kamu bisa ke http://www.19.org
Juni 2, 2009 at 9:53 am
saudara2ku
kenapa harus ribut klo memang saudari logic berpegang teguh pada alquran biarkan saja,pusing2amat.klo memang dia tahu asal usul quran ngak bakalan punya sikap begitu. quran itu ukuran patokan dari ahlak seseorang,klo beliau paham dari 6666 ayat sudah memahami dan mempraktekan insya alloh akan berubah sikapnya.mengartikan alquran itu tidak bisa sembarang,harus ngerti dulu nahwu,shorofmya ,mantiqnya dll.yang perlu ditanyakan sama beliau itu adlah coba rinci dari 6666 ayat per ayat mengenai apa saja …? selamat mencari salam saudaraku trinitas,dan yang lain2nya
heulang jogjakarta
Juni 7, 2009 at 2:07 am
untuk HEULANG,
coba bilang ke saya, dimana di AlQuran untuk mengerti AlQuran harus mengerti dulu NAHWU, SHOROF, MANTIQ, ASBABUN NUZUL dan lain2 istilah engkau itu ?
Coba jawab dulu pertanyaan saya, apa yang diberitahu ALQURAN untuk mengerti ALQURAN ?
LOGIC
Juni 8, 2009 at 6:14 am
ah logic dasar keras kepala….
Orang lain dah baik2 ngomongnya…..lu songong aja…bodoh lagi…sok lagi….
Juni 8, 2009 at 10:39 am
buat ANTILOGIC
nama anda saja sudah mengarah ke penentangan terhadap facta, anda berlawanan dengan LOGIC ya artinya anda bertentangan dengan hukum Allah. Tapi ya sudahlah, saya kira anda hukum gravitasi yang hukumnya Allah saja anda akan menganggapnya tidak logic, tapi memang begitu kok para arus utama islam, mendekati kebodohan menjauhi kebenaran AlQURAN tapi koar2 tentang ALQURAN meski tidak mengerti secuilpun….Buktinya di forum ini, saya minta bukti misalnya :
-Apakah ALQURAN ada menyarankan hukum rajam ?
-Adakah ALQURAN menyuruh berperang tanpa diserang ?
-Adakah ALQURAN menyebut2 tentang NAHWU, SHOROF dan lain2 ?
-Adakah ALQURAN menyebut bagian babi yang lain selain secara khusus ‘daging babi’ ?
-Buktinya ALQURAN untuk Yahudi juga ada di bagian yang detail tentang makanan yang haram untuk orang Yahudi, pelajari….
Ah kalian ini, mengaku beragama islam, tapi menjauhi ALQURAN….
Salam
LOGIC
Juni 9, 2009 at 10:59 am
ada-kah babi dalam tubuh kau…???
karena pola fikir kau kayak ba…..
Juni 10, 2009 at 12:53 pm
buat Anti Yang Ngaku Logic,
Mas,anda anti kepada saya dan menganggap ada babi dalam tubuh saya itu tidak apa2. Itu tidak masalah bagi saya. Karena saya tahu, anda punya masalah yang lebih besar, yaitu tidak mau menerima kebenaran ALQURAN tapi MAU MENGAKU MUSLIM !!!! Itu jelas masalah anda dan mungkin masalah besar anda terhadap yang maha kuasa….
ALQURAN itu jelas dan detail, tidak perlu hadist lagi. Jelas dan detailnyua ALQURAN dinyatakan sendiri oleh ALQURAN di salah satu ayatnya, tapi ALQURAN juga bilang, manusia masih akan mencari buku dimana buku itu menjelaskan segala sesuatu karena tak puas dan tak percaya pada ALQURAN. Maka manusia menanyakan bagaimana Nabi Muhamad Shalat, mandi, berjalan, makan, tidur, puasa, tertawa, merengut, menikah, jatuh cinta, berkata2 pada istrinya dll dll. Karena, memang sosok Muhammad sendir begitu overwhelming sehingga umat mudah terjebak menuhankan beliau dan lupa ajarannya yang inti yaitu ALQURAN….
Semoga anda bisa menerima dengan lapang dada apa yang saya sampaikan….hilangkanlah keraguanmu akan ALQURAN, karena memang dia dari ALLAH dan disitulah inti ajaran Muhammad, bukan dari hadits2 yang katanya hadits muhammad itu
Salam
LOGIC…..
Juni 12, 2009 at 10:48 am
yang punya blog udah ngacir alias nggak tau rimbanya
tapi pengunjung setianya macam
@logic masih tetap setia euu……..hehehehe
Juni 14, 2009 at 1:53 am
klo anda memang paham alquran, tolong artikan kalimah “bismillah arrohman arrohim” apa artinya?
Juni 14, 2009 at 2:02 am
klo anda memang paham alquran, tolong artikan kalimah “bismillah arrohman arrohim” apa artinya? apa arti liulil albab? anda harusnya sadar.ada satu keterangan”AKAL ADALAH CAHAYA HATI UNTUK MRMISAHKAN MANA YANG BENAR MANA YANG SALAH”tapi meskipun sudah memakai akal paham harus jelas dulu bukti kebenarannya. apakah anda sudah menemukan bukti dari kebenaran alquran yang sesengguhnya,nama anda logic tapi saya liat anda seorang yang JUMUD alias terkungkung pola pikir.mohon maaf bila ada kata kata yang kurang berkenan.
Juni 15, 2009 at 2:00 pm
saya tak peduli pada istilah JUMUD anda, anda tidak sadar kalau anda dan teman2 sunni, syiah, wahabbi, apapun sektenya sebenarnya berabad2 terkungkung dalam ALQURAN+SUNNAH+ULAMA dll dll yang sebenarnya mengungkung anda untuk menemukan kebenaran ALQURAN. ALQURAN itu jelas, detail, mudah dan gampang(ALQURAN sendiri yang memberitahu dirinya begitu), tapi karena anda terkungkung maka anda tidak bisa melihat detail2 ALQURAN. Saya kasih contoh disini, sekarang sedang ribut vaksin yang katanya dalam proses pembuatannya melibatkan enzim babi, bagi orang yang mengikuti ALQURAN, hal ini TIDAK AKAN MENJADI MASALAH, karena ALQURAN hanya mengharamkan daging babi untuk dimakan bagi penganut muslim dan tidak mebicarakan lemaknya atau enzimnya, ALLAH maha mengetahui di masa2 yang akan datang manusia akan banyak memanfaatkan lemak, enzim, ginjal dll bagian dari babi. Kericuhan yang terjadi sekarang adalah contoh begitu banyaknya persoalan yang akan timbul di agama islam karena tidak mengikuti ALQURAN tapi mencoba mengikuti hadits, jadilah akhirnya haram mengharamkan hal yang sebenarnya tidaklah haram.
Sama seperti untuk umat muslim, haram untuk Yahudi juga spesifik dan jelas, coba anda baca bagian di ALQURAN yang menerangkan apa yang haram untuk kaum Yahudi, jelas dan detail ALQURAN menerangkannya.
Mengenai hukum rajam, tidak ada ALQURAN menyaratkan hukum rajam. Bangsa2 semit telah memiliki hukum rajam dari zaman dahulu dan ALQURAN tidak menyokongnya sehingga anda tidak akan menemukannya di ALQURAN, tetapi di hadits anda akan temukan bahwa Muhammad pernah memutuskan hukum rajam tapi sebenarnya cerita tsb bohong belaka, karena logikanya tidak ada ALQURAN mengajarkan hukum rajam dan Muhammad akan mematuhi ALQURAN….
Jadi disisi apa anda melihat ke’JUMUD’an saya ?
salam
LOGIC
Juni 16, 2009 at 10:53 am
ah Logic belum juga ada kemajuan pola pikir kau…?????
Masih berkutat berpola fikir layaknya manusia pra sejarah, ini jaman modern bung !!!!!!!!!!
Padahal kata Rasul Saw, “orang yang lebih jelek dari kemarin, itu celaka”. Kasian………..
Juni 16, 2009 at 12:38 pm
karena ini zaman modern bung maka kembalilah ke ALQURAN saja….
salam
LOGIC
Juni 16, 2009 at 2:06 pm
Qur’an Darmogandul?, Qur’an2 mlulu kau sebut !!!! smntara kau tak bisa sebutkan bunyi Qur’an itu satu ayat-pun….
Pantas-lah manusia purba macam kau….ngomong-nya kagak ngerti orang modern…bikin mumet…..babababibibibububu..huhuuhiiihoooo…ngomong apaan nih manusia purba !!!!!
Juni 17, 2009 at 9:44 am
……………………………………
………………………………………
………………………………………….
………………………………………………
……………………………………………………..
……………………………………………………………
…………………………………………………. Wallahu A\’lam
Juni 18, 2009 at 2:17 am
Yah kalau saya menganjurkan ke AlQURAN saja itu benar2 ALQURAN karena gak ada tandingannya, ALQURAN banyak dijual dalam bentuk buku dimana2, gak sulit mencarinya dan diyakini datang dari ALLAH. Tetapi perkataanmu ini yaitu “Padahal kata Rasul Saw, “orang yang lebih jelek dari kemarin, itu celaka” darimana saya bisa yakin itu rasullullah benar2 berkata begitu, coba yakinkan saya, kapan rasul bicara begitu….bukan berarti kata2 itu tak berguna bagi manusia, tetapi bukti bahwa rasul yang berkata begitu itu coba buktikan ke saya, karena teman saya juga bisa berkata begitu, orang2 jaman dahulu juga bisa berkata begitu….
Juni 19, 2009 at 8:57 am
bababibibubuhoooohhiii…..itulah bahasa manusia purba,,,,susah dicerna oleh orang2 modern. Barangkali logic ini adalah manusia reinkarnasi dari pedalaman….Asmat .
Jadilah komntarnya tak jua nyambung dgn orang2 Abad 21 ini….
Layak masuk MURI kayaknya, “Manusia Reinkarnasi dari jaman Purba”
Juni 22, 2009 at 7:05 am
@anti yang ngaku logic
saya cuma bisa ketawa mendengar komentar2 anda, kalau anda susah mencerna pemikiran dan pendapat saya ya jangan menyalahkan saya dong, mungkin kapasitas intelektual anda yang rendah(maaf, saya sedapat mungkin untuk tidak meng-object-kan pribadi, tapi akhirnya jebol juga)
Alhamdulillah, Allah maha adil dan penyayang, individu di dalam suku Asmat pun di berikannya hak dan kesempatan untuk masuk surga….asal….:
-bertuhan satu
-berbuat baik
-percaya hari akhir
salam
LOGIC
Juni 25, 2009 at 3:05 am
saya akan ngikut anda ,memakai alquran yang anda pakai,tapi bisakah anda menjamin saya masuk suuuuuuuuuurrrrrrrrrrgaaaaaaaa,klo anda menjamin saya akan ikut andalah dari pada cape2,nanti klo ada pertanyaan di alam nanti saya jawab anda yang bertanggung jawab …
Juni 25, 2009 at 4:24 am
@Heulang
Loh, anda itu, bilang mau ngikut ALQURAN, tapi kok minta saya menjamin anda masuk surga, fikiran anda masih serupa teology pembebasan ala kristiani….
Muhammad sendiri tidak bisa menjamin seorang manusiapun masuk surga, demikian juga Isa, Ibrahim, Musa, Harun, Nuh dll. manusia2 mulia di sisi Allah….
ALQURAN memberitahu, yang selamat adalah kaum Islam, Yahudi, Nasrani, Kristen dan dari kepercayaan lain(Sabiin) selama mereka :
-BerTuhan Satu(persoalan pribadi, jangan kau campur adukkan dengan penamaan institusi, misalnya institusi Yahudi pasti akan masuk neraka, hal ini di hati manusia per individu)
-Berbuat baik kepada kemanusiaan
-Percaya hari akhir
Begitu saja ALQURAN jelas dan tegas kok masih minta jaminan manusia….
RUBAH POLA FIKIR RELIGIOUSMU, dari yang terkungkung pola hadits, menjadi merdeka dan bahagia pengikut ALQURAN….
Salam
LOGIC
Juni 25, 2009 at 9:18 am
oh begitu ya…,terus anda bisa menjelaskan begitu bisa dari mana? saya aja masih bingung ngartiin terjemah ayat2 mutasyabihat ,berarti anda sudah apal dan paham ayat2 mutsyabihat hebat….,mudah2an alloh swt memberikan pencerahan yang lebih menghaluskan lagi rasa anda sehingga quran itu menjadi ukuran dari ahklaq anda sehingga bisa menjadi rahmattan lilalamin.hingga anda mencapai derajat alquranul adzim/alquran yang agung .amin
Juni 26, 2009 at 3:42 am
@Heulang
Amin….
Saya mau bicara agak dingin disini :
kenapa saya selalu meng’encourage’ anda untuk membaca ALQURAN dna terjemahannya ? Karena ALQURAN sendiri mengatakan bahwa dia(ALQURAN) detail dan jelas.
Bahwa ALQURAN sendiri mengatakan bahwa perlu fikiran dan untuk yang berfikirlah keimanan dan kejelasan pengertian ALQURAN bisa didapat.
Saya tidak akan memberitahu ayatnya dalam tulisan2 saya, kadang memang saya tuliskan, tapi alangkah lebih baiknya kalau keingin tahuan kita sendiri yang meng”encourage” kita untuk membaca ALQURAN dan mengerti meski hanya lewat terjemahan. Pengertian mendalam akan didapat jika kita menggunakan fikiran. Semisal contoh, ada masalah tentang aborsi, maka ALQURAN dari beberapa ayatnya sebenarnya memberi pedoman bagi manusia tentang waktu, tentang ruh ke dalam kehidupan yang baru dan bagaimana seharusnya kita melihat problem kehamilan akibat hal2 yang tidak diinginkan misalnya akibat kejahatan.
Sebagai contoh juga misalnya, tentang orang2 yang selamat, kenapa ALQURAN selalu membicarakan tentang Yahudi, Muslim, Nasrani dan kaum dari kepercayaan lain(Sabiin), dan kalau kita membaca satu ayat saja tentu kita tidak akan menemukan esensi dari maksud Allah SWT, tetapi kalau kita mulai melihat sekumpulan ayat, maka kita akan menggunakan fikiran dan akan jelas maksud sebenarnya Allah.
Sebagai contoh juga misalnya tentang hukum rajam, kenapa saya berani mengatakan tidak ada hukum rajam di ALQURAN dan kenapa saya berani mengatakan bahwa ALQURAN memperlunak hukum rajam, saya sebenarnya ingin menggugah keinginan anda untuk benar2 mengexplorasi ALQURAN, apakah ada hukum rajam disitu ataukah tidak, atau apakah ada pembedaan antara hukum untuk kaum budak dan kaum majikan ? Apakah ALQURAN membedakannya ? Apakah ALQURAN sejalan dengan dunia yang semakin menghargai kemanusiaan ? Tapi saya sepertinya menemui dinding tebal, anda2 tetap tidak tertarik pada ALQURAN dan malah menyerang saya secara pribadi….
Tentang EVOLUSI, anda akan melihat bahwa ALQURAN konsisten bicara tentang evolusi dan tidak ada ayatnya yang saling bertentangan….anda hanya perlu kecerdasan verbal yang tak terlalu tinggi untuk menerimanya, dengan kata lain, ALQURAN telah dibuat ALLAH untuk semua umat, baik yang berbeda2 kecerdasannya maupun yang rendah kecerdasannya.
ALQURAN memberikan secara detail salah satu hal untuk umat selain Islam, misalnya makanan haram khusus untuk kaum Yahudi…., kalau Allah maunya semua Yahudi masuk neraka Allah tak akan memberi ayat khusus untuk kaum ini…Allah maha tahu, di dalam nama agama dan kepercayaan yang berbeda2 itu ada yang bisa menemukan Monotheisme, berbuat baik dan percaya hari akhir….termasuk juga di dalam group yang menamakan dirinya orang Islam. Di dalam group ini ada yang menemukan Monotheisme, berbuat baik dan percaya hari akhir….
Ada banyak hal, kenapa banyak logika hadits tidak sesuai ALQURAN, kenapa Muhammad bukanlah seorang yang buta huruf, kenapa mukjizat Muhammad tentang ALQURAN akan terlihat dan banyak yang tak percaya….
Tidak ada ayat yang dibatalkan oleh ALQURAN, tidak ada dia menyimpan sedikitpun ketidak konsistenan, ALQURAN membutuhkan keluwesan fikiran untuk menerima bahwa ayat2 yang berbeda2 statementnya sebenarnya tidak ada pertentangan didalam masing2 ayat tsb.
Saya meng’encourage’ anda2 semua, bacalah ALQURAN, temukanlah keindahan dari kepastiannya, tidak adanya ketidak konsistenan dan kebahagiaan….
salam
LOGIC
Juni 26, 2009 at 8:13 am
hhu…
ujung2 nya ngajak orang buat ikutin OPINI nya…
hhu…
Juni 26, 2009 at 8:14 am
@logic
buat blog terpisah dunk..
kalau OPINI nya bagus..
hhhe..
Juni 26, 2009 at 8:54 am
@Geblek….
loh, anda tuh gimana, saya gak mengajak anda untuk ikut opini saya, saya mengajak untuk mulai membaca dan “menelaah” ALQURAN, jangan menelan mentah2 apa yang diajarkan ulama2 hadits itu….
salam
LOGIC
Juni 26, 2009 at 8:57 am
Pesan saya:
Jangan ikuti opini saya, tapi temukan sendiri di ALQURAN, ALQURAN untuk semua orang kok dan semua orang bisa mencernanya….makanya saya heran kalau anda tidak bisa mencernanya, saya berfikir positif saja, anda tak tertarik mencari makna keindahan pengertian mendalam ayat2 ALQURAN, tetapi suka menempuh jalan pintas, yaitu bertanya ke orang yang anda anggap tahu padahal sebenarnya tidak lebih tahu dari anda dan mengikuti ajaran2 masa lalu…
Salam
LOGIC
Juni 26, 2009 at 9:04 am
setahu saya, mudah2an salah.alquran terdiri dari 6666 ayat .1000 ayat mengenai perintah perintah,1000ayat menngenai ancaman ,1000ayat mengenai pahala,1000 ayat mengenai larangan2,1000 ayat mengenai asal usul dan kejadian yang akan datang.1000 ayat mengenai perumpamaan /mutasyabihat
500 mengenai halal haram,100 menngenai nasik mansuk,66 memgenai dzikir ,do’a dan sholawat,itu menjadikan ilm ushul talajik/keimanan ,ilm fiqh tentang keislaman ilmu tasyawuf tentang ke ihsanan.asal usulnya juga jelas ..asal dari 3 jilid( tauret,zabur,injil) maknanya disempurnakan jadi 1 jilid yaitu
alquran.maknanya di rangkum lagi jadi 1 surat yaitu alfatihah ,maknanya di rangkum lagi jadi satu kalimah yaitu bismilahi rohmani rohim ,maknanyapun masih dirangkum dalam satu hurup yaitu hurup ” ba” maknanya masih dirangkum lasu dalam satu “titik” ba yang disebut BARIUL BAROYAH tempat berkumpulnya yang menjadikan/KHOLQ dan yang di jadikan/mahluk.klo anda saudara logic memang paham atau mengaku paham alquran tolong artikan dengan logika anda surat annur ayat 35 saya tunggu jawabannya tks
Juni 26, 2009 at 9:39 am
bertuhan satu
-berbuat baik
-percaya hari akhir
arti kata tuhan adalah keyakinan/iman ,bertuhan kepada siapa? rukun iman aja ada 6
berbuat baik ,berbuat baik pada siapa? orang lain /sesama ataukah pada diri? dari 6666ayat cuma satu “intinya inama buisthu liutamimal ahlaq” semua buat ahlaq .kajiannya harus jelas ahlaqnya bagus memakai rasa .rasa menurut jasmani sehat -sakit klo lagi sehat kita mesti bagaimana bersikap klo lagi sakit harus bagaimana bersikap nyubit diri sakit ya jangan nyubit orang.rasa menurut rohani senang susah,harus bagaimana kita bersikap nyenengin orang dengan senyum aja ibadah ,bukan bikin susah orang dengan melontarkan kata kata yang kurang ,rasa nurut rasa anda tanya diri anda sudah benarkah saya selama ini? salahkah saya selama ini? jujurkah saya sama diri selama ini? anda yang tahu jawabannya
Juni 26, 2009 at 9:49 am
Ari jalanna cilaka lantaran katideresa, rasana keur kajongjonan, dilinglap ku tipu daya, dina jalan pancadria anu lima; ditungtungan ku palsu nu matak bingung, ceuli disamur pangdenge, dedengean sok disebut sawarga tan katingal¬an. Mata dipalsu paningal, rasa dipalsu pangrasa, ambeu dipalsu pangambeu; saalusna-saalusna, saagungna saagungna, samulyana samulyana, ngarah tepi ka kasampurnaan. Sumawonna perbawa ati setan, asal ngimankeun ka gaib, di¬wawuhan ku rohani, nu tukang mukakeun rasiah, weruh sadurung winarah, bangsa jin atawa iblis, sanggup munjulkeun darajat. Ciciren di kawalian, boga watek tina seuneu, sukana katakaburan, ana tepi ka sobatna, ngakukeun punjul tl batur, nyaho ka nu samar-samar, naksir umur naksir bagja, norah barang nu teu nyata, ana nyata kabeneran, balukarna percaya anu balangah, mulya hayang dicirian, ukur hayang ditandaan, ngarah betah ngeunah rasa, da aing boga uku ran.
Majar rasiah Pangeran, moal enya rasiah dimurah-maneh ka jalma bedah rasiah, da Allah mah nyumput ulah dihalangan; rasiah aya di rasa, teu beunang diuar-aer masih hayang nguar-ngaer. Aya oge nu dipambrih ku aing mah, hayang didingding paminding, ulah diberean jalan rasiah; bisa mukakeun cara dina pangkat khullah, rasa sabanda saboga, pangrungu leuwih ti batur, awas leuwih ti nu lian, iradat kudu laksana, pangaweruh tanpa guru; kudrat di kapangeranan, balukarna moal tahan ngarasiah
Juni 26, 2009 at 11:38 pm
@Heulang,
Tulisan anda :
“setahu saya, mudah2an salah.alquran terdiri dari 6666 ayat .1000 ayat mengenai perintah perintah,1000ayat menngenai ancaman ,1000ayat mengenai pahala,1000 ayat mengenai larangan2,1000 ayat mengenai asal usul dan kejadian yang akan datang.1000 ayat mengenai perumpamaan /mutasyabihat
500 mengenai halal haram,100 menngenai nasik mansuk,66 memgenai dzikir ,do’a dan sholawat,itu menjadikan ilm ushul talajik/keimanan ,ilm fiqh tentang keislaman ilmu tasyawuf tentang ke ihsanan.asal usulnya juga jelas ..asal dari 3 jilid( tauret,zabur,injil) maknanya disempurnakan jadi 1 jilid yaitu
alquran.maknanya di rangkum lagi jadi 1 surat yaitu alfatihah ,maknanya di rangkum lagi jadi satu kalimah yaitu bismilahi rohmani rohim ,maknanyapun masih dirangkum dalam satu hurup yaitu hurup ” ba” maknanya masih dirangkum lasu dalam satu “titik” ba yang disebut BARIUL BAROYAH tempat berkumpulnya yang menjadikan/KHOLQ dan yang di jadikan/mahluk.klo anda saudara logic memang paham atau mengaku paham alquran tolong artikan dengan logika anda surat annur ayat 35 saya tunggu jawabannya tks”
Mas Heulang, anda gak perlu takut salah apalagi sampai berdoa moga2 mudah2an salah, kenapa sih anda takut salah ?
ttg 24:35
Mas Heulang, apakah Allah tak boleh membuat perumpamaan dirinya untuk menjelaskan(dan betapa sulit menjelaskan dirinya ke manusia) betapa hebatnya ia dibanding manusia dan betapa kuatnya dan betapa mulianya, bahkan mungkin ungkapan2 manusia yg saya sebut tadi tidak pantas untuknya karena ia begitu ‘Maha’? Setelah anda membaca ayat itu anda mau bikin apa dengan ayat itu ? Mau menelaahnya secara filosofis ? Mau bergumul dengan fikiran2 keindahan dalam diri anda ?
Atau anda mau menelaahnya secara astrofisika, seumpama kaca adalah planet2 dalam lingkaran radian dll ? Jangan suka buang waktu ah Mas Heulang….
salam
LOGIC
Juni 26, 2009 at 11:39 pm
@Heulang,
Tulisan anda :
“setahu saya, mudah2an salah.alquran terdiri dari 6666 ayat .1000 ayat mengenai perintah perintah,1000ayat menngenai ancaman ,1000ayat mengenai pahala,1000 ayat mengenai larangan2,1000 ayat mengenai asal usul dan kejadian yang akan datang.1000 ayat mengenai perumpamaan /mutasyabihat
500 mengenai halal haram,100 menngenai nasik mansuk,66 memgenai dzikir ,do’a dan sholawat,itu menjadikan ilm ushul talajik/keimanan ,ilm fiqh tentang keislaman ilmu tasyawuf tentang ke ihsanan.asal usulnya juga jelas ..asal dari 3 jilid( tauret,zabur,injil) maknanya disempurnakan jadi 1 jilid yaitu
alquran.maknanya di rangkum lagi jadi 1 surat yaitu alfatihah ,maknanya di rangkum lagi jadi satu kalimah yaitu bismilahi rohmani rohim ,maknanyapun masih dirangkum dalam satu hurup yaitu hurup ” ba” maknanya masih dirangkum lasu dalam satu “titik” ba yang disebut BARIUL BAROYAH tempat berkumpulnya yang menjadikan/KHOLQ dan yang di jadikan/mahluk.klo anda saudara logic memang paham atau mengaku paham alquran tolong artikan dengan logika anda surat annur ayat 35 saya tunggu jawabannya tks”
Mas Heulang, anda gak perlu takut salah apalagi sampai berdoa moga2 mudah2an salah, kenapa sih anda takut salah ?
ttg 24:35
Mas Heulang, apakah Allah tak boleh membuat perumpamaan dirinya untuk menjelaskan(dan betapa sulit menjelaskan dirinya ke manusia) betapa hebatnya ia dibanding manusia dan betapa kuatnya dan betapa mulianya, bahkan mungkin ungkapan2 manusia yg saya sebut tadi tidak pantas untuknya karena ia begitu ‘Maha’? Setelah anda membaca ayat itu anda mau bikin apa dengan ayat itu ? Mau menelaahnya secara filosofis ? Mau bergumul dengan fikiran2 keindahan dalam diri anda ?
Atau anda mau menelaahnya secara astrofisika, seumpama kaca adalah planet2 dalam lingkaran radian dll ? Jangan suka buang waktu ah Mas Heulang….
Maaf, saya juga gak faham tulisan anda terakhir, basa sunda ya ? Terjemahin dong….
salam
LOGIC
Juni 27, 2009 at 1:07 am
Masih 24:35
Hanya Allah sajalah yang menuntun siapapun yang Dia inginkan/sukai/dikehendakiNya ke kebenaran.
Tidak Muhammad, tidak Isa, tidak Musa, tidak Ibrahim, tidak Nuh….hanya Allah semata….
Tidak juga Bukhary, tidak juga yang lain….
Tidak Yesus, tidak juga Maryam, tidak juga Gabriel….
Gunakan fikiran anda, cernalah ALQURAN semata….
salam
LOGIC
Juni 27, 2009 at 1:26 am
Alhamdulillah, saya telah ingkar sunnah, ingkar hadits bertahun2 lalu lamanya, dan Alhamdulillah, saya bukanlah orang yang ingkar ALQURAN, karena ALQURAN telah lengkap, telah tamat penyampaiannya, telah cukup dan telah detail/sempurna bagi saya.
Alhamdulillah saya tidak perlu hadits2 buatan manusia dikatakan datang dari Muhammad padahal dibuat setelah Muhammad meninggal dan mereka bertentangan didalamnya, bahkan tentang apakah Muhammad sendiri memperbolehkan menulisnya….
Alhamdulillah, begitu bahagia saya, makin terkuak kebenaran2 ALQURAN setelah melihat facta bulan yang terbelah, isu lemak babi, talibanisme, dikotomi sekte sunni-syiah, ilmu2 pengetahuan baru dan lain2 yang semakin membuka mata saya betapa sempurna dan lengkap serta rincinya ALQURAN….
Alhamdulillah ya ALLAH, engkau selamatkan aku dari ajaran2 palsu….
salam
LOGIC
Juni 27, 2009 at 1:31 am
Bahkan,
mereka berani bertentangan dengan ALQURAN itu sendiri….
Masya Allah….
Juni 27, 2009 at 6:24 am
saya tidak mempermasalahkan karena itu haqnya masing2,saya tidak takut dengan salah ,karena adanya salah maka adanya aturan. saya bertuhan karena saya menerima kebenarannya( secara asma,af’al,sifat,dzat,wujudnya} dan saya menerima kemusrikan diri saya karena itulah saya menyembah.dan kenapa saya minta anda menjelaskan surat annur kepada anda ,karena disitulah penggunaan logika .”pohon zaitun” pohon adalah pola pikir yang bercabang yang menghasilkan banyak pemikiran tentang islam baik dibarat ataupun di timur,sya tdak pro timur dan tdak pro barat yang baik ditimuur saya ambil yang baik dibaratpun saya ambil.karena disitulah kefleksibelan alquran.yang trepenting bagaimana kita punya sikap dan sipat rohmattan lilalamin bukan begitu neng?
Juni 27, 2009 at 7:17 am
Kang Heulang,
bagi saya pohon zaitun adalah pohon yang menghasilkan buah zaitun dan bisa dijadikan minyak. Yang kualitas tinggi minyak ini bagus sekali dan jauh lebih bagus drpd minyak kelapa atau sawit, buah zaitun biasanya diasinkan dan dimakan tambahan salad….
anda berfikir seumpama agar hati senang ya gak apa2….
Juni 28, 2009 at 4:01 am
Hati-hati nulis email, nanti masuk penjara kaya Bu Prita, he…he.
Sayamah penakut jadi hanya baca saja, no comment.
Juni 28, 2009 at 5:31 am
coba neng logic pelajari sipat 50 .maka neng logic akan menemukan arti dari ayat tersebut,klo itumah terjemahan departemen agama yang dijelaskan diatas mah.makanya kan udah kang heulang bilangin saya mengartikannya pake segala jenis ilmu karena itu ayat mitsyabihat,logika nomor 1, tata bahasa,sampai ke aqoidnya(muholafatul lilhawadisi) klo kita lihat secara terjemah biasa maka kita akan musrik,massa alloh swt dipersamakan dengan mahluknya .jadi ilmu tata bahasa juga perlu.untuk membedakan subyek predikat obyek dan keadaan/kondisi( mohon maaf bukan bermaksud m\ngajarin ) contoh qolla yaqullu qull,kata dasarnya sama tapi ada awalan ahiran yang mempunyai arti berbeda tergantung kondisi waktu .sekali lagi perbedaan itu sunatulloh tapi jangan diperuncing tapi di ambil hikmah klo engak ada perbedaan maka hukum itu akan kaku ,krn berbeda itulah hukum menjadi fleksibel seperti neng logic sebutkan contoh diatas bukan beditu neng?
Juni 28, 2009 at 11:01 pm
Oom Heulang,
jadi musrik bagaimana ? Allah di surat tsb mengumpamakan dirinya. Dia juga berkata tentang minyak zaitun dan pohon zaitun, terus musyriknya dimana ? Saya bilang ke anda, silakan anda mau berfikir bahwa pohon zaitun disitu berhubungan dengan ilmu pengetahuan dan diambil baik barat mau timur silakan saja. Itu salah satu motivasi untuk anda dalam mencari kebenaran.
Saya tidak tahu sifat 50, Allah ada bicara tentang nama2 dirinya, tetapi kalau anda mengambilnya dari hadits maka anda akan menambah2, sederhana saja Lang, jika satu saja pedoman religious dalam hadits itu salah maka tak satupun ayat2 hadits boleh digunakan sebagai pedoman religious, berbeda dengan ALQURAN, tak sedikitpun ada pertentangan di dalamnya, baik jika anda ingin menelaahnya secara logika matematik, bisa anda buktikan….
Salam
LOGIC
Juni 29, 2009 at 7:15 am
Untuk Suadara2 semua,
Sudah jelas jg dia bukan orang islam, kenapa ? karena ga pake akal sehat dalam beragama.
ditanya masalah sifat dan asma kaga bisa jawab, masih nge-les
ditanya pohon zaitun, ga bisa ngebuka mutasyabihatnya, nge-les lagi.
Kasihan bener nih liat logika orang ini, daya intelektualnya kayak anak kecil. Kasihan sekali, entah belajarnya dimana
Buat kita biar sj dia bingung dg kebodohan dalam pola pikirnya, karena coba saja saudara2 lihat tulisan2 dia sedari awal, sudah jelas tidak pernah mengupas suatu ayat Qur’an secara mendalam sampai ketemu Hakekatnya.
Mungkin maksud saudara2 yg lain baik thd logic, tp harus diingat bahwa hanya yang diberi petunjuk Nya yg beruntung.
QS:Al A’rraf 178
“Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan Allah , maka merekalah orang-orang yang merugi”
bukankah tidak ada paksaan dalam beragama, silakan sajalah kalau dia kukuh dg imannya,buat kita yg melihat jalan yg lurus marilah kita syukuri dan mari kita jalani sebaik2nya.
QS. Al Baqarah 256 :
“Tidak ada paksaan untuk agama ; sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
QS:Al Israa 15:
“Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah , maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan meng’azab sebelum Kami mengutus seorang rasul.”
Mudah2an kita semua bisa mengambil hikmahnya sebagai orang yang ber-akal
QS:Al Baqarah 269
“Allah menganugerahkan al hikmah kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran.”
Iya, hanya orang yg berakal dapat melihat hikmah. Mengapa dg akal ?
Dg akal manusia bisa membedakan yg benar / salah.
Dan janganlah besarin nafsu, kenapa ?
QS: An Nisa 135:
“Karena itu jgn nurutin hawa nafsu
Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan.”
Iya, dg nafsu maka akal menjadi buta, tidak bisa membedakan benar / salah.
Kasihan ya
Juni 29, 2009 at 7:31 am
Mari mengikuti suri tauladan rasullullah :
“Sesungguhnya telah ada pada Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu bagi orang yang mengharap Allah dan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”
Kasihan ya tuh anak
Juni 29, 2009 at 9:13 am
@Nonga
hahahahahahaha,
saya ketawa terbahak2 membaca tulisan anda….
Kebebasan beragama ? Anda bilang kebebasan beragama ? Hadits2 kalian itu tidak memungkinkan kebebasan beragama, karena kalau orang keluar dari kelompok kalian hukumannya adalah mati, padahal ALQURAN tidak mengajarkan begitu….
Sekarang saya tanya, siapa yang tersesat ? Kalian menghina Muhammad dengan mengatakan beliau buta huruf, beliau merajam orang, beliau dijadikan jimat dalam shalat kalian, semua itu mau kalian bilang cara mengikuti ajaran Muhammad ? Padahal kalian sedang menghinanya, apa2 yang kalian temukan di hadits2 itu buatan manusia dan sebenarnya menyatakan bahwa Muhammad melanggar ALQURAN yang diturunkan selaku wahyu kepadanya….
Walah2, semoga kalian nanti tak termasuk ke dalam :
25:30 ‘And the messenger said: “My Lord, my people have deserted this Qur’an.”’
Salam
LOGIC
Juni 29, 2009 at 9:21 am
Islam bukanlah hal2 tentang Muhammad, tapi pada pesan yang ia bawa dan junjung sebagaimana nabi2 sebelum dia yaitu: ketuhanan yang satu….itulah islam, bukan pada betapa kita sangat ingin mengetahui cara nabi mandi, cara nabi makan, cara nabi berjalan, apakah nabi tinggi atau pendek,apakah dia gondrong atau botak, apakah dia suka warna hijau, apakah dia suka berjalan dengan menunduk dan tergesa2, apakah dia punya gingsul giginya, bagaimana dia memutuskan hukuman pada masa itu, bukan, bukan itu, nabi telah meninggalkan AlQuran yang agung, dan distulah kita semua harus berhulu(bukan bermuara), mengambil nilai2 universalnya dan menerapkannya dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, bernegara, antar negara dst….itu semua memerlukan fikiran yang sehat, semangat nasionalisme, ketahanan budaya, kemajuan teknology dan pengetahuan akan wawasan kebangsaan, bukan serta merta ngikuti Arab Saudi itu, wong rajanya tahu kok masih ada perbudakan dinegerinya kok gak bisa menghentikannya…(melawan semangat ALQURAN).rajanya tahu rakyatnya suka memperkosa wanita negara lain malah dibiarkan…(melawan semangat ALQURAN).
Hati2 didunia, jangan sampai kita terikut manusia misalnya ulama kita, habib kita, orang2 masa lalu(bukhary, muslim), gerakan2 mazhab(syafi, hambali dll), pembelokan akibat kontroversi Mahdi-Isa(Salamullah, Ahmadiyah) dll. Bisa dilihat, begitu banyak kelompok telah terbentuk karena beragamnya hadits2, dan mereka diam-diam saling menyalahkan (contoh saja Sunni-Shiah), mereka saling menyalahkan diam2, padahal islam itu tak ada kelompoknya, dia kembali ke person to person yaitu :
(2:62)Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
(5.69)Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, Shabiin dan orang-orang Nasrani, siapa saja (di antara mereka) yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
begitu simplenya islam dan begitu gamblangnya AlQuran….
Berulang kali Allah menurunkan ayat diatas, berulang kali, kenapa berulang kali ? Tanyakanlah sendiri….
salam
LOGIC
Juni 29, 2009 at 12:29 pm
neng logic,klo kita mo bertuhan satu .dasarnya kita beriman dari mana? akoid/pohon iman sifat2nya alloh itu ada 50 salah satunya ,wujud,qidam, baqo ,….dst. dibagi
mana sifat maani,maknawiyah,salbiah,dibagi lagi 2 sifat iftiqor/sifat butuh(mahluk) sifat istigna (sifat maha) jadi kita bisa menempatkan alquran pada tempatnya,jadi tahu mana hak dan kewajiban mahluk kepada sang khalik
Juni 29, 2009 at 11:45 pm
Dik Heulang
Coba katakan ke saya dari mana asal ilmu anda tentang akoid/pohon iman, sifat alloh yang 50 dll.
Kalau anda meletakkan ALQURAN pada tempatnya anda tidak akan mengikuti hadits karena bertentangan dengan ALQURAN. Demikian saja dan simple, gak usah anda harus belajar kitab kuning bertahun2 di pesantren dan menjadi filsuf/sufi untuk mengetahui hal ini.
Anda membuat sesuatu tampak megah/wibawa dengan istilah2 padahal ALQURAN mengatakan dirinya jelas dan detail.
salam
LOGIC
Juni 29, 2009 at 11:50 pm
Peringatan buat kita semua :
25:30 ‘And the messenger said: “My Lord, my people have deserted this Qur’an.”’
Muhammad di hari keputusan/hari pengadilan tidaklah bicara tentang satu dua orang dengan istilah ‘my people’ itu. Dia bicara tentang kelompok besar orang….dan dia menyatakan kelompok itu sbg “my people”, betapa sedih Muhammad, ALQURAN kok gak dianggap oleh orang2 yang menyatakan diri sebagai ‘kaumnya Muhammad’….
Janganlah masuk kedalam kelompok orang yang bikin Muhammad mengeluh ke Allah nantinya….
Gunakanlah ALQURAN dalam petunjuk2 religiusmu, jangan gunakan fikiran2 filsuf, hadits2 dan cerita2 aneh….
salam
LOGIC
Juni 30, 2009 at 3:47 am
astagfirulloh neng,klo neng logic benar2 tahu alquran sifat 20 dasar hukumnya semua dari quran, bagaimana neng logic memahami quran.jadi anda mentauhid kan quran .bukan alloh swt saya jadi ragu keimanan model apa?(Anda membuat sesuatu tampak megah/wibawa dengan istilah2 padahal ALQURAN mengatakan dirinya jelas dan detail.)coba jelaskan kesaya surat apa dan ayat berapa alloh menyatakan dirinya jelas dan detail… saya akan salut klo anda menjelaskan dengan rinci !!!.saya mau tahu muhammad yang mana? muhamad itu pangkat dari utusan alloh yang mempunyai 4 sifat .sidik amanah patonah tablig ,ternyata anda puyeng sendiri dengan pernyataan anda sendiri,sholat anda cukup membaca alfatihah saja sudah cukup kan?
Juni 30, 2009 at 6:46 am
lho, sebelumnya ngomong soal 50, kok sekarang jadi 20 ? yang mana nih yang benernya ?
Coba test lagi, 50 apa 20 ?
Juni 30, 2009 at 10:37 am
50 neng,20 yang wajib di alloh,20 yang mustahil di alloh,1 jaiz. yang wajib di rosul 4 mustahil 4 jaiz satu.tadi itu salah satu contoh.begini nich mesti sabar.
Juni 30, 2009 at 10:50 am
Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy . Tidak ada bagi kamu selain dari padaNya seorang penolongpun dan tidak seorang pemberi syafa’at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?
dimana logika anda tentang proses penciptaan .alloh bisa terhalang oleh waktu bukannya dengan kata” kun fayakun” bisa jadi tolong jelaskan
Juni 30, 2009 at 10:26 pm
Dik Heulang,
saya tanya ke anda mau 50 apa 20, ternyata anda maunya 50.
Dik Heulang,
apa urusannya 6 masa dengan kun fayakun, apa juga urusannya antara manusia dari satu diri, manusia dari lempung ? Saya tidak bingung dengan ayat tsb ? Anda bingung ? Pasti anda bingung, makanya anda mencari2 jawabannya. jawabannya pada proses penciptaan dan bagaimana kerangka waktu dalam kuasa Allah, itu berbeda dik. Kerangka waktu anda dan saya sd saat ini masih rigid dan anda tak bisa keluar. Berapa sih waktu yang lama ? 1 tahun ? 2 tahun ? 10 tahun ? 40 tahun ? 60 tahun ? 4 juta tahun cahaya ? ujung semesta yang berjarak 1^26 juta tahun cahaya ?
Berapa panas ? Apakah 10 derajat Kelvin ? Apakah dingin itu -315 derajat Kelvin ? Apakah Allah merasakannya ?
Tidak ada seorangpun yang bisa memberi syafaat, terimakasih sudah mau membaca ayat ini. Jadi Muhammad gak bisa memberi syafaat ya ? Ya apa tidak ? Apa Muhammad itu akan memberi syafaat ?
Ya apa tidak ?
ALQURAN jelas dan detail. Saya tanya apa orang arab pada waktu itu tahu bumi bulat ? Atau tahu bumi mengelilingi matahari dan bulan mengelilingi bumi ? Apakah pertanyaan2 spt itu dijawab dalam satu kurun waktu hidup manusia (+-60 tahun) ?
Kenapa Zulkarnain dikatakan menemukan matahari tenggelam di air yang gelap/hitam/berlumpur ?
Kalau anda menggunakan fikiran2 aneh anda tak akan menjawabnya. Anda harus menggunakan jalur2 umum untuk menjawab hal yang tidak anda tahu, belajarlah, ada banyak pengetahun sekarang, ada fisika modern, ada sejarah, arkeology, ada biology sel, ada biology molekuler….
Anda maunya menyendiri terus sih mengolah hati anda….jadinya ya anda jadi pelamun
salam
LOGIC
Juli 1, 2009 at 5:33 am
yang pelamun itu anda x? anda tidak tahu dari mana asal,kasihan orang tua anda.anda hidup tapi engak tahu hidup,anda punya ilmu tapi engak ngerti ilmu,tapi saya berdoa semoga yang anda yakini sekarang benar adanya.mudah2an alloh swt memberikan lagi petunjuk yang benar kebenarannya sehingga alquran ini menjadi obat/syifa dan rahmat untuk orang2 mukmin seperti anda dan bisa memisahkan yang haq dan batil ,bukannya anda alumni masjid salman itb,atau rawamangun?
Juli 1, 2009 at 5:39 am
Kasian sekali orang ini,
logikanya jungkir balik ga karuan, ngakunya islam tp islamnya semau gue gitu, cuma baca Qur’an, ok lah silakan baca Qur’an tp lihatlah juga suri tauladan muhammad saw. Karena mempelahari qur’an tentu harus mempelajari latar belakang dan sejarah kehidupan si pembawa risalah tsb.
Mamahami qur’an tanpa melihat kehidupan muhammad niscaya akan terjebak pada pemahaman sempit dan tidak komprehensif, bahkan akan ngawur alias semau gue.
Bagaimana memahami qur’an tanpa melihat kehidupan muhammad ?
Tidak mungkin bagi orang yang berakal, tapi mungkin bagi orang yang tidak berakal alias nafsu.
Bukankah qur’an sudah jelas perintahnya untuk melihat dan mempelajari kehidupan muhammad saw. ?
Aneh kalau orang ini tidak melihat perintah itu di qur’an.
Sungguh tepat ungkapan Qur’an,
QS:Al Baqarah 269
“Allah menganugerahkan al hikmah kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran.”
Barang siapa tidak diberikan hikmah, maka akan tetap tersesat hatinya, mengapa ?
Karena untuk melihat hikmah memerlukan akal.
Kasian…
Juli 1, 2009 at 6:01 am
Saya berani pastikan,
Bahwa si logic ini tidak menjalankan sholat 5 waktu sebagaimana dilakukan muhammad saw.
Mengapa ?
Karena di qur’an tidak ada penjelasan rinci tata-cara shalat,misalnya : jumlah rakaatnya, cara berdiri, takbiratul ihram, ruku, sujud, syahadat, salam.
Dan, orang ini juga pasti tidak pernah mandi junub setelah berhubungan suami istri ( kecuali dia belum akil balik / bujangan )
Mengapa ?
Karena di qur’an tidak ada penjelasan rinci tata cara mandi junub
Well, saya pikir orang ini bukan orang islam, karena tidak memenuhi kaidah rukun iman dan rukun islam.
Jadi, silakan saja kalau orang ini mau tertawa terbahak-bahak…………. dalam kesesatannya.
kasian..kasian…
Juli 1, 2009 at 8:19 am
Terimakasih sudah dikasihani dan mencoba menebak saya alumni mana….
Silakan cari “kitab yang engkau bisa menemukan apapun didalamnya”(kata ALQURAN) tentang bagaimana Muhammad menyisir rambut, mandi dan mungkin berjalan….
Saya tidak penting dengan itu semua….
Salam
LOGIC
Juli 1, 2009 at 11:52 am
Jadi barangsiapa yang diterapan (dikaruniai) ilmu dan akal digunakan mengandung Iman dan Islam, maka disebut sebagai nikmat besar. Yakni nikmat panjang dari dunia hingga akhirat, meskipun orang tersebut berwajah buruk dan miskin.
Keterangan firman Alloh taala di dalam surat Al Baqoroh ayat 82 :
والَّذِيْنَ امَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ اُولئِكَ اَصْحَبُ الْجَنَّةِ هُمْ فِيْهَا خَالِدُوْنَوالَّذِيْنَ
“Walladziina aamanuu wa ‘amilush-solihaati ulaa ika ashhabul jannati hum fiihaa khooliduun”
“Dan orang-orang yang beriman serta menjalankan amal sholeh, mereka itu jadi penghuni (ahli) surga, sedangkan mereka berada di surga kekal selama-lamanya”.
Sebaliknya orang-orang yang diterapan (dikaruniai) ilmu dan tetapi tidak mengandung Iman dan Islam, maka tidak disebut nikmat besar. Akan tetapi celaka besar dari dunia hingga akhirat, walaupun orang tersebut berwajah tampan dan kaya.
Keterangan firman Alloh taala di dalam surat Al Baqoroh ayat 39 :
وَالَّذِيْنَ كَفَرُوا وَكَذَّبُوا بِايتِنَآ اُوْلَئِكَ اَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيْهَا خَالِدُوْنَ
“Walladziina kafaruu wakadz-dzabu bi a-yaatiinaa uula-ika ash-habunnari hum fiihaa khooliduun”
“Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, maka mereka itu menjadi penghuni (ahli) neraka; mereka kekal di dalamnya”
Juga keterangan firman Alloh taala di dalam surat An Nisaa ayat 168 :
والَّذِيْنَ كَفَرُوا وَظَلَمُوا لَمْ يَكُنِ اللهُ لِيَغْفِرَ لَهُمْ وَ لاَ يَهْدِيَهُمْ طَرِيْقًا
“Innalladziina kafaruu wazholamuu lam-yakunillaahu li yaghfiro lahum wa laa liyahdiihum thoriiqoo”
“Sesungguhnya orang-orang kafir dan orang-orang yang suka menganiaya itu, maka Allah tidak akan mengampuni dosa mereka dan tidak (pula) akan menunjukkan jalan kepada mereka”
اِلاَّ طَرِيْقَ جَهَنَّمَ خَالِدِيْنَ فِيْهَا اَبَدًا
“Illa thoriiqo jahannama khoolidiina fiihaa abadaa”
“Kecuali jalan ke neraka Jahanam, dan mereka kekal berada di dalamnya selama-lamanya.
Yang disebut nikmat kecil adalah nikmat pendek, yaitu kenikmatan hanya sampai hidup di dunia saja, tidak sampai akhirat, yakni seperti halnya kenikmatan yang dirasakan hewan. Bagi mereka kenikmatan itu hanya sampai kesenangan hidup di dunia saja.
Keterangan firman Alloh taala di dalam tafsirnya:
كُوْنِى تُرَابًا
“Kuunii turobaa”
Firman Alloh taala kepada hewan: “Adanya engkau itu (nantinya) menjadi tanah kembali seperti asal tadi.”
Alloh taala berfirman demikian setelah mereka saling membalas dengan sesamanya, atau kepada siapa saja yang membinasakannya. Apabila mereka menang di dunia, tentu akan kalah di akhirat.
Sebaliknya jika mereka di dunia kalah, maka akan menang diakhirat. Kemudian mereka membalas terhadap semua manusia yang menganiayanya sampai habis rasa penasaran mereka.
Demikianlah keadilan Alloh taala terhadap binatang setelah habis kenikmatannya (masa hidupnya). Mereka saling membalas sehingga habis kepenasarannya sesuai yang dia rasakan sebelumnya dan kemudian menjadi tanah kembali sebagaimana asal mereka.
Jadi mereka tidak menjalani lanratan (jalan) di akhirat.
Apabila manusia berperilaku seperti hewan tersebut, maka disebut celaka besar dari dunia hingga ke akhirat. Karena manusia akan mencapai suatu jalan di akhirat. Yang baik masuk surga dan yang buruk masuk neraka.
Keterangan firman Alloh taala di dalam surat Ali Imron ayat 14:
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهوتِ مِنِ النِّسَآءِ وَالْبَنِيْنَ وَ الْقَنَاطِيْرِ الْمُقَنْطَرَةِمِن الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْل الْمُسَوَّمَهِ وَالاَنْعَامِ والحَرْثِ
“Zuyyina lin-nasi hubbusy-syahawaati minan nisaa-i bal baniina wal qonaathiiril muqonthoroti minadz dzahabi wal fidh dhoti wal khoilil musawwamati wal an’aami wal harts”
“Semua manusia dihiasi dengan menyenangi akan kesenangan (hawa nafsunya); yaitu dari berbagai jenis wanita, anak, harta yang banyak dari jenis emas dan perak yang telah dikumpulkan, dan kuda pilihan yang bagus dan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang.
ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيوةِ الدُّنْيَا وَاللهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَابِ (ال عِمْرَانِ:14)
“Dzaalika mataa’ul hayaatid dun-yaa walloohu ‘indahuu husnul ma-aab”
“Semua itu hanyalah kesenangan kehidupan di dunia saja, sedangkan Alloh yang memiliki tempat kembali yang begitu baik yaitu surga”
وَمَا هَدِهِ الحَيَوةُ الدُنْيَا اِلاَّ لَهْوٌ وَلَعِبٌ
“Wamaa hadihil hayaatid-duniaa illa lahwun wala’ib”
“Tidak ada kehidupan kekal di dunia, kecuali dunia ini sekedar untuk kesukaan dan main-main kehidupan dunia saja
Juli 1, 2009 at 10:23 pm
@Heulang,
jangan suka mengada2 ah, sampe binatang membalas2….
Jangan suka membuat hal2 diluar ALQURAN….
Juli 2, 2009 at 12:39 am
lha…tema utamanya skrg jadi “logic” ya, bgm kalo kita kembali ke tema utama: “apa dan siapa HTI?”(anti pancasila, neo NII?). Barangkali ada yang mau kupas tuntas juga ttg Pancasila, neo NII, atau NII lama, or HT di tempat kelahirannya dan perbandingannya dengan HT di Indonesia, agar bisa menjawab pertanyaan “apa dan siapa HTI?”. Tentu saja bicara disertai data sahih … (biar terasa lebih ‘dewasa’ diskusinya, tolong tahan gejolak emosi.., qt cuba burfikir jurnih).
Makasih ya untuk semuanya…..
Juli 2, 2009 at 3:25 am
iya nih mBak Dini,
LOGIC kok jadi bahasan….
Juli 2, 2009 at 3:52 am
Seperti yang sudah saya duga,
Apapun yang disampaikan saudara2 disini tidak dapat dijawab secara baik oleh logic, baik itu dalil aqli maupun naqli
Percuma saudara2 menyitir ayat2 qur’an karena orang ini tidak pernah akan bisa menelaah dengan dalam kandungan qur’an secara komprehensif, karena tidak mungkin memahami qur’an tanpa memahami sejarah kehidupan beliau.
Sudah jelas kan.
Pertanyaan tata cara shalat TIDAK DIJAWAB
bisanya ngeles melulu…ah kasian orang ini
Kebangetan, ditanya asal muasal dan tata cara Shalat TIDAK BISA JAWAB
APA KATA DUNIA…….????????????
Saya pikir orang ini tidak lebih dari muallaf dalam ber-agama
Jadi, memang lebih baik syi’ar islamnya ke orang seperti ini ya jangan lewat internet. Percuma karena orang ini akan mengelak terus dari ajaran islam.
Lebih baik,
belajar dulu yang bener,
ngaji yg bener,
belajar tajwid yg bener,
belajar pokok iman yang bener,
belajar aqidah yg bener
belajar pohon iman yg bener
Jangan muluk2 lah ngomongin masalah2 lainnya, bukannya tidak boleh..tapi DASARNYA BELUM KUAT, saya khawatir bisa GILA..GILA BERAGAMA
KESIMPULAN :
- Buat saudara muslim disini, tidak usah ditanggapi lagi pendapat si logic ini,
lebih baik :
- diajak tukar pikiran secara langsung saja
( copi darat )
jadi kalaupun sampai terjadi perselisihan tidak sampai dibaca pihak2 luar yg boleh jadi akan menertawakan kita
Mari kita tutup permainan logic ini yang tidak banyak membawa manfaat bagi kita.
Saudara2 semua sudah BERBAIK HATI melayani permainan si logic ini, tapi sudah cukuplah
percuma juga syi’ar kepada dia lewat forum ini.
Semoga saja kebaikan saudara2 semua mendapat balasan dari Allah swt.
dan mari kita doakan semoga si logic ini mendapatkan hidayah dari Allah swt.
kasian….
Juli 2, 2009 at 4:11 am
@ Heulang
Maaf saya baru baca postingan anda keseluruhan, tadinya baca sekilas.
Saya merasa uraian anda ada nuansa berbeda dari guru2 saya.
Mengapa harus dibilang nikmat besar dan nikmat kecil, darimanakah asal muasal nikmat itu berasal ?
Apakah dari allah swt atau dari iblis laknatullah ?
Bagaimana meyakini suatu nikmat datangnya dari yang Haq bukan dari yang Batil ?
Terimakasih
Juli 2, 2009 at 8:25 am
@Nonga,
coba ceritakan ke saya tentang belajar shalat dari hadits….kelihatannya and bohong kalau anda belajar shalat dari hadits….
Jangan suka bohonglah, manusia semit belajar shalat dari Ibrahim turun temurun dan manusia2 arab di zaman muhammad selalu shalat meski shalat mereka dianggap hanya main2 belaka oleh Allah(Baca ALQURAN untuk hal ini)
Kaum Yahudi, awalnya mereka shalat, tetapi akhirnya mereka kehilangan perintah itu, dan itulah yang terjadi dengan mereka. Kaum arab sebagai salah satu garis keturunan Ibrahim tidak kehilangan perintah ini, meskipun akhirnya mereka terpalingkan oleh pencampuradukan kepercayaan pada Allah saja dengan kepercayaan kepada yang lain misalnya tiga dewa mereka. Itu sebabnya, meski mereka shalat, Allah mengatakan di ALquran bahwa shalat mereka itu hanya olok2 belaka, dan datanglah Muhammad untuk meluruskan pengertian ketuhanan mereka kembali hanya kepada Allah. Demikian juga dengan perintah puasa, manusia arab pada saat itu telah berpuasa, mereka tidak perlu Muhammad mengajarkannya, mereka mengerti dan tahu puasa dari moyangnya, yaitu Ibrahim dan Allah sedikit merubah perintah puasa ini(check di ALquran, jangan hanya jadi ngaji2 saja, berlagu2 saja, tanpa tahu makna dan logika pengertiannya)
Jangan mengharap detail cara shalat ada di ALquran, tetapi renungkan bagaimana sesuatu diajarkan secara harfiah turun temurun, dan secara batiniah diperbaiki oleh Muhammad, dari sesuatu yang menyembah tidak hanya Allah menjadi kembali berpedoman dan bertuhan kepada Allah.
Anda juga jangan yakin bahwa anda bisa bershalat menggunakan hadits, hampir semua manusia diajarkan manusia lain secara harfiah(fisik) tentang bagaimana melakukan shalat. Baru setelah mulai besar, tahu baca buku, bicara dengan orang2 mulai mencari2 hadits tentang tata cara shalat, padahal pada intinya anda diajarkan seseorang yang masih hidup pada saat anda pertama kali shalat, bisa dari anak melihat ayah, teman melihat teman, makmum melihat imam, atau jaman sekarang orang melihat televisi.
Kalau anda ingin bershalat menggunakan hadits, justru anda tidak akan bisa shalat. Percaya sama saya….
ada banyak lagi yang ingin saya ajarkan, tapi anda menganggap saya manusii hina dina dan tak pantas memberitahu sesuatu ke anda….
saya berterimakasih atas hal itu….
salam
LOGIC
Juli 2, 2009 at 8:29 am
sebagai test untuk anda,
saya tanya, apakah AlQuran mengatakan bahwa Allah memerintahkan Ibrahim untuk menyembelih anaknya ?
Apakah Musa melihat Allah ?
Dan apakah Muhammad bolak balik bertemu Musa dan menawar Allah tentang shalat ?
Jawab pertanyaan saya…..
salam
LOGIC
Juli 2, 2009 at 8:33 am
@Nonga
saya tidak butuh syiar Islam anda yang akan membawa saya ke kepercayaan aneh2 tentang Muhammad dan menganggapnya omnipotent hingga sampai sekarang disebut2 namanya dengan harapan mendapatkan syafaat….
Tidak seorang pun akan bisa memberikan syafaat di hari keputusan nanti, itu kata ALQURAN, kalau kata hadits ya saya gak peduli. Sedikit saja saya memalingkan kesimpulan saya dari ALQURAN maka sebenarnya anda tidak menerima ALQURAN, tapi memang anda dan heulang pecinta hadits yang sebenarnya ilmu yang sia2 itu
salam
LOGIC
Juli 3, 2009 at 1:35 am
mangga nyanggakeun……
Iman (Perbawa Iblis ti Kenca)
Barang cat kana gelaran iman, dipuntangan ku perbawa iblis sabeulah ti kenca: Ah keur naon da geus nyata. Naon untungna nu ngalakonan? Nu percaya?
Geuning aing acan manggih nu baha matak cilaka, nu henteu ngandel dipaksa. Angguran tambah susah, tambah hina, tambah matak ngarugikeun harta-banda.Wondening sieun ku kolot atawa ku baraya, eta mah beunang ku pura-pura. Geuning aing sok milampah, sok nyingkahan sabot di pasamoan sieun kaperego ku kolot ku baraya. Geuning sok ngaenyakeun kana caritaan kolot ari keur ditanya mah. Sakitu oge cukup. Montong tisusut tidungdung teuing melaan kamistian nutur raratan beja, selang-selang bae, da loba deui nu misti, bubuhan di dunya kudu nyiar kasenangan; sugan kolot-kolot oge atawa baraya ngamara’lum, moal maksa reujeung karipuhan ku badan sumawonna ati. Ari aing tea, masih tisusut tidungdung oge, renghap ranjug nyiar kapujian, da moal dah bawang dah kapas. Naon pitandaeunana?
Ceuk kolot: Gusti Allah nu ngadamel aing. Tah nu matak aing sok bakti, boh ka Gusti Allah boh ka kolot-kolot ngarah disebut bageur bae. Cek kolot: Gusti Allah miwarangan malaikat Jabrail mawa Qur’an ka Rosululloh; kajeun teuing, dipercaya meureun kitu, henteu dipercaya meureun kitu keneh. Wondening geus bukti sakumaha beja, entong susah, urang diajar harita bae, kana milampah Islam ku badan percaya ku ati, da kana barang bukti katenjo ku mata kadenge ku ceuli karasa ku ati, malah leuwih utama tinimbang cape ti ayeuna mah. Da aing mah rajeun soteh milampah, bawaning ngandel ka beja bae, supaya kanyahoan ku nu ngabejakeun. Cek kolot: Gusti Allah maparin kitab-kitab bacaeun ummat-ummatna, dicandak ku para Rosul, meureun bae kitu tea mah; tapi rek ngandel mah teu kudu disuratan; anadene kasampurnaanana nu jadi Allah mah, naha make dipikaserab? Sabab ayana Allah oge, karek beja, ti mana pikaserabeunana ku kasampurnaanana? Nya kitu deui ku Rosul, kasampurnaanana, henteu perlu dipikaserab, sabab ayana Rosul oge karek beja! Percaya oge bara-bara, moal burung disebut mu’min.
Lebah dieu luut-leet kesang, hayang mancat hambalanana, lewang. Batan mancat anggur mundur, lamun keukeuh nurutkeun kereteg perbawa kapangeranan, Iblis susumbar: Jor bae teu beunang diingetan mah! Rasakeun henteu beunang di dieu, sugan di ditu! Moal weleh da bongan wangkelang, dimana beunangna bae, da moal burung ngulampreng deui ka dieu, satungtung hirup keneh mah.
Iman (Perbawa Kapangeranan ti Katuhu)
Barang cat kana gelaran iman, bray padang ati ku perbawa kapangeranan ti katuhu, aya sereset hate tambah tetep: Nya kudu aing percaya kana caritaan kolot, kudu dilakonan ku jasad sagala titahanana, kudu singkahan ku badan sagala laranganana, bisi dipikageuleuh, temahna disapaherang. Nya kudu aing percaya kana caritaan kolot, aing damelan Allah ta’ala, nu miwarang Rosululloh, miwarang mawa Qur’an ka malaikat, dijurubasaan ku ulama-ulama. Kolot-kolot moal enya ngaromong ngan darapon bae. Aing mah darma lalakon, meureun lila-lila bukti. Sahadena ge aing manggih bukti keur teu ngandel, nampa parentah keur teu ngalakonan; leuwih hade aing ngandel heula kana beja samemeh manggih bukti, milampah parentah samemeh kaharti, tinimbang ti aing geugeumeueun mah. Beja ge ari panjang-panjang teuing mah moal bohong sarerea, sabab salilana aing ngalakonan parentah Islam ku badan, tacan beakeun daya jeung upaya sacukupna, geuning henteu jadi karugian ka sorangan atawa ka anu lian. Henteu rek nanyakeun sababna misti atawa sababna ulah, sieun dijawab ku kolot: Ulah ngorobokan, hayang dibejer-beaskeun, pamali! Angguran ngandel kana beja bae, rugi untung kumaha jaga. Tapi geus karasa ku aing, batan rugi, baraya-baraya hanteu ngarewa pedah milampah Islam, angguran loba nu nyaah, turug-turug cek kolot nu ngadamel aing teh Allah, andel bae! Da teu umum jadi sorangan. Ana miwarang utusan malaikat Jabrail, andel bae, da pantesna oge anu agung loba kongkoneun: ana miwarang jurubasa jeung panata ku bangsa aing lampah Islam ku jasadna Rosululloh, lampah iman ku atina Rosululloh, supaya beunang ditiru. Cek kolot: Gusti Allah ngirim Kitab, bawaan para Anbiya, andel bae, bacaeun ummatna, dibasa keun ku bangsana nu meunang ilham pangarti kana eta Kitab. Cek kolot: Aya poe panganggeusan, andel bae, da geus tangtu isukan aya pageto, teu,umum euweuh tungtungna.; Cek kolot: Papasten ngeunah jeung teu ngeunah ti Gusti Allah, andel bae, sabab henteu beunang dipaksa hayang ngeunah embung teu ngeunah, cacakan urusan dunya, aherat mah tacan kasorang. Angguranggur ayeuna mah ngalanggengkeun kana milampah rukun Islam sakur nu wajibna ka sorangan, ku aing singkahan laranganana. Moat mikirkeun aherat, ngan hayang kapuji bae di dunya, jeung netepkeun percaya kana beja tadi tea, supaya lampah terus jeung ati, badan keur milampah Islam, nyawa keur milampah iman. Kamistian anu jadi Allah kudu lengkep, boga sipat dua puluh, pakeeunana sorangan. Kamistian anu jadi Rosul kudu lengkep sipat opat, wenangna di Allah hiji, wenangna di Rosul hiji, pakeun kasampurnaan sorangan. Cek aing sageuy teu nyorot ka aing. Gusti Allah kawulaaneun; Rosul Allah picontoeun
rahayu ti pun ingsun
Juli 3, 2009 at 1:45 am
@Heulang
saya tidak mengerti bahasa sunda, dalam artian mungkin saya mengerti sedikit, tapi di forum ini sebaiknya menggunakan bahasa Indonesia….
Juli 3, 2009 at 7:05 am
@Nonga,
Allah itu memerintahkan mandi dulu kalau mau shalat dan sebelumnya sudah berhubungan sexual.
Bagi saya, perintah itu simple dan jelas, tidak ada yang tidak jelas disitu. Tapi sebagaimana kaum Yahudi, disuruh menyembelih sapi, maka mereka akan tanya, maunya sapi muda, sapi tua, apa anak sapi ? Maunya sapi coklat, apa sapi merah apa sapi putih ? Maunya sapi yang diberi makan rumput apa jagung ? Ini bisa jadi joke kasar antar teman yang sebenarnya dilakukan antara manusia-Allah yang sama sekali tak perlu manusia melakukannya….
Sekarang terserah kau saja bagaimana melihatnya, apakah mandi kata Allah itu bahasa yang asing sampai kau perlu seseorang untuk menjelaskan bagaimana mandi kepadamu….
Mungkin orang akan menjelaskan ke anda, mandinya harus dilakukan dengan cara badan terbalik dan kaki disanggakan ke dinding kamar mandi, terus ada lagi yang mau bilang, sebagai joke juga ke kamu, mandinya pake bunga + menyan lho, terus dia bilang juga, wah kamu gak boleh pake air sumur, harus air yang terlihat jelas mengalirnya dari tempat tinggi ke rendah.
Terserah anda apa anda mau bercanda dengan Allah tentang hal ini(tapi saya tahu, kurang baiklah bercanda kasar ala begini ke yang MAHA KUASA)
Kita semua Indonesia ya ? Wah di Indonesia itu enak lho mandi, bisa habis2an airnya….kalo gak bisa juga nyemplung ke sungai bersih, di pedalaman indonesia banyak air, mudah air dan mudah mandi….
Baiklah, saya kalau mandi ya mandi saja….udah tahu mandi dari dulu….pake sabun malah agar bersih dan wangi hehehe
salam
LOGIC
Juli 3, 2009 at 7:12 am
@Nonga
perihal disuruh sujud….
Maunya sujud seperti apa nih ? Apa mau lutut dulu sampai lantai atau kening dulu sampai lantai. Lalu saat sujud tangan baiknya bagaimana ? Apa telapak tangan saja menempel di lantai atau sampe siku menempel dilantai ?
Sebagai joke :
Wah kalau telapak tangan menempel dilantai itu baru namanya sujud, kalau sampe siku menempel di lantai itu bukan sujud tuh hehehe….
Coba, anda bisa menangkapnya gak ?
Atau sebenarnya anda tak mengerti sujud ?
salam
LOGIC
Juli 3, 2009 at 7:20 am
@Nonga
6:146.And for the Jews We have forbidden all that have claws; and from the cattle and the sheep We forbade their fat except what is attached to the back, or entrails, or mixed with bone. That is a punishment for their rebellion, and We are truthful.
Saya jelas lho dengan perintah itu(untuk Orang Yahudi dilarang (memakan jelas gak? beda gak memakan dengan menyentuh ?) seluruh yang mempunyai cakar dan dari ternak sapi dan domba dilarang lemaknya kecuali yang bersatu di bagian punggung, dll dll….
Nanti anda bilang perlu hadits lagi….
salam
LOGIC
Juli 3, 2009 at 2:10 pm
rame…,bagus kata kandidat no 2 LANJUTKAN.kata kandidat 3 lebih cepat lebih baik.. kata no 1 mari kita tingkatkan PRO RAHMATAN LILALAMIN dengan menjaga niat,ucap dan perbuatan
Juli 4, 2009 at 1:26 pm
untuk nona logic..
maaf saya orang bodoh mau ikut komentar,saya bodoh karena saya engak bisa baca alquran dan lain2 ,saya juga maaf engak pernah sholat,puasa,dll.bolehlah saya terima klo memang saya kafir,tapi klo liat orang pada bahas jadi gregetan,apa emang harus begitu?saya pernah mukim di jepang jerman,amerika( maaf cuma jadi kuli).sesekulernya oang sana tidak pernah saling merasa diri paling benar apalagi dalam urusan keyakinan.saya jadi bingung dengan pola pikir saudari logic tentang alquran,haruskah sesempit itu,(menurut anda merasa modern tentang keislaman anda)terima kasih
Juli 6, 2009 at 3:19 am
Untuk Dewa,
saya tidak tahu anda bodoh atau tidak….
Fungsi saya cuma menyampaikan, menyampaikanpun di Indonesia ini menjadi bahan untuk diserang, saya tidak memaksa orang untuk mengikuti kepercayaan saya, yaitu Islam dengan kitab pedoman ALQURAN saja, sama spt anda mungkin bisa lihat di negara2 maju, sekelompok kecil orang teriak2 di taman kota meminta orang lain kembali ke Jesus atau gereja(ini sering saya amati di negara2 maju)
Saya disini hanya ingin menyampaikan, betapa bahwa kelompok besar org yang mengaku beragama islam disini sebenarnya ‘flipped’ oleh kepercayaan mereka kepada kitab lain buatan manusia, yaitu kitab hadist yang fungsinya dan kelasnya sebenarnya serupa dengan injil sekarang(manusia menceritakan manusia)
Inilah yang penting untuk diketahui secara logika fikiran, bahwa kita tidak boleh mengorbankan info ALQURAN dan memetik hikmah ALQURAN dengan cara menggunakan kitab lain sedangkan jelas2 Allah menyatakan di ALQURAN bahwa ALQURAN itu jelas dan detail, telah sempurna dll.
Begitu saja, jangan adukkan theologi monotheisme kembali menjadi persatuan antara Allah-Nabi-Ulama dll spt di agama lain….
salam
LOGIC
Juli 6, 2009 at 7:45 am
terima kasih,saya tidak mempermasalahkan masalah keyakinan yang saya permasalahkan adalah sikap dan tatabahasa anda ,seakan akan anda mendoktrin orang bahwa anda adalah paling benar,dan paham anda adalah paham yang eklusif.maaf saya pernah bertanya kepada almarhum” cak nuR” yang namanya muhamad aja engak berani menilai tingkat ketakwaan seseoarang,koq..anda berani sekali bahwa orang islam di indonesia ….,klo mau sekuler ya buat sendiri aja.klo anda mau syiar silahkan saja dengan cara yang santun dan tidak menyinggung perasaan umat yang lain,maaf bukan saya sok moralis saya hanya berusaha agar imbang saja dalam memberikan informasi tks
‘
Juli 6, 2009 at 9:46 am
@logic
anda sendiri mengeluarkan hadist 1000x bikinan anda sendiri untuk mempertahankan/memperkuat argumen anda ,berarti anda sama dengan yang orang2 serta saya ,suka makan hadist, ijma he… he….,mana ada sih …yang tafsirnya bisa sama dalam memaknai arti quran.semua tergantung keilmuannya(mo ilmu apa aja),dan pengalaman hidupnya dalam memaknai dan mengambil hikmah dalam hidup ini.contoh saat ini anda blm menikah maka anda bisa bersikap begini,tapi klo anda sudah menikah mau tak mau suka tak suka anda harus berubah sikap karena ada orang lain di sebelah anda,hukum dalam quran itu tidak kaku tapi fleksibel.silahkan anda memaknai dan mengambil hikmah hidup ini.semoga anda bijaksana …,
Juli 6, 2009 at 10:19 am
Lho…saudara2 masih melayani si logic ini ? ya tape de…tapi ya silakan saja sih mudah2an ada hidayah lewat tulisan saudara2, mudah2an si logic ini sadar dan diberikan hidayah-Nya ( dan kita semua juga dong )
Kalau evaluasi saya thd si logic ini sudah terang benderang, ni orang sebenarnya masi baru dalam beragama
( jadi masih takjub dengan mukjizat qur’an dalam hal penciptaan alam semesta, tumbuh2an penciptaan manusia, kemukjizadan sastra dan angka2 di qur’an, kemukjizadan fakta sejarah. misalkan pnemuan fir’aun, keteraturan galaxi, kisah Nabi Nuh dan sebagainya )
Ya..istilahnya senang dg karangan2 Harun Yahya
Tidak jelek kok, silakan saja kagum dengan hal2 spt itu, namanya juga orang ber-iman, mudah2an dari hal2 spt itu keimanannya bertambah semakin tebal.
Tapi kita tahu dalam agama Islam, pemahaman teks suci tidak bisa dipahami sendirian.
Pemahaman kitab suci harus dipelajari juga dari latar belakang dan sejarah si pembawa risalah.
MEMAHAMI QUR’AN TANPA MEMPELAJARI SEJARAH DAN LATAR BELAKAN MUHAMMAD NISCAYA GELAP.
( sy pikir tidak usah berpanjang lebar membuktikan premise ini, paling mudah dengan CONTOH )
Betul dg tingkat pemahaman spt logic ini kita harus memberikan contoh saja, tdk perlu menggunakan uraian panjang lebar.
Karena itu sengaja saya memberikan 1 contoh yang mudah yaitu masalah ibadah ritual.
Sudah sy duga dia tidak bisa menjawab pertanyaan saya dan seperti biasanya akan melingkar2 tidak tentu arah.
Padahal itu pertanyaan gampang,
Jika benar tidak perlu melihat hadits coba jelaskan :
1. Berapa jumlah rakaat shalat
( contoh shubuh ada 2 rakaat, dhuhur 4, ashar 4, maghrib 3, isya 4 )
Coba keluarkan dalil Naqli-nya dimana akan ditemukan jumlah rakaatnya masing2 shalat tsb. Saya yakin sampai botak juga ga bakal ketemu.
2. Ada berapa jenis shalat
( contoh ada shalat shubuh, dhuhur, ashar,maghrib, isya, shalat mayat, shalat gaib )
Paling banter nemunya juga shalat wustha, shubuh, ashar.
Ayo coba kasi dalil Naqli-nya, dimana di Qur’an yang menjelaskan jenis2 shalat tsb.
Kalau orang yang berakal dan mau mengakui kebenaran, insyaallah akan mengakui bahwa untuk memahami Qur’an niscaya membutuhkan hadits.
Hadits, emang kenapa dengan hadits, Lha wong qur’an saja nyuruh ngikutin muhammad, nih cukilan qur’annya :
“Sesungguhnya telah ada pada Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu bagi orang yang mengharap Allah dan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”
Kalau tidak mau mengikuti suri tauladan muhammad ( rasulullah ) niscaya membuang 1 ayat di atas.
Akibatnya apa.
Akan gelap beragamanya, karena tidak menggunakan akal dengan baik. tidak ber-ilmu dengan baik.
Khawatirnya apa.
Tidak menggunakan akal, akan gelap beragama, akan gila beragama. Mengapa ada gila beragama ?
Lha iya, orang yang gila akan berbuat TANPA HUKUM.
Alias beragama seenaknya sendiri, menafsirkan agama seenaknya sendiri, menafsirkan ibadah seenaknya sendiri, menafsirkan akhlaq seenaknya sendiri.
Gimana ga seenaknya sendiri. lha wong disuruh ngikutin rasulullah ga mau, padahal yang nyuruh qur’an juga
Lho tapi ya patut disyukuri lah, sudah beriman, asal JANGAN KELAMAAN GILAnya.
Ayo patuhi HUKUM dan KAIDAH AGAMA dengan BENAR secepatnya, biar selamat.
Biar bisa jawab pertanyaan saya di atas tadi itu dengan mudah.
Tapi penting ndak sih. kamu bilang di tulisan sebelumnya ndak penting mempelajari kehidupan muhammad.
Ah kasian kamu dik…kasian…kamu belajar agama dimana sih kok sampai punya akal ruwet kayak gitu.
Tapi penting ndak sih. kamu bilang lagi di tulisan sebelumnya ndak penting aku belajar hadits dan ga peduli.
Ah kasian kamu dik..kasian..kamu belajar agama sama siapa sih kok sampai ga karuan begitu.
Ditanya asal muasal dan tata cara shalat saja tidak bisa jawab.
APA KATA DUNIA ??
Mending kamu belajar dulu yg bener, ngaji yang bener, belajar aqidah yg bener, belajar tauhid yang bener, belajar apa itu sifat dan asma ( seperti saudara heulang sarankan ), buka tu qur’an nya cari masing2 dalilnya, jangan minta2 orang lain buka qur’an, lha kamu sendiri malah ketahuan masih nanya2 ayat2nya dimana..
Ah.. kasian kamu dik.
Nah, kalau sudah belajar bener, ayo kita beradu masalah lain2nya, misalkan tentang apakah Muhammad negosiasi dengan Allah, Musa melihat allah, syafaat di hari kiamat dan hal2 lain yang metafisik / ghoib
( astaghfirullah..mudah2an sy tidak sedang sombong nih…astaghfirullah … 99x )
Tapi penting ndak sih ?
KESIMPULAN :
Saran utk kamu logic
1. Ngaji yg bener
2. Ngaji aqidah yg bener
3. Ngaji ibadah yg bener
4. Ngaji akhlaq yg bener
5. Ngaji haram – halal yg bener
Kalau sudah jangan lupa dipraktekkan, biar hatimu tidak sombong dan awas.
Kalau tidak…
ditanya asal muasal dan tata cara shalat tidak bisa.
APA KATA DUNIA ??
ateng bawa kayu
paratengkyu
tengkyu
Juli 6, 2009 at 10:31 am
@ Dewa
Wah namanya seyem juga, dewa kematian apa dewa keberuntungan nih….mudah2an dewa keberuntungan dech..amin
Oya sy jg tdk mempermasalahkan aqidah masing2 orang, kan sudah jelas hukumnya “tidak ada paksaan dalam ber-agama.
Mau ngotot gimana2 di forum ini juga percuma, bener lho percuma, ngabisin jatah internetan kantor doank, tapi coba lihat hikmah apa yg bisa kita ambil dg nulis2 gini..
ga banyak, paling jg mari tingkatkan ukhuwah islamiyah agar senantiasa kaum kita semakin maju.
Iya, itu hikmah yg sy ingin tularkan disini.
Karena namanya hikmah ya jangan di debat ya boss, mending kita ketemuan di starbucks apa di masjid terus kita bahas pelan2 sambil minum kopi dan singkong goreng…o..enaknya…
Salam kenal saja dech, mudah2an anda selalu dalam naungan lindungan-Nya dan sukses dalam kehidupan anda…begitu juga saya.. amien…
begitu boss Dewa…yg punya Mata Dewa…
paratengkyu
Juli 6, 2009 at 10:39 am
@ Heulang,
Wah saya protes keras boss, butuh 2 hari untuk menerjemahkan tulisan anda.
Itu sih bukan bahasa sunda, itu mah bahasa orang pajajaran
alias…kuno tenan.
tapi ya wis, sy terimakasih sudah menjawabpostingan saya.
Emang sy nanya apaan sih, bentar sy tengok ke atas dulu..
Oke iman dari iblis ti kenca dan iman perbawa kapangeranan
Komentar saya, gampang saja, sbb. :
“sebabna terjemahanna aingna belum jangkepna,mintana harina dua harina dei ya”
he..he…..
Pisss mannnn
Juli 6, 2009 at 10:45 am
@ adi isa, pancasilais, mubaroq, geblek, anti logic
eh anda2 betul juga,
nih yg punya forum .. si habib sudah kabur
kabur tenan
.
.
.
kite disuruh jaga gawang
APA KATA DUNIA…
Juli 6, 2009 at 3:02 pm
biar saya doain saja nich doanya
BAYU PUPUH BAYU LUMPUH MANGKA RURUT KU MAHLUK MANGKA DINGDEUNG KU MANUSA MANGKA TALUK AWAK SIA KU AWAK AING, WONG SAJAGAT KABEH KAAWAK AING TI HAREUP PERBU MANGSA TITUKANG MALAIKAT OMBAK JAYA TI LUHUR MALAIKAT SANGKULINCER PUTIH TIKATUHU MALAIKAT SANYATA PUTIH TI KENCA MAKAIKAT JABANIAH ,TITIP DIRI SIA KA AWAK AING SANGSANG BADAN SIA KAAWK AING MIMITI CAI ASAL BANYU BALI LELES AGUNGNA ANU SAKABEH … PUIH..PUIH…SADAR DIA….., TERIMAKSIH ,MENYANNYA MANA YA…
Juli 7, 2009 at 2:33 am
Lho…saudara2 masih melayani si logic ini ? ya tape de…tapi ya silakan saja sih mudah2an ada hidayah lewat tulisan saudara2, mudah2an si logic ini sadar dan diberikan hidayah-Nya ( dan kita semua juga dong )
Kalau evaluasi saya thd si logic ini sudah terang benderang, ni orang sebenarnya masi baru dalam beragama
(Saya memang baru beberapa tahun terakhir ini memeluk Islam dengan Monotheisme yang kuat, sebelumnya saya mungkin sama seperti anda, percaya hadits dan kitab2 buatan manusia, saya bersyukur kepada Allah, Allah membuka matahati dan fikiran saya untuk kembali ke monotheisme yang benar, yang diajarkan Muhammad sesungguhnya dan membuang seluruh kepercayaan saya kepada kitab2 buatan manusia yang isinya saling bertentangan, membingungkan dan mengajak umat manusia ke jalan yang salah.)
( jadi masih takjub dengan mukjizat qur’an dalam hal penciptaan alam semesta, tumbuh2an penciptaan manusia, kemukjizadan sastra dan angka2 di qur’an, kemukjizadan fakta sejarah. misalkan pnemuan fir’aun, keteraturan galaxi, kisah Nabi Nuh dan sebagainya )
(Saya selalu takjub dengan mujizat Alquran, selain dia mengandung kunci dalam bentuk numerical untuk menjaga keasliannya, dia mensupport ke keyakinan saya akan Allah yang satu secara logika, dan menepis segala keragu2an. Bahkan saya sekarang yakin menyatakan bahwa sekarang kepercayaan saya akan Allah yang satu sebenarnya ditunjang oleh pemahaman logika, didukung oleh pengertian yang mendalam akan sifat Alquran yang lengkap, jelas dan rinci sebagaimana dinyatakan sendiri oleh Allah dalam ayat di Alquran. Tiada hari dimana hati saya tidak takjub, dan tiada hari hati saya berpaling dan bertanya. Semua jelas, sebagaimana seharusnya kita bersikap memaknai perjalanan hidup, perjalanan umat manusia, respon kita terhadap konstelasi dunia, semuanya diarahkan dengan jelas oleh Alquran agar kita bisa memetik hikmah dan mengedepankan nilai2 kemanusiaan dan menampik segala macam kebodohan yang sengaja atau tidak sengaja dimasukkan ke dalam pengertian ‘islam’ saat ini.)
Ya..istilahnya senang dg karangan2 Harun Yahya
(Tidak sedikitpun saya menyatakan diri saya berafiliasi dengan Harun Yahya, mungkin Adnan Oktar(Harun Yahya) sebenarnya berusaha membuat Alquran menarik tetapi dalam perjalanannya sebenarnya dia tidak melakukan pen’jamahan’ secara mendalam ke dalam Alquran sehingga apa yang dia publikasikan sebenarnya diselipi pengetahuan2 popular yang dia anggap relevan untuk me’ngajuk’ jiwa agar tahu bahwa Alquran sangat rasional dan bersifat tidak bertentangan. Tetapi karena sebenarnya tidak mendalami, dia menolak mentah2 segala teori evolusi meskipun Alquran menyatakan berulangkali tentang evolusi dalam bentuk pemahaman yang berbeda dengan teori evolusi sekarang.)
(Kesalahan mendalam Adnan Oktar adalah membentuk pengikut/organisasi/sekte yang sebenarnya tidak diperlukan oleh umat islam dan mungkin saat ini beliau sedang menghadapi masalah di negaranya(Turki) karena tuduhan2 dan isu2 bahwa ada hal2 yang buruk terjadi dalam organisasi yang dia buat. Sekali lagi, Alquran menentang dengan keras segala macam bentuk peng’idola’an, penghormatan yang berlebihan terhadap sosok manusia, bahkan terhadap rasul yang dia karuniakan dan dia tugaskan sebagai penyampai kebenaran akan bertuhan satu, berbuat baik bagi kemanusiaan dan percaya akan hari akhir sekalipun. Rasul2 tidak pernah meminta agar mereka dijadikan sekutu dalam bertuhan, bahkan mereka akan tercengang2 di hari akhir nanti dan memberitahu kepada Allah bahwa mereka tidaklah mengajarkan yang demikian(hal ini bisa ditemukan di Alquran bagaimana Isa dan Muhammad ditanya tentang orang2 yang katanya mengikuti ajaran mereka.)
Tidak jelek kok, silakan saja kagum dengan hal2 spt itu, namanya juga orang ber-iman, mudah2an dari hal2 spt itu keimanannya bertambah semakin tebal.
Tapi kita tahu dalam agama Islam, pemahaman teks suci tidak bisa dipahami sendirian.
Pemahaman kitab suci harus dipelajari juga dari latar belakang dan sejarah si pembawa risalah.
MEMAHAMI QUR’AN TANPA MEMPELAJARI SEJARAH DAN LATAR BELAKAN MUHAMMAD NISCAYA GELAP.
(Kembali disini, tugas Muhammad hanya menyampaikan dan itu telah selesai, beliau mendapat rakhmat dan karunia yang besar dari Allah, beliau akan berada di tempat yang mulia di hari akhir nanti. Meskipun demikian, apa yang diajarkan beliau hanyalah Alquran, tidak ada selain itu, jika satu dua orang melihat perilakunya yang baik dan lurus memang itulah yang dia terapkan. Dia menerapkan kekeuasaannya dalam respon kefihak lain secara bijak, anti kekerasan, mafhum akan kelemahan manusia dan sangat toleran karena memang Alquran mengajarkan demikian.)
( sy pikir tidak usah berpanjang lebar membuktikan premise ini, paling mudah dengan CONTOH )
Betul dg tingkat pemahaman spt logic ini kita harus memberikan contoh saja, tdk perlu menggunakan uraian panjang lebar.
Karena itu sengaja saya memberikan 1 contoh yang mudah yaitu masalah ibadah ritual.
Sudah sy duga dia tidak bisa menjawab pertanyaan saya dan seperti biasanya akan melingkar2 tidak tentu arah.
Padahal itu pertanyaan gampang,
Jika benar tidak perlu melihat hadits coba jelaskan :
1. Berapa jumlah rakaat shalat
( contoh shubuh ada 2 rakaat, dhuhur 4, ashar 4, maghrib 3, isya 4 )
Coba keluarkan dalil Naqli-nya dimana akan ditemukan jumlah rakaatnya masing2 shalat tsb. Saya yakin sampai botak juga ga bakal ketemu.
2. Ada berapa jenis shalat
( contoh ada shalat shubuh, dhuhur, ashar,maghrib, isya, shalat mayat, shalat gaib )
Paling banter nemunya juga shalat wustha, shubuh, ashar.
(Saya tidak akan menghujat Alquran dengan menyatakan bahwa Alquran tidak jelas dalam jumlah rakaat, waktu shalat dan tatacara ibadah lainnya. Waktu shalat dinyatakan di Alquran dan jangan berfikiran terbalik, jika Alquran berbeda dengan yang orang kebanyakan ikuti(dan anda termasuk didalamnya) maka Alquran salah. Alquran tidak pernah salah. Ayat2nya konsisten dan tak pernah dibatalkan. Dia memberikan tuntunan akan waktu2 shalat, di 2 ujung malam dan pertengahan antaranya. Dia juga mengindikasikan jumlah rakaatnya saat menjelaskan shalat pada saat orang dalam ketakutan dan peperangan, jika shalat sekarang yang anda jalani anda rasa berbeda dengan Alquran maka bertanyalah pada diri anda, apakah anda akan mengikuti Alquran atau mengikuti kitab2 lain yang ditulis manusia ?)
(Jejak2 shalat ada di agama2 lain sd saat ini, gerakan ruku’ dan sujud serta memulikan Allah ada di agama lain, tetapi Alquran menyatakan bahwa ada kaum yang kehilangan perintah shalat tersebut, jangan anda berfikir hanya kelompok sekarang yang melakukan shalat, manusia setelah Ibrahim telah melakukan shalat, karena tatacara ibadah diajarkan ke Ibrahim(menurut Alquran), dan hal ini di’awet’kan secara turun temurun oleh dua kaum bersaudara, Arab dan Yahudi. Salah satu saudaranya yaitu Yahudi dari garis keturunan Ibrahim melalui Ishak(demikian yang dipercaya) kehilangan perintah shalat ini tetapi masih dapat dilihat jejaknya pada aliran Yahudi ortodoks, mereka masih menyimpan ruku dan sujud sebagai bagian besar dari gerakan ritual shalat. Kaum arab, sebagai saudara mereka menyimpan ajaran Ibrahim ini, tetapi mereka mencampuradukkannya dengan kepercayaan kepada hal yang lain untuk menjadi tuhan mereka sehingga Allah mengingatkan bahwa shalat mereka hanya sekedar main2 saja di sekitar Ka’bah itu. Muhamad diperintahkan shalat dan mengikuti ajaran Ibrahim, Allah menyatakan bahwa Ibrahim adalah orang yang benar untuk diikuti dan Muhammad tahu bagaimana menjalankan shalat saat diperintahkan. Hal ini tidak perlu diperdebatkan lagi karena kalau debatnya tidak dengan logika maka yang terjadi adalah hujat menghujat antara apakah orang mengikuti Muhammad dengan bantuan hadits2 buatan manusia itu atau Muhammad mengikuti Ibrahim karena diberitahu oleh Allah bahwa Ibrahim adalah orang yang benar.)
Ayo coba kasi dalil Naqli-nya, dimana di Qur’an yang menjelaskan jenis2 shalat tsb.
Kalau orang yang berakal dan mau mengakui kebenaran, insyaallah akan mengakui bahwa untuk memahami Qur’an niscaya membutuhkan hadits.
(Kalau orang yang berakal dan mau mengakui kebenaran niscaya jelas2 mereka akan menemukan banyak kesalahan dan pertentangan dalam hadits dan mereka tidak akan mau mengikutinya.)
Hadits, emang kenapa dengan hadits, Lha wong qur’an saja nyuruh ngikutin muhammad, nih cukilan qur’annya :
“Sesungguhnya telah ada pada Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu bagi orang yang mengharap Allah dan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”
Kalau tidak mau mengikuti suri tauladan muhammad ( rasulullah ) niscaya membuang 1 ayat di atas.
(Mengikuti suri tauladan Muhammad tidak sama dengan mengikuti hadits, anda salah menyimpulkan hal ini. Jika tidak ada yang menulis hadits maka berarti anda tak bisa mengikuti suri tauladan Muhammad ? Bahkan tentang apakah Muhammad menyuruh menuliskan hadits pun anda akan menemui pertentangan satu hal dengan yang lainnya. Muhammad hanya ditugaskan menyampaikan Alquran dan itu saja, beliau telah menjalankan tugasnya dengan baik dan Allah telah mengarahkannya agar kukuh dan teguh untuk menyampaikan hal yang berbahaya ini(hal ini berbahaya karena menyampaikan ketuhanan satu dan kembali pada ajaran Ibrahim sebenarnya bertentangan dengan arus politik saat itu. Dan Muhammad dengan gagah berani melakukannya, sama seperti Isa, melakukannya dengan gagah berani, bahwa ulama2 Yahudi itu salah dia menyatakannya secara terang2an tanpa ketakutan. Bahkan Allah mengancam Muhammad jika dia mencoba melunakkan ajarannya dengan menambahkan sesuatu yang membuat kaum Arab saat itu senang hanya agar mereka mau mengikuti apa yang diajarkan Muhammad tentang kebenaran tauhid, berbuat baik dan kepercayaan akan hari akhir dimana tiada satu penolong, hanya Allah, tidak ditambah Lat, Manna dan Huza, atau Isa(bagi pemeluk kristiani saat ini).)
Akibatnya apa.
Akan gelap beragamanya, karena tidak menggunakan akal dengan baik. tidak ber-ilmu dengan baik.
Khawatirnya apa.
Tidak menggunakan akal, akan gelap beragama, akan gila beragama. Mengapa ada gila beragama ?
Lha iya, orang yang gila akan berbuat TANPA HUKUM.
Alias beragama seenaknya sendiri, menafsirkan agama seenaknya sendiri, menafsirkan ibadah seenaknya sendiri, menafsirkan akhlaq seenaknya sendiri.
Gimana ga seenaknya sendiri. lha wong disuruh ngikutin rasulullah ga mau, padahal yang nyuruh qur’an juga
Lho tapi ya patut disyukuri lah, sudah beriman, asal JANGAN KELAMAAN GILAnya.
Ayo patuhi HUKUM dan KAIDAH AGAMA dengan BENAR secepatnya, biar selamat.
(Alquran memberikan perintah2 umum akan hukum dan semangat Alquran adalah mencari yang terbaik dengan menimbang kemanusiaan, rasa keadilan dan Allah maha mengetahui perjalanan hidup sosial umat manusia. Alquran tidak ada mengajarkan agar anda menghukum mati manusia, menghukum rajam orang yang berzinah, memotong tangan pencuri, membedakan hukum antara budak dan majikan, dari kitab2 lainlah anda mendapatkan ajaran itu. Alquran menyamakan manusia per manusia, kaum per kaum dan semangatnya memutus kelas2 sosial di masyarakat Arab saat itu, tidak ada lagi budak dan majikan yang berbeda kelas, tidak ada lagi orang yang dihukum tanpa kepastian, dan Allah memperlakukan wanita dengan sangat adil, tepat dan penuh perlindungan. Bukankah di dunia ini dan dunia islam sd berada di abad ini kita masih menemukan masalah dalam hal kelas2 sosial ini ? Masih ada manusia memperlakukan manusia lain sebagai budak, masih ada hukum tanpa kekuatan saksi, dan bahkan Allah menjamin kebenaran dan hukuman langsung dariNya dengan cara bersumpah atas namanya.)
Biar bisa jawab pertanyaan saya di atas tadi itu dengan mudah.
Tapi penting ndak sih. kamu bilang di tulisan sebelumnya ndak penting mempelajari kehidupan muhammad.
(Kapan saya menyatakan tidak penting untuk mempelajari kehidupan Muhammad? Anda boleh mempelajari kehidupan Muhammad, bahkan kehidupan siapapun boleh anda pelajari. Penting atau tidaknya itu relatif dalam kehidupan anda.)
Ah kasian kamu dik…kasian…kamu belajar agama dimana sih kok sampai punya akal ruwet kayak gitu.
(Saya justru kasihan pada anda, anda tidak bisa menemukan semangat ‘islam’ seperti yang diajarkan Alquran.)
Tapi penting ndak sih. kamu bilang lagi di tulisan sebelumnya ndak penting aku belajar hadits dan ga peduli.
Ah kasian kamu dik..kasian..kamu belajar agama sama siapa sih kok sampai ga karuan begitu.
Ditanya asal muasal dan tata cara shalat saja tidak bisa jawab.
(Saya sudah jawab asal muasal shalat di postingan sebelum ini, sayangnya anda tak mau membaca dan berfikir. Di tulisan ini saya tuliskan kembali tadi dalam hubungannya shalat Ibrahim-Yahudi-Arab dan keturunannya, kaum yang dikatakan kehilangan perintah shalat oleh Allah dll-dll. Saya bahkan memberikan petunjuk agar anda membuka Alquran anda dan menemukan waktu2 shalat dan jumlah rakaatnya.)
APA KATA DUNIA ??
Mending kamu belajar dulu yg bener, ngaji yang bener, belajar aqidah yg bener, belajar tauhid yang bener, belajar apa itu sifat dan asma ( seperti saudara heulang sarankan ), buka tu qur’an nya cari masing2 dalilnya, jangan minta2 orang lain buka qur’an, lha kamu sendiri malah ketahuan masih nanya2 ayat2nya dimana..
Ah.. kasian kamu dik.
Nah, kalau sudah belajar bener, ayo kita beradu masalah lain2nya, misalkan tentang apakah Muhammad negosiasi dengan Allah, Musa melihat allah, syafaat di hari kiamat dan hal2 lain yang metafisik / ghoib
(Saya tidak ingin beradu dengan anda dalam hal ini, saya hanya ingin beradu hanya dalam pengertian di Alquran saja. Saya tidak akan beradu dengan anda tentang cerita di hadits bahwa Muhammad bolak balik meminta agar jumlah shalat diturunkan dalam sehari karena cerita2 spt itu tidak ada di Alquran. Saya tidak bicara metafisik karena Alquran menjelaskannya dengan gamblang dan konsistent, bahwa Musa sesungguhnya tidak akan sanggup melihatnya dll dikatakan berulang2 di Alquran, anda tidak perlu sesuatu yang metafisik dan gaib untuk mengerti kalimat ini, tidak perlu anda belajar jauh2 ke Mesir untuk mengerti kalimat ini.)
( astaghfirullah..mudah2an sy tidak sedang sombong nih…astaghfirullah … 99x )
(Semoga memang anda tidak sedang sombong.)
Tapi penting ndak sih ?
KESIMPULAN :
Saran utk kamu logic
1. Ngaji yg bener
2. Ngaji aqidah yg bener
3. Ngaji ibadah yg bener
4. Ngaji akhlaq yg bener
5. Ngaji haram – halal yg bener
Kalau sudah jangan lupa dipraktekkan, biar hatimu tidak sombong dan awas.
(Saya tidak sombong dengan penegrtian saya, saya hanya mengatakan bahwa pengertian saya didasari dan dilandasi oleh pemahaman yang mendalam dari Alquran saja, karena hanya Alquran saja maka akan bertentangan dengan anda karena anda menambahkan hadits dalam pemahaman religiusitas anda, makanya kita akan bertentangan. Begitu saja.)
Kalau tidak…
ditanya asal muasal dan tata cara shalat tidak bisa.
(Saya telah menjelaskan kepada anda asal muasal shalat seperti di dalam Alquran, siapa yang diajarkan pertama kali tentang ritual, mengapa Muhammad diberitahu Allah bahwa shalat kaum Arab saat itu hanya olok2 belaka, saya justru heran dengan anda kalau anda tak bisa menemukan hal ini di Alquran dan menyimpulkannya menjadi pengertian mendasar dalam kepercayaan anda. Padahal katanya anda membaca Alquran….tapi memang Alquran hanya untuk mereka yang mau berfikir.)
APA KATA DUNIA ??
ateng bawa kayu
paratengkyu
tengkyu
Juli 7, 2009 at 4:55 am
Untuk Menjawab Nonga:
(Saya memang baru beberapa tahun terakhir ini memeluk Islam dengan Monotheisme yang kuat, sebelumnya saya mungkin sama seperti anda, percaya hadits dan kitab2 buatan manusia, saya bersyukur kepada Allah, Allah membuka matahati dan fikiran saya untuk kembali ke monotheisme yang benar, yang diajarkan Muhammad sesungguhnya dan membuang seluruh kepercayaan saya kepada kitab2 buatan manusia yang isinya saling bertentangan, membingungkan dan mengajak umat manusia ke jalan yang salah.)
(Saya selalu takjub dengan mujizat Alquran, selain dia mengandung kunci dalam bentuk numerical untuk menjaga keasliannya, dia mensupport ke keyakinan saya akan Allah yang satu secara logika, dan menepis segala keragu2an. Bahkan saya sekarang yakin menyatakan bahwa sekarang kepercayaan saya akan Allah yang satu sebenarnya ditunjang oleh pemahaman logika, didukung oleh pengertian yang mendalam akan sifat Alquran yang lengkap, jelas dan rinci sebagaimana dinyatakan sendiri oleh Allah dalam ayat di Alquran. Tiada hari dimana hati saya tidak takjub, dan tiada hari hati saya berpaling dan bertanya. Semua jelas, sebagaimana seharusnya kita bersikap memaknai perjalanan hidup, perjalanan umat manusia, respon kita terhadap konstelasi dunia, semuanya diarahkan dengan jelas oleh Alquran agar kita bisa memetik hikmah dan mengedepankan nilai2 kemanusiaan dan menampik segala macam kebodohan yang sengaja atau tidak sengaja dimasukkan ke dalam pengertian ‘islam’ saat ini.)
(Tidak sedikitpun saya menyatakan diri saya berafiliasi dengan Harun Yahya, mungkin Adnan Oktar(Harun Yahya) sebenarnya berusaha membuat Alquran menarik tetapi dalam perjalanannya sebenarnya dia tidak melakukan pen’jamahan’ secara mendalam ke dalam Alquran sehingga apa yang dia publikasikan sebenarnya diselipi pengetahuan2 popular yang dia anggap relevan untuk me’ngajuk’ jiwa agar tahu bahwa Alquran sangat rasional dan bersifat tidak bertentangan. Tetapi karena sebenarnya tidak mendalami, dia menolak mentah2 segala teori evolusi meskipun Alquran menyatakan berulangkali tentang evolusi dalam bentuk pemahaman yang berbeda dengan teori evolusi sekarang.)
(Kesalahan mendalam Adnan Oktar adalah membentuk pengikut/organisasi/sekte yang sebenarnya tidak diperlukan oleh umat islam dan mungkin saat ini beliau sedang menghadapi masalah di negaranya(Turki) karena tuduhan2 dan isu2 bahwa ada hal2 yang buruk terjadi dalam organisasi yang dia buat. Sekali lagi, Alquran menentang dengan keras segala macam bentuk peng’idola’an, penghormatan yang berlebihan terhadap sosok manusia, bahkan terhadap rasul yang dia karuniakan dan dia tugaskan sebagai penyampai kebenaran akan bertuhan satu, berbuat baik bagi kemanusiaan dan percaya akan hari akhir sekalipun. Rasul2 tidak pernah meminta agar mereka dijadikan sekutu dalam bertuhan, bahkan mereka akan tercengang2 di hari akhir nanti dan memberitahu kepada Allah bahwa mereka tidaklah mengajarkan yang demikian(hal ini bisa ditemukan di Alquran bagaimana Isa dan Muhammad ditanya tentang orang2 yang katanya mengikuti ajaran mereka.)
(Kembali disini, tugas Muhammad hanya menyampaikan dan itu telah selesai, beliau mendapat rakhmat dan karunia yang besar dari Allah, beliau akan berada di tempat yang mulia di hari akhir nanti. Meskipun demikian, apa yang diajarkan beliau hanyalah Alquran, tidak ada selain itu, jika satu dua orang melihat perilakunya yang baik dan lurus memang itulah yang dia terapkan. Dia menerapkan kekeuasaannya dalam respon kefihak lain secara bijak, anti kekerasan, mafhum akan kelemahan manusia dan sangat toleran karena memang Alquran mengajarkan demikian.)
(Saya tidak akan menghujat Alquran dengan menyatakan bahwa Alquran tidak jelas dalam jumlah rakaat, waktu shalat dan tatacara ibadah lainnya. Waktu shalat dinyatakan di Alquran dan jangan berfikiran terbalik, jika Alquran berbeda dengan yang orang kebanyakan ikuti(dan anda termasuk didalamnya) maka Alquran salah. Alquran tidak pernah salah. Ayat2nya konsisten dan tak pernah dibatalkan. Dia memberikan tuntunan akan waktu2 shalat, di 2 ujung malam dan pertengahan antaranya. Dia juga mengindikasikan jumlah rakaatnya saat menjelaskan shalat pada saat orang dalam ketakutan dan peperangan, jika shalat sekarang yang anda jalani anda rasa berbeda dengan Alquran maka bertanyalah pada diri anda, apakah anda akan mengikuti Alquran atau mengikuti kitab2 lain yang ditulis manusia ?)
(Jejak2 shalat ada di agama2 lain sd saat ini, gerakan ruku’ dan sujud serta memulikan Allah ada di agama lain, tetapi Alquran menyatakan bahwa ada kaum yang kehilangan perintah shalat tersebut, jangan anda berfikir hanya kelompok sekarang yang melakukan shalat, manusia setelah Ibrahim telah melakukan shalat, karena tatacara ibadah diajarkan ke Ibrahim(menurut Alquran), dan hal ini di’awet’kan secara turun temurun oleh dua kaum bersaudara, Arab dan Yahudi. Salah satu saudaranya yaitu Yahudi dari garis keturunan Ibrahim melalui Ishak(demikian yang dipercaya) kehilangan perintah shalat ini tetapi masih dapat dilihat jejaknya pada aliran Yahudi ortodoks, mereka masih menyimpan ruku dan sujud sebagai bagian besar dari gerakan ritual shalat. Kaum arab, sebagai saudara mereka menyimpan ajaran Ibrahim ini, tetapi mereka mencampuradukkannya dengan kepercayaan kepada hal yang lain untuk menjadi tuhan mereka sehingga Allah mengingatkan bahwa shalat mereka hanya sekedar main2 saja di sekitar Ka’bah itu. Muhamad diperintahkan shalat dan mengikuti ajaran Ibrahim, Allah menyatakan bahwa Ibrahim adalah orang yang benar untuk diikuti dan Muhammad tahu bagaimana menjalankan shalat saat diperintahkan. Hal ini tidak perlu diperdebatkan lagi karena kalau debatnya tidak dengan logika maka yang terjadi adalah hujat menghujat antara apakah orang mengikuti Muhammad dengan bantuan hadits2 buatan manusia itu atau Muhammad mengikuti Ibrahim karena diberitahu oleh Allah bahwa Ibrahim adalah orang yang benar.)
(Kalau orang yang berakal dan mau mengakui kebenaran niscaya jelas2 mereka akan menemukan banyak kesalahan dan pertentangan dalam hadits dan mereka tidak akan mau mengikutinya.)
(Mengikuti suri tauladan Muhammad tidak sama dengan mengikuti hadits, anda salah menyimpulkan hal ini. Jika tidak ada yang menulis hadits maka berarti anda tak bisa mengikuti suri tauladan Muhammad ? Bahkan tentang apakah Muhammad menyuruh menuliskan hadits pun anda akan menemui pertentangan satu hal dengan yang lainnya. Muhammad hanya ditugaskan menyampaikan Alquran dan itu saja, beliau telah menjalankan tugasnya dengan baik dan Allah telah mengarahkannya agar kukuh dan teguh untuk menyampaikan hal yang berbahaya ini(hal ini berbahaya karena menyampaikan ketuhanan satu dan kembali pada ajaran Ibrahim sebenarnya bertentangan dengan arus politik saat itu. Dan Muhammad dengan gagah berani melakukannya, sama seperti Isa, melakukannya dengan gagah berani, bahwa ulama2 Yahudi itu salah dia menyatakannya secara terang2an tanpa ketakutan. Bahkan Allah mengancam Muhammad jika dia mencoba melunakkan ajarannya dengan menambahkan sesuatu yang membuat kaum Arab saat itu senang hanya agar mereka mau mengikuti apa yang diajarkan Muhammad tentang kebenaran tauhid, berbuat baik dan kepercayaan akan hari akhir dimana tiada satu penolong, hanya Allah, tidak ditambah Lat, Manna dan Huza, atau Isa(bagi pemeluk kristiani saat ini).)
(Alquran memberikan perintah2 umum akan hukum dan semangat Alquran adalah mencari yang terbaik dengan menimbang kemanusiaan, rasa keadilan dan Allah maha mengetahui perjalanan hidup sosial umat manusia. Alquran tidak ada mengajarkan agar anda menghukum mati manusia, menghukum rajam orang yang berzinah, memotong tangan pencuri, membedakan hukum antara budak dan majikan, dari kitab2 lainlah anda mendapatkan ajaran itu. Alquran menyamakan manusia per manusia, kaum per kaum dan semangatnya memutus kelas2 sosial di masyarakat Arab saat itu, tidak ada lagi budak dan majikan yang berbeda kelas, tidak ada lagi orang yang dihukum tanpa kepastian, dan Allah memperlakukan wanita dengan sangat adil, tepat dan penuh perlindungan. Bukankah di dunia ini dan dunia islam sd berada di abad ini kita masih menemukan masalah dalam hal kelas2 sosial ini ? Masih ada manusia memperlakukan manusia lain sebagai budak, masih ada hukum tanpa kekuatan saksi, dan bahkan Allah menjamin kebenaran dan hukuman langsung dariNya dengan cara bersumpah atas namanya.)
(Kapan saya menyatakan tidak penting untuk mempelajari kehidupan Muhammad? Anda boleh mempelajari kehidupan Muhammad, bahkan kehidupan siapapun boleh anda pelajari. Penting atau tidaknya itu relatif dalam kehidupan anda.)
(Saya justru kasihan pada anda, anda tidak bisa menemukan semangat ‘islam’ seperti yang diajarkan Alquran.)
(Saya sudah jawab asal muasal shalat di postingan sebelum ini, sayangnya anda tak mau membaca dan berfikir. Di tulisan ini saya tuliskan kembali tadi dalam hubungannya shalat Ibrahim-Yahudi-Arab dan keturunannya, kaum yang dikatakan kehilangan perintah shalat oleh Allah dll-dll. Saya bahkan memberikan petunjuk agar anda membuka Alquran anda dan menemukan waktu2 shalat dan jumlah rakaatnya.)
(Saya tidak ingin beradu dengan anda dalam hal ini, saya hanya ingin beradu hanya dalam pengertian di Alquran saja. Saya tidak akan beradu dengan anda tentang cerita di hadits bahwa Muhammad bolak balik meminta agar jumlah shalat diturunkan dalam sehari karena cerita2 spt itu tidak ada di Alquran. Saya tidak bicara metafisik karena Alquran menjelaskannya dengan gamblang dan konsistent, bahwa Musa sesungguhnya tidak akan sanggup melihatnya dll dikatakan berulang2 di Alquran, anda tidak perlu sesuatu yang metafisik dan gaib untuk mengerti kalimat ini, tidak perlu anda belajar jauh2 ke Mesir untuk mengerti kalimat ini.)
(Semoga memang anda tidak sedang sombong.)
(Saya tidak sombong dengan penegrtian saya, saya hanya mengatakan bahwa pengertian saya didasari dan dilandasi oleh pemahaman yang mendalam dari Alquran saja, karena hanya Alquran saja maka akan bertentangan dengan anda karena anda menambahkan hadits dalam pemahaman religiusitas anda, makanya kita akan bertentangan. Begitu saja.)
(Saya telah menjelaskan kepada anda asal muasal shalat seperti di dalam Alquran, siapa yang diajarkan pertama kali tentang ritual, mengapa Muhammad diberitahu Allah bahwa shalat kaum Arab saat itu hanya olok2 belaka, saya justru heran dengan anda kalau anda tak bisa menemukan hal ini di Alquran dan menyimpulkannya menjadi pengertian mendasar dalam kepercayaan anda. Padahal katanya anda membaca Alquran….tapi memang Alquran hanya untuk mereka yang mau berfikir.)
Juli 7, 2009 at 5:20 am
siapa yang berani menentang kalimat ini ?
“And do not uphold what you have no knowledge of. For the hearing, eyesight, and mind, all these you are responsible for.” (Al-Qur’an 17:36)
atau
“Dan jangan mengikuti apa2 yang engkau tidak mempunyai pengetahuan didalamnya. Untuk apa yang kau dengar, kau lihat dan kau fikirkan, seluruhnya engkau bertanggung jawab untuk itu”
dan siapa berani menentang ini :
“‘Shall I seek other than God as a judge when He has sent down to you this Scripture fully detailed?’ Those to whom We have given the Scripture know it is sent down from your Lord with truth; so do not be of those who have doubt. And the word of your Lord has been completed with truth and justice; there is no changing His words. He is the Hearer, the Knower.” (Al-Qur’an 6:114-115)
atau :
“haruskah saya mencari yang lain selain Tuhan sebagai penentu saat Dia telah mengirimkan/menurunkan kepada engkau tulisan2 ini/kitab ini secara sangat terperinci(kitab itu terperinci/detail, yaitu ALQURAN). Kepada siapapun yang dia telah berikan kitab mengetahui bahwa kitab itu diturunkan dari sisi Tuhan dengan kebenaran. Jadi janganlah menjadi orang2 yang mempunyai keraguan(dengan tidak mengikutinya dan percaya kitab lain buatan manusia).Dan kalimat Tuhanmu telah lengkap dengan kebenaran dan keadilan, TAK ADA LAGI PERUBAHAN PADA KALIMAT2NYA ITU. Dia maha mendengar, maha mengetahui.
Juli 7, 2009 at 7:05 am
biarin aja kenapa?,beliau saudari logic lagi mengalami mabuk kepayang dengan alqurannya…,
orang bicara cinta ,atas nama tuhanNYA sambil memaki ,mencaci ,membunuh berdasarkan keyakinan mereka…
tuhan ya tuhan namaMU di agungkan
disaat hidup,di pintu mati,waktu sengsara…
cinta ya cinta namamu diagungkan
disaat hidup di pintu mati,waktu sengsara…
cinta ya cinta , cinta ya cinta …tuhan..
tuhan ya tuhan ,tuhan ya tuhan …cinta
pernah ku berpaling dari cintaMU…
kemanapun ku pergi ,melangkah hanya ada cintaMU
cintamu wujud mutlak kemaujudanMU….
ahirnya ku lelah …..
ku berlabuh dalam cintaMU
Juli 7, 2009 at 7:20 am
@Aljabid
orang bicara cinta ,atas nama tuhanNYA sambil memaki ,mencaci ,membunuh berdasarkan keyakinan mereka…
Nah itu tuh kalau mengikuti fikiran di hadits2 ulama2, padahal Alquran tidak mengajarkan demikian….
Tolak ajaran yang bertentangan dengan Alquran, tolak ajaran O sa ma, tolak ajaran tentang I mam Mahdi, semua itu virus didalam agama Tauhid, bertentangan dengan prinsip logika dan kemanusiaan yang diajarkan Alquran tentang berperang dan tentang bahwa Muhammad lah nabi terakhir….
Tapi, menolak bukan berarti membunuh, karena Allah membebaskan manusia memilih apa yang dipercayainya….
salam
LOGIC
Juli 7, 2009 at 7:23 am
“And do not uphold what you have no knowledge of. For the hearing, eyesight, and mind, all these you are responsible for.” (Al-Qur’an 17:36)
atau
“Dan jangan mengikuti apa2 yang engkau tidak mempunyai pengetahuan didalamnya. Untuk apa yang kau dengar, kau lihat dan kau fikirkan, seluruhnya engkau bertanggung jawab untuk itu”
MANA MAU SAYA MELAKUKAN SESUATU DAN DATANG DARI TULISAN MANUSIA BERNAMA BUKHARY, MUSLIM, ABU DAWUD DLL KARENA MEREKA DI HARI AKHIR NANTI TIDAK AKAN BERTANGGUNG JAWAB KEPADA DIRI SAYA, SAYALAH YANG AKAN BERTANGGUNG JAWAB PADA APA YANG SAYA FIKIRKAN DAN JALANKAN, DAN SAAT INI SAYA TELAH MEMILIH MENGIKUTI ALQURAN SAJA….
SALAM DAMAI
LOGIC
Juli 7, 2009 at 7:24 am
“And do not uphold what you have no knowledge of. For the hearing, eyesight, and mind, all these you are responsible for.” (Al-Qur’an 17:36)
atau
“Dan jangan mengikuti apa2 yang engkau tidak mempunyai pengetahuan didalamnya. Untuk apa yang kau dengar, kau lihat dan kau fikirkan, seluruhnya engkau bertanggung jawab untuk itu”
MANA MAU SAYA MELAKUKAN SESUATU YANG PEDOMANNYA DATANG DARI TULISAN MANUSIA BERNAMA BUKHARY, MUSLIM, ABU DAWUD DLL KARENA MEREKA DI HARI AKHIR NANTI TIDAK AKAN BERTANGGUNG JAWAB KEPADA DIRI SAYA, SAYALAH YANG AKAN BERTANGGUNG JAWAB PADA APA YANG SAYA FIKIRKAN DAN JALANKAN, DAN SAAT INI SAYA TELAH MEMILIH MENGIKUTI ALQURAN SAJA….
SALAM DAMAI
LOGIC
Juli 7, 2009 at 9:25 am
Persis !
Akhirnya mengaku juga kmu memang masih baru beberapa tahun memeluk islam secara monotheisme.
Yang namanya Islam ya monotheisme, ngapain juga kamu belum monotheism, selama ini ngapain saja kamu
##tulisanmu begini,
(Saya memang baru beberapa tahun terakhir ini memeluk Islam dengan Monotheisme yang kuat, sebelumnya saya mungkin sama seperti anda, percaya hadits dan kitab2 buatan manusia, saya bersyukur kepada Allah, Allah membuka matahati dan fikiran saya untuk kembali ke monotheisme yang benar, yang diajarkan Muhammad sesungguhnya dan membuang seluruh kepercayaan saya kepada kitab2 buatan manusia yang isinya saling bertentangan, membingungkan dan mengajak umat manusia ke jalan yang salah.)
##
Jadi selama ini kamu bingung memahami Islam, bingung memahami ajaran muhammad dan korelasinya thd risalahnya/qur’an.
Karena bingung lantas engkau menyalahkan As Sunnah muhammad.
Jangan salahkan sunnah muhammad, salahkan dirimu sendiri mengapa belum ada hidayah Allah kepadamu, mawas diri dan kaji dirimu secara baik.
Apa yg telah kamu lakukan sehingga setelah sekian lama baru memahami monotheisme islam.
Jangan salahkan sunnah muhammad.
Ngaca dulu, kaji dirimu, evaluasi dirimu dengan ukuran yang benar.
Ukuran yang benar cuma qur’an dan sunnah muhammad.
Itulah dasar akidah islam yang agung.
Kalau tidak mampu mempelajari sunnah muhammad, belajarlah kepada ahlinya.
kasian..
Persis !
Kamu bingung menjawab asal muasal dan tata cara shalat, apa yg kamu ditulis tidak menjawab pertanyaanku.
Mengapa dhuhur 4 rakaat, mengapa ada salam dsb dsb…lihat lagi pertanyaan sy di atas biar tidak lupa.
Bahkan pertanyaan itu masih bisa ditambah, dimana ada panduan tata cara shalat mayit.
Kalau tidak lihat as sunnah, mana bisa.
1.Saya akan nukil qur’an :
“Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang Allah turunkan, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.”(Al-Maidah: 44).
Ada suatu aliran dalam islam yang gemar menukil ayat ini. Ayat ini dengan kejam men-judge bahwa jika ada aturan yang diambil tidak dari qur’an maka dianggap keluar dari islam.
Aliran ini gemar menuduh kelompok lain dengan kata kafir / kufur terhadap saudara islam lainnya.
Begitulah kalau salah dalam menafsirkan qur’an. Memahami dan menafsirkan suatu ayat haruslah komprehensif / integral, tidak boleh sepotong-potong.
2. Bahkan ada suatu riwayat/sejarah dimana sahabat kesulitan memahami makna ayat tanpa melihat hal-hal lain secara keseluruhan, misalkan melihat sabab nuzulil ayah. Contohnya QS. Al Baqarah:195. Para sahabat berselisih mengenai makna ayat tsb. namun setelah datang Abu Ayyub al Anshari memberitahukan saba nuzulnya maka menjadi jelas bagi mereka.
3. Al qur’an adalah kitab yang agung, mengandung ibrah yang luar biasa dalam dan fenomenal. Untuk mengenali syari’atnya akan dilakukan oleh rasulullah melalui Sunnah nya. Mengapa ?
Karena rasulullah hakikatnya adalah sang Pembawa / Menssenger / Penyampai.
Lihatlah nukilan qur’an berikut:
,”Dan tidaklah Ia (Muhammad) berkata dengan hawa nafsunya, melainkan dengan wahyu yang diwahyukan” (QS An Najm 3- 4)
artinya, muhammad adalah penyampai saja, tidak mengurangi ataupun menambah apa yang dia peroleh dari Tuhan nya.
Mengapa tidak menambah/mengurangi ? karena muhammad jauh dari sifat nafsu.
:”Jika kamu berselisih pendapat mengenai sesuatu maka kembalikanlah kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul-Nya (Sunnah-nya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian, yang demikian itu lebih utama dan lebih baik akibatnya.” (QS An Nisa 59).
Jika kamu tidak percaya sunnah muhammad, it’s totally no problemo for me.
4. Bagaimana mengetahui As sunnah ?
Akhirnya muncullah ilmu musthalah hadits. Perilaku tindak tanduk akhlaq si rasul yang berkaitan dengan agama dikumpulkan dan diseleksi secara ketat. Beliau yang sudah berjasa a.l Bukhari/Muslim dsb.
Wah sudah panjang tulisan ini.
Intinya kalau kamu tidak percaya sunnah rasul, monggo saja.
Lakum dinukum waliyadin.
Kita buktikan saja di kehidupan akherat kelak, siapa yang masuk surga.
Gitu saja kok repot.
Kalau nulis di forum ini, ga bakal masuk, karena panjang lebar.
Saran saya :
Belajar yang bener dari guru yang bener.
ateng bawa lampu
tengkyu
Juli 7, 2009 at 3:49 pm
anda ini seorang yang temperamen ,sabar dikit non,nanti jadi jomlo loh,saya tidak suka kekerasan saya suka cinta damai.bukankah arti islam sendiri “selamat” ukurannya adalah alquran , yang harus DIBACA,DIPAHAMI,DIAMALKAN dengan setartil-tartilnya ” warotililqurana tartila” anda yang mengaku HHAAAAAAAAAATAAAAAAAM alquran ,kok engak tartil ya, gaya bahasa anda,penguasaan emosi anda, logika anda, prasangka buruk anda,semuanya tidak mencerminkan ahlakul karimah sesuai tuntunan alquran,sungguh sayang non..,logika anda bagus tapi tak runut karena anda sedang mabuk kepayang…,mabok minuman haram katanya,mabok ilmu juga haram…,anda ini harusnya bercermin diri,sudah jujurkah anda terhadap diri anda sendiri ,klo jujur ya perbaiki diri anda sendiri,jangan jadi cemoohan orang nantinya,
Juli 7, 2009 at 10:19 pm
alhamdulillah,
sekarang saya dikatakan supaya mengikuti sunnah Muhammad, sunnah Muhammad atau sunnah yang katanya dari Muhammad di rawikan berbagai macam orang, dinilai siapa baik siapa bohong oleh Bukhary, lalu dikategorykan yang shahih, dhaif dll dll….hahaha, kalian ini gak bisa melihat agama secara jernih….
Siapa yang bilang Bukhary berjasa ?
Dari awalnya saja bertentangan tentang apakah Muhammad memperbolehkan menulis tulisan konyol diberi nama hadits, atau sunnah untuk jadi pedoman agama ?
Lalu pada kitab yang beginikah kalian mau menyandarkan hidup dan mati kalian ?
Makanya Islam itu tertinggal Coy, karena umatnya begini, percaya kata2 manusia, akhirnya pelan2 timbul dikalangan mereka sekte2, sekte sunni, sekte syiah, sekte wahabi, banyak deh….dan mereka diam2 saling bertengkar, tapi mereka memperhalusnya, mereka bilang mereka tidak bertengkar dalam akidah, tapi dalam syariah sampai hal2 kecil detail tentang apakah tangan sd siku ditempel di lantai saat sujud. Sampai berapa jumlah shalat, padahal semua jelas jika saja mereka menggunakan AKAL FIKIRAN….
Yah, saya baru beberapa tahun sebelum ini mengikuti Islam Monotheisme berdasar ALQURAN saja, sebelumnya saya serupa spt anda, percaya benda konyol spt hadits itu, tapi akhirnya saya sadar dan bertobat, semoga anda suatu saat akan bertobat saat mulai terbuka akal fikiran….
Ayat ALQURAN di ALMAIDAH kejam ? ALQURAN selalu tegas dan jelas tentang mengikuti ALQURAN atau tidak Coy, pelajari ALQURAN mendalam Coy….
Seleksi ketat hadits ? Pekerjaan sia2….Bahkan tentang seseorang bernama Hurairah saja mereka bertentangan hahaha…..
Anda tuh sombong, anda tidak mau menerima logika Alquran bahwa pada dasarnya manusia shalat itu sudah sejak lama, sudah sejak Ibrahim, diajarkan turun temurun, tapi karena anda mengidolakan Bukhary maka anda menggunakan kitabnya untuk mencari tatacara shalat. Walah adik2, mungkin anda mencoba berislam, tapi lama2 nanti akal kalian akan dapat mencerna apa yang saya sampaikan disini….
salam….
abis shalat subuh mengkaji Alquran dulu…
sekalian setelah itu pilpres…
salam
LOGIC
Juli 7, 2009 at 10:24 pm
@Nonga
Kita buktikan saja di kehidupan akherat kelak, siapa yang masuk surga.
Saya gak mau mebuktikan ini, saya hanya menjalankan apa yang Alquran ajarkan, semangatkan dan Allah yang bertanggung jawab pada jiwa saya….
Kamu menyandarkan dirimu pada hadits yang banyak berbeda dengan Alquran itu ya kau tanya saja pada Bukhary, Muslim, Abu Dawud yang membuat kitab2 itu apa akan masuk surga…aku jelas gak tahu nasibmu sama seperti aku gak tahu nasibku….
Tapi aku hanya bersandar diri pada Alquran yang diturunkan Allah dan disampaikan Muhammad….
salam
LOGIC
Juli 7, 2009 at 11:10 pm
Sekelompok orang yang payah, diingatkan bahwa hadits2 mereka banyak yang bertentangan dengan Alquran malah Alquranya yang disalahkan….
Apa sih salah Alquran ? Karena dia tidak memberi kejelasan kepada kalian tentang tatacara shalat? Tatacara memotong binatang? Tatacara mandi ? Tatacara makan? Tatacara cebok ? Tatacara berenang? Tatacara berjalan ? Tatacara memelihara jenggot? Tatacara khitan ? Tatacara duduk ? Tatacara minum ? Tatacara berjabat tangan ? Tatacara berbicara ? Tatacara mengetik di komputer? Tatacara berkemah ? Tatacara naik mobil ? Tatacara menjinakkan unta ? dll dll
Kalau anda butuh itu dalam beragama ya memang jangan mengikuti Alquran, kecewa anda nantinya, ikuti saja kitab suci buatan Bukhary, Muslim dll itu, niscaya engkau akan temukan apapun disana bahkan berhubungan suami istri sekalipun….
salam
LOGIC
Juli 7, 2009 at 11:22 pm
diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. : Rasulullah Saw. pernah bersabda, “seandainya tidak akan memberatkan umatku, aku akan memerintahkan mereka untuk membersihkan gigi mereka dengan siwak setiap akan shalat.”
Alquran menyatakan cara bersuci diri saat hendak shalat dan perintah2 untuk bersuci dan shalat datang dari Allah bukan dari Muhammad…..1
Muhammad tidak akan memberitahu bahwa dari dialah perintah2 yang berat, Allah memerintahkan shalat yang pasti bisa dilaksanakan manusia dan tidak ada urusannya Muhammad memberatkan umat karena dia yang memerintahkan….
Hadits tidak logic saja di gadang2 sebagai hasil karya maha besar….
Kasihan Muhammad, diolok2 bahwa dia merasa sebenarnya dia bisa saja memerintahkan yang berat2….padahal Muhammad hanya akan meerintahkan apa yang diperintahkan Allah untuk manusia….
Simple, sederhana tapi butuh logika dan akal untuk mencernanya….tapi ya namanya taqlid ya seperti kalian itu….
Juli 7, 2009 at 11:26 pm
diriwayatkan dari Aisyah ra. : aku membeli alas duduk bergambar. pada saat Rasulullah Saw melihatnya, nabi Muhammad Saw tetap berdiri di ambang pintu dan tidak masuk ke dalam rumah. aku melihat isyarat ketidaksenangan pada wajahnya, maka aku berkata, “ya Rasulullah! aku bertobat kepada Allah dan Rasul-Nya. dosa apa yang telah aku perbuat?”
Rasulullah Saw bersabda, “ceritakan tentang alas duduk ini”. aku menjawab, “aku membelinya untuk tempat duduk anda”. Rasulullah Saw bersabda, “pembuat gambar ini akan diazab pada hari Kiamat. akan dikatakan kepada mereka, ‘beri gambar-gambar ciptaanmu nyawa’.” Nabi Muhammad Saw menambahkan, “para malaikat tidak akan memasuki sebuah rumah yang terdapat gambar-gambar di dalamnya”.
Diriwayatkan dari Abu Ayyub ra. : suatu ketika Rasulullah Saw keluar setelah matahari terbenam dan mendengar sebuah suara (yang mengerikan) dan berkata, “orang-orang yahudi sedang diazab di kuburan mereka”.
hadits2 diatas bertentangan dengan logika Alquran….Orang yang mengerti Alquran sangat tahu bagaimana mati karena dijelaskan oleh Alquran….
Maka siapa lagi yang hendak diikuti ? Hari akhir telah dekat dan bulan juga telah terbelah, tapi masih manusia mencari kitab selain kitab dari Allah….
Juli 7, 2009 at 11:28 pm
Diriwayatkan dari Al Mughirah ra. : aku pernah mendengar Nabi Muhammad Saw bersabda, “ berdusta tentang aku tidaklah seperti berdusta tentang orang lain. Siapapun yang dengan sengaja berdusta tentang aku, maka tempat tinggalnya kelak adalah neraka”. Al Mughirah menambahkan bahwa ia pun pernah mendengar Nabi Muhammad Saw bersabda, “orang mati yang diratapi, diazab karena ratapan itu”.
Hati2, jangan berdusta….
Juli 8, 2009 at 11:57 am
setahu saya rossululloh itu hanya mengingatkan ,” urusan dunia ini urusan kalian,ambil yang banyak manfaatnya buang yang banyak madaratnya,tks
Juli 8, 2009 at 10:58 pm
bahkan monyet berzinah pun bisa kau temukan di hadits….
Setahu saya, tidak ada hukum pernikahan dalam binatang, hadits bahkan bisa mendefinisikan monyet berzinah….
Kalau kalian tidak tahu hadits ini sesungguhnya kalian belum mendalam mempelajari hadits, habis gayanya sih ma’rifat, sufi, suci hati yang dipelajari….
belajar yang normal2 saja Coy, agar pengetahuannya bisa berguna bagi orang banyak dan negara, sambil berbuat baik kepada kemanusiaan itu Allah melihat pada umatnya….banyak yang bisa dipelajari, pelajari tuh bagaimana membuat energy murah untuk rakyat, memanfaatkan alam indonesia yang kaya subur agar tak hanya menguntungkan negara lain, kalau energy murah baru kita bisa menyaingi cina, menyaingi India yang nota bene bukan negara yang kalian sebut negara islam itu, atau minimal menyamai pencapaian Pakistan dalam teknology….
salam
LOGIC