http://blogberita.net/2008/04/29/video-pendakwah-fpi-ajak-bunuh-ahmadiyah/

Tontonlah video ini: Seorang oknum pendakwah FPI berkhotbah di hadapan massa, mengajak mereka membunuh umat Ahmadiyah. “Perangi Ahmadiyah di mana pun mereka berada! Allahu Akbar! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Lu merusak aqidah gua. Konyol! Persetan dengan HAM, taik kucing dengan HAM!” Khotbah yang mencoreng citra Islam.


Video ini bersumber dari YouTube dan telah ditayangkan ulang tadi sore di Metro TV. Penyiar Metro TV mengatakan, belum diketahui siapa yang memasukkan video tersebut ke YouTube. Blog Berita melihat rekaman khotbah itu diunggah pada 28 April kemarin oleh seseorang yang mengaku sebagai “wongnews”. Metro TV sempat menayangkan seorang pendakwah, Sekjen FPI Sobri Lubis, yang mengajak umat Islam untuk membunuh jemaat Ahmadiyah. Metro juga mewawancarai pengurus Ahmadiyah sehubungan khotbah ajakan membunuh oleh FPI itu.

Berikut adalah sebagian kutipan khotbah ustad Sobri Lubis:

“Kalau Ahmadiyah tidak mau kembali kepada Islam, kita perangi Ahmadiyah. Perangi Ahmadiyah! Bunuh Ahmadiyah! Bersihkan Ahmadiyah dari Indonesia! Allahu Akbar! Saya pribadi maupun FPI maupun umat Islam yang lain bertanggung jawab, kalau kalian bunuh Ahmadiyah, bilang disuruh oleh ustad Sobri Lubis, saya siap tanggung jawab dunia-akhirat untuk bunuh Ahmadiyah di mana pun berada!”

Sobri Lubis pun menyinggung Wapres Jusuf Kalla, dan Gus Dur yang membela Ahmadiyah:

“Jusuf Kalla, dia bilang apa, ‘Biarkan Ahmadiyah beribadah.’ Datang lagi Gus Dur, ‘Jalan terus, nanti saya lindungi.’ Dalam rangka menjilat barat untuk dapat duit, dapat dukungan jadi calon presiden, dapat dukungan dari iblis Amerika dan setan Inggris. Perangi Ahmadiyah di mana pun mereka berada! Allahu Akbar! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Lu merusak aqidah gua. Konyol! Persetan dengan HAM, taik kucing dengan HAM!”

Selain Sekjen FPI, dalam video ini juga terlihat khotbah dua pentolan ormas Islam yang sehaluan dengan FPI. Salah satunya, siapa lagi kalau bukan ustad Abu Bakar Baasyir, orang yang dari dulu getol menyerukan Indonesia menjadi negara Islam. Aku cuma mau bilang sama ustad Baasyir: Indonesia tidak boleh diatur dengan hukum Islam seperti anda perjuangkan selama ini, karena yang mendirikan Indonesia adalah para pahlawan beragama Islam, Kristen, Buddha, Hindu, dll.

Jadi sori-sori saja, ustad, bukan nenek-moyangku atau nenek-moyangmu beragama Islam saja yang dulu mengorbankan nyawa demi Indonesia. Kalau ada yang tetap ngotot ingin hidup dalam negara berdasarkan syariat Islam, maka upaya terbaik adalah pindah domisili ke negara-negara Arab, atau yang paling dekat — kalau tak punya ongkos — tinggal di Aceh saja, karena di sana diterapkan syariat Islam.

Selengkapnya, silakan tonton video di bawah ini, yang diambil Blog Berita dari http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4 dengan judul Khotbah yang mencoreng citra Islam. Tekan tanda PLAY di tengah video untuk memulai. Jangan lupa aktifkan speaker di komputermu. Bila engkau tidak melihat kotak video di bawah, mungkin di komputermu belum terpasang Flash Player untuk memainkan video YouTube. Download Flash Player di sini, gratis.

Sekarang, setelah video ini ditayangkan di Metro TV, apa tindakan pemerintah dan aparat keamanan Indonesia? Apakah Presiden SBY dan Kapolri Jenderal Sutanto diam saja? Seharusnya, dengan bukti yang begitu akurat berupa video, Polri sudah bisa langsung menangkap Sekjen FPI Sobri Lubis dan mengajukannya ke pengadilan. Takutkah Kapolri pada FPI?

Aku berharap akan ada aksi-aksi demo dalam beberapa hari ini sekaitan khotbah Sekjen FPI. Ayo, para mahasiswa, jangan tinggal diam. Mari kita serukan supaya pemerintah bersikap tegas. Ahmadiyah berhak tinggal di Indonesia dan menjalankan kepercayaan mereka. Orang seperti Sobri Lubis harus dihukum, karena dengan khotbahnya, saat ini nyawa umat Ahmadiyah sedang terancam.


  1. boyke

    pemerintah koyo gini kok diharepin, wong dihina dina kayak begitu aja, diem aja toh?

  2. aris

    bodoh… mengajak perang… gak tau malu…. perlu dibina….. binasakan…

  3. pendukung sejati MUI FPI
    HIDUP MUI FPI
    MATILAH AMERIKA dan ANtek antek nya
    MATILAH PENDUKUNG KEMUSYRIKAN

    AHMADIYAH ANTEK INGGRISSSSSSS

  4. kaosputih

    Memble,
    Slogannya seram sekali….sama saja seperti slogan…

    FPI ANTEK TENTARA…..!!!!!
    MUI ANTEK SUHARTO….!!!!
    HTI SAMA SAJA DENGAN PKI…..!!!!!
    MATILAH KAUM RADIKAL…!!!1
    MATILAH PARA TERORIS….!!!!!1
    HUKUM MATI AMROZI….!!!!!
    POTONG TANGAN BULYAN ROYAN DAN AL AMIN NASUTION JIKA TERBUKTI KORUPSI……!!!!
    MUI ANTEK ARAB SAUDI, ARAB SAUDI ANTEK AMERIKA…..!!!!
    TUKANG FITNAH = TUKANG BUNUH….TUKANG BUNUH HUKUM MATI, TUKANG FITNAH HUKUM MATI….!!!!

  5. desi susilawati

    mui yess….ahmadiyah hancurkan… dia pengikut nabi palsu.. siapa yang mendukung berarti ikut di dalam golongan itu….dan bersiap-siaplah untuk di hancurkan… tolong lihat sejarah berdirinya ahmadiyah.. dia dulu kaki tangan inggris dalam upaya menguasai india.. jadi ahmadiyah adalah masuk golongan orang inggris yang kafir… dan sekarang ahmadiyah kaki tangan amerika…

  6. rian

    mbak desi… saya bosen denger Ahmadiyah “katanya” kaki tangan Inggris, bukti yang disertakan selalu “di India tahun 1800-an”.

    Mbak Desi hidup di jaman tahun berapa sih? Apa di India? PEDULI AMAT dengan India tahun 1800… ga ada urusannya sama saya SEKARANG

    Apa buktinya Ahmadiyah di Indonesia kaki tangan Amerika or Inggris SEKARANG??? Ada nggak…

  7. teukufarhan

    DASAR BLOG SAMPAH….BLOG PROVOKATIF….SALAH SATU BAGIAN MASALAH PENGHANCUR MASA DEPAN BANGSA INDONESIA….MUDAH-MUDAHAN GENERASINYA TIDAK MENGIKUTI PEMBUAT BLOG INI….MUDAH-MUDAHAN ALLAH MENERIMA TAUBAT YANG BUAT BLOG INI

  8. AMS

    @mbak desi & memble
    siapakah kalian utk menghakimi seseoarnag/kelompok? emank kalian TUhan? bukan kn? cm TUhan yg berhak menghakimi manusia. kalo saya bilang, saya ini ateis atau bahkan pecinta komunis, saya juga bakal dihakimi/maki2? saya jg bakal dibilang antek Amerika/rusia?
    aduh dunia udah gila ya? saya stuju sm mas rian, mana buktinya kalo ahmadiyah itu kaki tangan amerika/inggris?
    MANA?????
    inget ya (mbak desi & memble) kalo kita putus hubungan dgn Amerika, indonesia itu makin terpuruk, miskin, bego,,,,,
    amerika itu salah satu negara yg cukup penting utk perekonomian indonesia. bpk.ibu2 skalian mau indonesia dikenal sbg negara terpuruk? saya sih tentu tidak!

  9. “Rabbi zidni Ilman…Rabbi zidni Ilman…Rabbi zidni Ilman…”
    Yaa rabb, berikan kami Ilmu…Yaa rabb, berikan kami Ilmu…Yaa rabb, berikan kami Ilmu…

    sampah tidaknya sesuatu tergantung cara berfikir kita bung Teukufarhan…Rasulullah mengajarkan kita untuk berbaik sangka, agar kita bisa melihat kebaikan dari sebuah keburukan….

    Jadilah pemulung sampah…yang mendaur ulang sampah menjadi kebaikan…dan menyelamatkan dunia…(Let’s go green….heheheheheh)

  10. Mas Kaos Putih….wah hebat lho sekarang jawabannya sdh ada kemajuan bahwa untuk menjawab harus pakai do’a minta ilmu pakai kata “Rabbi” lagi….., dan menyuruh orang lain untuk berbaik sangka……alhamdulillah…..tetapi kok tidak diterapkan untuk diri sendiri terlebih dahulu untuk berbaik sangka kepada orang lain????aneh tetapi nyata….he…he….

  11. habibhasan

    Ya agustono,
    ente banyak mengkritik tapi entepun hanya bisa menyuruh. apakah ente cuma bisa mengkritik orang lain? tapi juga tak bisa menerapkan pada diri ente sendiri?

  12. ora nguruss………………….

  13. blender

    ow… kaosputih itu pemulung ya? pantes kemarin kluyuran deket tempat sampah. pantes fikirannya kaya sampah.. hehehehehe

  14. imbro

    beragama kok kesannya membenci orang lain terus. ini bentuk keterbelakangan mental. Bo, agama tuh ditujukan supaya ente-ente tu berbuat baik sama orang lain. pernah baca qur’an gak? hitung ayat yang mengajarkan untuk menyantuni dan ayat-ayat perang. jauh lebih banyak ayat tentang menyantuni. ayat perang? udah sedikit, juga harus lihat konteks-nya blegug sayang.
    Gitu deh kalo cuma dapet agama warisan, bukan hasil pencarian. gak tau tujuan agama tuh apa. bisanya cuma membenci. paling gampang, tanpa pengorbanan. membenci, syirik, berpikiran negatif, mengobarkan semangat permusuhan. duh duh. sementara ‘orang kafir’ di barat sana sudah menata masyarakat yang damai, muslim disini masing rungsing, uring-uringan gak kepuguhan. Siapakah yang lebih berbagagia? masyarakat kafir disana atau muslim uring-uringan?

    Lu punya gak orang yang lu sayangin? coba rasakan bagaimana rasanya kalau lu bisa memberikan sesuatu yang membuat mereka senang? perasaan yang agung, putih, subhanallah.
    Coba juga pikirkan apa yang lu rasa waktu lu membenci orang lain? kobaran api yang membuat lu tidak tentram

    fitrahnya manusia: hidup tentram bila tak ada benci. Kenapa kita ditakdirkan untuk dapat membenci dan marah? itu tuh berguna buat mempertahankan hidup. utamanya waktu manusia masih seperti binatang, dulu, waktu masih mirip dengan kera. Lu harus marah kalau ada kera lain ngambi makanan lu. kalo gak lu gak punya kemauan buat tarung. akhirnya lu mati kelaparan.

    Manusia sekarang sudah lebih maju. insting untuk membenci dan marah seharusnya sudah jauh bisa lebih dikontrol. untuk kebaikan bersama, itu yang utama. hidup tentram dan damai tanpa membenci, hidup tentram dan damai, merasakan berkah Allah di sekeliling, cinta yang ditanamkan dalam ruh kita.

    wahai manusia, wahai kera.

  15. St. Edwin

    Coba baca ayat terakhir Surat Al Kafirun…. Terserah penafsiran anda masing-masing…

  16. edho

    ketika islam seharusnya dalam satu tubuh, kenapa malah saling membenci?
    ketika ada musuh yang lebih jelas, kenapa memerangi sodara sendiri?
    ketika menyadari sebagai mahluk, kenapa bersikap seperti Tuhan yang memastikan mana yang benar dan salah mengenai keimanan? dapatkah anda mengukur derajat seseorang di mata Allah?
    ketika seharusnya saling menyayangi, mengapa saling membenci?
    ketika seharusnya menggali hingga ke lapisan terdalam, mengapa air tanah di pastikan sebagai air sumur?

    hanya pertanyaan bodoh dari orang bodoh pula.

    :)




Leave a Comment